Posyandu ILP Oktober 2025

Pada tanggal 14 Oktober 2025, jam 09:00:22, Posyandu ILP di Pustu tujuan yang bertempat di Puskesmas Pembantu menjalankan kegiatan rutinnya dengan semangat untuk memberdayakan masyarakat dalam aspek kesehatan dan pendidikan. Program Integrasi Layanan Primer ini menjadi tonggak penting untuk meningkatkan kualitas hidup warga desa, terutama ibu hamil, bayi, dan balita. Dalam suasana yang penuh antusiasme, masyarakat setempat berkumpul untuk mendapatkan layanan kesehatan rutin, pengetahuan tentang gizi, serta imunisasi dan pemeriksaan kesehatan yang sangat dibutuhkan. Para ibu hamil diberikan perhatian khusus untuk memastikan kelangsungan kehamilan dan kesehatan janinnya. Selain aspek kesehatan, Posyandu ILP juga mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pendidikan non-formal, pengembangan keterampilan, dan pemanfaatan teknologi. Semua ini dilakukan dengan harapan untuk mengurangi kesenjangan sosial dan ekonomi yang ada di desa tersebut. Melalui upaya kolaboratif antara petugas kesehatan, pendidik, dan masyarakat, Posyandu ILP berhasil menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan generasi yang lebih sehat dan terdidik. Dengan komitmen dan kerjasama yang kuat, program ini membuktikan bahwa investasi dalam kesehatan dan pendidikan masyarakat adalah langkah yang tepat menuju masa depan yang lebih baik bagi semua.

Musrenbangdesa

**Musrenbangdesa: Masyarakat Rantau Bujur Bersuara di Kantor Desa** Pada tanggal 15 Oktober 2025, suara masyarakat desa Rantau Bujur bergema di Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdesa) yang diselenggarakan di Kantor Desa. Acara yang dimulai pukul 13:00 ini menjadi wahana penting bagi warga desa untuk menyampaikan usulan dan aspirasi guna pembangunan desa yang lebih baik. Dalam suasana akrab dan penuh semangat, para tokoh masyarakat, perwakilan pemuda, ibu-ibu PKK, serta berbagai elemen masyarakat lainnya berkumpul untuk memberikan masukan yang berkualitas. Dari peningkatan infrastruktur jalan hingga program pendidikan dan kesehatan, setiap usulan didengarkan dengan seksama oleh panitia Musrenbangdesa. Kegiatan ini tidak sekadar sebagai ajang penyampaian ide, namun juga sebagai bentuk partisipasi langsung masyarakat dalam proses perencanaan pembangunan desa. Melalui Musrenbangdesa, warga Rantau Bujur dapat merasa memiliki peran yang signifikan dalam menentukan arah pembangunan desa mereka. Diharapkan bahwa hasil Musrenbangdesa ini akan menjadi pijakan utama bagi pemerintah desa dalam menyusun rencana pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Usulan-usulan yang dikumpulkan dari masyarakat pada hari ini akan menjadi pedoman berharga bagi langkah-langkah konkrit yang akan diambil demi kesejahteraan bersama. Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, Musrenbangdesa di Kantor Desa Rantau Bujur menjadi cermin kekuatan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan visi pembangunan yang lebih baik. Semua harapan dan impian masyarakat desa tertuang dalam upaya konkret untuk menciptakan perubahan positif di tengah-tengah mereka.

POSYANDU LANSIA

### Posyandu Lansia di Polindes: Meningkatkan Kesehatan Warga Tua Pada tanggal 15 Oktober 2025, pukul 09:00, kegiatan rutin Posyandu Lansia digelar di Polindes setempat. Posyandu Lansia merupakan inisiatif yang bertujuan meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup warga lanjut usia di lingkungan sekitar. Dengan semangat penuh, para petugas kesehatan dari berbagai latar belakang bersatu untuk memberikan pelayanan terbaik kepada para lansia. Mereka membawa peralatan medis lengkap untuk melakukan pemeriksaan kesehatan, mulai dari tekanan darah, gula darah, fungsi jantung, hingga konsultasi umum mengenai kesehatan. Tidak hanya itu, kegiatan Posyandu Lansia di Polindes juga mencakup penyuluhan mengenai gaya hidup sehat, pentingnya olahraga ringan, pola makan yang seimbang, serta cara menjaga kesehatan jiwa agar tetap bugar dan bahagia di masa tua. Para lansia yang hadir tampak antusias menyambut kegiatan ini. Mereka sangat menghargai upaya petugas kesehatan yang peduli terhadap kesejahteraan mereka. Tak hanya mendapatkan layanan kesehatan secara gratis, namun mereka juga dapat merasakan kedekatan dan perhatian dari seluruh komunitas di sekitar Polindes. Melalui kegiatan Posyandu Lansia yang teratur dan berkala seperti ini, diharapkan kesehatan dan kualitas hidup para lansia dapat terus ditingkatkan. Semoga kegiatan hari ini menjadi awal yang baik dalam mengembangkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan, terutama di usia senja. Mari kita jaga dan rawat para lansia dengan penuh kasih sayang, karena mereka adalah bagian berharga dari komunitas kita.

Koordinasi Satpol PP Kab Banjar Permohonan Data Kelompok Rentan sekaligus melihat Kondisi Pos Keamanan Desa

**Koordinasi Satpol PP Kabupaten Banjar dalam Memantau Kelompok Rentan dan Pos Keamanan Desa di Desa Pematang Baru** Pada tanggal 14 Oktober 2025, pukul 11:00, koordinasi antara Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Banjar mengenai pemantauan kelompok rentan serta pos keamanan desa di Desa Pematang Baru, menjadi agenda utama. Dalam upaya meningkatkan keamanan dan kesejahteraan masyarakat, kegiatan tersebut memiliki tujuan yang jelas. Salah satunya adalah untuk melaporkan kondisi terkini dari Pos Keamanan Desa yang berlokasi di Desa Pematang Baru. Dengan fokus pada kelompok rentan, langkah-langkah preventif dapat diambil untuk memastikan bahwa mereka mendapatkan perlindungan yang cukup. Melalui koordinasi ini, Satpol PP Kabupaten Banjar berharap dapat melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pos keamanan desa, memastikan bahwa fasilitas tersebut beroperasi dengan baik, serta memberikan perlindungan yang optimal bagi warga setempat. Pemantauan secara berkala juga diperlukan guna mendeteksi potensi masalah keamanan sebelum menjadi lebih serius. Kerjasama antara instansi terkait, masyarakat, dan pihak berwenang lainnya merupakan kunci keberhasilan dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar. Dengan adanya koordinasi seperti ini, diharapkan akan tercipta lingkungan yang lebih aman, sejahtera, dan responsif terhadap kebutuhan warga, terutama kelompok rentan. Komitmen untuk menjaga keamanan dan kesejahteraan masyarakat harus senantiasa ditingkatkan, dan kegiatan koordinasi seperti ini menjadi langkah awal yang penting dalam mencapai tujuan tersebut. Semoga upaya ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi seluruh komunitas di Desa Pematang Baru dan sekitarnya. Mari bersama-sama kita jaga lingkungan tempat tinggal kita agar tetap aman, nyaman, dan harmonis bagi semua pihak.

Evaluasi Apbdes Perubahan Tahun 2025

**Evaluasi APBDes Perubahan Tahun 2025: Meningkatkan Efektivitas Pengelolaan Dana Desa** Pada tanggal 6 Oktober 2025, tepat pukul 08:30:19, sebuah kegiatan penting dilaksanakan di Aula Kecamatan Martapura Timur. Agenda utama adalah evaluasi APBDes Perubahan Tahun 2025. Acara ini bertujuan untuk memastikan transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi pengelolaan dana desa guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. Evaluasi ini melibatkan berbagai pihak terkait, mulai dari perwakilan pemerintah desa, tokoh masyarakat, hingga lembaga terkait lainnya. Suasana aula terasa haru dan penuh antusiasme, menandakan keseriusan semua pihak dalam memajukan Desa Martapura Timur. Dalam sesi evaluasi tersebut, berbagai aspek dibahas secara komprehensif. Mulai dari realisasi anggaran, pencapaian program-program unggulan, hingga evaluasi dampak sosial ekonomi yang telah dilakukan. Diskusi pun digelar untuk merumuskan langkah-langkah strategis ke depan guna mengoptimalkan manfaat dana desa bagi seluruh warga. Salah satu sorotan utama dalam evaluasi kali ini adalah upaya peningkatan partisipasi masyarakat dalam perencanaan, pelaksanaan, dan monitoring program-program pembangunan. Dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat, diharapkan program-program yang direncanakan dapat lebih responsif terhadap kebutuhan riil yang ada di Desa Martapura Timur. Selain itu, penggunaan teknologi informasi juga didorong agar proses pelaporan dan monitoring dapat dilakukan dengan lebih efisien dan transparan. Hal ini sejalan dengan semangat untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) di tingkat desa. Kegiatan evaluasi APBDes Perubahan Tahun 2025 di Aula Kecamatan Martapura Timur tidak hanya menjadi ajang pertanggungjawaban, tetapi juga momentum untuk terus berinovasi dan memberikan yang terbaik bagi kemajuan desa. Semangat kolaborasi dan gotong royong terus ditekankan sebagai landasan utama dalam setiap langkah pembangunan yang diambil. Dengan semangat yang menggelora, diharapkan hasil evaluasi ini dapat menjadi pijakan kokoh bagi kemajuan Desa Martapura Timur menuju arah yang lebih baik dan lebih berkualitas untuk seluruh warganya.

SOSIALISASI PENCEGAHAN PERKAWINAN ANAK KABUPATEN BANJAR 2025

Pada tanggal 15 Oktober 2025, bertempat di Aula Kantor Kecamatan Mataraman, kegiatan sosialisasi pencegahan perkawinan anak Kabupaten Banjar tahun 2025 digelar oleh Dinas Sosial Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DINSOS P3AP2KB). Acara ini dihadiri oleh peserta dari 4 kecamatan, dengan tujuan utama untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya mencegah perkawinan anak. Menyusul undang-undang pernikahan yang berlaku saat ini, diwajibkan bahwa usia minimal untuk menikah adalah 19 tahun. Melalui kegiatan ini, diharapkan praktik perkawinan anak di bawah batas usia yang ditetapkan dapat ditekan dan dicegah. Kolaborasi antara pemerintah desa dan seluruh elemen masyarakat diharapkan akan menjadi kunci dalam upaya pencegahan ini. Sosialisasi ini menjadi langkah nyata dalam menciptakan kesadaran bersama akan bahaya perkawinan anak. Dengan demikian, diharapkan tercipta lingkungan yang lebih aman dan mendukung bagi anak-anak untuk tumbuh dan berkembang sesuai dengan hak-hak mereka. Keberhasilan program ini bergantung pada partisipasi aktif serta komitmen semua pihak untuk melindungi generasi masa depan dari dampak negatif perkawinan usia dini.

MUSDESUS Sosialisasi & Pembentukkan Koperasi Desa Merah Putih

Pada tanggal 27 Mei 2025, tepat pukul 13:00 WIB, gemuruh suara tawa dan percakapan hangat mengisi aula Kantor Desa Binturung. Suasana ceria itu merupakan awal dari perhelatan penting bagi masyarakat setempat: sosialisasi dan pembentukan Koperasi Desa Merah Putih. Kegiatan yang dihelat bertujuan mulia, yakni memberikan pemahaman mendalam kepada masyarakat tentang koperasi sebagai wadah ekonomi bersama berbasis gotong royong. Konsep ini bukan hanya sekadar pembelajaran, melainkan sebuah dorongan agar masyarakat turut serta dalam membangun dan mengembangkan koperasi sebagai sarana untuk meningkatkan kesejahteraan bersama. Dengan kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat akan kemandirian ekonomi desa semakin meningkat. Dibukanya peluang usaha yang dikelola secara kolektif akan memberikan manfaat jangka panjang bagi seluruh komunitas. Selain itu, perekonomian desa pun diharapkan semakin kuat melalui pengelolaan sumber daya lokal secara berkelanjutan. Terbentuknya Koperasi Desa Merah Putih menjadi tonggak penting dalam membangkitkan semangat kebersamaan, tanggung jawab, dan solidaritas ekonomi di kalangan warga desa. Dengan adanya upaya kolaboratif ini, diharapkan akan terjadi transformasi positif dalam struktur ekonomi lokal. Momentum berharga ini tidak hanya sekadar acara seremonial, melainkan langkah nyata dalam membangun fondasi ekonomi yang kokoh dan inklusif di Desa Binturung. Semoga semangat gotong royong dan kebersamaan yang tercermin pada acara tersebut dapat terus berkembang dan menginspirasi generasi mendatang untuk turut serta dalam memajukan desa menuju arah yang lebih baik.

DESA SUNGKAI MENGIKUTI PELATIHAN PEMBUATAN GARNIS KECAMATAN SIMPANG EMPAT

Desa Sungkai Mengikuti Pelatihan Pembuatan Garnis di Aula Kecamatan Simpang Empat Pada tanggal 15 Oktober 2025, Desa Sungkai turut serta dalam pelatihan pembuatan garnis yang diselenggarakan di Aula Kecamatan Simpang Empat. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan masyarakat setempat pada proses pembuatan garnis sebagai upaya meningkatkan keterampilan dan potensi ekonomi di tingkat desa. Dibuka pukul 08:03 waktu setempat, acara tersebut dihadiri oleh perwakilan Desa Sungkai yang antusias mempelajari teknik-teknik pembuatan garnis. Para peserta diajak untuk terlibat aktif dalam proses belajar, mulai dari pengenalan bahan baku hingga tahap akhir finishing produk. Pelatihan ini juga memberikan pemahaman tentang nilai tambah yang bisa dihasilkan melalui industri kreatif seperti pembuatan garnis. Selain itu, dengan adanya kegiatan semacam ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing produk lokal dan membuka peluang bisnis baru bagi masyarakat desa. Semangat belajar dan kolaborasi terlihat begitu kuat selama pelatihan berlangsung. Diharapkan, pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh para peserta dapat diimplementasikan secara nyata di masyarakat, menciptakan dampak positif dalam pengembangan potensi ekonomi lokal. Pelatihan pembuatan garnis di Desa Sungkai menjadi bukti nyata betapa pentingnya upaya pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan dan pendidikan keterampilan. Semoga kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan guna mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat desa lainnya.

PELAKSANAAN ASMAN TOGA DI DESA BARINGIN A

### PELAKSANAAN ASMAN TOGA DI DESA BARINGIN A: Memperkenalkan Obat-obatan Herbal Lokal Pada tanggal 22 September 2025 pukul 08:00:00, Kantor Desa Baringin A menjadi pusat kegiatan yang memperkenalkan kekayaan obat-obatan herbal kepada masyarakat setempat melalui acara lomba Asman Toga. Acara tersebut berhasil menarik antusiasme warga Desa Baringin A dengan peserta dari berbagai kalangan yang berpartisipasi aktif. Mereka menampilkan kreativitas dan pengetahuan tentang obat-obatan herbal melalui kostum dan presentasi menarik. Para juri, yang terdiri dari ahli herbal dan tokoh masyarakat setempat, dengan teliti menilai setiap karya peserta tidak hanya dari sisi estetika, tetapi juga kegunaan dan manfaat obat-obatan herbal yang diperkenalkan. Atmosfer hangat dan penuh semangat tercipta sepanjang acara, memperkuat rasa persatuan di antara hadirin. Melalui penampilan kreatif peserta, minat dan apresiasi masyarakat terhadap kekayaan obat-obatan herbal lokal semakin meningkat. Pengumuman juara disambut dengan tepuk tangan meriah, menandai akhir dari lomba Asman Toga. Kegiatan ini bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan juga sebagai langkah penting dalam mendukung penggunaan obat-obatan herbal tradisional demi melestarikan warisan budaya yang berharga bagi Desa Baringin A.

DESA SUNGKAI MENGHADIRI SOSIALISASI PERKAWINAN ANAK KABUPATEN BANJAR TAHUN 2025

Desa Sungkai Menghadiri Sosialisasi Perkawinan Anak Kabupaten Banjar Tahun 2025 Pada tanggal 15 Oktober 2025, Desa Sungkai turut serta menghadiri acara sosialisasi perkawinan anak yang diadakan di Aula Kecamatan Mataraman, Kabupaten Banjar. Acara ini dimulai pukul 09:47 dan dihadiri oleh berbagai pihak terkait dalam upaya meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap regulasi perkawinan anak. Sosialisasi tersebut bertujuan untuk memberikan edukasi yang lebih luas seputar dampak negatif dari perkawinan anak serta pentingnya menjaga hak-hak anak dalam konteks pernikahan. Dengan partisipasi aktif dari Desa Sungkai, diharapkan pengetahuan yang diperoleh dapat tersebar dan diimplementasikan secara efektif di tengah masyarakat. Kehadiran Desa Sungkai sebagai bagian dari kegiatan tersebut menunjukkan keseriusan dan komitmen untuk turut serta dalam upaya perlindungan anak. Dengan demikian, diharapkan penanggulangan perkawinan anak dapat menjadi agenda bersama yang mendapat dukungan penuh dari seluruh lapisan masyarakat. Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap isu perkawinan anak semakin meningkat, sehingga langkah-langkah preventif dapat diterapkan dengan lebih baik. Semoga acara ini menjadi titik awal bagi perubahan positif dalam perlindungan anak dan penanggulangan perkawinan anak di Kabupaten Banjar.

Bimtek Pemerdayaan & Penguatan Kapasitas BUMDES Se-Kabupaten Kotabaru 2025

**Bimtek Pemerdayaan & Penguatan Kapasitas BUMDES Se-Kabupaten Kotabaru 2025 Pada tanggal 10 Oktober 2025, Hotel Holiday Inn Express & Suites Banjarmasin menjadi saksi dari upaya nyata untuk meningkatkan kapasitas pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kabupaten Kotabaru. Acara yang diselenggarakan bertujuan untuk memperkuat tata kelola dan manajemen keuangan, serta mendorong kemandirian ekonomi desa melalui pengembangan unit usaha yang produktif dan berkelanjutan. Dengan tema "Membangun Desa Melalui Ekonomi Mandiri", acara ini menyatukan para pemimpin lokal, pengelola BUMDes, serta pemangku kepentingan lainnya untuk berkolaborasi dalam mendukung perkembangan ekonomi di tingkat desa. Penguatan kapasitas pengurus BUMDes dianggap sebagai langkah penting dalam mengelola usaha-usaha lokal dengan lebih efisien dan profesional. Pada pukul 08:00:00, peserta mulai berkumpul di ruang pertemuan yang disiapkan dengan baik oleh panitia. Para pembicara handal dari berbagai bidang terkait seperti manajemen keuangan, pembangunan ekonomi lokal, dan tata kelola bisnis memberikan wawasan dan pengetahuan yang berharga kepada peserta. Materi-materi yang dibawakan tidak hanya teori, tetapi juga praktik-praktik terbaik yang dapat diimplementasikan secara langsung di lapangan. Selain sesi diskusi dan presentasi, workshop dan studi kasus turut diselenggarakan untuk memberikan pengalaman langsung kepada peserta dalam menyelesaikan tantangan sehari-hari yang dihadapi oleh BUMDes. Kolaborasi antar BUMDes juga ditingkatkan melalui sesi networking dan diskusi grup guna memperkuat jaringan kerja sama antar desa. Melalui kegiatan ini diharapkan para pengurus BUMDes dapat mengoptimalkan potensi ekonomi lokal, meningkatkan pendapatan desa, serta menciptakan lingkungan usaha yang inklusif dan berkelanjutan. Dengan demikian, kesinambungan ekonomi di tingkat desa dapat terjaga dengan baik, memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat setempat. Dengan semangat kolaborasi dan perubahan yang diusung, Bimtek Pemerdayaan & Penguatan Kapasitas BUMDES Se-Kabupaten Kotabaru 2025 di Hotel Holiday Inn Express & Suites Banjarmasin berlangsung sukses. Semoga hasil dari kegiatan ini dapat dirasakan secara nyata dalam kemajuan ekonomi desa-desa di wilayah Kabupaten Kotabaru  

MONITORING KEPALA BALAI WILAYAH SUNGAI KALIMANTAN III PROV KALSEL DI DESA BAWAHAN SEBERANG

Monitoring Pembangunan Sumur Bor di Desa Bawahan Seberang Upaya Meningkatkan Kesejahteraan Petani Pada tanggal 15 Oktober 2025, Kepala Balai Wilayah Sungai Kalimantan III Provinsi Kalimantan Selatan, Bapak Dedi Supriyadi S.T., M.T., beserta jajaran stafnya, turut berpartisipasi dalam kegiatan monitoring yang bertujuan untuk memastikan kelancaran pembangunan jaringan irigasi air tanah berupa sumur bor di Desa Bawahan Seberang. Pendampingan dalam kegiatan ini turut dilakukan oleh Pambakal Desa Bawahan Seberang, Bapak Fahmi Fauzi. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan petani di wilayah tersebut. Dengan melibatkan kontraktor Adhi Karya Persero TPK, pembangunan sumur bor di Desa Bawahan Seberang diharapkan dapat memberikan akses air yang cukup bagi persawahan warga setempat. Hal ini akan mendukung kelancaran pertanian dengan memungkinkan penanaman dua kali dalam satu tahun. Sumur bor yang dibangun merupakan sarana vital bagi petani dalam menghadapi tantangan iklim dan kebutuhan air untuk pertanian. Melalui langkah proaktif seperti ini, diharapkan sektor pertanian di Desa Bawahan Seberang dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat lokal. Kehadiran Kepala BWS Kalimantan III Provinsi Kalimantan Selatan bersama jajarannya dalam kegiatan monitoring ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat pedesaan. Semoga pembangunan sumur bor di Desa Bawahan Seberang dapat berjalan lancar dan menjadi salah satu tonggak penting dalam meningkatkan produktivitas pertanian serta kesejahteraan petani setempat.