Pada tanggal 22 Juni 2026 pukul 09:00, Desa Margasari Hulu menggelar Musyawarah Desa untuk membentuk Tim Penyusun Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Desa tahun 2027. Acara penting ini diselenggarakan di Aula Kantor Desa Margasari Hulu dengan tujuan utama mewujudkan proses pembentukan tim yang partisipatif, transparan, dan demokratis. Kehadiran berbagai unsur masyarakat dari beragam lapisan dan profesi diharapkan dapat memastikan bahwa tim yang terbentuk nantinya benar-benar mewakili aspirasi serta kebutuhan masyarakat secara objektif. Proses musyawarah yang dilakukan tidak hanya sebagai formalitas belaka, melainkan sebagai wahana untuk merumuskan langkah-langkah strategis yang dapat memberikan dampak positif bagi kemajuan Desa Margasari Hulu ke depan. Dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat dalam pembentukan tim ini, diharapkan output yang dihasilkan juga akan lebih responsif terhadap kebutuhan riil masyarakat setempat. Langkah-langkah konkret dapat dirancang dengan cermat berdasarkan masukan langsung dari warga, sehingga implementasinya pun dapat lebih efektif dan relevan. Dalam konteks pengembangan desa, aspek partisipatif, transparan, dan demokratis sangatlah krusial. Hal ini membantu menciptakan kebijakan publik yang lebih inklusif dan berkualitas, sekaligus memperkuat legitimasi serta dukungan masyarakat terhadap segala upaya pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah desa. Dengan demikian, pembentukan Tim Penyusun RKP Desa tahun 2027 di Desa Margasari Hulu bukan hanya sekadar proses teknis, tetapi juga merupakan langkah nyata menuju pemerintahan yang lebih responsif dan berkeadilan.
Kabar Berita
Musyawarah Desa Pembentukan TIM Penyusun RKP Desa Tahun 2027 Desa Margasari Hulu
Senin, 22 Juni 2026
Diposting oleh: MARGASARI HULU
Berita Terkait
Sosialisasi Indeks Desa Membangun Desa Margasari Hulu Tahun2026
Senin, 22 Juni 2026
Pada tanggal 22 Juni 2026, tepat pukul 10:00 pagi, Aula Kantor Desa Margasari Hulu menjadi saksi dari kegiatan sosialisasi yang digelar dengan antusias. Acara bertujuan untuk mendalami dan memahami indeks Desa Membangun Desa (IDD) sebagai tonggak penting dalam upaya kemajuan wilayah. Sosialisasi ini merangkul perangkat desa dan masyarakat setempat, memberikan wawasan mendalam mengenai status perkembangan desa. Dengan pemahaman yang matang, diharapkan perencanaan pembangunan akan menjadi lebih akurat dan berdaya guna. Kolaborasi antara stakeholder lokal diharapkan meningkat, sementara kebijakan yang terbentuk diharapkan mampu menciptakan desa yang mandiri secara ekonomi maupun sosial. Para peserta yang hadir tak lain adalah tokoh-tokoh kunci di wilayah ini. Camat Kecamatan Candi Laras Selatan, Ibu Hj. Rusmiati, turut serta dengan jajaran lengkapnya. Suara kepolisian juga hadir melalui kehadiran Bapak Kapolsek Kecamatan Candi Laras Selatan. Perwakilan dari sektor kesehatan, Ibu Bidan Desa Siti Napisah, A.Md.Keb, ikut serta memberikan kontribusi berharga. Kepala Desa dan seluruh Perangkat Desa Margasari Hulu turut menghadiri acara tersebut dengan semangat yang tinggi. Tak lupa ketua RT dan RW setempat juga memberikan dukungan penuh dalam upaya menjadikan desa ini sebagai contoh keberhasilan dalam pembangunan lokal. Dalam suasana yang penuh semangat dan harapan, sosialisasi IDD tahun 2026 ini diharapkan menjadi titik balik bagi kemajuan Desa Margasari Hulu. Dengan kolaborasi yang kuat, pemahaman yang mendalam, serta tekad yang bulat, diharapkan desa ini nantinya akan menjadi mandiri dan sejahtera.
Tingkatkan Kesehatan Ibu, Anak, dan Lansia, Posyandu Teratai II Desa Tanah Abang Berjalan Lancar
Senin, 22 Juni 2026
Jumat, 19 Juni 2026. Posyandu Teratai II Desa Tanah Abang kembali melaksanakan kegiatan pelayanan kesehatan rutin bulanan yang diikuti oleh balita, ibu hamil, ibu menyusui, serta lansia. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sekaligus memantau kondisi kesehatan warga secara berkala. Dalam pelaksanaannya, para kader posyandu bersama tenaga kesehatan memberikan berbagai layanan, di antaranya penimbangan dan pengukuran balita, pemantauan status gizi, imunisasi, pemberian vitamin, serta penyuluhan kesehatan bagi para orang tua. Selain itu, lansia juga mendapatkan pemeriksaan kesehatan dasar seperti pengecekan tekanan darah dan konsultasi kesehatan. Kader Posyandu Teratai II bersama tenaga kesehatan bekerja sama memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kehadiran posyandu menjadi sarana penting untuk mendeteksi dini berbagai permasalahan kesehatan, sekaligus memberikan edukasi mengenai pola hidup bersih dan sehat. Pemerintah Desa Tanah Abang mengapresiasi dedikasi para kader posyandu yang terus aktif melayani masyarakat. Keberadaan posyandu diharapkan dapat menjadi sarana penting dalam mendukung pencegahan stunting, meningkatkan kesehatan ibu dan anak, serta menjaga kesehatan lansia agar tetap produktif dan mandiri.
DESA SUNGKAI MENYALURKAN BANTUAN DARI KEMENSOS BERUPA BERAS DAN MINYAK
Senin, 22 Juni 2026
Pada tanggal 18 Juni 2026, Desa Sungkai telah meksanakan kegiatan mulia yang dilakukan oleh pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos). Di aula Balai Desa Sungkai, bantuan berupa beras dan minyak disalurkan kepada warga yang membutuhkan sebagai upaya untuk meringankan beban hidup mereka. Dengan penuh kehangatan dan keramahan, para petugas serta perangkat desa turut serta dalam proses distribusi bantuan tersebut. Warga yang hadir dengan rasa haru menerima bantuan tersebut, menunjukkan betapa pentingnya solidaritas dan gotong royong di tengah-tengah masyarakat. Bantuan yang disalurkan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi keluarga penerima, terutama di masa sulit seperti saat ini. Melalui kegiatan ini, Desa Sungkai sekali lagi membuktikan bahwa kebersamaan dan kepedulian adalah pondasi utama dalam membangun kesinambungan hidup bersama. Semoga bantuan ini dapat memberikan secercah harapan dan kehangatan bagi setiap keluarga penerima, serta semakin memperkuat ikatan antarwarga dalam menjalani kehidupan yang lebih baik. Terima kasih kepada Kemensos dan seluruh pihak yang telah menyelenggarakan kegiatan ini, semoga kebaikan selalu mengalir dan mencerahkan setiap sudut desa kita.
DESA SUNGKAI MELAKSANKAN KEGIATAN REMBUK STUNTING TINGKAT DESA TAHUN 2026
Senin, 22 Juni 2026
**Desa Sungkai Melaksanakan Kegiatan Rembuk Stunting Tingkat Desa Tahun 2026** Pada tanggal 19Â Juni 2026, Desa Sungkai menggelar kegiatan Rembuk Stunting di Aula Balai Desa Sungkai. Acara ini merupakan bagian dari upaya komprehensif desa dalam menangani masalah stunting di tingkat lokal. Kegiatan ini dihadiri oleh para tokoh masyarakat, perwakilan ibu hamil dan menyusui, petugas kesehatan setempat, serta berbagai pihak terkait lainnya. Tujuan utamanya adalah untuk membahas strategi penanggulangan stunting dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat. Dalam sambutannya, Kepala Desa Sungkai menekankan pentingnya kolaborasi dan kerjasama semua pihak dalam mengatasi masalah stunting yang masih menjadi perhatian serius di desa tersebut. Beliau juga menegaskan perlunya edukasi tentang gizi seimbang dan pola hidup sehat bagi ibu hamil dan balita sebagai langkah preventif. Diskusi dalam acara Rembuk Stunting ini meliputi beragam topik, mulai dari pemahaman tentang stunting, dampak negatifnya terhadap pertumbuhan anak, hingga solusi konkrit yang dapat dilakukan oleh masyarakat setempat. Ide-ide kreatif pun dihasilkan, seperti program pemberian makanan tambahan bagi balita kurang gizi, pelatihan parenting bagi orangtua, serta kampanye kesadaran gizi di lingkungan sekitar. Melalui kegiatan ini, Desa Sungkai menunjukkan komitmen yang kuat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya, khususnya dalam hal kesehatan anak-anak. Semoga hasil dari Rembuk Stunting ini bisa memberikan dampak positif yang nyata dalam menurunkan angka stunting di Desa Sungkai dan menjadi contoh inspiratif bagi desa-desa lainnya.
DESA SUNGKAI MELAKSANKAN KEGIATAN PADAT KARYA TUNAI DESA (PKTD) TAHUN 2026
Senin, 22 Juni 2026
**Desa Sungkai Menggelar Program Padat Karya Tunai Desa (PKTD) Tahun 2026** Pada tanggal 22 Juni 2026, Desa Sungkai dengan penuh semangat melaksanakan kegiatan Padat Karya Tunai Desa (PKTD) sebagai bagian dari upaya pengembangan dan kesejahteraan masyarakat setempat. PKTD tahun ini diadakan dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan warga desa melalui partisipasi aktif dalam proyek-proyek pembangunan lokal. Dengan matahari yang baru mulai bersinar,warga Desa Sungkai sudah berkumpul di tempat kegiatan. Mereka nampak antusias dan siap memulai hari yang penuh makna ini. Para peserta PKTD terdiri dari berbagai kalangan,semua bergotong-royong untuk kemajuan bersama. Salah satu proyek utama dalam PKTD tahun ini adalah pembangunan lingkungan yang penduduk desa. Selain itu, ada juga kegiatan pembersihan yang dilakukan secara gotong royong. Semangat gotong royong terpancar dari setiap individu yang turut serta, menciptakan suasana kebersamaan yang luar biasa. Melalui program ini, bukan hanya infrastruktur yang dibangun, tetapi juga rasa persatuan dan kebersamaan di antara warga Desa Sungkai semakin terjalin erat. Semoga kegiatan Padat Karya Tunai Desa (PKTD) tahun ini memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat Desa Sungkai dan menjadi tonggak awal menuju perkembangan yang lebih baik di masa depan.
REMBUG STUNTING PEMDES BAWAHAN PASAR KEC. MATARAMAN TA 2026
Jumat, 19 Juni 2026
Pada tanggal 19 Juni 2026, pukul 08:00, sebuah kegiatan penting dilaksanakan di Halaman Kantor Desa Bawahan Pasar. Acara ini merupakan REMBUG STUNTING PEMDES BAWAHAN PASAR KEC. MATARAMAN TA 2026 yang bertujuan sebagai forum musyawarah terkait langkah-langkah pencegahan dan penanganan stunting di wilayah Bawahan Pasar. Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Sekcam, Pambakal Desa Bawahan Pasar, Danramil, Puskesmas, Ketua dan anggota BPD, Ketua RT, Bidan Desa, Kader PKK, pendamping Desa, serta KUA Mataraman. REMBUG STUNTING menjadi wadah bagi pemerintah, tenaga kesehatan, kader, dan masyarakat untuk bersama-sama mengidentifikasi masalah stunting secara tepat. Beberapa manfaat dari kegiatan REMBUG STUNTING antara lain adalah: 1. Mengidentifikasi masalah stunting dengan akurat untuk mengetahui jumlah balita dan ibu hamil berisiko stunting beserta faktor penyebabnya. 2. Menyusun rencana aksi bersama untuk mencegah dan mengatasi stunting sesuai dengan kebutuhan daerah. 3. Meningkatkan koordinasi antar sektor guna memperkuat kerja sama antara berbagai pihak terkait. 4. Menentukan prioritas penggunaan anggaran untuk mendukung upaya percepatan penurunan stunting. 5. Meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pemenuhan gizi, kesehatan ibu dan anak, sanitasi, dan pola asuh yang baik. 6. Mempercepat penurunan angka stunting melalui komitmen dan tindakan bersama. 7. Meningkatkan pemantauan dan evaluasi untuk memastikan efektivitas program yang telah dirancang. Dengan adanya forum REMBUG STUNTING ini, diharapkan upaya pencegahan dan penanganan stunting dapat dilakukan secara lebih terarah dan efektif demi kesejahteraan masyarakat Desa Bawahan Pasar, Kecamatan Mataraman.
