BIMBINGAN TEKNIS GO DIGITAL DESA

dalam acara program bimbingan teknis GO DIGITAL DESA

Bimtek Tapin Utara

Dibuka Langsung Oleh Ibu Camat Tapin Utara Kab. Tapin

Bimtek Tapin Utara

BIMBINGAN  TEKNIS SISTEM GO DIGITAL DESA

Bimtek Tapin Utara

Acara Bimbingan Teknis Go Digital Desa Hari Senin 18 Juli 2022

Bimtek Tapin Utara

Bimtek Gides Kecamatan Tapin Utara dilaksanakan di Hotel Rodhita Banjarbaru pada tanggal 17-19 Juli 2022 dibuka oleh Kecamatan Tapin Utara , dan di hadiri oleh para kepala Desa dan Perangkat Pemerintah Desa se kecamatan Tapin Utara yakni sebanyak 24 peserta    

Bimtek Tapin Utara

Acara Bimbingan Teknis Sistem Go Digital Desa (Gides) Kecamatan Tapin Utara Pada Hari Senin, 18 Juli 2022  

BIMTEK TAPIN UTARA

BIMBINGAN TEKNIS SISTEM GO DIGITAL DESA Senin, 18 Juli 2022

REMBUK STUNTING DESA KERTAK HANYAR II TAHUN ANGGARAN 2022

Kamis 14 Juli 2022 Bertempat di Desa Kertak Hanyar II telah di selenggarakan  Rembuk Stunting yang membahas tentang "Hasil Diskusi Terarah RDS Dalam Rangkaian Kegiatan Percepatan Penurunan Stunting Desa Kertak Hanyar II". Rapat ini di hadiri dan di setujui Oleh: Camat Kertak Hanyar Bapak Yudi Andrea S.STP, M.H, Ketua Rembuk Stunting Kecamatan Kertak Hanyar Ibu Sri Wahyuningsih S.Sos MM, Ketua BPD Desa Kertak Hanyar II Bapak Akhmad Roslaini, S.AB, Pambakal Desa Kertak Hanyar II Bapak Mardani, S.H, M.H, Kordinator Pendamping Desa, Pendamping Teknis, serta Pendamping Lokal Desa, Bidan Desa Kertak Hanyar II Ibu Gusti Aulia, Sebagai Narasumber Ibu Dewi Estetika Sari, A.Md, Gz serta Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Rembuk Stunting merupakan salah satu rangkaian Pramusyawarah Desa untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Desa tahun 2023, dan juga menjadi amanat Pemerintah Pusat dan Kabupaten terhadap Pemerintah Desa agar memprioritaskan penggunaan Dana Desa tahun 2023 untuk pencegahan dan penanganan Stunting. Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita (bayi di bawah 5 tahun) akibat dari kekurangan gizi kronis sehingga anak terlalu pendek untuk usianya. Kekurangan gizi terjadi sejak bayi dalam kandungan pada masa awal setelah bayi lahir akan tetapi, kondisi stunting baru nampak setelah bayi berusia 2 tahun. Balita pendek (stunted) dan sangat penting (severety stunted) adalah balita dengan panjang badan (PB/U) dan tinggi badan (TB/U) menurut umurnya dibandingkan dengan standar baku WHO-MGRS tahun 2006. Adapun Tujuan dari Rembuk Stunting ini adalah Sebagai Forum Musyawarah antara Kader Kesehatan, PAUD, Masyarakat Desa, Pemerintah Desa dan BPD untuk membahas pencegahan dan penanganan masalah kesehatan di desa khususnya Stunting dan mendayagunakan sumber daya pembangunan yang ada di desa. Rembuk Stunting kali ini menghasilkan beberapa kesepakatan sebagai berikut : Daftar Usulan Kegiatan Intervensi Spesifik Percepatan Penurunan Stunting ada beberapa point 1. Doorprize berupa makanan bergizi (buah-buahan, susu dll) untuk balita 2. Peningkatan PMT. 3. Alat-alat Kesehatan (Timbangan dll). Daftar Usulan Kegiatan intervensi Sensitif Percepatan Penurunan Stunting yaitu Penambahan Honor Posyandu dan juga rencana pembuatan Posyandu Remaja. Rembuk Stunting kali ini juga di hadiri oleh seluruh kader Posyandu, Posbindu, Posyandu Lansia, serta KPM Desa Kertak Hanyar II.

Pembersihan Lahan Tanam dan Lahan Kolam Ikan (PKTD) Desa Kepayang

Dalam rangka persiapan pembudidayaan Tanaman Holtikultura dan Budidaya Ikan, Pemerinatah Desa Kepayang melaksanakan kegiatan pembersihan lahan bersama masyarakat. kegiatan tersebut di kelola oleh Pelaksana Kegiatan Desa melalui Program PKTD tahun anggaran 2022. kegiatan PKTD tersebut diikuti oleh kurang lebih 25 orang masyarakat yang terdiri dari masayarakat kurang mampu dan masyarakat yang berstatus pengangguran. 

Kegiatan persiapan lomba PHBS Tingkat Provinsi Kalimantasn Selatan

dalam rangka mengikuti kegiatan lomba PHBS tingkat Provinsi Kalimantan Selatan yang di selenggarakan oleh Pemerintan Provinsi Kalimantan Selatan, banyak kegiatan pembinaan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Tapin Melalui Dinas Kesehatan dan Puskesmas Pandahan. dalam Pembinaan tersebut beberapa hal yang harus di pelajari dan dipahami terkait penilaian/indikator penilaian. sebagai catatan bahwa Pemerintah desa kepayang beberapa bulan yang lalu mewakili Kecamatan Tapin Tengah untuk mengikuti Lomba PHBS tingkat Kabupaten Tapin. dalam lomba tersebut desa kepayang berhasil keluar sebagai juara 1 oleh sebab itu Pemerintah Kabupaten tapin memilih desa Kepayang sebagi perwakilan Kabupaten untuk mengikuti lomba PHBS Tingkat Pprovinsi Kalimantan Selatan. dalam beberapa minggu ini, banyan pembinaan yang diberikan kepada Kader PHBS dari beberapa dinas terkait. hal tersebut bertujuan agar lebih memantapkan dan memaksaimalkan kesiapan kader dalam mengikuti lomba tersebut. 

Studi Tiru Budidaya tanaman holtikultura dengan sistem hidroponik

dalam rangka mendukung program pemerintah pusat melalui proritas pengggunaan Dana Desa tahun 2022, dimana setiap desa dalam penyusunan APBDesa wajib menganggarkan kegiatan ketahanan pangan dan holtikultura . maka dalam hal tersebut Pemerintah Desa Kepayang juga berpartisipasi membuat anggaran dan melaksanakan kegiatan sesuai amanah dari Pemerintah Pusat tersebut. melalui musyawarah desa pada bulan Pebruari tahun 2022, Pemerintah Desa bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) serta unsur-unsur Lembaga desa menyepakati kegiatan Ketahanan Pangan tersebut dilaksanakan melalui program kegiatan holtikultura dengan teknik Hidroponik, selain kegiatan Holtikultura ada juga kegiatan yang tidak kalah bermanfaatnya yaitu kegiatan budi daya perikanan dengan sistem pengelolaan kolam terpal. disepakatinya kegiatan dengan sistem tersebut diatas didasari atas tidak adanya lahan desa dan aliran sungai di sepanjang wilayah desa kepayang. oleh sebab itu kegiatan budidaya perikanan di sepakati dengan sistem keramba/kolam ikan terpal. sebagaiman yang disampaikan oleh Penjabat Kepala Desa  Kepayang H.DARMANHURI,S.I.Kom "desa kepayang ini idak memiliki potensi sunagai dan tanah lapang yang luas, maka baiknya kolam ikan dilaksanakan dengan sistem kolam terpal".  dalam hal pengelolaan/pelaksaan kegiatan Program kegiatan ketahanan pangan, pemerintah desa membentuk kelompok yang terdiri dari masayarakat kurang mampu dan anggota posyandu desa kepayang. nantinya kegiatan tersebut akan dikelola dan dilaksanakan oleh masing-masing kelompok yang telah ditunjuk dan di tetapkan melalui SK Kepala desa sesuai masing masing program kegiatan.  sekedar informasi bahwa dalam satu program kegiatan di wakili oleh masing masing diua kelompok kerja yang masingpmasing kelompok terdiri dari 5 sampai dengan 10 orang. diharapkan masing masing anggota kelompok dapat bekerjasama dengan baik sehingga semua kegiatan dapat berjalan dengan lancar serta memperoleh hasil yang terbaik.