Bimtek LKD Perangkat Desa dan BPD Kupang Rejo Digelar di Batakan

Pada tanggal 13 September 2025, sebuah kegiatan penting bertajuk Bimbingan Teknis (Bintek) Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) perangkat desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dilaksanakan di kawasan Pantai Batakan, Kabupaten Tanah Laut (TALA). Kegiatan ini menjadi salah satu momentum berharga bagi para perangkat desa dan BPD dalam memperkuat kapasitas serta meningkatkan profesionalisme mereka. Bintek tersebut digelar dengan tujuan utama meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan profesionalisme perangkat desa dan BPD agar lebih optimal dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) mereka, khususnya dalam bidang pembangunan dan pelayanan masyarakat desa. Dengan penguatan ini, diharapkan kualitas pelayanan publik di tingkat desa dapat terus ditingkatkan. Pantai Batakan dipilih sebagai lokasi pelaksanaan tidak hanya karena keindahan alamnya, tetapi juga sebagai simbol bahwa pembelajaran dapat dilakukan dalam suasana menyenangkan sekaligus produktif. Para peserta tampak antusias mengikuti rangkaian acara, yang menghadirkan suasana berbeda dari kegiatan pelatihan biasanya. Bintek ini dilaksanakan secara resmi pada tanggal 23 September 2025, mulai pukul 13.00 hingga 15.00 WITA. Meski berlangsung hanya dua jam, materi yang disampaikan dirancang padat dan aplikatif, agar peserta dapat langsung memahami dan menerapkannya di desa masing-masing. Dalam kegiatan tersebut, narasumber memberikan penekanan pentingnya peran perangkat desa dan BPD dalam pembangunan desa. Mereka dituntut tidak hanya sekadar memahami aturan dan regulasi, tetapi juga mampu berinovasi, transparan, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Selain itu, peserta juga dibekali pengetahuan mengenai strategi meningkatkan daya saing desa. Hal ini dianggap penting karena desa yang berdaya saing akan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakatnya, baik dari aspek ekonomi, sosial, maupun budaya. Suasana kegiatan berlangsung interaktif, di mana para peserta diberikan kesempatan untuk berdiskusi, menyampaikan pengalaman, serta bertanya langsung kepada narasumber. Dengan metode ini, diharapkan materi yang diberikan tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga aplikatif sesuai dengan kondisi di lapangan. Kegiatan Bintek ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara perangkat desa, BPD, dan masyarakat. Dengan adanya sinergi yang kuat antar unsur desa, maka pembangunan desa dapat berjalan lebih efektif, partisipatif, dan berkelanjutan. Pemerintah Kabupaten Tanah Laut memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Mereka menilai bahwa pelatihan semacam ini harus rutin dilakukan, agar kapasitas perangkat desa dan BPD selalu terbarui sesuai perkembangan zaman. Dengan berakhirnya kegiatan pada sore hari, para peserta meninggalkan Pantai Batakan dengan bekal ilmu dan semangat baru. Harapannya, hasil dari Bintek ini dapat diterapkan secara nyata dalam kehidupan masyarakat, sehingga desa-desa di Kabupaten Tanah Laut semakin maju, berdaya saing, dan sejahtera.

Musyawarah Desa Penyusunan Rancangan RKP Desa dan Daftar Usulan RKP Desa Candi Laras

**Musyawarah Desa Penyusunan Rancangan RKP Desa: Kumpulan Aspirasi Menuju Kemajuan Bersama** Pada 17 September 2025, di Kantor Desa Candi Laras, suara-suaranya masyarakat berkumpul dalam acara Musyawarah Desa untuk merumuskan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Desa. Sejak dini hari, warga mulai berdatangan ke ruang musyawarah, membawa harapan dan aspirasi untuk membentuk arah pembangunan masa depan. Kegiatan ini menjadi landasan bagi pemerintah desa dalam menyusun program-program prioritas tahun mendatang. Dari petani hingga pedagang, setiap pendapat dihargai dan dicatat, menciptakan RKP Desa inklusif dan efektif. Pemuka masyarakat memberikan arahan tentang pentingnya partisipasi aktif dalam proses pembangunan, mempertegas peran setiap individu dalam meningkatkan kesejahteraan bersama. Diskusi bergairah dengan masukan dari seluruh lapisan masyarakat mulai mengalir, termasuk peningkatan infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan. Usulan-usulan tersebut direkam dan akan menjadi evaluasi penting dalam penyusunan RKP Desa Candi Laras. Musyawarah desa bukan semata pertemuan formal, melainkan momentum berharga dalam memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Suara-suara kecil didengar, aspirasi dimaknai, dan harapan-harapan diwujudkan dalam tindakan nyata demi kemajuan bersama. Dengan semangat gotong royong yang kuat, musyawarah desa ini menandai komitmen Desa Candi Laras untuk melibatkan masyarakat dalam setiap tahap pembangunan. Melalui sinergi antara pemerintah dan rakyat, Desa Candi Laras terus maju sebagai contoh kebersamaan dan kesinambungan dalam membangun masa depan yang lebih baik.

Pergantian pengurus karang taruna dan LPM

Pergantian Pengurus Karang Taruna dan LPM Desa Pudi: Menyongsong Era Baru Kepemimpinan Desa Pudi mengalami momentum penting dalam agenda pergantian pengurus Karang Taruna dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) pada tanggal 16 September 2025 pukul 09:30:30. Acara ini menjadi tonggak bersejarah yang ditunggu oleh seluruh warga desa, menandai transisi ke era kepemimpinan yang baru. Dalam suasana yang penuh antusiasme, prosesi pergantian pengurus tersebut dilaksanakan dengan khidmat di kantor desa, mencerminkan semangat gotong-royong dan kebersamaan masyarakat Desa Pudi. Para pemimpin yang lama disertai dengan rasa haru dan bangga melihat generasi penerus yang siap mengemban amanah dan tanggung jawab baru. Karang Taruna sebagai wadah kepemudaan turut merasakan gelombang perubahan ini. Dengan semangat kebersamaan dan motivasi yang tinggi, mereka siap melangkah maju untuk menjalankan program-program kegiatan yang lebih bermanfaat bagi lingkungan sekitar. Sementara itu, LPM Desa Pudi juga memasuki babak baru dalam perjalanannya. Komitmen untuk terus memberdayakan masyarakat dan meningkatkan kualitas hidup bersama tetap menjadi fokus utama dalam setiap langkah yang akan diambil oleh pengurus baru. Pergantian pengurus Karang Taruna dan LPM Desa Pudi bukan hanya sekedar seremonial formalitas, namun merupakan simbol dari kesinambungan dan regenerasi kepemimpinan dalam membangun komunitas yang lebih baik. Semangat gotong-royong dan kecintaan terhadap desa menjadi pendorong utama bagi setiap langkah yang diambil oleh para pengurus baru. Dengan penuh keyakinan dan harapan, masyarakat Desa Pudi melangkah ke depan menyongsong masa depan yang cerah, di mana kolaborasi, inovasi, dan keberlanjutan akan terus menjadi landasan dalam setiap upaya pembangunan desa. Pergantian pengurus hari ini adalah awal dari perjalanan panjang menuju cita-cita bersama: Desa Pudi yang sejahtera dan berdaya.

Integrasi Pelayanan Primer (ILP)

Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) merupakan salah satu kegiatan pelayanan kesehatan yang bertujuan untuk menguatkan pelayanan kesehatan di Desa Berkat mulya. Kegiatan ini menyasar semua kalangan masyarakat baik bayi, balita, anak-anak, remaja, dewasa dan lansia yang dilaksanakan rutin pada hari Rabu setiap minggunya. Pelayanan kesehatan yang di terapkan  berupa skrining penyakit tidak menular seperti pemeriksaan tekanan darah,pemeriksaan lingkar perut,cek gula darah,konseling kesehatan dll Dalam kegiatan ILP ini pemerintah desa berkat Mulya dibantu oleh para keder Kesehatan dan juga di dukung oleh puskesmas simpang empat 2, dengan menugaskan seorang perawat adan bidan desa dalam setiap kegiatan ILP. Sebagai pendampingan bagi kader dan konsultasi Kesehatan masyarakat

Peringatan Maulid Nabi di SDN Paku Desa Berkat Mulya

Pambakal Desa Berkat Mulya, Bapak Ahmad Saurani menghadiri peringatan maulid nabi yang diselenggarakan SDN PAKU, pada Jumat, (17/09/2025) Pambakal Ahmad Saurani, memberikan sambutan dalam acara maulid Nabi tersebut, dirinya menyampaikan “Pertama Tama kita menyambut puji syukur kepada Alloh SWT yang mana kesempatan pagi ini yang bertempat di SDN PAKU kita bisa berkumpul dalam keadaan sehat walau fiat Amin. Serta salat dan salam kepada nabi Muhammad Saw wasallam serta kejujuran Nabi Muhammad Saw wasallam kepada keluarga besar nya .kepada persahabatan serta kepada pengikutnya tau umat nya insyaallah kita di keberkahan.” pungkasnya. Dirinya juga memberikan salam kepada semuanya yang hadir kata Pambakal dalam sambutannya, “yang saya hormati dan saya Banggakan kepada Bapak kepala sekolah SDN Paku beserta para Guru pengajar, Dan saya hormati pak ustadz atau para orang tua murid dan para bapak ibu orang tua murid,” tambahnya Pambakal Ahmad Saurani, kata dia, akan selalu mensupport kegiatan yang ada di desa Berkat Mulya termasuk yang ada di SDN Paku Desa Berkat Mulya. “Dengan terselenggaranya acara ini saya ucapkan terimakasih banyak kepada panitia yang sudah mengundang saya menghadiri di acara ini dan juga para murid yang sangat saya cintai,” ucapnya Saya selaku Pambakal Desa Berkat Mulya, menekankan kepada bapak dan ibu Guru yang ada di SDN Paku untuk menekankan serta memprioritaskan pendidikan Akhlak. “Pendidikan Akhlak ini luar biasa, sekarang jaman Mensos anak anak tolong hati hati, Untuk para Guru pengajar lebih memperhatikan anak didiknya untuk keberlangsungan generasi anak bangsa masa depan,” Pesan Pambakal Desa Berkat Mulya.

Kepala Desa Mataraman Menghadiri Maulid Nabi di SDN Mataraman 3

Pembakal Desa Mataraman, Bapak Nor Aidi, menghadiri perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di SDN Mataraman 3 pada tanggal 17 September 2025. Acara ini bertujuan untuk mengekspresikan rasa syukur dan cinta kepada Allah SWT atas anugerah kelahiran Nabi besar kita, Muhammad SAW. Dengan mengikuti Maulid Nabi, masyarakat berharap dapat meneladani akhlak mulia dan ajaran Rasulullah untuk memperkuat iman, memperdalam pemahaman tentang Islam, serta mempererat persaudaraan antar sesama muslim. Peringatan ini juga dimaksudkan untuk meningkatkan kesadaran moral dan spiritual umat Islam, sekaligus menjadi sarana untuk berkontribusi positif bagi masyarakat. Kehadiran Pembakal Desa Mataraman dalam acara tersebut memberikan dukungan serta semangat kepada seluruh peserta, termasuk siswa-siswi SDN Mataraman 3. Dengan kehadiran tokoh masyarakat, diharapkan nilai-nilai keagamaan dan kebersamaan yang ditanamkan dapat lebih diterima dan dipahami dengan baik oleh generasi muda. Puncak acara Maulid Nabi di SDN Mataraman 3 diselenggarakan pukul 08:29:01, di mana doa-doa dipanjatkan, ceramah agama disampaikan, dan berbagai kegiatan keagamaan dilakukan untuk merayakan kenangan dan ajaran-ajaran luhur Nabi Muhammad SAW. Semoga perayaan Maulid Nabi ini tidak hanya menjadi momentum keagamaan semata, tetapi juga menjadi tonggak penting dalam memperkokoh ukhuwah islamiyah serta semangat kebersamaan dalam menjalankan ajaran Islam sehari-hari.

Pelaksanaan Tes Penjaringan dan Penyaringan Perangkat Desa Mataraman

 Pelaksanaan Tes Penjaringan dan Penyaringan Perangkat Desa Mataraman: Mencari Calon Berkompeten Pada tanggal 9 September 2025, suasana Kantor Desa Mataraman dipenuhi antusiasme dan tegangan. Sejumlah warga desa yang mendaftar 9 orang yang berpotensi telah berkumpul untuk mengikuti tes penjaringan dan penyaringan perangkat desa, suatu tahapan krusial dalam memilih pemimpin lokal yang bertanggung jawab atas pengelolaan administratif di tingkat desa. Menghadapi tugas yang kompleks, panitia seleksi yang terdiri dari aparat pemerintah desa Mataraman, Perwakilan BPD dan Kecamatan Mataraman telah menyiapkan segala detail dengan cermat. Dari ruang tunggu hingga ruang tes, semuanya tersusun rapi. Papan pengumuman dengan daftar nama-nama peserta pun terpampang jelas. Proses seleksi ini bukan semata tentang uji tulis belaka. Lebih dari itu, calon perangkat desa diuji untuk melihat keterampilan, pengetahuan, serta profesionalisme mereka dalam menjalankan tugas-tugas penting di lingkungan pemerintahan desa. Kepemimpinan dan keberanian membuat keputusan dalam situasi genting juga menjadi fokus tes ini. Mulai dari tes tertulis mengenai regulasi pemerintahan desa, kemampuan analisis kasus-kasus riil, hingga simulasi penyelesaian konflik lokal, setiap tahap disusun sedemikian rupa untuk menggali potensi sekaligus kesiapan calon perangkat desa. Setelah berbagai sesi tes yang ketat dan melelahkan, akhirnya beberapa nama bersinar sebagai bakal pemimpin masa depan desa Mataraman. Keputusan tidak dibuat secara sembarangan; melainkan melalui diskusi mendalam dan evaluasi komprehensif oleh panitia seleksi. Kegiatan tes penjaringan dan penyaringan perangkat desa ini bukan hanya sekadar proses formalitas, tetapi suatu tonggak awal bagi kemajuan desa ke arah yang lebih baik. Para pemimpin desa yang terpilih nantinya diharapkan mampu mengemban amanah dengan integritas, dedikasi, serta visi yang jelas untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Desa Mataraman. Dari sudut pandang ini, pelaksanaan tes hari ini adalah langkah awal yang penting dalam membangun pondasi pemerintahan desa yang kuat dan responsif terhadap kebutuhan warga. Semoga hasil seleksi ini dapat melahirkan pemimpin-pemimpin yang mampu membawa perubahan positif bagi kemajuan desa ini ke depannya.

Kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (POSBINDU) Untuk Warga Lansia di Desa Bincau Muara

**Posbindu: Meningkatkan Kesejahteraan Warga Lansia di Desa Bincau Muara** Pada tanggal 6 September 2025, pukul 09.00, Desa Bincau Muara mempersembahkan kegiatan Posbindu yang bertempat di rumah Ketua RT 05. Kegiatan ini dirancang dengan tujuan utama untuk meningkatkan kesadaran kesehatan dan pelayanan masyarakat, khususnya bagi para lansia yang merupakan bagian berharga dari komunitas. Kehadiran Posbindu di tengah-tengah masyarakat Desa Bincau Muara menjadi langkah konkret dalam upaya menciptakan lingkungan yang peduli akan kesehatan, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia. Melalui serangkaian kegiatan yang diselenggarakan, diharapkan bahwa warga lansia dapat merasakan manfaat positif secara langsung. Salah satu fokus utama dari kegiatan Posbindu ini adalah memberikan edukasi kesehatan kepada para lansia. Hal ini dilakukan melalui sesi penyuluhan yang melibatkan tenaga medis dan para ahli kesehatan terkait. Informasi-informasi penting seputar gaya hidup sehat, pola makan yang benar, serta pentingnya menjaga kondisi fisik dan mental di masa lanjut usia diperkenalkan secara komprehensif. Selain itu, kegiatan ini juga menyediakan layanan kesehatan secara langsung, seperti pemeriksaan kesehatan rutin dan monitoring kondisi kesehatan para lansia. Dengan adanya fasilitas medis yang tersedia di tempat, diharapkan para lansia dapat lebih mudah mengakses pelayanan kesehatan yang mereka butuhkan. Partisipasi aktif dari seluruh warga masyarakat, mulai dari pemuda hingga para ibu rumah tangga, turut menambah semarak acara Posbindu ini. Kolaborasi antargenerasi dalam mendukung kesejahteraan para lansia menjadi nilai tambah yang patut diapresiasi. Melalui kegiatan Posbindu di Desa Bincau Muara, harapan besar terpancar untuk mewujudkan masyarakat yang sehat, peduli, dan saling mendukung satu sama lain. Semoga kegiatan ini tidak hanya menjadi momentum sesaat, tetapi juga menjadi pijakan untuk terus mengembangkan program-program kesehatan yang berkelanjutan demi kesejahteraan bersama.

Posyandu Flamboyan Gelar Kelas Keluarga Sigap untuk Ibu BADUTA di Desa Pasiraman

Pasiraman, 16 September 2025 – Kegiatan kelas ibu BADUTA (Bayi Dua Tahun) yang diselenggarakan di Poskesdes Desa Pasiraman, Kecamatan Mataraman, berlangsung meriah dan penuh semangat pada hari Selasa, 16 September 2025. Acara ini merupakan bagian dari program Wisuda Keluarga SIGAP yang difokuskan pada edukasi imunisasi, cuci tangan pakai sabun (CTPS), dan gizi. Program ini diikuti oleh sejumlah ibu beserta anak mereka. Kegiatan dimulai dengan sesi edukasi interaktif yang dipandu oleh kader posyandu, membahas pentingnya imunisasi lengkap, kebiasaan hidup bersih, serta asupan gizi seimbang untuk anak-anak usia dini. Para ibu tampak antusias menyimak materi yang disampaikan serta berbagi pengalaman seputar pengasuhan anak. Puncak acara ditandai dengan simbolis "wisuda" untuk para peserta yang telah mengikuti kelas hingga selesai. Masing-masing ibu menerima bingkisan berisi bahan makanan sehat sebagai bentuk apresiasi dan dukungan untuk terus menerapkan ilmu yang telah dipelajari. Tidak hanya edukatif, suasana kegiatan juga dibuat hangat dan menyenangkan dengan adanya balon warna-warni, pembagian snack box, serta sesi foto bersama. Anak-anak pun tampak senang bermain di area kegiatan sambil tetap dalam pengawasan orang tua mereka. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan posyandu dan pemerintah desa dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan orang tua, khususnya ibu, dalam memberikan pengasuhan terbaik bagi anak-anak di masa tumbuh kembang mereka.   

Penilaian Lomba Asman Toga Dorong Hidup Sehat di Desa Pulau Pinang

Desa Pulau Pinang kembali menggelar kegiatan positif yang melibatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga kesehatan dan lingkungan, yakni penilaian lomba Asman Toga. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 15 September 2025, dengan titik lokasi di Jl. SMPN 2 Binuang RT 001/001 dan NES XI Blok B RT 005/003 Desa Pulau Pinang.   Acara penilaian dimulai sejak pukul 08.00 WITA hingga selesai. Sejak pagi, masyarakat bersama para kader kesehatan tampak antusias menyambut tim penilai yang datang untuk meninjau secara langsung kondisi kebun Asman Toga Pinang Berseri yang telah mereka kelola bersama. Asman Toga sendiri merupakan singkatan dari Asuhan Mandiri Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga, sebuah program yang mendorong masyarakat untuk menanam, merawat, dan memanfaatkan tanaman obat keluarga sebagai alternatif dalam menjaga kesehatan sehari-hari. Program ini sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah desa untuk meningkatkan kualitas hidup warganya. Kegiatan penilaian ini bukan hanya sekadar lomba, tetapi juga menjadi sarana pembinaan serta dorongan bagi warga agar terus memelihara kebun Toga yang sudah ditanami beragam tanaman bermanfaat. Tanaman seperti jahe, kunyit, sereh, lidah buaya, hingga daun sirih menjadi bukti nyata bahwa masyarakat Desa Pulau Pinang mulai membudayakan gaya hidup sehat dengan memanfaatkan sumber daya alam di sekitarnya. Kepala Desa Pulau Pinang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga yang berpartisipasi. Menurutnya, lomba Asman Toga ini tidak hanya menilai kerapian dan keindahan kebun, tetapi juga sejauh mana masyarakat memahami manfaat tanaman obat keluarga dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Penilaian yang dilakukan meliputi berbagai aspek, antara lain keanekaragaman tanaman obat, tata kelola kebun, pemanfaatan hasil panen, serta kebersihan dan keindahan lingkungan sekitar. Hal ini bertujuan agar kebun Toga benar-benar berfungsi optimal, bukan sekadar hiasan semata. Masyarakat Desa Pulau Pinang terlihat sangat kompak dalam mempersiapkan kebun Asman Toga untuk kegiatan ini. Kerja sama antarwarga mulai dari membersihkan area, menata tanaman, hingga membuat papan nama tanaman memperlihatkan kekompakan dan kepedulian mereka terhadap program desa. Selain memberi manfaat kesehatan, lomba Asman Toga ini juga dinilai mampu mempererat tali silaturahmi antarwarga. Suasana gotong royong tercipta secara alami, di mana seluruh lapisan masyarakat terlibat aktif dalam mendukung keberhasilan kegiatan. Melalui kegiatan penilaian Asman Toga ini, diharapkan Desa Pulau Pinang dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kabupaten Tapin. Program ini tidak hanya menumbuhkan kesadaran akan pentingnya kesehatan alami, tetapi juga membangun budaya hidup bersih, sehat, dan penuh kebersamaan.

Edukasi Stunting dan Pelatihan Herbal untuk Kader PKK Desa Penggalaman

Penggalaman, 16 September 2025 — Dalam upaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pencegahan stunting serta memperkuat kemampuan kader dalam menciptakan alternatif kesehatan alami, Desa Penggalaman menggelar kegiatan bertajuk “Edukasi Stunting dan Pencegahannya serta Pelatihan Pembuatan Minuman Herbal Kesehatan”. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Selasa, 16 September 2025, bertempat di Kantor Desa Penggalaman, dan berlangsung dari pukul 09.30 hingga 13.00 WIB. Acara ini diikuti oleh para kader PKK Desa Penggalaman yang selama ini menjadi ujung tombak dalam upaya kesehatan masyarakat desa. Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara pemerintah desa dan kader PKK untuk menanggulangi permasalahan stunting yang masih menjadi isu kesehatan serius di berbagai daerah, termasuk di wilayah desa. Selain itu, pelatihan pembuatan minuman herbal kesehatan juga menjadi salah satu inovasi dalam meningkatkan ketahanan kesehatan masyarakat secara alami, berbasis bahan lokal yang mudah didapat dan memiliki nilai gizi tinggi. Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Desa Penggalaman yang dalam sambutannya menekankan pentingnya peran kader PKK dalam edukasi kesehatan, khususnya dalam pencegahan stunting sejak dini. Ia juga menyampaikan apresiasi atas semangat para kader yang tetap aktif mengikuti kegiatan meskipun di tengah berbagai kesibukan rumah tangga dan aktivitas lainnya. “Kader PKK adalah ujung tombak dalam pembangunan keluarga sehat. Melalui kegiatan ini, saya berharap ibu-ibu kader bisa menjadi agen perubahan di masyarakat,” ujarnya. Sesi edukasi stunting dipandu oleh narasumber dari Puskesmas setempat yang menjelaskan secara mendalam mengenai pengertian stunting, penyebab utamanya, dampak jangka panjang terhadap tumbuh kembang anak, serta langkah-langkah konkret dalam pencegahannya. Para peserta juga mendapatkan informasi tentang pentingnya pemenuhan gizi seimbang pada 1.000 hari pertama kehidupan anak, serta pentingnya pola asuh yang tepat dan lingkungan yang bersih. Selain penyuluhan teori, sesi tanya jawab juga dibuka lebar bagi para kader yang ingin berkonsultasi terkait kasus-kasus yang mereka temui di lingkungan sekitarnya. Diskusi berlangsung aktif dan penuh antusias, menunjukkan tingginya kepedulian kader PKK terhadap isu stunting. Banyak dari peserta juga berbagi pengalaman dan strategi yang selama ini mereka terapkan dalam mendampingi ibu hamil dan balita di desa. Memasuki sesi kedua, pelatihan pembuatan minuman herbal kesehatan menjadi daya tarik tersendiri. Dalam sesi ini, instruktur lokal yang berpengalaman dalam pengolahan herbal memperagakan cara membuat berbagai jenis minuman herbal seperti jamu kunyit asam, wedang jahe, dan minuman rempah-rempah lainnya. Seluruh bahan yang digunakan berasal dari tanaman yang mudah ditemukan di pekarangan warga, seperti jahe, serai, temulawak, dan daun pandan. Peserta tidak hanya menyimak, namun juga langsung terlibat dalam praktik pembuatan minuman herbal. Mereka dibagi dalam beberapa kelompok kecil untuk mencoba meracik minuman secara mandiri. Aktivitas ini memberikan pengalaman langsung dan pemahaman lebih dalam tentang cara pengolahan yang higienis, takaran bahan yang tepat, serta manfaat masing-masing bahan untuk kesehatan tubuh. Di akhir kegiatan, dilakukan sesi refleksi dan evaluasi singkat yang dipimpin oleh koordinator PKK desa. Para kader menyampaikan kesan positif terhadap kegiatan yang dianggap sangat bermanfaat dan aplikatif. Mereka berharap kegiatan serupa bisa diadakan secara berkala, dengan variasi materi yang lebih luas, termasuk pelatihan gizi keluarga, budidaya tanaman obat keluarga (TOGA), hingga pengolahan makanan sehat untuk balita. Melalui kegiatan ini, diharapkan para kader PKK tidak hanya menjadi penyampai informasi, tetapi juga pelaku aktif dalam mendorong perubahan pola hidup sehat di masyarakat. Pengetahuan tentang stunting yang mereka peroleh dapat disosialisasikan lebih luas kepada ibu-ibu di wilayah kerja mereka, sementara pelatihan minuman herbal membuka peluang usaha kecil berbasis kesehatan yang berkelanjutan. Pemerintah Desa Penggalaman menyatakan komitmennya untuk terus mendukung inisiatif serupa demi terwujudnya desa sehat dan bebas stunting. Ke depan, desa juga berencana menggandeng instansi kesehatan, perguruan tinggi, serta komunitas lokal untuk memperkuat program-program edukatif dan pemberdayaan masyarakat, khususnya bagi kaum ibu yang menjadi pilar utama kesehatan keluarga

Antusiasme Siswa dan Siswi SDN Mekar Raya Dalam Acara Sosialisasi Oleh Polsek Kertak Hanyar

Selasa, 16 September 2025, Pemerintah Desa Mekar Raya menggelar Sosialisasi Penyalahgunaan Narkotika dan Peredaran Gelap Obat-obatan Terlarang yang bertempat di SDN Mekar Raya. Program ini terlaksana berkat Kolaborasi Pemerintah Desa Mekar Raya dan Polsek Kertak Hanyar.       Tujuan diadakannya Sosialisasi ini adalah untuk meningkatkan kesadaran Masyarakat khususnya Siswa dan Siswi SD Negeri Mekar Raya kelas 5 dan 6 dimana usia mereka adalah usia remaja yang rentan terpapar pengaruh negatif dan perlu diingatkan tentang bahaya Narkoba dan efeknya untuk masa depan mereka.   Acara dimulai sekitar Pukul 09.00 WITA, berlangsung dengan lancar,  dihadiri oleh Pembakal, jajaran Aparatur Desa Mekar Raya, Pendamping Lokal Desa, Ketua RT, Kepala Sekolah SDN Mekar Raya, Siswa dan Siswi kelas 5 dan 6, perwakilan Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan tentunya perwakilan Polsek Kertak Hanyar sebagai Narasumber pada acara ini. Acara juga semakin berwarna saat diadakan sesi kuis dari Narasumber dan pastinya menambah antusiasme peserta. (By : Hendri J.)