Bimtek standar pelayanan minimal dan etika kerja sekabupaten tapin
Menjadikan Standar Pelayanan Minimal dan Etika Kerja yang Optimal: Bimtek Sekabupaten Tapin di Hotel Harper Sekabupaten Tapin bersiap untuk sebuah acara penting yang bertujuan memantapkan standar pelayanan minimal dan etika kerja bagi para aparatur di wilayah tersebut. Dengan lokasi yang dipilih di Hotel Harper, acara ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam meningkatkan kualitas layanan publik dan profesionalisme di lingkungan pemerintahan setempat. Pada tanggal 19 November 2025, sampai tanggal 22 November tepat pukul 08:04:33, para pegawai Kabupaten Tapin akan berkumpul untuk mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang diselenggarakan secara khusus. Melalui acara ini, diharapkan semua peserta dapat memperoleh pemahaman yang mendalam tentang pentingnya standar pelayanan minimal dan praktik etika kerja yang baik dalam menjalankan tugas sehari-hari. Dengan agenda yang terstruktur dan materi yang disampaikan oleh para ahli di bidangnya, peserta diharapkan akan memperoleh wawasan baru, strategi terkini, dan pengetahuan yang dapat diterapkan langsung dalam menjalankan tugas mereka. Selain itu, interaksi antar peserta dalam sesi diskusi dan workshop diharapkan akan memperkuat sinergi dan kolaborasi di antara mereka. Hotel Harper dipilih sebagai tempat pelaksanaan acara ini dengan pertimbangan fasilitas yang representatif dan nyaman, menciptakan lingkungan yang kondusif untuk belajar dan berdiskusi. Dengan demikian, diharapkan suasana yang tercipta akan mendukung terbentuknya pemahaman yang kuat dan komitmen yang tinggi dari seluruh peserta untuk menerapkan standar pelayanan minimal dan etika kerja yang telah dipelajari. Dengan adanya acara Bimtek ini, Sekabupaten Tapin menegaskan komitmennya dalam meningkatkan mutu layanan publik serta meningkatkan profesionalisme dan integritas di kalangan para pegawai. Semoga kegiatan ini dapat menjadi langkah awal yang positif menuju pelayanan publik yang lebih baik dan menyeluruh bagi masyarakat Kabupaten Tapin.
Penyaluran Bantuan Pangan Tahun 2025 Di Desa Bungur
Penyaluran Bantuan Pangan Tahun 2025 di Desa Bungur Pada tanggal 20 November 2025, sebuah kegiatan bakti sosial bertajuk "Penyaluran Bantuan Pangan Tahun 2025" digelar dengan penuh kehangatan di Kantor Desa Bungur. Acara yang dimulai pukul 09:08:07 ini merupakan upaya nyata untuk membantu meringankan beban masyarakat Desa Bungur yang terdampak oleh berbagai tantangan sosial dan ekonomi. Kegiatan tersebut menjadi sorotan utama warga setempat serta sejumlah relawan dan donatur yang peduli terhadap kesejahteraan bersama. Dengan adanya bantuan pangan ini, diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi keluarga-keluarga yang membutuhkan, terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Setiap paket bantuan pangan yang disalurkan direncanakan telah dipilih secara cermat untuk memastikan keberagaman jenis dan ketersediaan nutrisinya. Melalui koordinasi yang baik antara pihak penyelenggara acara dan relawan, distribusi bantuan berjalan lancar dan merata kepada seluruh penerima manfaat. Suasana haru dan kebahagiaan turut mengiringi prosesi penyaluran bantuan pangan tersebut. Tersirat rasa syukur dari wajah-wajah yang menerima bantuan, sekaligus kebersamaan yang terpancar dari para relawan yang gigih dalam membantu sesama. Kegiatan ini tidak hanya sekadar sekali jalan, namun juga menandai komitmen dan kepedulian bersama untuk terus mendukung kesejahteraan masyarakat Desa Bungur ke depannya. Semoga semangat gotong-royong dan kepedulian ini tetap terjaga serta menjadi inspirasi bagi wilayah lain untuk melakukan hal serupa. Dengan demikian, penyaluran bantuan pangan Tahun 2025 di Desa Bungur bukan hanya sebuah kegiatan rutin, melainkan simbol dari kebersamaan dan ketulusan dalam membantu sesama demi menciptakan lingkungan yang lebih sejahtera dan berkelanjutan.
Penetapan RKPDes Tahun 2026
**Penetapan RKPDes Tahun 2026: Membangun Masa Depan Desa Sungai Tabuk** Pada tanggal 20 November 2025, tepat pukul 10:00:39, Balai Pertemuan Masyarakat Desa Sungai Tabuk RT 01 Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Banjar menjadi saksi perhelatan penting dalam agenda pembangunan desa. Acara yang digelar bertujuan untuk menetapkan Rancangan Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) tahun 2026 menggema di antara dinding-dinding bangunan yang dipenuhi oleh wajah-wajah harap. Kehadiran seluruh pemangku kepentingan dari beragam lapisan masyarakat desa telah menjadikan ruangan tersebut sarat akan semangat kolaborasi dan gotong royong. Suasana haru dan antusiasme memenuhi udara, menciptakan aura persatuan yang begitu kental. Kepala Desa Sungai Tabuk, dengan penuh kehangatan, membuka acara tersebut dengan sambutannya yang memukau. Beliau menjelaskan pentingnya RKPDes sebagai panduan utama bagi setiap langkah pembangunan desa, mencerminkan aspirasi serta kebutuhan riil masyarakat. Proses penetapan RKPDes tidaklah mudah. Setiap program dan kegiatan disusun secara teliti, mempertimbangkan aspek keuangan, sosial, budaya, dan lingkungan. Melalui proses musyawarah yang demokratis, setiap pendapat dihargai dan dipertimbangkan untuk kebaikan bersama. Dari rencana peningkatan infrastruktur hingga pengembangan potensi ekonomi lokal, RKPDes Tahun 2026 dirancang untuk membangun fondasi kuat demi masa depan yang lebih baik bagi Desa Sungai Tabuk. Semua mata tertuju pada visi kesatuan untuk menciptakan desa yang berdaya, sejahtera, dan lestari. Selesai sudah prosesi penetapan RKPDes Tahun 2026 ini. Langkah awal yang penuh harapan bagi Desa Sungai Tabuk telah diletakkan. Kini saatnya untuk bergerak, bekerja keras, dan bersatu demi mewujudkan cita-cita bersama. Semoga setiap langkah kecil yang diambil hari ini akan membawa sinar cerah bagi desa tercinta.
Posyandu Siklus Hidup Integrasi Layanan Primer (ILP) di Desa Melayu
**Judul: Mengoptimalkan Kesehatan Masyarakat Melalui Posyandu Siklus Hidup Integrasi Layanan Primer di Desa Melayu** Pada tanggal 13 November 2025 jam 09:00 Wita, Pemdes Melayu menyelenggarakan kegiatan Posyandu Siklus Hidup Integrasi Layanan Primer (ILP) di Kantor Desa Melayu. Kegiatan ini bertujuan untuk mendekatkan layanan kesehatan primer yang komprehensif dan berkualitas kepada seluruh lapisan masyarakat, mulai dari bayi hingga lansia, dengan fokus pada penguatan upaya promotif dan preventif. Posyandu ILP Desa Melayu menjadi tonggak penting dalam memberikan perhatian kesehatan yang holistik kepada penduduk desa. Dengan adanya posyandu ini, diharapkan masyarakat Desa Melayu dapat mengakses layanan kesehatan yang lebih mudah dan terjangkau tanpa harus melakukan perjalanan jauh ke pusat kesehatan. Melalui kegiatan ini, berbagai program kesehatan seperti imunisasi, pemeriksaan kesehatan rutin, penyuluhan gizi, serta pemantauan perkembangan balita dapat dilakukan secara teratur. Hal ini membantu dalam mendeteksi dini berbagai masalah kesehatan dan memberikan intervensi yang tepat waktu. Selain itu, Posyandu ILP Desa Melayu juga menjadi wadah bagi masyarakat untuk mendapatkan edukasi tentang pentingnya gaya hidup sehat, pola makan yang seimbang, serta pentingnya olahraga rutin dalam menjaga kesehatan. Dengan demikian, diharapkan masyarakat Desa Melayu dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan preventif. Keterlibatan seluruh unsur masyarakat, dari ibu-ibu rumah tangga hingga tokoh-tokoh masyarakat, menjadi kunci keberhasilan Posyandu ILP Desa Melayu. Kolaborasi yang baik antara petugas kesehatan, kader kesehatan, dan masyarakat menjadi landasan utama dalam memberikan pelayanan kesehatan yang merata dan berkualitas. Dengan terus mengoptimalkan Posyandu Siklus Hidup Integrasi Layanan Primer, Desa Melayu berkomitmen untuk menjaga kesehatan masyarakatnya agar tetap sejahtera dan produktif. Semoga kegiatan ini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif yang besar bagi kesejahteraan masyarakat Desa Melayu.
Mengukir Kisah Sukses: Transformasi Kesehatan Masyarakat Melalui Posyandu Tanjung Lauran
### Mengukir Kisah Sukses: Transformasi Kesehatan Masyarakat Melalui Posyandu Tanjung Lauran Pada tanggal 19 November 2025 pukul 09:01:50, Posyandu Tanjung Lauran, sebuah pusat pelayanan kesehatan masyarakat yang terletak di desa Tanjung Lauran, menjadi saksi dari perubahan besar dalam upaya meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat setempat. #### Manfaat Posyandu bagi Masyarakat Posyandu Tanjung Lauran telah menjadi tulang punggung dalam menyebarkan manfaat kesehatan bagi berbagai kelompok usia, mulai dari bayi hingga lansia. Beberapa manfaat utamanya meliputi: 1. **Perbaikan Perilaku Hidup Sehat**: Memotivasi dan mendukung masyarakat untuk mengadopsi gaya hidup sehat sebagai bagian integral dalam kehidupan sehari-hari. 2. **Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)**: Mendorong praktik-praktik kebersihan dalam kehidupan sehari-hari guna mencegah penyakit menular dan menjaga kesehatan individu serta lingkungan. 3. **Pencegahan Penyakit Berbasis Lingkungan dan Imunisasi**: Memberikan pelayanan pencegahan penyakit yang dapat dicegah melalui imunisasi, serta memberikan informasi penting mengenai penyakit yang berhubungan dengan lingkungan sekitar. 4. **Dukungan Keluarga Berencana (KB)**: Mendukung program KB agar keluarga masyarakat dapat merencanakan kehamilan secara bijaksana sesuai dengan kapasitas ekonomi dan kesehatan keluarga. 5. **Pemanfaatan Pekarangan untuk Penganekaragaman Pangan**: Memberdayakan keluarga dan masyarakat setempat untuk memanfaatkan pekarangan mereka guna menghasilkan pangan yang beragam dan bergizi, sehingga meningkatkan status gizi masyarakat. 6. **Integrasi Layanan Sosial Dasar**: Menyediakan berbagai layanan sosial dasar seperti perawatan kesehatan, pendidikan anak, peningkatan ekonomi keluarga, ketahanan pangan, dan kesejahteraan sosial dalam satu tempat, memudahkan aksesibilitas masyarakat terhadap layanan-layanan tersebut. Posyandu Tanjung Lauran tidak hanya sekadar tempat pelayanan kesehatan, tetapi juga merupakan wadah pembelajaran, pertukaran pengetahuan, dan kerjasama untuk menciptakan masyarakat yang lebih sehat, cerdas, dan sejahtera. Dengan upaya yang konsisten dan kolaboratif, posyandu ini telah berhasil mengukir kisah sukses dalam transformasi kesehatan masyarakat di desa Tanjung Lauran.
Bimtek Standar Pelayanan Minimal & Etika Kerja Se. Kab Tapin Tahun 2025
**Bimtek Standar Pelayanan Minimal & Etika Kerja: Meningkatkan Kualitas Pelayanan Desa** Pada tanggal 20 November 2025, Hotel Harper Banjarmasin menjadi saksi dari acara penting yang bertujuan untuk mengangkat mutu layanan di tingkat desa. Dengan tema "Bimbingan Teknis Standar Pelayanan Minimal & Etika Kerja Se-Kabupaten Tapin", acara ini menjadi tonggak penting dalam upaya memperbaiki pelayanan publik di wilayah tersebut. Kegiatan ini dihadiri oleh beragam pemangku kepentingan, mulai dari aparat desa, pegawai pemerintah setempat, hingga unsur masyarakat yang peduli terhadap pelayanan yang lebih baik. Tujuan utama dari bimbingan teknis ini adalah memberikan pemahaman mendalam mengenai standar pelayanan minimal yang harus diberikan kepada masyarakat serta pentingnya etika kerja yang baik dalam menjalankan tugas sehari-hari. Dalam suasana penuh antusiasme, sesi-sesi pelatihan dipandu oleh para ahli yang berpengalaman dalam bidang pelayanan publik dan manajemen sumber daya manusia. Materi-materi yang disampaikan meliputi pembahasan tentang pentingnya komunikasi yang jelas dan efektif, peningkatan keterampilan dalam menangani keluhan masyarakat, serta strategi untuk meningkatkan kolaborasi antarunit kerja dalam rangka memberikan pelayanan yang terpadu. Peserta bimbingan teknis juga dibekali dengan contoh-contoh kasus nyata dan studi kasus yang relevan dengan konteks pelayanan di Kabupaten Tapin. Melalui diskusi interaktif dan simulasi peran, peserta diajak untuk merasakan langsung tantangan yang mungkin dihadapi dalam pemberian pelayanan serta mencari solusi terbaik untuk menghadapinya. Melalui upaya-upaya seperti ini, diharapkan bahwa kualitas pelayanan di tingkat desa dapat ditingkatkan secara signifikan. Setiap pegawai dan aparat desa diharapkan mampu menyematkan nilai-nilai etika kerja yang tinggi dalam setiap interaksi dengan masyarakat, sehingga kepercayaan dan kepuasan masyarakat terhadap pelayanan yang diberikan semakin meningkat. Dengan semangat yang membara, para peserta Bimtek Standar Pelayanan Minimal & Etika Kerja ini siap kembali ke desa masing-masing, membawa pulang ilmu dan inspirasi baru untuk melakukan perubahan positif. Semoga acara ini tidak hanya menjadi sekadar pelatihan, tetapi juga awal dari transformasi nyata dalam pelayanan publik demi kesejahteraan bersama.
Pembagian Ketahanan Pangan berupa beras dalam rangka mendukung ketahanan pangan Desa Pariok Tahun Anggaran 2025
**Pembagian Beras: Langkah Penting Menuju Ketahanan Pangan Desa Pariok** Desa Pariok, sebuah komunitas subur yang berada di tengah-tengah alam, akan segera menyaksikan momen penting dalam upaya mendukung ketahanan pangan lokal. Pada tanggal 20 November 2025 jam 08:30, sebuah inisiatif mulia akan bergulir di desa ini – pembagian beras sebagai langkah nyata untuk membantu masyarakat kurang mampu dan memenuhi kebutuhan pangan yang krusial. Ketahanan pangan merupakan pilar utama yang menjaga keberlangsungan hidup setiap individu. Di tengah tantangan ekonomi global yang semakin kompleks, memiliki akses terhadap asupan pangan yang cukup dan berkualitas menjadi hak asasi setiap warga. Desa Pariok, dengan kepekaan sosial yang luar biasa, telah menetapkan visi jelas untuk merawat komunitasnya dengan memastikan setiap perut terisi dan setiap keluarga terjaga dari kelaparan. Upaya ini bukan hanya sekadar aksi simbolis, melainkan sebuah langkah strategis dalam membangun fondasi kuat bagi ketahanan pangan desa. Dengan memastikan distribusi beras kepada mereka yang membutuhkan, Desa Pariok melambangkan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama sebagai cerminan dari kearifan lokal yang terus dilestarikan. Harapan besar terletak pada transformasi positif yang akan dihasilkan dari kegiatan ini. Bukan hanya sekadar menyentuh aspek nutrisi, namun juga memberikan sentuhan kemanusiaan yang tulus kepada setiap individu yang merindukan kehangatan dan bantuan di saat-saat sulit. Ketenangan hati akan terpancar dari setiap ibu dan bapak yang menerima bantuan ini, begitu juga rasa syukur dari setiap keluarga yang dapat merasakan kehadiran kebaikan di tengah kesulitan. Momentum pembagian beras ini bukan akhir dari perjalanan, melainkan awal dari serangkaian langkah konkrit menuju ketahanan pangan yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Diperlukan kolaborasi semua pihak, dukungan tanpa batas, dan semangat gotong royong yang tak kenal lelah agar setiap jengkal tanah Desa Pariok diperkuat oleh keberlimpahan pangan yang adil dan merata. Desa Pariok telah melangkah maju, membangun harapan di atas fondasi solid persatuan dan kepedulian. Bersama-sama, mari kita sambut pagi yang cerah pada tanggal 20 November 2025 dengan senyum hangat, hati yang penuh cinta, dan tekad yang bulat untuk menjadikan ketahanan pangan bukan lagi mimpi, melainkan kenyataan yang mekar di setiap sudut Desa Pariok.
Penyuluhan Kesehatan Masyarakat
Pada tanggal 19 November 2025 pukul 11:00, Balai Adat Desa Binturung menjadi saksi dari sebuah kegiatan penyuluhan kesehatan masyarakat yang bertujuan memberikan pemahaman mendalam mengenai hipertensi. Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran warga sekitar tentang bahaya tekanan darah tinggi, faktor risiko yang terkait, serta langkah-langkah preventif yang dapat dilakukan. Dalam suasana yang hangat dan penuh antusiasme, masyarakat Desa Binturung diajak untuk memahami tanda dan gejala hipertensi secara lebih baik. Mereka diberikan informasi penting mengenai perlunya melakukan pemeriksaan tekanan darah secara rutin guna deteksi dini dan penanganan yang tepat. Selain itu, para peserta juga dibimbing mengenai pentingnya pola makan sehat, pentingnya beraktivitas fisik secara teratur, serta strategi pengelolaan stres guna menjaga keseimbangan tekanan darah. Melalui kegiatan ini, diharapkan terjadi perubahan perilaku positif di kalangan masyarakat Desa Binturung. Dengan pengetahuan yang mereka peroleh, diharapkan mereka akan lebih peduli terhadap kesehatan jantung mereka sendiri, mampu melakukan langkah-langkah pencegahan sedini mungkin, serta secara efektif mengurangi risiko terkena komplikasi serius seperti stroke dan penyakit jantung. Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap kesehatan bersama-sama akan membawa dampak positif bagi seluruh masyarakat Desa Binturung. Dengan upaya preventif yang dilakukan secara kolektif, diharapkan angka kasus hipertensi yang terdeteksi terlambat dapat diminimalkan, serta terciptanya generasi yang lebih sehat dan produktif di masa depan.
Rembug Stunting 2025
Pada tanggal 19 November 2025, di Balai Adat Desa Binturung, telah dilaksanakan Rembug Stunting yang bertujuan untuk menyamakan pemahaman tentang kondisi dan masalah stunting di wilayah tersebut. Kegiatan ini melibatkan pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader, dan masyarakat guna memetakan keluarga berisiko serta faktor penyebabnya. Dengan kerjasama lintas sektor tersebut, rembug ini bertujuan untuk merumuskan rencana aksi bersama yang konkret dan terukur guna pencegahan dan penanganan stunting secara efektif. Melalui diskusi dan kolaborasi dalam acara ini, diharapkan adanya kesepahaman yang kuat antara semua pihak untuk mengatasi permasalahan stunting secara holistik. Hasil dari Rembug Stunting ini akan menjadi dasar dalam penyusunan perencanaan desa yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Selain itu, data dan informasi yang dihasilkan juga akan digunakan sebagai bahan pemantauan serta evaluasi upaya penurunan angka stunting secara berkala. Komitmen, peran, dan dukungan kebijakan serta anggaran desa diharapkan dapat diperkuat melalui kegiatan semacam ini, sehingga langkah-langkah konkrit dalam menangani stunting bisa segera diimplementasikan. Dengan demikian, diharapkan angka kasus stunting di Desa Binturung dapat diturunkan secara signifikan demi kesejahteraan generasi masa depan.
Penyaluran Bantuan Pemerintah Pusat di Desa Margasari Hilir Berjalan Lancar
Margasari Hilir, 19 November 2025 – Pemerintah Desa Margasari Hilir kembali melaksanakan kegiatan penyaluran bantuan sosial dari Pemerintah Pusat kepada warga yang telah masuk dalam data penerima bantuan Kementerian Sosial Republik Indonesia. Bantuan yang diberikan pada tahap ini berupa beras sebanyak 20 kilogram dan minyak goreng untuk kebutuhan dua bulan, yang diperuntukkan bagi keluarga penerima manfaat (KPM) terdaftar. Kegiatan penyaluran berlangsung di Kantor Desa Margasari Hilir dengan tertib dan penuh antusias dari masyarakat. Pemerintah desa melalui Kasi Kesejahteraan (Kesra) bersama Petugas Poskesos turut hadir langsung dalam proses pendistribusian. Mereka membantu memastikan bahwa setiap warga yang menerima bantuan telah sesuai dengan data Kementerian Sosial serta memenuhi ketentuan yang berlaku. Kepala Desa Margasari Hilir menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk perhatian Pemerintah Pusat kepada masyarakat, terutama dalam rangka mendukung ketahanan pangan keluarga dan membantu memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. “Semoga bantuan ini dapat bermanfaat dan meringankan beban warga, khususnya di tengah kondisi ekonomi yang tidak menentu,” ujarnya. Selain itu, perangkat desa juga memastikan bahwa penyaluran bantuan berjalan transparan dan tepat sasaran. Setiap penerima manfaat diwajibkan membawa identitas diri serta bukti terdaftar sebagai KPM untuk memastikan tidak terjadi kekeliruan dalam pendistribusian. Masyarakat Desa Margasari Hilir menyambut baik bantuan ini dan mengungkapkan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian Sosial. Bagi banyak warga, hadirnya bantuan berupa beras dan minyak goreng ini sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan harian keluarga. Pemerintah Desa Margasari Hilir berkomitmen untuk terus mendukung dan mengawal setiap program sosial yang diberikan pemerintah, agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh warga yang membutuhkan. Kegiatan penyaluran berjalan tertib, aman, dan selesai dengan baik.
PEMERINTAH DESA GUNUNG BATU IKUTI SOSIALISASI KIM YANG DIGELAR KOMUNITAS KABUPATEN BANJAR
Banjar – Pemerintah Desa Gunung Batu, Kecamatan Sambung Makmur, Kabupaten Banjar, turut hadir dalam kegiatan Sosialisasi Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) yang diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Kominfo) Kabupaten Banjar. Acara tersebut berlangsung di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar, Rabu 19 November 2025 Kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh perwakilan desa, komunitas informasi, serta para pegiat media desa. Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai penguatan peran KIM sebagai jembatan informasi antara pemerintah dan masyarakat, peningkatan literasi digital, serta pelatihan dasar jurnalisme warga. Menariknya, pada kegiatan tersebut Kepala Desa Gunung Batu, M. Albilaluddin, SH, juga mendapatkan doorprize yang disiapkan oleh panitia sebagai bentuk apresiasi kepada peserta yang hadir. Kepala Desa Gunung Batu menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. Ia menilai bahwa KIM merupakan wadah yang sangat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya bagi anak muda yang memiliki minat di bidang jurnalistik dan media informasi. > “Kami sangat mendukung kegiatan seperti ini. KIM menjadi wadah penting bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat jurnalistik, meningkatkan kemampuan publikasi desa, sekaligus memperkuat transparansi dan layanan informasi kepada masyarakat,” ujarnya. Dengan adanya sosialisasi KIM, Pemerintah Desa Gunung Batu berharap agar kegiatan ini dapat mendorong terbentuknya KIM yang aktif, kreatif, dan mampu membawa perubahan positif bagi perkembangan informasi di tingkat desa. .
Posyandu ILP November 2025
Pada tanggal 18 November 2025 Posyandu ILP di Halaman Kantor Desa Binturung kembali menggelar kegiatan rutinnya dengan semangat yang lebih kuat untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan dasar bagi masyarakat. Dengan fokus pada penguatan koordinasi lintas program dan lintas sektor, acara ini bertujuan memperbaiki mutu layanan Posyandu secara menyeluruh. Mulai dari peningkatan kapasitas para kader hingga optimalisasi peran pemerintah desa dan puskesmas, upaya terus dilakukan untuk memperluas cakupan pelayanan kepada ibu hamil, balita, dan kelompok rentan. Melalui ILP, pencatatan dan pelaporan kesehatan ditingkatkan agar berjalan lebih rapi dan akurat, sementara pengetahuan masyarakat tentang gizi, pencegahan stunting, perilaku hidup bersih dan sehat, serta pemantauan tumbuh kembang anak juga ditingkatkan. Diharapkan bahwa dengan penyelenggaraan ILP secara teratur, Posyandu akan dapat beroperasi lebih terstruktur, terarah, dan berkelanjutan. Melalui langkah-langkah ini, diharapkan masyarakat Desa Binturung dapat menikmati akses kesehatan yang lebih baik, menjadikan mereka lebih sehat dan sejahtera di masa depan.
