Parkiran Kantor Desa Tangkawang Baru Ambruk Di terpa Angin Kencang dan Hujan Es

Pada tanggal 20 September 2025, kantor Desa Tangkawang Baru menjadi saksi dari kekuatan alam yang mengagumkan namun merusak. Angin kencang dan hujan es tiba-tiba melanda area tersebut, menyebabkan parkiran kantor desa tersebut roboh di bawah tekanan tak terduga. Kejadian ini merupakan dampak dari bencana alam puting beliung yang melanda wilayah tersebut. Dalam detik-detik kejadian itu, suara deru angin bercampur dengan gemuruh hujan es menggema di sekitar kantor Desa Tangkawang Baru. Parkiran yang biasanya ramai dengan kendaraan warga kini berubah menjadi tumpukan puing akibat kekuatan alam yang tak terbendung. Pecahan-pecahan batu dan beton berserakan di sekitar bangunan yang ambruk akibat serangan tak terduga ini. Tim evakuasi segera dikerahkan untuk memastikan keselamatan seluruh orang yang berada di sekitar lokasi kejadian. Meskipun kerusakan fisik cukup parah, tidak ada korban jiwa dilaporkan dalam insiden tragis ini. Warga sekitar turut bergotong-royong membersihkan puing-puing sisa kejadian untuk memulihkan kondisi kantor desa yang terdampak. Kepala Desa Tangkawang Baru, dalam pernyataannya kepada media setempat, menyampaikan keprihatinannya atas musibah yang menimpa kantor desa. Dia juga mengimbau agar seluruh warga tetap waspada terhadap potensi bencana alam di masa mendatang, serta mengucapkan terima kasih atas dukungan dan solidaritas yang ditunjukkan oleh masyarakat sekitar. Kejadian ini menjadi pengingat akan kerapuhan manusia di hadapan kekuatan alam yang tidak terduga. Semoga bangunan kantor Desa Tangkawang Baru segera pulih dari kerusakan yang ditimbulkan, dan semoga semua dapat belajar dari kejadian ini untuk lebih siap menghadapi ancaman bencana di masa depan.

Posyandu ILP Margasari Hulu Tingkatkan Layanan Kesehatan Holistik Masyarakat

**Posyandu ILP Desa Margasari Hulu: Menyediakan Layanan Kesehatan Holistik** Pada tanggal 13 September 2025, tepat pukul 08.00 pagi, Gedung Posyandu Kemuning Desa Margasari Hulu kembali menjadi saksi penting bagi upaya pemeliharaan kesehatan masyarakat setempat. Posyandu Ini berfungsi sebagai pusat pelayanan kesehatan yang komprehensif, mencakup semua rentang usia mulai dari bayi hingga lansia. Posyandu ILP Desa Margasari Hulu bertekad untuk mempermudah akses layanan kesehatan bagi seluruh warga di sekitar wilayah tersebut. Mereka juga fokus pada peningkatan deteksi dini penyakit serta pemberian penanganan yang tepat waktu. Selain itu, program ini juga bertujuan untuk memberdayakan masyarakat dalam menjaga kesehatan keluarga mereka. Kegiatan rutin di Posyandu ini meliputi pemeriksaan kesehatan berkala, imunisasi untuk balita, konsultasi gizi, penyuluhan tentang pola hidup sehat, serta berbagai kegiatan preventif lainnya. Tim medis dan relawan siap sedia memberikan layanan terbaik dengan penuh kepedulian kepada setiap individu yang datang. Dengan adanya Posyandu ILP Desa Margasari Hulu, diharapkan angka kesakitan di masyarakat dapat diminimalkan melalui deteksi dini dan penanganan yang cepat. Selain itu, melalui edukasi kesehatan yang terus-menerus, diharapkan masyarakat bisa lebih proaktif dalam menjaga kesehatan diri dan keluarganya. Partisipasi aktif dari masyarakat sangatlah penting dalam menjaga kelangsungan program ini. Mari bersama-sama kita jaga kesehatan demi masa depan yang lebih baik bagi generasi selanjutnya.

Musyawarah Rencana Pembangunan Desa Margasari Hulu

### Musyawarah Rencana Pembangunan Desa Margasari Hulu: Menggalang Karya Bersama untuk Masa Depan yang Lebih Baik Pada tanggal 11 September 2025, tepat pukul 09.00 WIB, gemuruh kebersamaan dan semangat pembangunan terasa begitu kental mengisi ruang Aula Kantor Desa Margasari Hulu. Dalam suasana yang penuh harap, warga dari berbagai lapisan masyarakat berkumpul untuk sebuah acara penting, Musyawarah Rencana Pembangunan Desa. Kegiatan ini bukanlah sekadar pertemuan rutin, namun merupakan wahana utama bagi warga Desa Margasari Hulu untuk secara langsung menyalurkan aspirasi mereka demi kemajuan desa yang lebih baik. Tujuan mulia dari musyawarah ini adalah untuk menciptakan pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat, meningkatkan partisipasi serta rasa kebersamaan di antara seluruh elemen desa, mencapai kesepakatan bersama yang mengikat dan adil, meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana desa, serta menyelesaikan beragam masalah desa melalui semangat gotong royong. Suara-suara riuh rendah pun bergema di ruangan tersebut, merefleksikan keberagaman pandangan dan harapan dari setiap individu yang hadir. Mulai dari pemuda yang penuh semangat, ibu-ibu rumah tangga yang berpengalaman, hingga tokoh-tokoh adat yang menjunjung tinggi nilai-nilai kearifan lokal. Semua bersatu dalam upaya membangun desa yang lebih sejahtera dan berdaya. Dalam suasana penuh kekeluargaan, setiap masukan dan usulan diperhitungkan dengan cermat. Diskusi yang hangat terjalin, pendapat saling bertolak belakang namun tetap dalam koridor kearifan lokal dan kesatuan visi pembangunan. Semua pihak saling mendengarkan, meresapi, dan berupaya mencapai titik temu terbaik untuk kepentingan bersama. Pada akhirnya, suara bulat pun tercapai. Keputusan pun disepakati secara musyawarah untuk dijadikan landasan bersama dalam merancang masa depan Desa Margasari Hulu. Rasa bangga dan haru terpancar dari setiap wajah yang hadir, menyadari bahwa kebersamaan dan kegotongroyongan adalah kunci utama menuju perubahan yang hakiki. Musyawarah Rencana Pembangunan Desa Margasari Hulu bukan hanya sekadar agenda formal, namun sebuah cerminan nyata dari semangat gotong royong dan kebersamaan yang telah mendarah daging di tengah-tengah masyarakat desa. Melalui kegiatan ini, bukan hanya infrastruktur fisik yang dibangun, namun juga jalinan kekeluargaan dan kebersamaan yang semakin kokoh. Dengan langkah bersama, Desa Margasari Hulu siap melangkah ke arah masa depan yang lebih gemilang dan berdaya. Mari kita jaga semangat dan kekompakan ini sebagai modal berharga dalam membangun desa kita ke arah yang lebih baik. Gotong royonglah, karena bersama, kita mampu menggapai impian bersama untuk Desa Margasari Hulu yang lebih baik.

Posyandu Siklus Hidup Digelar di Desa Antasan Sutun

Sabtu, 20 September 2025, kegiatan Posyandu Siklus Hidup kembali digelar di Poskesdes setempat. Kegiatan ini berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB, dan dihadiri oleh berbagai kalangan masyarakat dari balita, ibu hamil, hingga lansia. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata perhatian terhadap pentingnya menjaga kesehatan di setiap fase kehidupan. Kegiatan Posyandu ini bertujuan untuk melakukan cek kesehatan dan penimbangan rutin bagi masyarakat. Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga pola hidup sehat dan rutin memantau kondisi tubuh. Pemeriksaan kesehatan yang dilakukan mencakup pengecekan tekanan darah, berat badan, tinggi badan, dan konsultasi kesehatan dasar. Selain pemeriksaan fisik, kegiatan ini juga menjadi ajang edukasi kesehatan oleh petugas medis. Masyarakat diberikan informasi penting seputar gizi seimbang, bahaya penyakit tidak menular, serta pentingnya imunisasi bagi anak-anak. Penyuluhan ini disampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami agar seluruh peserta bisa menyerap informasi dengan baik. Antusiasme masyarakat sangat tinggi dalam mengikuti kegiatan ini. Sejak pukul 08.30, warga sudah mulai berdatangan dan mendaftar untuk mendapatkan layanan kesehatan. Para kader Posyandu turut berperan aktif dalam mengatur alur pelayanan agar kegiatan berjalan lancar dan tertib. Kegiatan Posyandu Siklus Hidup kali ini menekankan bahwa kesehatan bukan hanya untuk anak-anak atau ibu hamil saja, tetapi juga lansia dan remaja. Dengan pendekatan “siklus hidup”, kegiatan ini menyasar seluruh rentang usia, sehingga manfaatnya terasa lebih luas bagi seluruh lapisan masyarakat. Petugas dari Puskesmas juga turut hadir dalam kegiatan ini sebagai bentuk kolaborasi dengan Poskesdes. Mereka membantu dalam hal teknis pemeriksaan serta mencatat data kesehatan warga sebagai bagian dari program pemantauan kesehatan rutin. Salah satu peserta kegiatan, Ibu Siti (45), menyampaikan rasa senangnya mengikuti kegiatan ini. "Kami sangat terbantu. Biasanya kalau ke puskesmas jauh dan harus antre lama. Dengan adanya Posyandu ini, kami bisa periksa kesehatan tanpa repot," ungkapnya dengan wajah gembira. Kegiatan ini juga didukung oleh perangkat desa setempat yang berharap kegiatan seperti ini bisa terus rutin dilakukan. Mereka melihat bahwa Posyandu menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan di tingkat desa yang sangat efektif dan langsung menyentuh masyarakat. Dengan berakhirnya kegiatan pada pukul 12.00 WIB, para peserta pulang dengan membawa kartu kesehatan masing-masing yang telah diperbarui. Kegiatan Posyandu Siklus Hidup ini pun diharapkan dapat terus digelar secara berkala demi menciptakan masyarakat yang sehat dan sejahtera di setiap tahap kehidupannya.

Kelas Ibu Hamil di Desa Antasan Sutun: Bekal Penting untuk Persiapan Persalinan

Pada hari Jum’at, 19 September 2025, kegiatan Kelas Ibu Hamil kembali digelar di Poskesdes Desa Antasan Sutun. Acara ini dimulai pukul 10.00 WITA hingga selesai dan diikuti oleh sejumlah ibu hamil yang sangat antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan. Kelas ini menjadi salah satu program kesehatan masyarakat yang difokuskan untuk memberikan edukasi mengenai kehamilan dan persiapan persalinan. Kelas ibu hamil merupakan wadah pembelajaran bersama antara tenaga kesehatan dan ibu hamil. Dalam kegiatan ini, para peserta mendapatkan pengetahuan seputar kesehatan ibu, janin, serta berbagai hal yang perlu diperhatikan selama kehamilan hingga masa persalinan. Dengan demikian, para ibu diharapkan lebih siap secara fisik dan mental menghadapi proses melahirkan. Sejak pagi, para peserta sudah berdatangan ke Poskesdes Desa Antasan Sutun dengan semangat dan penuh rasa ingin tahu. Petugas kesehatan yang bertugas menyambut mereka dengan ramah, sekaligus melakukan pencatatan kehadiran serta pemeriksaan kesehatan ringan. Hal ini dilakukan agar para ibu hamil merasa nyaman dan aman sebelum mengikuti sesi penyuluhan. Dalam penyampaian materi, bidan desa menekankan pentingnya menjaga pola makan sehat dan seimbang selama kehamilan. Para ibu diajak untuk memahami kebutuhan gizi ibu hamil, pentingnya konsumsi asam folat, zat besi, serta cairan yang cukup. Pengetahuan ini diharapkan dapat membantu para ibu mencegah terjadinya anemia atau kekurangan gizi yang berisiko pada kesehatan ibu dan janin. Selain itu, sesi kelas juga membahas mengenai tanda-tanda bahaya kehamilan yang harus diwaspadai. Bidan memberikan penjelasan tentang gejala seperti perdarahan, tekanan darah tinggi, nyeri perut hebat, hingga berkurangnya gerakan janin. Edukasi ini penting agar ibu hamil segera mencari pertolongan medis jika mengalami gejala yang mencurigakan. Kegiatan tidak hanya berupa penyampaian materi, tetapi juga dilengkapi dengan sesi tanya jawab. Para ibu hamil aktif mengajukan berbagai pertanyaan terkait keluhan yang mereka alami, seperti mual berlebihan, sakit pinggang, hingga kesulitan tidur. Dengan suasana yang santai, bidan memberikan jawaban serta tips praktis yang bisa langsung diterapkan di rumah. Selain edukasi medis, kelas ini juga memberikan motivasi psikologis kepada para ibu hamil. Bidan desa menekankan pentingnya dukungan keluarga, terutama suami, dalam mendampingi ibu hamil. Dukungan emosional ini sangat berpengaruh terhadap kesehatan mental ibu dan tumbuh kembang janin di dalam kandungan. Menjelang akhir kegiatan, para peserta diajak melakukan senam hamil sederhana. Gerakan senam ini dipandu langsung oleh tenaga kesehatan, dengan tujuan membantu melancarkan peredaran darah, menjaga kelenturan tubuh, serta mempersiapkan otot-otot untuk proses persalinan. Para ibu tampak bersemangat mengikuti gerakan senam yang juga memberikan suasana akrab antar peserta. Kegiatan kelas ibu hamil di Desa Antasan Sutun ini ditutup dengan pesan agar para peserta tetap menjaga kesehatan, rutin melakukan pemeriksaan kehamilan, serta menerapkan ilmu yang telah didapatkan di rumah masing-masing. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan angka kesehatan ibu dan bayi semakin meningkat, serta risiko komplikasi saat persalinan dapat ditekan. Secara keseluruhan, kelas ibu hamil yang berlangsung pada Jum’at, 19 September 2025 di Poskesdes Desa Antasan Sutun berjalan lancar dan penuh manfaat. Antusiasme peserta menunjukkan bahwa kegiatan seperti ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Harapannya, program ini dapat terus berlanjut secara rutin sehingga semakin banyak ibu hamil yang mendapatkan pengetahuan, keterampilan, dan rasa percaya diri dalam menjalani masa kehamilan hingga persalinan.  

Sosialisasi Ketahanan Pangan Desa Semisir Fokus Budidaya Jagung Berkelanjutan

### Menyulap Desa Semisir Menjadi Oase Berlimpah dengan Keajaiban Tanaman Jagung: Kisah Sosialisasi Kegiatan Ketahanan Pangan yang Memukau Pada pagi cerah tanggal 18 September 2025, suara riuh rendah menyambut kedatangan warga Desa Semisir ke aula kantor desa. Suasana hangat penuh antusiasme terpancar dari para petani dan masyarakat setempat yang berkumpul untuk mengikuti acara sosialisasi ketahanan pangan dengan fokus pada budidaya tanaman jagung. Kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam bercocok tanam jagung ini disambut dengan semangat tinggi. Di hadapan mereka, pakar pertanian lokal membagikan informasi berharga tentang teknik penanaman yang efektif, pemupukan yang tepat, serta cara menjaga tanaman agar tetap sehat dan produktif. Selain itu, sosialisasi ini juga menjadi sarana untuk memberdayakan masyarakat desa guna memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri. Dengan menekankan pentingnya diversifikasi pangan lokal, terutama jagung, sebagai alternatif sumber karbohidrat selain beras, diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan desa Semisir. Tak hanya itu, upaya ini juga bertujuan untuk mendukung kesejahteraan petani melalui pengembangan ekonomi pedesaan. Melalui peningkatan produksi jagung, diharapkan akan tercipta peluang usaha baru dan meningkatnya pendapatan bagi petani, sehingga secara keseluruhan dapat meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat desa. Manfaat dari kegiatan sosialisasi ini sangat luas dan berkelanjutan. Selain meningkatkan gizi masyarakat melalui konsumsi jagung sebagai sumber nutrisi, juga turut memperkuat swasembada pangan nasional dengan meningkatnya produksi lokal. Dengan peningkatan pengetahuan dan keterampilan petani, diharapkan desa Semisir siap menghadapi tantangan krisis pangan di masa depan. Semua yang hadir pada acara ini tidak hanya terkesima oleh keindahan tanaman jagung yang subur di lahan-lahan desa, tetapi juga oleh semangat gotong royong dan kebersamaan yang terpancar dari setiap langkah untuk mencapai ketahanan pangan yang lebih baik. Desa Semisir hari ini bukan lagi sekadar desa biasa, melainkan oase berlimpah dengan keajaiban tanaman jagung yang menjadi simbol kemakmuran dan ketahanan pangan yang kokoh.     Tujuan Sosialisasi Ketahanan Pangan Tanaman Jagung Meningkatkan Pengetahuan dan Keterampilan:  Memberikan pemahaman tentang pentingnya gizi anak, manfaat jagung sebagai sumber pangan, serta keterampilan teknis budidaya jagung yang baik kepada masyarakat desa.  Mendorong Pemberdayaan dan Kemandirian Pangan:  Membangun kemampuan masyarakat untuk menghasilkan pangan secara mandiri, bukan hanya untuk konsumsi tetapi juga untuk meningkatkan nilai ekonomi.  Mendukung Diversifikasi Pangan Lokal:  Mengembangkan jagung sebagai pangan pokok alternatif selain beras, guna memenuhi kebutuhan gizi yang beragam dan mengurangi ketergantungan pada satu komoditas pangan utama.  Memperkuat Ketahanan Pangan Desa:  Menciptakan kemampuan desa untuk memenuhi kebutuhan pangannya sendiri secara berkelanjutan melalui pemanfaatan sumber daya lokal seperti jagung.  Manfaat Sosialisasi Ketahanan Pangan Tanaman Jagung Peningkatan Gizi Masyarakat:  Pemrosesan jagung menjadi beragam menu sehat dapat meningkatkan asupan gizi, terutama bagi anak-anak, sehingga berperan dalam kesehatan masyarakat.  Peningkatan Kesejahteraan Petani:  Dengan meningkatkan produktivitas dan keterampilan mengolah jagung, petani dapat memperoleh pendapatan tambahan yang lebih baik, sehingga meningkatkan kesejahteraan mereka.  Penguatan Perekonomian Desa:  Pengembangan komoditas jagung dapat membuka peluang ekonomi baru di desa, sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan nasional.  Meningkatkan Keamanan Pangan:  Ketersediaan pangan lokal yang cukup dan stabil melalui program ini dapat menjadi benteng pertahanan terhadap fluktuasi harga pangan dan situasi krisis.  Mendukung Swasembada Pangan Nasional:  Partisipasi aktif masyarakat desa dalam penanaman jagung secara serentak dapat membantu mencapai target swasembada jagung nasional, sesuai dengan program ketahanan pangan pemerintah. 

Pemeriksaan Kesehatan Penyakit Tidak Menular (PTM) di Desa Pualam Sari

Pada tanggal 16 September 2025 pukul 09.00, Desa Pualam Sari yang terletak di Halaman Langgar Blok N menjadi saksi kegiatan pemeriksaan kesehatan masyarakat yang bertujuan untuk mencegah penyakit tidak menular. Penyakit-penyakit seperti tekanan darah tinggi, kolesterol, dan diabetes menjadi fokus utama dalam upaya pencegahan dan deteksi dini. Masyarakat Desa Pualam Sari antusias mengikuti kegiatan ini yang diselenggarakan dengan kerjasama antara pihak desa, tenaga medis, dan relawan kesehatan. Dengan semangat warga berdatangan untuk menjalani pemeriksaan kesehatan yang mencakup pengukuran tekanan darah, kadar kolesterol, serta gula darah.        Para petugas kesehatan memberikan edukasi tentang pola hidup sehat, pentingnya olahraga teratur, serta pola makan seimbang guna mencegah timbulnya penyakit tidak menular. Selain itu, mereka juga memberikan informasi mengenai gejala-gejala yang perlu diwaspadai serta langkah-langkah preventif yang dapat dilakukan. Kegiatan pemeriksaan kesehatan penyakit tidak menular ini di Desa Pualam Sari adalah bagian dari upaya preventif yang dilakukan secara berkala dalam rangka meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan masyarakat. Semoga melalui kegiatan ini, kesadaran akan pentingnya pencegahan penyakit tidak menular semakin meningkat dan masyarakat Desa Pualam Sari dapat hidup lebih sehat dan bugar.

Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Tahap III Tahun 2025 Desa Pualam Sari

Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Tahap III Tahun 2025 di Desa Pualam Sari Pada tanggal 10 September 2025, Kantor Desa Pualam Sari menjadi saksi dari kegiatan mulia yang dilaksanakan demi kesejahteraan masyarakatnya. Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Tahap III merupakan program pemerintah untuk membantu keluarga yang kurang mampu di desa untuk memenuhi kebutuhan dasar, meringankan beban ekonomi, dan mendorong pemulihan ekonomi masyarakat desa, dengan sasaran utama adalah pengurangan kemiskinan ekstrem. Program ini juga berfungsi sebagai instrumen perlindungan sosial dan upaya pemerintah untuk menjaga ketahanan ekonomi masyarakat pedesaan di masa sulit.         Satu per satu, warga menerima bantuan tunai yang diharapkan dapat meringankan beban keuangan keluarga mereka. Senyum sumringah tergambar di wajah para penerima manfaat saat menerima bantuan tersebut. Sebuah kelegaan yang tak terucapkan mendamaikan hati mereka yang selama ini berjuang keras demi bertahan hidup. Mereka menyampaikan terima kasih yang tulus kepada pemerintah desa dan semua pihak yang telah turut serta dalam membantu mewujudkan kegiatan ini. Selesai sudah prosesi penyaluran BLT Tahap III di Desa Pualam Sari. Meskipun hanya sebuah langkah kecil, kegiatan ini memberikan dampak besar bagi kehidupan masyarakat yang membutuhkan. Semoga bantuan ini dapat menjadi sinar terang dalam kegelapan dan memberikan semangat baru untuk terus maju melangkah menuju masa depan yang lebih baik.

Pelaksanaan Posyandu ILP di Desa Margasari Hilir Bulan September Berjalan Tertib dan Lancar

Margasari Hilir – Pada hari Jumat, 19 September 2025, telah dilaksanakan kegiatan Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) di Kantor Desa Margasari Hilir. Kegiatan ini mencakup Posyandu Bayi dan Balita serta Posbindu PTM dan Lansia, dengan dukungan penuh dari petugas kesehatan Puskesmas Margasari. Pelaksanaan Posyandu kali ini berjalan dengan tertib, lancar, dan mendapat antusiasme dari masyarakat desa. Sejak bulan Agustus 2025, kegiatan ILP ini mulai diterapkan di Desa Margasari Hilir, di mana sebelumnya layanan Posyandu untuk bayi, balita, dan lansia dilaksanakan secara terpisah. Dengan adanya integrasi ini, masyarakat dapat lebih mudah mengakses layanan kesehatan dalam satu waktu dan tempat. Kepala Desa Margasari Hilir, Muhammad Baktinor, menyampaikan apresiasinya atas dukungan semua pihak, terutama dari tenaga kesehatan Puskesmas Margasari. Ia berharap, ke depan pelaksanaan Posyandu ILP di Desa Margasari Hilir dapat terus berjalan lebih baik dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. "Kami berharap melalui program ILP ini, pelayanan kesehatan di desa semakin efektif, terintegrasi, dan masyarakat bisa lebih mudah mendapatkan pelayanan. Semoga kegiatan ini bisa terus berlanjut dan semakin meningkat kualitasnya," ujar Muhammad Baktinor.

Musrenbang Desa Tegalrejo Tetapkan Perubahan RKPDES Demi Pembangunan Masyarakat

### Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbang Des) Balai Desa Tegalrejo: Penetapan Perubahan RKPDES Pada tanggal 18 September 2025, tepat pukul 14:15, Balai Desa Tegalrejo menjadi saksi kegiatan penting dalam proses pembangunan lokal, yaitu Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbang Des). Kegiatan ini bertujuan untuk membahas dan menetapkan perubahan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDES), yang akan menjadi landasan bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut. Dalam suasana yang penuh antusiasme, para tokoh masyarakat, perwakilan lembaga, pemuda, serta aparat desa berkumpul untuk saling berdiskusi, menyuarakan aspirasi, dan merumuskan langkah-langkah strategis guna meningkatkan kualitas hidup warga Desa Tegalrejo. Dengan semangat gotong royong, mereka bersama-sama mencari solusi terbaik demi kepentingan bersama. Kepala Desa Tegalrejo membuka acara dengan sambutan hangat, menggarisbawahi pentingnya partisipasi aktif semua pihak dalam merumuskan arah pembangunan desa ke depan. Berbagai usulan dan masukan pun disampaikan secara terbuka, mulai dari infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga peningkatan ekonomi masyarakat. Setelah serangkaian diskusi yang panjang, akhirnya ditetapkanlah perubahan RKPDES yang akan menjadi pedoman bagi setiap langkah pembangunan selanjutnya. Keputusan tersebut bukan hanya sekadar rencana, melainkan komitmen bersama untuk mewujudkan visi dan misi pembangunan Desa Tegalrejo yang lebih baik, inklusif, dan berkelanjutan. Musyawarah Rencana Pembangunan Desa di Balai Desa Tegalrejo pada hari ini menjadi tonggak sejarah baru bagi kemajuan desa tersebut. Semangat kebersamaan, kolaborasi, dan kesungguhan dalam mencapai cita-cita bersama telah mengukuhkan fondasi kuat bagi masa depan yang lebih cerah bagi seluruh warga Desa Tegalrejo.

Desa Gunung Batu Raih Juara 1 Lomba Aku Hatinya PKK Tingkat Kabupaten Banjar

    Banjar, 18 September 2025 – Prestasi membanggakan kembali diraih Desa Gunung Batu, Kecamatan Sambung Makmur, Kabupaten Banjar. Dalam rangka Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 tingkat Kabupaten Banjar, Desa Gunung Batu berhasil meraih Juara 1 Lomba Aku Hatinya PKK. Momen kemenangan ini terasa istimewa bagi para kader PKK. Dengan penuh haru, Ketua PKK Desa Gunung Batu menyampaikan rasa terima kasih. “Alhamdulillah, terima kasih kepada Bapak Camat, Ibu Camat, dan juga Ibu PKK Kabupaten Banjar. Berkat bimbingan dan arahan beliau-beliau, kami bisa sampai di titik ini. Semoga kemenangan ini menjadi penyemangat untuk terus berkarya dan bermanfaat bagi masyarakat,” ucapnya.   Lomba ini menjadi ajang untuk menilai kreativitas dan keberhasilan kader PKK dalam mengelola program unggulan, khususnya pemanfaatan halaman rumah melalui Aku Hatinya PKK (Amalkan dan Kukuhkan Halaman Asri, Teratur, Indah, dan Nyaman).   Kemenangan ini tidak terlepas dari kerja keras seluruh kader PKK Desa Gunung Batu yang diketuai oleh Ibu PKK Yulianita sari, dengan dukungan penuh dari Pambakal M. Albilaluddin, S.H., serta masyarakat setempat yang turut berpartisipasi aktif.   “Alhamdulillah, ini merupakan hasil kerja bersama kader PKK dan masyarakat. Terutama kepada Ibu Musrideh, yang dengan konsistensinya merawat dan menjaga kebun Hatinya PKK hingga bisa membanggakan desa kita. Semoga prestasi ini semakin memotivasi kita semua untuk terus mengembangkan program-program PKK yang bermanfaat bagi keluarga dan lingkungan,” ujar Ketua TP PKK Desa Gunung Batu.   Dengan kemenangan ini, Desa Gunung Batu tidak hanya membawa nama baik desa, tetapi juga Kecamatan Sambung Makmur di tingkat kabupaten. Ke depan, keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain dalam mengoptimalkan gerakan PKK untuk kesejahteraan keluarga.

Lomba Asman Toga PKK Desa Bawahan Seberang Hidupkan Tanaman Obat

**Lomba Asman Toga di Halaman Kantor PKK: Membangkitkan Kecintaan pada Tanaman Obat Lokal** Pada pagi cerah tanggal 18 September 2025, suara riuh rendah memenuhi halaman Kantor PKK setempat ketika acara Lomba Asman Toga dimulai. Acara yang bertujuan untuk memanfaatkan tanaman di sekitar kita sebagai tanaman obat ini telah berhasil menyedot antusiasme warga sejak pengumumannya beberapa minggu yang lalu. Dengan tema keberlanjutan dan kearifan lokal, peserta lomba dari berbagai kelompok usia dan latar belakang bergotong-royong merawat dan mengumpulkan tanaman obat dari lingkungan sekitar. Mereka tampak penuh semangat, memamerkan pengetahuan dan keterampilan mereka dalam mengidentifikasi serta memanfaatkan sumber daya alam yang melimpah di sekitar kita. Tak hanya sekadar kompetisi, Lomba Asman Toga juga menjadi wahana edukasi yang efektif bagi masyarakat. Para peserta diajak untuk lebih mengenali tanaman-tanaman obat lokal yang seringkali terabaikan, namun memiliki potensi besar dalam menjaga kesehatan dan meningkatkan kesejahteraan manusia. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan kesempatan bagi para peserta untuk berkolaborasi dan berbagi pengetahuan dengan sesama pecinta alam. Proses kreatifitas dan inovasi pun terlihat jelas dalam upaya mendaur ulang dan memanfaatkan tanaman obat tersebut dalam produk-produk sehari-hari yang ramah lingkungan. Saat akhirnya waktu penilaian tiba, suasana tegang terasa tergantikan dengan keceriaan. Para juri dengan seksama menilai karya-karya yang dibuat dengan penuh dedikasi oleh para peserta. Setelah proses penjurian yang ketat, pemenang Lomba Asman Toga akhirnya diumumkan, disambut sorak-sorai riang dari seluruh hadirin. Melalui Lomba Asman Toga ini, harapan untuk menggerakkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan sekaligus meningkatkan pemahaman akan manfaat tanaman obat lokal semakin nyata. Semangat kebersamaan dan kecintaan pada warisan alam semakin terpupuk, membawa dampak positif bagi kesehatan dan keberlanjutan generasi masa depan.