KUNJUNGAN SEKALIGUS PENILAIAN DARI TIM PENILAI PROVINSI * DESA ANTI KORUPSI * KE DESA WARINGIN

Pada tanggal 21 Oktober 2025, Desa Waringin menerima kunjungan sekaligus penilaian dari Tim Penilai Provinsi Desa Anti Korupsi. Kedatangan tim ini bertujuan untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang bersih, transparan, dan akuntabel dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa melalui pelayanan yang terbuka dan bebas dari pungutan liar. Dengan adanya evaluasi dan penilaian dari pihak eksternal, diharapkan Desa Waringin dapat terus memperbaiki kinerja dan tata kelola pemerintahannya. Tim Penilai Provinsi Desa Anti Korupsi tiba di Kantor Desa Waringin tepat pada pukul 10:30 pagi. Mereka disambut hangat oleh para pejabat desa beserta seluruh elemen masyarakat setempat. Selama kunjungan mereka, tim melakukan serangkaian kegiatan evaluasi termasuk pengecekan dokumen, wawancara dengan pemangku kepentingan, serta peninjauan langsung ke lapangan. Desa Waringin menunjukkan komitmen yang kuat dalam menjalankan prinsip-prinsip tata kelola pemerintahan yang baik. Langkah-langkah konkret telah dilakukan seperti pembuatan laporan keuangan yang transparan, penggunaan dana desa yang akuntabel, serta partisipasi aktif masyarakat dalam proses pengambilan keputusan. Melalui kegiatan ini, Desa Waringin berharap dapat terus memperbaiki diri demi kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. Semangat untuk menciptakan lingkungan pemerintahan yang bersih dan profesional semakin terpancar dari setiap langkah yang diambil. Diharapkan, upaya-upaya ini dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi perkembangan Desa Waringin ke depannya. Video: https://youtu.be/2r1r1Ep8eIg?si=SvRNygfrPeTXyHM7. https://youtu.be/-u0h6V5h98o?si=1eTPvaXAc5DB60Tl

PEMBAGIAN BANTUAN LANGSUNG TUNAI

Pada tanggal 3 Oktober 2025, pukul 08:24:50, Kantor Desa Gunung Calang menggelar program pembagian bantuan langsung tunai (BLT) sebagai upaya untuk meringankan beban ekonomi masyarakat di tengah tantangan yang dihadapi. Kegiatan ini diinisiasi dengan tujuan utama memberikan dukungan finansial kepada keluarga kurang mampu serta individu yang terdampak secara ekonomi. Sebagai bagian dari program kemanusiaan ini, penduduk desa berkumpul di kantor desa untuk menerima BLT yang telah disiapkan. Proses distribusi dilakukan dengan cermat dan terencana untuk memastikan bahwa bantuan tepat sasaran sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan sebelumnya. Dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan, warga menerima bantuan tersebut dengan rasa syukur dan haru. Pembagian BLT ini menjadi tanda kepedulian pemerintah dan solidaritas antarwarga dalam mendukung sesama di tengah situasi sulit. Program pembagian BLT ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi penerima manfaat, membantu meringankan beban keuangan, serta meningkatkan kesejahteraan di tingkat lokal. Semoga bantuan ini dapat memberikan dorongan semangat dan harapan baru bagi masyarakat Desa Gunung Calang untuk bangkit dan melangkah maju ke arah yang lebih baik.

ADVOKASI POKJAKNALPEMBINA POSYANDU BIDANG KESEHATAN, ADVOKASI KEBIJAKAN PHBS, DAN BIMTEK 25 KECAKAPAN KADER POSYANDU

**Advokasi yang Membangun: Meningkatkan Kualitas Posyandu untuk Kesehatan Masyarakat** Pada tanggal 21 Oktober 2025, Kantor Desa Tanah Intan menjadi saksi dari upaya kolaboratif yang luar biasa dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat. Dengan fokus pada Advokasi Pokjaknalpembina Posyandu bidang kesehatan, Advokasi Kebijakan PHBS, dan pelaksanaan Bimtek 25 Kecakapan Kader Posyandu, acara ini bertujuan untuk memperkenalkan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) serta membahas beragam kegiatan kesehatan yang akan dilakukan di bidang Posyandu. Dibuka pada pukul 13:00, kegiatan ini menyoroti peran penting Posyandu dalam mendukung kesehatan masyarakat lokal. Melalui advokasi yang kuat, para pemangku kepentingan berkomitmen untuk memperjuangkan akses kesehatan yang lebih baik bagi semua warga, terutama melalui program Posyandu. Advokasi kebijakan PHBS juga menjadi salah satu sorotan utama acara ini. Dengan memperkuat kebijakan sanitasi, kebersihan, dan pola hidup sehat, diharapkan masyarakat dapat mengadopsi perilaku hidup bersih dan sehat sebagai bagian dari gaya hidup mereka sehari-hari. Hal ini dapat membantu mencegah penyakit dan meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan. Selain itu, Bimtek 25 Kecakapan Kader Posyandu turut dipersembahkan dalam acara ini. Dengan memberikan pelatihan dan pembekalan kepada para kader Posyandu, diharapkan mereka dapat lebih kompeten dalam menjalankan tugas mereka dengan efektif. Kader yang terlatih dengan baik akan mampu memberikan layanan kesehatan yang berkualitas dan menyeluruh kepada masyarakat. Kegiatan ini tidak hanya sekadar pertemuan atau seminar, tetapi merupakan langkah konkret dalam memperjuangkan kesehatan masyarakat yang lebih baik. Melalui sinergi antara advokasi, kebijakan, dan peningkatan kapasitas kader, Posyandu 6 SPM diharapkan akan menjadi pusat kesehatan masyarakat yang dapat diandalkan dan bermanfaat bagi seluruh warga desa Tanah Intan. Semoga upaya ini dapat memberikan dampak positif yang besar bagi kesejahteraan dan kesehatan masyarakat setempat.

Kelas Ibu Hamil Dilaksanakan di Poskesdes Antasan Sutun

Antasan Sutun – Rabu, 16 Oktober 2025, kegiatan Kelas Ibu Hamil kembali dilaksanakan di Poskesdes Desa Antasan Sutun. Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WITA ini dihadiri oleh para ibu hamil dari berbagai RT yang ada di desa, dengan tujuan utama untuk melakukan pemeriksaan kesehatan ibu dan anak serta memberikan edukasi penting selama masa kehamilan. Kelas Ibu Hamil merupakan salah satu program rutin yang diselenggarakan oleh tenaga kesehatan di desa untuk memastikan kondisi ibu hamil dan janin dalam keadaan sehat, serta memberikan pengetahuan dasar mengenai kehamilan, persiapan persalinan, dan perawatan bayi baru lahir. Dalam kegiatan kali ini, para ibu hamil mendapatkan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh, mulai dari pengukuran tekanan darah, berat badan, pemeriksaan kondisi janin, hingga konsultasi gizi dan kesehatan dengan bidan desa dan petugas medis yang hadir. Selain pemeriksaan kesehatan, para peserta juga mendapatkan materi edukasi seputar tanda-tanda bahaya kehamilan, pentingnya pola makan sehat, serta cara menjaga kesehatan mental selama masa kehamilan. Materi disampaikan secara interaktif agar mudah dipahami. “Tujuan dari kelas ibu hamil ini bukan hanya untuk memantau kondisi kesehatan ibu dan janin, tetapi juga untuk membekali para calon ibu dengan informasi yang benar dan dapat membantu mereka mempersiapkan persalinan secara mandiri dan aman,” ujar bidan desa yang memimpin kegiatan. Antusiasme peserta terlihat dari kehadiran dan partisipasi aktif mereka dalam sesi tanya jawab. Para ibu hamil merasa terbantu dengan adanya kegiatan ini karena bisa langsung berkonsultasi dengan petugas kesehatan tanpa harus pergi ke fasilitas kesehatan yang jauh. Salah satu peserta, Ibu Dwi, menyampaikan rasa terima kasih atas kegiatan yang diadakan. “Saya merasa lebih tenang setelah ikut kelas ini. Banyak informasi baru yang saya dapatkan, dan saya juga bisa tahu kondisi bayi saya sehat,” ungkapnya. Kegiatan ini juga melibatkan kader kesehatan desa yang membantu dalam pencatatan data peserta, pengukuran fisik, serta pendampingan selama kegiatan berlangsung. Kolaborasi ini menunjukkan sinergi antara petugas kesehatan dan masyarakat. Pemerintah Desa Antasan Sutun mendukung penuh pelaksanaan kegiatan seperti ini karena dinilai sangat bermanfaat bagi peningkatan kualitas kesehatan ibu dan anak, yang merupakan bagian dari upaya menekan angka kematian ibu dan bayi. Dengan terlaksananya kegiatan Kelas Ibu Hamil ini, diharapkan para ibu hamil di Desa Antasan Sutun menjadi lebih siap secara fisik dan mental dalam menghadapi proses persalinan, serta dapat menjaga kesehatan diri dan bayi secara optimal.

Posyandu Siklus Hidup Dilaksanakan di Poskesdes Antasan Sutun

Antasan Sutun – Sabtu, 18 Oktober 2025, kegiatan Posyandu Siklus Hidup sukses dilaksanakan di Poskesdes Desa Antasan Sutun, mulai pukul 08.00 WITA hingga selesai. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pelayanan kesehatan terpadu yang bertujuan mencakup seluruh siklus usia masyarakat. Posyandu Siklus Hidup adalah program pelayanan kesehatan yang menyasar semua kelompok usia, mulai dari bayi, balita, remaja, ibu hamil, usia produktif, hingga lansia. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan masyarakat desa mendapatkan pelayanan kesehatan secara menyeluruh dan berkelanjutan. Pelaksanaan kegiatan ini mendapat sambutan positif dari warga. Terlihat antusiasme masyarakat dari berbagai RT di Desa Antasan Sutun yang datang sejak pagi hari untuk mengikuti berbagai layanan kesehatan yang disediakan. Layanan yang diberikan meliputi penimbangan dan pengukuran tinggi badan balita, imunisasi, pemeriksaan kehamilan, pemeriksaan tekanan darah, penyuluhan kesehatan remaja, serta konsultasi gizi. Tenaga kesehatan dan kader Posyandu bahu-membahu memberikan pelayanan secara ramah dan profesional. Menurut salah satu petugas kesehatan, Posyandu Siklus Hidup merupakan langkah preventif yang sangat penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan, sekaligus mencegah berbagai penyakit sejak dini. “Kegiatan ini bertujuan agar masyarakat dari berbagai kelompok usia bisa mengakses layanan kesehatan tanpa harus menempuh jarak jauh ke puskesmas. Ini sangat membantu, terutama bagi ibu hamil dan lansia,” ujar salah satu bidan desa yang terlibat dalam kegiatan. Kader Posyandu Desa Antasan Sutun juga memainkan peran penting dalam kelancaran kegiatan. Mereka membantu mencatat data peserta, mengarahkan jalur pelayanan, dan memberikan edukasi dasar kepada warga yang datang. Warga pun merasa sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini. “Kami senang karena bisa memeriksa kesehatan keluarga tanpa harus jauh-jauh. Kegiatan seperti ini sebaiknya rutin dilaksanakan,” ujar Ibu Ernawati, warga RT 02. Pemerintah Desa Antasan Sutun sangat mendukung kegiatan Posyandu Siklus Hidup ini dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat desa. Dengan berjalannya kegiatan ini, diharapkan terbangun budaya hidup sehat di masyarakat, serta meningkatkan kesadaran untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala pada setiap tahapan usia.  

Pelatihan Menjahit untuk Masyarakat dan Kader PKK Desa Awang Bangkal Timur

Desa Awang Bangkal Timur, 20 Oktober 2025 – Dalam upaya meningkatkan keterampilan masyarakat, khususnya para ibu-ibu kader PKK, Pemerintah Desa Awang Bangkal Timur menggelar kegiatan Pelatihan Menjahit yang dimulai pada hari Senin, 20 Oktober 2025. Kegiatan ini berlangsung di rumah salah satu kader PKK yang berada di RT.04 desa setempat. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan bekal keterampilan di bidang menjahit bagi para peserta, terutama ibu-ibu rumah tangga yang ingin menambah wawasan serta keterampilan praktis yang dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, pelatihan ini juga merupakan bagian dari program pemberdayaan masyarakat desa. Acara dimulai pada pukul 09.00 WITA dengan antusiasme yang tinggi dari para peserta. Terlihat puluhan ibu-ibu kader PKK serta masyarakat umum yang turut serta dalam kegiatan ini. Kehadiran mereka menunjukkan semangat dan keinginan untuk belajar serta meningkatkan potensi diri. Pelatihan ini tidak hanya memberikan teori dasar mengenai menjahit, tetapi juga langsung dipraktikkan. Para peserta diajarkan cara mengoperasikan mesin jahit, membuat pola, hingga menyelesaikan produk jahitan sederhana seperti masker kain, sarung bantal, dan pakaian rumah tangga. Menurut ketua panitia pelaksana kegiatan, pelatihan ini direncanakan akan berlangsung hingga akhir tahun 2025, dengan pertemuan rutin yang dijadwalkan beberapa kali dalam sebulan. Dengan durasi waktu yang cukup panjang, diharapkan peserta dapat benar-benar menguasai keterampilan yang diajarkan. "Kami ingin para ibu-ibu memiliki keterampilan tambahan yang bisa digunakan untuk membuka usaha rumahan di bidang jahit-menjahit. Harapannya, keahlian ini bisa membantu meningkatkan perekonomian keluarga," ujar salah satu instruktur pelatihan. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah agar para kader PKK dan masyarakat memiliki kemampuan yang bernilai ekonomis. Dengan demikian, pelatihan ini diharapkan dapat membuka peluang usaha baru dan menjadi langkah konkret dalam membantu mengurangi angka pengangguran di lingkungan desa. Pemerintah desa sangat mendukung kegiatan ini dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di masa yang akan datang. Melalui pelatihan-pelatihan seperti ini, masyarakat desa diharapkan menjadi lebih mandiri dan produktif. Salah satu peserta, Ibu Siti Aminah, mengaku sangat senang bisa mengikuti pelatihan ini. “Saya sudah lama ingin belajar menjahit, tapi belum ada kesempatan. Dengan adanya pelatihan ini, saya jadi punya ilmu baru yang bisa saya gunakan untuk membantu suami menambah penghasilan,” ujarnya dengan semangat. Pelatihan menjahit ini menjadi salah satu bentuk nyata dari program pemberdayaan perempuan di Desa Awang Bangkal Timur. Dengan keterampilan baru yang diperoleh, para kader PKK dan masyarakat desa diharapkan mampu menjadi pelaku usaha mandiri yang turut berkontribusi dalam pembangunan ekonomi desa.

Hari Jadi Desa Binturung ke-66 Tahun 2025

Pada tanggal 18 Agustus 2025, Desa Binturung merayakan Hari Jadi ke-66 dengan penuh semangat dan sukacita. Acara perayaan yang diselenggarakan di Kantor Desa Binturung merupakan bagian dari ungkapan terima kasih atas perjalanan panjang serta kemajuan yang telah dicapai selama enam puluh enam tahun. Kemeriahan acara tersebut tidak hanya menjadi ajang hiburan semata, melainkan juga menjadi momentum penting untuk mempererat tali persaudaraan antara seluruh elemen masyarakat, perangkat desa, dan lembaga desa. Dengan adanya sambutan hangat, penampilan tarian yang memukau, serta atraksi marching band yang menggetarkan, suasana perayaan semakin terasa meriah dan berkesan. Generasi muda Desa Binturung turut ambil bagian dalam perayaan ini dengan menampilkan kreativitas dan potensi yang dimiliki. Melalui berbagai penampilan serta aktivitas yang diadakan, mereka berhasil menunjukkan bakat dan semangat juang yang luar biasa. Hal ini mencerminkan bahwa generasi penerus Desa Binturung siap mengemban tanggung jawab untuk meneruskan estafet pembangunan desa ke depan. Lebih dari sekadar acara bersenang-senang, peringatan Hari Jadi Desa ke-66 ini diharapkan dapat memupuk semangat gotong royong di tengah masyarakat, meningkatkan rasa cinta akan identitas desa, serta menguatkan solidaritas dan kepedulian dalam mendukung upaya pembangunan desa menuju arah yang lebih baik. Semoga kebersamaan dan semangat dalam perayaan ini tetap terjaga dalam setiap langkah menuju masa depan yang gemilang bagi Desa Binturung.

Pengantaran Proposal Permohonan Pengadaan Mobil Pengangkut Sampah

**Pengantaran Proposal Permohonan Pengadaan Mobil Pengangkut Sampah untuk Peningkatan Layanan di Desa Kepayang** Hari ini, sebuah langkah progresif telah diambil oleh pemerintah daerah Kalimantan Selatan yang bertujuan untuk meningkatkan sistem pengangkutan sampah di wilayah Desa Kepayang. Sebagai bagian dari inisiatif tersebut, pada tanggal 20 Oktober 2025, tepat pukul 10:00 pagi, sebuah proposal pengadaan mobil pengangkut sampah dikirim ke Kantor Gubernur Kalimantan Selatan. Proposal tersebut menyoroti urgensi perbaikan infrastruktur pengelolaan sampah di Desa Kepayang, dengan harapan bahwa adopsi teknologi baru akan memperbaiki efisiensi dan kebersihan lingkungan sekitar. Dengan kedatangan proposal ini, diharapkan bahwa kelancaran proses pengangkutan sampah di desa-desa sekitar akan mengalami peningkatan signifikan. Komitmen pemerintah daerah terhadap keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat menjadi titik fokus utama dalam upaya ini. Dukungan serta kolaborasi antara pihak-pihak terkait, termasuk instansi pemerintah setempat dan komunitas, diharapkan dapat mengakselerasi implementasi rencana ini dengan sukses. Semoga langkah inovatif ini mampu menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi lingkungan hidup, serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Desa Kepayang dan sekitarnya. Semua pihak diundang untuk mendukung upaya-upaya seperti ini demi terwujudnya lingkungan yang bersih dan lestari bagi generasi masa depan.

Bantuan Korban Kebakaran Di Desa Kepayang, dari Dinas Sosial dan Baznas Tapin

Bantuan Korban Kebakaran Di Desa Kepayang: Kolaborasi Dinas Sosial dan Baznas Tapin Tepat pada tanggal 18 Oktober 2025, sebuah kejadian tragis melanda Desa Kepayang ketika kobaran api merenggut sejumlah rumah warga. Dalam upaya untuk memberikan bantuan serta meringankan beban korban kebakaran, Dinas Sosial dan Baznas Tapin berkolaborasi untuk memberikan pertolongan di lokasi kejadian. Pukul 16:00:15, tim gabungan tiba di rumah-rumah yang terkena dampak kebakaran. Mereka tidak hanya membawa bantuan materiil seperti pakaian dan perlengkapan sehari-hari, tetapi juga memberikan dukungan emosional kepada para korban yang sedang mengalami masa sulit. Dalam situasi yang penuh keprihatinan, solidaritas dan kepedulian dari berbagai pihak tercermin jelas. Pendekatan ini menunjukkan bahwa dalam saat-saat genting seperti ini, kemanusiaan dapat menyatukan kita semua tanpa memandang perbedaan. Semoga bantuan yang diberikan mampu memberikan sedikit hembusan harapan bagi korban kebakaran di Desa Kepayang. Semangat gotong-royong serta kepedulian sosial merupakan landasan kuat dalam membangun kembali semangat dan harapan bagi masa depan yang lebih baik.

Musrenbang Desa Murung Kenanga Tahun 2026: Wujudkan Perencanaan Pembangunan yang Partisipatif dan Berkelanjutan

  Desa Murung Kenanga, Kabupaten Banjar — Pada hari Selasa, 21 Oktober 2025, bertempat di Kantor Desa Murung Kenanga, telah dilaksanakan kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbang) Tahun 2026. Acara yang dimulai pukul 10.00 WITA ini berlangsung dengan penuh semangat dan dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat serta perangkat desa, termasuk Babinsa dan pendamping desa yang turut memberikan arahan serta masukan konstruktif. Musrenbang Desa merupakan salah satu agenda tahunan yang sangat penting dalam rangka menyusun Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes). Melalui forum ini, masyarakat berkesempatan untuk menyampaikan aspirasi, kebutuhan, serta gagasan pembangunan yang diharapkan dapat diwujudkan pada tahun anggaran mendatang. Dalam sambutannya, Kepala Desa Murung Kenanga menekankan bahwa Musrenbang bukan sekadar formalitas, tetapi menjadi wujud nyata partisipasi masyarakat dalam menentukan arah pembangunan desa. Ia berharap seluruh peserta dapat aktif menyampaikan pendapat dan ide demi kemajuan bersama. Kegiatan ini membahas berbagai rencana program prioritas yang akan dilaksanakan pada tahun 2026, meliputi pembangunan infrastruktur desa, peningkatan layanan kesehatan melalui Posyandu, pengembangan program Ketahanan Pangan (Ketapang), serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. Semua usulan ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan dan tantangan yang dihadapi masyarakat Desa Murung Kenanga. Pendamping desa turut memberikan pemaparan mengenai pentingnya sinkronisasi antara rencana pembangunan desa dan kebijakan pemerintah daerah agar setiap program yang diusulkan dapat terintegrasi dengan baik dan memperoleh dukungan anggaran yang memadai. Sementara itu, Babinsa menegaskan pentingnya menjaga keamanan dan kerukunan dalam setiap tahapan pembangunan yang akan dilaksanakan. Musrenbang ini juga menjadi wadah evaluasi terhadap capaian pembangunan tahun sebelumnya. Peserta menyoroti beberapa program yang telah berjalan baik, seperti peningkatan sarana kesehatan dan penguatan kegiatan sosial kemasyarakatan yang melibatkan kelompok masyarakat, kader Posyandu, serta organisasi desa. Dalam suasana musyawarah yang penuh kekeluargaan, berbagai usulan dan masukan dicatat untuk dibahas lebih lanjut dalam forum perencanaan berikutnya. Keterlibatan aktif masyarakat menjadi indikator bahwa semangat gotong royong dan kesadaran bersama untuk membangun desa semakin kuat. Melalui Musrenbang tahun 2026 ini, diharapkan Desa Murung Kenanga mampu menetapkan arah pembangunan yang lebih terencana, transparan, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat luas. Pemerintah desa berkomitmen untuk menindaklanjuti hasil musyawarah ini agar setiap program yang direncanakan dapat terlaksana secara efektif dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh warga. Kegiatan pun ditutup dengan doa bersama, sebagai ungkapan harapan agar seluruh rencana pembangunan desa dapat berjalan lancar dan membawa kesejahteraan bagi masyarakat Desa Murung Kenanga di tahun mendatang.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan Fisik, Pergudangan dan Kelengkapan Koperasi Desa Merah Putih

Peletakan Batu Pertama Pembangunan Fisik, Pergudangan, dan Kelengkapan Koperasi Desa Merah Putih: Menuju Kemajuan Ekonomi Desa Desa Merah Putih menyaksikan sebuah tonggak sejarah pada tanggal 17 Oktober 2025. Pukul 15:00:30, ritual penempatan batu pertama proyek pembangunan fisik gerai, pergudangan, serta kelengkapan koperasi di Halaman Kantor Desa Kepayang menjadi peristiwa monumental dengan tujuan mempercepat kemajuan ekonomi lokal. Acara tersebut dihadiri oleh tokoh masyarakat, perwakilan pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lain yang mendukung perubahan positif ini. Kepala Desa Kepayang dalam sambutannya menekankan pentingnya kerjasama antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat demi menggerakkan perekonomian desa. Dengan pembangunan gerai, pergudangan, dan fasilitas koperasi modern, diharapkan terbentuk peluang pekerjaan baru dan peningkatan pendapatan warga setempat. Proyek ini mencerminkan komitmen Desa Merah Putih dalam menyediakan infrastruktur yang mendukung UMKM. Selain manfaat ekonomi langsung, proyek ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam meningkatkan potensi lokal dan kesejahteraan bersama. Dengan semangat gotong royong, Desa Merah Putih siap melangkah menuju masa depan yang lebih cerah. Dengan demikian, penempatan batu pertama proyek pembangunan fisik gerai, pergudangan, dan kelengkapan koperasi Desa Merah Putih bukan hanya langkah awal untuk transformasi ekonomi desa yang lebih baik, tetapi juga lambang harapan akan potensi besar yang dimiliki oleh masyarakat lokal.

Posyandu ILP Desa Awang Bangkal Timur: Wujud Nyata Pelayanan Kesehatan Sepanjang Siklus Hidup

    Awang Bangkal Timur, 17 Oktober 2025 — Pemerintah Desa Awang Bangkal Timur, Kecamatan Karang Intan, kembali menggelar kegiatan Posyandu ILP (Siklus Hidup) yang bertempat di Gedung Posyandu Sejahtera RT 01. Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Jum’at, 17 Oktober 2025 ini berlangsung mulai pukul 08.30 WITA hingga selesai, dengan antusiasme masyarakat yang tinggi dari berbagai kelompok usia. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya nyata pemerintah desa dalam memastikan pelayanan kesehatan menjangkau seluruh lapisan masyarakat, mulai dari balita, anak-anak, remaja, dewasa, hingga lanjut usia. Dengan mengusung konsep "Satu Posyandu untuk Semua Usia", kegiatan ini mengedepankan pemeriksaan kesehatan yang menyeluruh. Kepala Desa Awang Bangkal Timur dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan Posyandu ILP ini tidak hanya berfokus pada kesehatan balita, tetapi juga memperluas jangkauan layanan agar masyarakat usia produktif dan lansia turut mendapatkan pemeriksaan secara rutin. “Kami berharap kegiatan ini bisa meningkatkan kesadaran warga untuk rutin memeriksakan kesehatan, karena kesehatan merupakan modal utama dalam menjalani aktivitas sehari-hari,” ujarnya. Petugas kesehatan dari Puskesmas Karang Intan turut hadir untuk memberikan pelayanan berupa penimbangan balita, pemeriksaan tekanan darah, pemeriksaan gula darah, konsultasi gizi, serta penyuluhan kesehatan. Selain itu, kegiatan juga diisi dengan pembagian vitamin dan obat penunjang kesehatan sesuai kebutuhan masing-masing peserta. Antusiasme warga terlihat sejak pagi hari. Para ibu membawa anak-anak mereka untuk ditimbang dan mendapatkan imunisasi, sementara kaum remaja dan dewasa turut serta dalam pemeriksaan tekanan darah serta konsultasi gizi. Tidak ketinggalan pula para lansia yang dengan semangat datang untuk memeriksakan kondisi kesehatan mereka. Melalui kegiatan ini, pemerintah desa berharap data kesehatan masyarakat di semua kelompok usia dapat lebih terpantau dan terintegrasi, sehingga pelayanan yang diberikan bisa lebih tepat sasaran. Dengan demikian, kehadiran Posyandu ILP diharapkan mampu menjadi wadah penting dalam memperkuat sistem kesehatan berbasis masyarakat. Posyandu ILP juga menjadi sarana mempererat hubungan sosial antarwarga. Kegiatan gotong royong dan kerja sama antar kader Posyandu, perangkat desa, dan masyarakat tampak jelas dalam pelaksanaan kegiatan hari itu, mencerminkan semangat kebersamaan yang menjadi ciri khas Desa Awang Bangkal Timur. Di akhir kegiatan, para peserta menyampaikan rasa terima kasih kepada pihak penyelenggara yang telah memberikan perhatian terhadap kesehatan masyarakat secara menyeluruh. Pemeriksaan yang melibatkan semua usia dianggap sangat bermanfaat, terutama bagi masyarakat yang jarang memiliki waktu untuk pergi ke fasilitas kesehatan di luar desa. Dengan terlaksananya kegiatan Posyandu ILP/Siklus Hidup ini, Desa Awang Bangkal Timur menegaskan komitmennya dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, produktif, dan sejahtera, sejalan dengan visi pembangunan desa yang menempatkan kesehatan sebagai prioritas utama.