Rapat Koordinasi Pambakal Se- Kecamatan Martapura Barat di Desa Teluk Selong
Rapat Koordinasi Pambakal Se-Kecamatan Martapura Barat di Desa Teluk Selong Gedung Serbaguna Teluk Selong menjadi saksi dari kehangatan pertemuan yang berlangsung pada tanggal 29 September 2025. Kehadiran pambakal, camat, kapolsek, danramil, KUA, puskesmas, BPP, serta berbagai stakeholders lainnya mencerminkan komitmen untuk mempererat hubungan dan memajukan wilayah ini. Acara dimulai tepat pukul 10:00 dengan sambutan hangat dari tuan rumah, Desa Teluk Selong. Suasana antusias terpancar dari setiap perwakilan yang hadir, siap memberikan kontribusi terbaik dalam pembahasan-pembahasan penting. Dalam suasana akrab, topik-topik strategis dibahas secara komprehensif, mulai dari peningkatan sinergi antar lembaga hingga program prioritas yang akan segera dilaksanakan. Pambakal menyampaikan apresiasi atas kerjasama yang telah terjalin baik di antara semua pihak, menjelaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menciptakan lingkungan harmonis. Perwakilan puskesmas memaparkan rencana pelayanan kesehatan merata dan berkualitas, sementara camat, kapolsek, danramil, serta KUA memberikan pandangan berharga dalam mencapai tujuan bersama. Semua sepakat untuk terus bersinergi, saling mendukung demi menghadapi berbagai tantangan. Sebelum penutupan acara, disepakati langkah-langkah konkret yang akan diimplementasikan sebagai hasil rapat koordinasi. Komitmen untuk maju bersama dengan semangat gotong royong sangat kental terasa. Rapat tersebut bukan sekadar diskusi, melainkan bentuk nyata kesatuan dalam perbedaan, membuktikan bahwa dengan sinergi dan kerja keras, impian wilayah yang lebih baik bisa tercapai.
Penetapan RKP 2026 Desa Mataraman Wujudkan Pembangunan Inklusif Berkelanjutan
**Penetapan RKP 2026 Desa Mataraman: Desa Mataraman, telah menjadi poros kebijakan pembangunan nasional yang inklusif dan progresif. Dengan tekad yang kokoh, Kegiatan yang dijadwalkan pada tanggal 30 September 2025 pukul 09:00:15 ini bertujuan tidak hanya sekadar menyusun rencana aksi, tetapi juga meramu visi yang tajam tentang kedaulatan pangan, energi, serta ekonomi yang produktif dan inklusif. Melalui pertemuan ini, masyarakat Desa Mataraman berharap dapat menciptakan fondasi yang solid untuk masa depan yang lebih baik, tidak hanya bagi mereka sendiri, tetapi juga bagi negeri ini secara keseluruhan. Diskusi yang dipimpin oleh kepala desa dan tokoh masyarakat setempat akan menjadi wadah bagi gagasan-gagasan segar dan inovatif. Dari pembenihan ide hingga perumusan strategi pelaksanaan, setiap langkah akan ditelaah secara cermat demi memastikan bahwa setiap kebijakan yang dihasilkan benar-benar mencerminkan aspirasi kolektif warga Desa Mataraman. Kemandirian dan berkelanjutan menjadi dua pilar utama yang akan membimbing penyusunan RKP 2026 ini. Dengan mengutamakan sinergi antara potensi lokal dan kebutuhan nasional, Desa Mataraman berusaha untuk menjelma menjadi contoh nyata dari pembangunan yang berbasis pada kearifan lokal, namun tetap terkoneksi dengan dinamika global. Diharapkan bahwa melalui proses penetapan RKP 2026 ini, Desa Mataraman akan semakin meneguhkan eksistensinya sebagai garda terdepan dalam mewujudkan cita-cita pembangunan nasional yang adil, berkelanjutan, dan merata. Semoga setiap langkah yang diambil pada tanggal 30 September 2025 nanti akan menjadi tonggak awal bagi sebuah masa depan yang gemilang bagi Desa Mataraman dan seluruh rakyat Indonesia.
Saprah Amal Warga Desa Baru Galang Dana Pembangunan Masjid
Panitia Pembangunan Masjid Al Muhajirin Desa Baru menggelar kegiatan penggalangan dana bertajuk ‘Undangan Makan dan Lelang Amal’ . Kegiatan ini dilaksanakan di halaman Masjid Al Muhajirin Desa Baru , pada Senin, 29 September 2025 dimulai pukul 08.00 Wita, dilanjutkan dengan kegiatan lelang amal yang berakhir pukul 23.25 WITA. Respon positif dari seluruh Warga Desa Baru, diwujudkan dengan semangat bahu membahu dalam memberikan sumbangan berupa material dan tenaga dari seluruh lapisan masyarakat berbagai usia. Dipandu Ustadz H. Hasanuddin Al Banjari atau biasa dipanggil UAS Banjar, kegiatan yang dihadiri oleh tamu undangan yang berasal dari masyarakat Desa Baru, Kecamatan, dan undangan lainnya termasuk pambakal dan masyarakat desa yang berada disekitarnya tersebut berlangsung meriah dan lancar. Kegiatan Makan dan lelang amal, atau yang dalam masyarakat Banjar dikenal dengan sebutan saprah amal ini merupakan tradisi penggalangan dana masyarakat di Indonesia, khususnya dikalangan Muslim Banjar yang melibatkan lelang barang atau pembukaan warung amal untuk membiayai pembangunan fasilitas ibadah atau kegiatan social lainnya. Kegiatan ‘Undangan Makan dan Lelang Amal’ ini memberikan kesempatan kepada masyarakat, untuk dapat memperoleh pahala jariyah serta memupuk kembali semangat gotong royong. Antusias masyarakat menunjukkan nilai-nilai keagamaan dan sosial yang masih sangat kental di masyarakat, serta bentuk kedermawanan yang bersifat lokal dan mengakar , serta menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi antar warga. Diharapkan nantinya, dengan terbangunnya Masjid Al muhajirin, fungsi utama masjid sebagai tempat ibadah umat muslim menjadi semakin maksimal, serta menjadi tempat strategis untuk lebih mensyi'arkan dakwah sekaligus tempat pertemuan umat hingga dapat lebih mempererat kerukunan serta persatuan dan kesatuan.
Musrenbang Desa Pulau Pinang Wujudkan Perencanaan Pembangunan Partisipatif
Pada hari Rabu, 29 September 2025, Kantor Desa Pulau Pinang menjadi tempat terselenggaranya kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdesa). Acara yang dimulai pukul 10.00 WITA ini berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan, melibatkan seluruh elemen masyarakat untuk menyusun rencana pembangunan desa tahun mendatang. Musrenbang desa merupakan agenda tahunan yang sangat penting, karena menjadi wadah resmi bagi warga untuk menyampaikan aspirasi, kebutuhan, dan usulan pembangunan. Dengan demikian, program pembangunan desa dapat disusun secara tepat sasaran, transparan, dan bermanfaat bagi seluruh masyarakat Desa Pulau Pinang. Acara diawali dengan sambutan Kepala Desa Pulau Pinang yang menekankan pentingnya partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat. Menurut beliau, pembangunan tidak akan berhasil tanpa dukungan dan keterlibatan warga. Karena itu, forum Musrenbang desa menjadi kesempatan emas untuk mendengar masukan dari berbagai pihak. Peserta yang hadir terdiri dari perangkat desa, tokoh masyarakat, perwakilan pemuda, perwakilan perempuan, tokoh agama, hingga unsur Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Kehadiran mereka menegaskan bahwa Musrenbang desa adalah forum inklusif yang membuka ruang bagi semua suara masyarakat. Dalam musyawarah, berbagai isu penting menjadi pembahasan utama, mulai dari pembangunan infrastruktur jalan, peningkatan sarana kesehatan dan pendidikan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat. Setiap usulan didiskusikan secara mendalam untuk memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh warga desa. Selain itu, transparansi juga menjadi fokus dalam kegiatan ini. Tim penyusun RKP Desa memaparkan laporan pelaksanaan pembangunan tahun sebelumnya, sehingga masyarakat dapat menilai capaian yang telah dilakukan. Dengan demikian, akuntabilitas pemerintah desa kepada warganya tetap terjaga. Musrenbang desa Pulau Pinang juga berupaya menyelaraskan program desa dengan prioritas pembangunan kabupaten dan nasional. Hal ini dilakukan agar perencanaan desa tidak berjalan sendiri, melainkan selaras dengan arah pembangunan yang lebih luas dan berkesinambungan. Kegiatan ini tidak hanya sekadar forum formal, tetapi juga menjadi ajang mempererat tali silaturahmi antarwarga. Diskusi yang berlangsung hangat menunjukkan tingginya kepedulian masyarakat terhadap masa depan desa mereka. Hasil dari Musrenbang desa ini akan dituangkan dalam dokumen Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) tahun 2026. Dokumen tersebut nantinya menjadi pedoman bagi pemerintah desa dalam melaksanakan program pembangunan sesuai prioritas dan kebutuhan yang telah disepakati bersama. Dengan semangat gotong royong dan partisipasi aktif masyarakat, Musrenbang desa Pulau Pinang tahun 2025 diharapkan mampu menjadi langkah nyata dalam mewujudkan desa yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera. Harapan besar pun tersemat agar seluruh program yang direncanakan dapat terealisasi dengan baik demi kemajuan bersama
Rapat Koordinasi FKUB dan Pelatihan Azan Kecamatan Mataraman
Pada tanggal 29 September 2025, di aula Kecamatan Mataraman, sebuah acara bersejarah telah dilaksanakan kegiatan penting, Rapat Koordinasi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dirangkai dengan pelatihan Azan, diselenggarakan oleh pemerintah kecamatan Mataraman Sebagai Narasumber dari KUA Mataraman. Acara ini dihadiri oleh para muazzin dari berbagai desa di Kecamatan Mataraman. Dalam suasana yang penuh keramahan dan kebersamaan, pelatihan Azan yang dipandu oleh KUA Mataraman menjadi momen istimewa dalam acara tersebut. Para muazzin dari desa-desa sekitar diberikan pengarahan untuk mengasah kemampuan mereka dalam melantunkan panggilan shalat yang sakral, Azan. Melalui pelatihan ini, diharapkan akan lahir muazzin-muazzin yang tidak hanya mahir secara teknis, tetapi juga mampu menyampaikan makna spiritual yang mendalam lewat suara mereka. Dengan adanya kegiatan ini, harapannya adalah terciptanya sinergi antara berbagai komunitas agama dalam memperkuat kedamaian dan toleransi di Kecamatan Mataraman. Semangat kebersamaan dan persatuan yang terpancar dari acara ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi masyarakat luas, bahwa perbedaan keyakinan tidak menghalangi kita untuk hidup berdampingan dalam kedamaian dan saling menghormati.
Pembinaan dan Pengecekan Administrasi Desa Awang Bangkal Timur
Pada hari Senin, 29 September 2025, sebuah kegiatan penting berlangsung di Kantor Desa Awang Bangkal Timur. Kegiatan tersebut berupa pembinaan dan pengecekan ketersediaan serta kelengkapan buku-buku administrasi desa. Acara ini dimulai pukul 09.30 WITA hingga selesai, dengan suasana penuh keseriusan dan semangat dari para perangkat desa yang hadir. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah memastikan bahwa seluruh administrasi desa tertata dengan baik, lengkap, dan sesuai aturan yang berlaku. Hal ini menjadi salah satu aspek penting dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan desa. Dengan administrasi yang tertib, pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih lancar dan transparan. Para perangkat desa Awang Bangkal Timur menyambut kegiatan pembinaan ini dengan antusias. Mereka menyadari bahwa administrasi yang baik akan menjadi dasar penting dalam melaksanakan pembangunan desa. Selain itu, administrasi yang tertata rapi juga dapat mempermudah proses pelaporan kepada pihak kecamatan maupun kabupaten. Dalam kegiatan ini, tim pembina melakukan pengecekan langsung terhadap buku-buku administrasi desa. Beberapa dokumen yang menjadi fokus perhatian antara lain buku induk penduduk, buku tanah kas desa, buku keuangan desa, serta buku kegiatan pembangunan. Pengecekan dilakukan secara teliti untuk memastikan tidak ada kekeliruan maupun kekosongan data. Selain pengecekan, dilakukan pula sesi pembinaan kepada perangkat desa. Materi yang diberikan meliputi pentingnya pencatatan administrasi secara akurat, prosedur pengisian buku administrasi, serta cara menjaga arsip agar tetap rapi dan aman. Dengan adanya pembinaan ini, diharapkan perangkat desa semakin paham akan tanggung jawabnya dalam mengelola administrasi pemerintahan. Acara ini juga menjadi momentum untuk memberikan evaluasi terhadap kinerja perangkat desa. Setiap kekurangan yang ditemukan pada buku administrasi dijadikan bahan pembelajaran untuk segera dibenahi. Dengan begitu, Desa Awang Bangkal Timur dapat terus meningkatkan kualitas tata kelolanya secara berkesinambungan. Kepala Desa Awang Bangkal Timur menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan ini. Menurutnya, pembinaan dan pengecekan administrasi sangat penting untuk menjaga akuntabilitas serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa. Ia juga mengingatkan agar perangkat desa senantiasa menjaga kedisiplinan dalam pencatatan administrasi. Tidak hanya sekadar formalitas, kegiatan ini juga memiliki manfaat jangka panjang. Dengan administrasi yang baik, desa dapat lebih mudah dalam mengakses program-program pembangunan dari pemerintah daerah maupun pusat. Selain itu, kejelasan data administrasi akan sangat membantu dalam proses pengambilan keputusan untuk kemajuan desa. Kegiatan pembinaan dan pengecekan ini berjalan dengan lancar hingga akhir. Para perangkat desa mengikuti seluruh rangkaian dengan serius, dan banyak hal baru yang mereka peroleh dari pembinaan tersebut. Mereka berkomitmen untuk segera menindaklanjuti hasil evaluasi agar administrasi desa semakin baik. Dengan terlaksananya kegiatan ini, Desa Awang Bangkal Timur diharapkan semakin siap menghadapi tantangan ke depan. Administrasi yang tertib dan lengkap akan menjadi pondasi kuat bagi desa dalam melaksanakan pembangunan, memberikan pelayanan kepada masyarakat, serta mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang baik, transparan, dan akuntabel.
Desa Kepayang Sukses Gelar Penutupan Sekolah Lapang Ketahanan Pangan
Penutupan Sekolah Lapang Ketahanan Pangan Desa Kepayang Lama Pada tanggal 29 September 2025, Kantor Desa Kepayang Lama merayakan penutupan acara Sekolah Lapang Ketahanan Pangan dengan kegiatan pembuatan pupuk kompos, POC (Pupuk Organik Cair), dan pestisida nabati. Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan petani setempat dalam menghasilkan pupuk organik berkualitas guna mendukung pertanian yang ramah lingkungan. Sekolah Lapang ini telah berlangsung selama empat kali pertemuan di Kantor Desa Kepayang Lama. Para petani telah dilatih secara praktis dan teori tentang teknik pembuatan pupuk kompos, POC, serta pestisida nabati. Diharapkan pengetahuan yang diperoleh dapat membantu petani meningkatkan produktivitas tanaman secara alami dan berkelanjutan. Acara penutupan dimulai pukul 09:00:35 pagi di kantor desa, dihadiri oleh peserta Sekolah Lapang Ketahanan Pangan yang antusias. Mereka terlibat aktif dalam proses pembuatan pupuk kompos dari bahan-bahan organik lokal yang mudah didapat di sekitar desa. Selain itu, para peserta juga belajar menyusun POC sebagai alternatif pupuk cair ramah lingkungan serta cara membuat pestisida nabati untuk pengendalian hama tanaman secara alami. Kepala Desa Kepayang, Bapak Muhran, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas keseriusan petani dalam mengikuti Sekolah Lapang ini. Ia berharap ilmu yang diperoleh dapat diterapkan dengan baik di lapangan guna meningkatkan kesejahteraan petani dan ketahanan pangan di wilayah tersebut. Dengan suksesnya Sekolah Lapang Ketahanan Pangan ini, diharapkan pertanian organik di Desa Kepayang Lama semakin berkembang dan menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam memanfaatkan sumber daya alam secara bijaksana dan berkelanjutan. Penutupan acara ini tidak hanya menandai akhir dari serangkaian kegiatan, tetapi juga awal dari perjalanan petani menuju pertanian yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan. Mari bersama-sama mendukung petani lokal demi menciptakan lingkungan pertanian yang sehat dan lestari untuk masa depan yang lebih baik!
Pelatihan Muadzin Desa Bawahan Seberang Tingkatkan Kualitas Keagamaan Lokal
Pelatihan Muadzin di Kecamatan Mataraman Pada tanggal 29 September 2025, sebuah acara penting berlangsung di aula Kecamatan Mataraman yang mengundang perhatian banyak pihak. Forum Kerukunan Umat Beragam menyelenggarakan pelatihan Muadzin yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan pengetahuan para Bilal/Muazdin di Masjid dan Musholla Desa Bawahan Seberang. Desa Bawahan Seberang telah memilih dengan teliti enam orang yang akan mewakili mereka dalam acara ini. Para peserta tersebut dipersiapkan untuk mengikuti pelatihan intensif yang diselenggarakan di aula kecamatan tersebut. Harapannya, ilmu dan wawasan yang mereka peroleh dapat membawa manfaat serta pemahaman yang lebih mendalam dalam melaksanakan tugas keimaman di masjid dan musholla setempat. Acara ini menjadi momentum penting bagi pengembangan sumber daya manusia di bidang keagamaan, terutama dalam konteks pembinaan Bilal/Muazdin. Keberadaan mereka sebagai panggilan adzan yang merdu dan tajam memiliki peran yang sangat penting dalam menggerakkan aktivitas keagamaan di komunitas setempat. Tidak hanya dihadiri oleh para peserta dan panitia penyelenggara, acara ini juga turut diramaikan oleh Camat Mataraman dan KUA Mataraman. Kehadiran mereka memberikan dukungan moral yang kuat serta menegaskan pentingnya kerjasama antar lembaga untuk kemajuan bersama. Semoga acara ini tidak hanya menjadi sekedar pelatihan rutin, namun dapat menjadi tonggak awal bagi peningkatan kualitas layanan keagamaan di tingkat lokal. Dengan semangat kebersamaan dan kerukunan, diharapkan setiap langkah yang diambil dapat membawa dampak positif bagi masyarakat Desa Bawahan Seberang serta sekitarnya.
Musrenbag Desa Abumbun Jaya Tetapkan RKP Desa Tahun 2026
Pada tanggal 26 September 2025 pukul 14:00 WIB, Balai Desa Abumbun Jaya menjadi saksi atas terlaksananya kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdesa) serta penetapan RKP Desa TA. 2026. Acara ini bertujuan utama untuk menciptakan perencanaan pembangunan desa yang partisipatif, transparan, dan berkelanjutan dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat. Dalam suasana yang penuh antusiasme, warga desa, tokoh masyarakat, perwakilan pemuda, serta unsur perempuan berkumpul untuk menentukan prioritas pembangunan, mengidentifikasi kebutuhan mendesak, serta memastikan program pembangunan tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat Desa Abumbun Jaya. Melalui forum ini, warga desa berperan aktif menyuarakan aspirasi dan kebutuhan mereka, sehingga dokumen perencanaan pembangunan desa satu tahun ke depan dapat disusun secara komprehensif. Dokumen tersebut akan menjadi pedoman bagi Pemerintah Desa dalam melaksanakan program pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi masyarakat, menjunjung tinggi transparansi, partisipasi masyarakat, serta akuntabilitas dalam pengelolaan dana desa. Tidak hanya itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mengintegrasikan prioritas pembangunan desa dengan kebijakan yang lebih luas, sehingga tercipta sinergi yang harmonis antara program pembangunan lokal dengan agenda pembangunan nasional. Dengan demikian, Desa Abumbun Jaya diharapkan dapat tumbuh menjadi sebuah komunitas yang maju, berdaya, dan sejahtera. Musyawarah Rencana Pembangunan Desa dan penetapan RKP Desa TA. 2026 hari ini tidak hanya sekadar rapat formal, tetapi merupakan wujud nyata dari semangat gotong royong dan kolaborasi dalam membangun Desa Abumbun Jaya menuju arah yang lebih baik dan berkelanjutan. Semoga setiap langkah yang diambil hari ini mampu mengubah impian bersama menjadi kenyataan yang memberi dampak positif bagi seluruh elemen masyarakat desa. Hasil Musyawarah Rencana Pembangunan Desa ( Musrenbangdesa ) dan Penetapan RKP Desa TA.2026 : 1. Penyampaian Laporan Kegiatan Pembangunan 2024 Ambulan Pembersihan Jalan Poros Peningkatan 2. Peningkatan Jalan Poros Jalur 5 3. Musyawarah RKPDes 12 Juli 2025 Sampai 26 September 2025 Pelaksanaan Penyusunan Dokumen RKPDes oleh Tim RKP dan Tim Verifikasi Sudah Melakukan Survei 10 Titik Pembangunan 30 % Dana Desa untuk Koperasi Desa Merah Putih Prioritas Nasional Dana Desa Foto- foto Musyawarah Rencana Pembangunan Desa ( Musrenbangdesa ) dan Penetapan RKP Desa TA.2026 :
Transformasi Limbah Peternakan Jadi Energi Bersih di Mandiangin Timur
**Sosialisasi: Transformasi Limbah Peternakan Menuju Emas Hijau dan Energi Bersih** Mandiangin timur, 28 September 2025 - Fakultas Pertanian Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarbaru melalui Sanggar Tani Satria Muda di Mandiangin Timur telah menegaskan komitmen mereka dalam mengelola limbah peternakan demi menciptakan emas hijau dan energi bersih. Kegiatan ini bertujuan untuk mengubah limbah peternakan menjadi aset bernilai serta sumber energi yang ramah lingkungan. Pada tanggal 28 September 2025 pukul 14:00:00, Sanggar Tani Satria Muda akan menjalankan program pengelolaan limbah peternakan dengan pendekatan bertanggung jawab. Langkah awal dalam proses ini adalah segregasi limbah peternakan, di mana setiap jenis limbah dipilah untuk pengolahan lebih lanjut. Limbah organik akan dikomposkan untuk menghasilkan pupuk berkualitas tinggi, sementara limbah non-organik akan didaur ulang atau digunakan kembali. Selain itu, Sanggar Tani Satria Muda juga telah memasang unit biogas modern untuk mengubah limbah organik menjadi energi bersih. Melalui langkah ini, mereka tidak hanya mengurangi jejak karbon tetapi juga menyediakan sumber energi alternatif yang berkelanjutan bagi kebutuhan sehari-hari. Kolaborasi dengan pakar lokal dan komunitas sekitar menjadi kunci kesuksesan dalam menciptakan model pengelolaan limbah peternakan yang dapat diadopsi oleh para petani dan peternak lainnya. Dengan mempromosikan praktik-praktik ramah lingkungan dan berkelanjutan, Sanggar Tani Satria Muda turut serta membangun masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang. Di tengah tantangan lingkungan yang semakin mendesak, tindakan-tindakan inovatif dari Sanggar Tani Satria Muda memberikan sumbangan penting dalam perjalanan menuju pembangunan berkelanjutan. Mereka membuktikan bahwa limbah dapat menjadi aset berharga jika dikelola secara bijaksana, dalam arah mencapai visi bersama untuk emas hijau dan energi bersih. Warisan alam merupakan tanggung jawab kita bersama, dan melalui langkah-langkah seperti yang dilakukan oleh Sanggar Tani Satria Muda, kita dapat memastikan agar warisan ini dilestarikan untuk masa depan yang lebih cerah. Marilah kita bergandengan tangan untuk mewujudkan impian akan dunia yang lebih hijau, lebih bersih, dan lebih berkelanjutan.
Pembagian Susu dan Vitamin untuk Anak Stunting di Desa Antasan Sutun
Pada hari Rabu, 24 September 2025, Desa Antasan Sutun menggelar kegiatan penting berupa pembagian susu dan vitamin bagi anak-anak stunting. Kegiatan ini dilaksanakan di Poskesdes setempat sebagai upaya nyata pemerintah desa dalam menekan angka stunting yang masih menjadi masalah kesehatan di wilayah tersebut. Acara dimulai tepat pukul 10.00 WITA dan berlangsung hingga selesai. Warga terlihat antusias datang ke Poskesdes dengan membawa anak-anak mereka. Para petugas kesehatan bersama perangkat desa sudah siap menyambut kedatangan warga dan memberikan pelayanan terbaik. Pembagian susu dan vitamin ini merupakan langkah strategis untuk memenuhi kebutuhan gizi anak-anak yang masuk kategori stunting. Susu yang dibagikan mengandung nutrisi penting untuk pertumbuhan, sedangkan vitamin berfungsi sebagai penunjang kesehatan agar daya tahan tubuh anak semakin kuat. Kepala Desa Antasan Sutun dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya sebatas pembagian bantuan, tetapi juga sebagai wujud kepedulian terhadap generasi penerus. Ia berharap agar anak-anak desa dapat tumbuh sehat, cerdas, dan memiliki masa depan yang lebih baik. Selain pembagian susu dan vitamin, kegiatan ini juga disertai dengan penyuluhan singkat dari tenaga kesehatan mengenai pentingnya menjaga pola makan bergizi seimbang. Para orang tua diajak untuk memahami betapa besar peran mereka dalam mendukung tumbuh kembang anak di rumah. Para ibu yang hadir tampak senang karena mendapatkan tambahan pengetahuan sekaligus bantuan gizi untuk anak-anak mereka. Beberapa dari mereka menyampaikan terima kasih kepada pemerintah desa dan tenaga kesehatan yang telah peduli terhadap kondisi anak-anak di wilayah Antasan Sutun. Program ini mendapat dukungan penuh dari Poskesdes sebagai pusat pelayanan kesehatan tingkat desa. Petugas kesehatan menegaskan bahwa kegiatan serupa akan terus diupayakan secara berkala agar hasilnya lebih optimal dalam menurunkan angka stunting. Tujuan utama dari kegiatan ini jelas, yakni mengurangi angka stunting di Desa Antasan Sutun. Stunting menjadi perhatian serius karena dapat berdampak panjang terhadap kualitas hidup anak di masa depan, baik dari sisi kesehatan maupun pendidikan. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya gizi seimbang dan kesehatan anak. Pemerintah desa berkomitmen untuk terus mencari solusi terbaik dalam mendukung tumbuh kembang generasi muda di wilayahnya. Pada akhirnya, pembagian susu dan vitamin di Poskesdes pada tanggal 24 September 2025 ini menjadi momentum penting dalam upaya bersama menyehatkan anak bangsa. Desa Antasan Sutun menunjukkan bahwa melalui kebersamaan dan kepedulian, masalah stunting dapat ditekan dan diatasi secara bertahap.
Optimalisasi Lahan Tingkatkan Produktivitas Pertanian Desa Melayu, Pematang Baru dan Antasan Senor ilir
Brigade Pangan Berkah Maju Bersama Optimalisasi Lahan: Meningkatkan Produktivitas Pertanian di Lahan Desa Melayu, Desa Pematang Baru dan Antasan Senor ilir, sebuah inisiatif luar biasa diluncurkan di Lahan Pematang, yaitu Brigade Pangan Berkah Maju Bersama Optimalisasi Lahan. Program ini bertujuan untuk memajukan sektor pertanian melalui langkah konkret, seperti optimalisasi olah lahan dan penyediaan infrastruktur. Salah satu aspek krusial dari kegiatan ini adalah program oplah, di mana petani lokal diberikan bantuan infrastruktur berupa pintu air dan normalisasi saluran irigasi. Langkah ini diharapkan dapat membantu meningkatkan produktivitas pertanian, memberikan kelimpahan hasil panen, serta mendukung kesejahteraan petani secara keseluruhan. Dengan adanya perbaikan infrastruktur, para petani di Lahan Desa Melayu, Desa Pematang Baru dan Antasan Senor ilir akan lebih mampu mengelola irigasi dengan efisien, memastikan distribusi air yang merata, serta mengoptimalkan penggunaan sumber daya alam yang tersedia. Hal ini tidak hanya akan meningkatkan hasil pertanian, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan di wilayah tersebut. Brigade Pangan Berkah Maju Bersama Optimalisasi Lahan merupakan wujud nyata kolaborasi antara pemerintah, masyarakat setempat, dan berbagai pihak terkait dalam upaya meningkatkan kesejahteraan petani dan mengembangkan sektor pertanian secara berkesinambungan. Semoga melalui langkah-langkah progresif ini, pertanian di Lahan Pematang dapat berkembang pesat dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi seluruh komunitas.
