Makam Syuhada Haji di Kota Banjarbaru yang terletak di Jalan A. Yani KM 24 merupakan taman pemakaman untuk mengenang tragedi penerbangan yang terjadi di Colombo, Sri Lanka. Icelandic Airlines yang merupakan maskapai asal Islandia yang disewa oleh Garuda Indonesia untuk membawa penumpang Jemaah Haji asal kota Banjarmasin, terdapat 262 Penumpang dan 13 orang Crew dalam penerbangan tersebut. Naasnya penerbangan tersebut mengalami kecelakaan pada 15 November 1978 saat perjalanan pulang melaksanakan Ibadah Haji.
Kronologi
Pesawat Icelandic Airlines dengan nomor penerbangan LL-001 take-off dari Jeddah menuju Surabaya pada pukul 12:58 waktu setempat dan dijadwalkan akan melakukan transit di Colombo untuk melakukan pengisian bahan bakar dan pergantian Crew, namun pada saat akan melakukan pendaratan di Bandara Ratmala, Colombo sekitar pukul 23:27 waktu setempat pesawat mengalami kecelakaan dikarenakan menabrak perkebunan karet dan kelapa sekitar 1,1 Mil sebelum memasuki landasan pacu.
Menurut kesaksian dari salah satu penumpang yang selamat yakni Bapak H. Abikarsa yang juga seorang wartawan Banjarmasin Post, sebelum musibah terjadi mendadak ada peringatan bahaya yang disertai dengan goncangan yang keras kemudian perut pesawat mulai menabrak ujung-ujung pohon dan akhirnya jatuh menghempas di daratan, dari kursi beliau dan istrinya yang terletak di dekat pintu darurat sebelah kiri bagian belakang segera melepas sabuk pengaman dan bergegas memecahkan kaca jendela pintu darurat namun gagal, pada saat itu pula terlihat api yang mulai berkobar dari sayap kanan dan terdengar teriakan dan rintihan dari korban lain, saat itu istrinya melihat ekor pesawat yang terpecah dan akhirnya beliau dan istrinya bergegas keluar melalui bagian belakang pesawat dengan cara merusak bagian ekor yang terpecah tadi, baru sekitar dua meter keluar dari pesawat beliau dan istrinya sempat terperosok di antara puing-puing pesawat, beruntung bisa bebas dan saat itulah pertama kali terdengar bunyi ledakan, beliau dan istrinya segera mengambil posisi tiarap dan kemudian berlari lagi, jarak sekitar sepuluh meter kemudian terdengar lagi bunyi ledakan, dan beliau beserta istrinya kembali tiarap. Beberapa menit kemudian polisi, ambulan, dan pemadam kebakaran tiba, dengan menggunakan bahasa inggris beliau meminta pertolongan orang-orang disana.
Dalam peristiwa ini, tercatat 183 orang meninggal, 32 orang mengalami luka berat, 47 orang selamat tanpa cidera.
Berdasarkan hasil investigasi, kecelakaan terjadi karena sistem navigasi bandara yang kurang baik dan kegagalan awak pesawat dalam mematuhi prosedur pendaratan.
Pemakaman korban dilaksanakan di Banjarbaru, sebanyak 111 peti jenazah dikebumikan dengan prosesi militer. Prosesi pemakaman selesai sekitar pukul 21.30 WITA dan pada hari itu seluruh tempat hiburan, restoran, bioskop ditutup sebagai bentuk penghormatan kepada Syuhada Haji yang menjadi korban kecelakaan Icelandic 001.
(Disadur dari berbagai sumber oleh : Hendri J.)
