Pada tanggal 23 Juni 2026, pukul 09:00:59, suasana di Aula Kantor Desa Pabaungan Hulu dipenuhi oleh warga desa yang hadir untuk Musyawarah Desa penting. Acara tersebut bertujuan untuk membentuk Tim RKPDES (Rencana Kerja Pemerintah Desa) guna merumuskan langkah-langkah strategis bagi pengembangan desa yang lebih baik. Dalam suasana yang penuh semangat dan kebersamaan, para tokoh masyarakat, perwakilan pemuda, serta aparat desa berkumpul untuk menentukan susunan tim yang akan bertanggung jawab dalam penyusunan RKPDES. Diskusi pun mulai digelar secara terstruktur,
mempertimbangkan berbagai aspek penting termasuk bidang pembangunan, kesejahteraan masyarakat, lingkungan hidup, dan keuangan desa. Setiap pendapat didengarkan dengan seksama, dan melalui proses musyawarah yang demokratis, akhirnya berhasil dibentuk Tim RKPDES yang terdiri dari individu-individu kompeten dan berkomitmen tinggi untuk mengawal proses perencanaan pembangunan desa. Keputusan yang dihasilkan merupakan representasi kesepakatan bersama sebagai bentuk dedikasi masyarakat desa dalam mencapai tujuan pembangunan yang berkelanjutan. Melalui kesempatan ini, diharapkan bahwa Tim RKPDES TA. 2026 yang baru terbentuk mampu menjalankan tugasnya dengan baik, bekerja keras untuk mengidentifikasi kebutuhan mendesak desa, serta merumuskan program-program yang dapat meningkatkan kesejahteraan dan kemajuan desa Pabaungan Hulu. Semangat gotong royong dan kerja sama yang terjalin di acara Musyawarah Desa tersebut diharapkan dapat menjadi fondasi kuat bagi perkembangan desa ke arah yang lebih baik di masa depan.
Kabar Berita
MUSYAWARAH DESA PEMBENTUKAN TIM RKPDES TA. 2026
Kamis, 25 Juni 2026
Diposting oleh: Pabaungan Hulu
Berita Terkait
APEL PAGI SEBELUM PELAKSANAAN KORVEI
Kamis, 25 Juni 2026
**APEL PAGI SEBELUM PELAKSANAAN KORVEI DI HALAMAN KANTOR DESA PABAUNGAN HULU: Membangun Kedisiplinan Bersama** Pada pagi yang cerah tanggal 23 Juni 2026, suara gemerincing daun dan semilir angin pagi menyambut para pegawai Kantor Desa Pabaungan Hulu yang telah berkumpul di halaman kantor. Jam menunjukkan pukul 07:00:32 ketika kegiatan rutin Apel Pagi sebelum pelaksanaan Korvei dimulai. Mereka berkumpul dengan penuh semangat dan tekad untuk memulai hari dengan penuh disiplin dan dedikasi. Acara tersebut bukan sekadar formalitas, melainkan sebuah sikap mental yang ditumbuhkan secara konsisten sebagai pondasi keberhasilan bersama. Suasana tegang mulai terasa ketika aba-aba pimpinan berkumandang, mengindikasikan dimulainya apel. Baris-baris pegawai berdiri kokoh, wajah serius mereka mencerminkan kesungguhan untuk menjalani tugas dengan penuh tanggung jawab. Dalam barisan rapat tersebut, tiap individu merasakan betapa pentingnya kedisiplinan dalam menjalankan setiap tugas. Kehadiran mereka pada apel pagi ini tidak semata-mata sebagai penghormatan rutin, tetapi lebih dari itu, sebagai komitmen untuk bekerja secara teratur, terorganisir, dan fokus. Setelah apel selesai, semangat yang terpancar dari wajah-wajah para pegawai menjadi penanda bahwa kedisiplinan adalah kunci utama dalam mencapai tujuan bersama. Dengan langkah mantap, mereka pun bergegas menuju lokasi Korvei dengan tekad yang bulat untuk memberikan yang terbaik bagi Desa Pabaungan Hulu. Kisah ini menjadi cerminan bagaimana sebuah aktivitas sederhana seperti Apel Pagi dapat menjadi fondasi kuat dalam membangun kedisiplinan, kolaborasi, dan semangat kerja yang tinggi. Setiap langkah kecil yang dilakukan dengan disiplin akan membawa dampak besar dalam mencapai kesuksesan bersama.
MUSYAWARAH DESA KHUSUS REMBUG STUNTING TA. 2026
Kamis, 25 Juni 2026
### Musyawarah Desa Khusus Rembug Stunting TA. 2026: Fokus Pada Kesehatan Pada tanggal 22 Juni 2026 pukul 09:00:40, Aula Kantor Desa Pabaungan Hulu menjadi saksi dari sebuah peristiwa penting dalam upaya penanggulangan stunting di wilayah tersebut. Musyawarah Desa Khusus Rembug Stunting TA. 2026 diselenggarakan dengan tujuan utama memperkuat kesadaran dan tindakan terhadap masalah kesehatan yang krusial ini. Dalam suasana aula yang hangat, tokoh-tokoh masyarakat, petugas kesehatan, pemuka agama, serta para orang tua berkumpul untuk membahas langkah-langkah konkrit dalam menangani stunting yang masih menjadi persoalan serius di desa ini. Kepala Desa membuka acara dengan pidato singkat namun menggugah, menyuarakan pentingnya kolaborasi semua pihak dalam mengatasi stunting yang dapat berdampak jangka panjang pada generasi masa depan. Ia menegaskan perlunya pendekatan holistik yang melibatkan aspek gizi, kesehatan ibu dan anak, pendidikan, serta pola hidup sehari-hari. Diskusi pun dimulai, dipandu oleh seorang moderator yang cakap menjaga arah pembicaraan. Ide-ide segar mulai bermunculan, mulai dari program pemberian suplemen gizi hingga pelatihan bagi ibu-ibu muda tentang nutrisi yang seimbang. Suasana haru turut terasa ketika seorang ibu menceritakan pengalaman pribadinya dalam mengatasi stunting anaknya, memberikan inspirasi bagi yang lain untuk tidak menyerah dan terus berjuang. Setelah berjam-jam diskusi yang intens, musyawarah ditutup dengan kesepakatan bersama untuk merumuskan rencana aksi konkret yang akan dilaksanakan dalam beberapa bulan ke depan. Seluruh peserta sepakat bahwa upaya pencegahan stunting bukanlah sekadar tugas satu individu atau lembaga, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh warga desa. Musyawarah Desa Khusus Rembug Stunting TA. 2026 tidak hanya menjadi ajang pembicaraan semata, tetapi juga momentum awal bagi perubahan menuju masyarakat yang lebih sehat, cerdas, dan sejahtera. Semangat kerja sama dan gotong royong dalam mengatasi stunting pun semakin terasa kuat, meyakinkan bahwa bersama, setiap tantangan dapat diatasi.
SOSIALISASI INDEKS DESA TA. 2026
Kamis, 25 Juni 2026
Sosialisasi Indeks Desa TA. 2026 di Aula Kantor Desa Pabaungan Hulu Pada tanggal 23 Juni 2026, tepat jam 14 siang, suasana hangat dan penuh antusiasme terpancar dari wajah warga Desa Pabaungan Hulu yang berkumpul di Aula Kantor Desa. Mereka hadir untuk mengikuti acara sosialisasi yang penting, yaitu Sosialisasi Indeks Desa tahun anggaran 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah setempat dalam meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya Indeks Desa sebagai alat ukur kemajuan dan kesejahteraan masyarakat di tingkat desa. Dalam sambutannya, Kepala Desa Pabaungan Hulu menyampaikan bahwa Indeks Desa adalah cermin dari capaian pembangunan di desa tersebut, termasuk dalam hal kesehatan, pendidikan, ekonomi, lingkungan, serta bidang lainnya. Para peserta sosialisasi diajak untuk lebih memahami signifikansi dari setiap indikator yang tercakup dalam Indeks Desa TA. 2026, serta bagaimana setiap individu dapat berperan aktif dalam meningkatkan nilai-nilai tersebut. Dengan pengetahuan yang baik, diharapkan masyarakat dapat turut serta mendukung program-program pembangunan yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas hidup mereka sendiri. Selain penjelasan secara teoritis, acara sosialisasi ini juga melibatkan diskusi interaktif antara narasumber dan peserta, sehingga tercipta ruang untuk bertukar pikiran, memberikan masukan, dan memperoleh pemahaman yang lebih mendalam. Diharapkan dengan adanya kegiatan sosialisasi seperti ini, kesadaran masyarakat Desa Pabaungan Hulu akan semakin meningkat, dan kolaborasi antara pemerintah dan warga desa dalam mencapai kemajuan bersama dapat semakin kuat. Acara ditutup dengan harapan agar semangat kebersamaan dan perbaikan terus terjaga, serta nilai-nilai Indeks Desa dapat terus meningkat dari tahun ke tahun untuk kesejahteraan bersama.
PELAKSANAAN KORVEI (KERJA BAKTI) PEMDES PABAUNGAN HULU
Kamis, 25 Juni 2026
**PELAKSANAAN KORVEI (KERJA BAKTI) PEMDES PABAUNGAN HULU: Membangun Keharmonisan Gotong Royong** Pada tanggal 23 Juni 2026, tepat pukul 07:45:10, Desa Pabaungan Hulu kembali bersatu dalam semangat gotong royong melalui pelaksanaan Korvei (Kerja Bakti) yang diinisiasi oleh Pemerintah Desa. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mempererat kebersamaan dan merawat infrastruktur desa untuk kesejahteraan bersama. Di bawah sinar mentari pagi yang hangat, warga Desa Pabaungan Hulu berbondong-bondong berkumpul di lapangan terbuka, siap memulai tugas masing-masing dalam Korvei. Mulai dari membersihkan saluran air, memperbaiki jalan desa, hingga merapikan halaman sekolah, setiap orang dengan sukarela memberikan tenaga dan waktu demi kebaikan bersama.Suasana gotong royong begitu kental terasa, terpancar dari senyuman dan kerjasama yang harmonis antarwarga. Tidak hanya sebagai ajang bekerja sama, Korvei juga menjadi wadah berbagi cerita dan tawa di antara kesibukan membenahi desa. Dalam pelaksanaannya, Ketua Pemdes Pabaungan Hulu memberikan pengarahan tentang pentingnya gotong royong sebagai fondasi kehidupan berkomunitas. Ia menekankan bahwa melalui solidaritas dan kolaborasi seperti Korvei inilah, desa dapat terus berkembang dan menjadi tempat yang nyaman bagi seluruh warganya. Setelah beberapa jam penuh kerja keras, Korvei pun berakhir dengan sukses. Desa Pabaungan Hulu kembali mendapatkan sentuhan baru, lebih teratur dan indah berkat jerih payah bersama. Semangat gotong royong tidak hanya tercermin dari hasil fisik yang tampak, tetapi juga dari ikatan batin yang semakin erat di antara penduduk desa. Sebagai cikal bakal kebersamaan yang abadi, Korvei di Desa Pabaungan Hulu menjelma menjadi bukti nyata bahwa kekuatan gotong royong memiliki daya magis untuk menyatukan perbedaan, menguatkan persaudaraan, dan membentuk fondasi kehidupan yang kokoh. Ini adalah cerminan dari kearifan lokal yang harus dijaga dan dilestarikan, karena gotong royong bukan hanya soal bekerja bersama, tetapi juga tentang membangun kehidupan yang penuh makna di tengah-tengah komunitas.
Sinergi Cegah Stunting, Pemerintah Desa Tanah Abang Gelar Rembuk Stunting
Kamis, 25 Juni 2026
Selasa, 23 Juni 2026. Pemerintah Desa Tanah Abang menggelar kegiatan Rembuk Stunting Tahun 2026 sebagai langkah strategis dalam upaya percepatan pencegahan dan penurunan angka stunting di desa. Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor Desa Tanah Abang ini berlangsung dengan lancar dan dihadiri oleh berbagai unsur pemangku kepentingan. Turut Hadir dalam kegiatan tersebut wakil Camat, Ketua KUA Kecamatan, Kasi Kesos, Kepala Puskesmas, Pendamping Desa, Ketua BPD, Kader Posyandu, Tenaga Kesehatan Desa, serta Perangkat Desa. Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung program pencegahan stunting demi mewujudkan generasi yang sehat dan berkualitas. Disampaikan bahwa stunting merupakan permasalahan yang memerlukan perhatian dan kerja sama semua pihak. Oleh karena itu, melalui rembuk stunting ini diharapkan tercipta kesepakatan dan sinergi dalam penyusunan program yang tepat sasaran bagi balita yanng berisiko stunting. Kegiatan Rembuk Stunting diisi dengan pemaparan kondisi stunting yang terjadi di wilayah desa, diskusi mengenai faktor penyebab stunting, serta penyusunan usulan kegiatan prioritas yang akan menjadi bagian dari perencanaan pembangunan desa. Berbagai program yang dibahas meliputi peningkatan pelayanan kesehatan balita yang berisiko stunting, pemantauan tumbuh kembang balita, serta penguatan peran posyandu di masyarakat. Melalui pelaksanaan Rembuk Stunting ini, Pemerintah Desa Tanah Abang berharap tercipta kesepahaman dan komitmen bersama untuk terus upaya pencegahan stunting. Dengan kerja sama yang solid dari seluruh pihak, diharapkan dapat terwujud generasi Desa Tanah Abang yang sehat, cerdas, dan berkualitas menuju masa depan yang lebih baik.Â
MUSDES Pembentukan tim penyusun RKPDes Tahun 2027
Kamis, 25 Juni 2026
**Musyawarah Desa (MUSDES) Pembentukan Tim Penyusun RKPDes Tahun 2027 Sekaligus Rembug Stunting di Kantor Desa Rantau Bujur** Pada tanggal 24 Juni 2026, tepat pukul 10:00 pagi, Kantor Desa Rantau Bujur menjadi saksi dari momentum penting dalam proses perencanaan pembangunan desa. Musyawarah Desa (MUSDES) digelar untuk membentuk Tim Penyusun Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) tahun 2027 dan Pembahasan tentang Rembug Stunting MUSDES ini merupakan wahana partisipasi masyarakat dalam menentukan arah pembangunan desa dan membentuk rencana pencegahan Stunting di desa Dengan berbagai potensi dan kebutuhan yang dimiliki oleh Desa Rantau Bujur, pembentukan tim penyusun RKPDes menjadi langkah awal untuk memastikan program-program yang akan dijalankan sesuai dengan aspirasi dan kebutuhan riil masyarakat. Kehadiran para tokoh masyarakat, perwakilan lembaga, pemuda, dan perempuan dalam MUSDES ini mencerminkan kesungguhan dan kepedulian bersama dalam memajukan desa. Diskusi yang meriah dan konstruktif menjadi ciri khas acara ini, di mana setiap suara didengarkan dan setiap masukan bernilai. Dalam suasana penuh semangat dan antusiasme, ditetapkanlah Tim Penyusun RKPDes Tahun 2027 yang terdiri dari Kepala Desa, Perangkat Desa dan Unsur permpuan serta tokoh masyarakat. Langkah pertama mereka adalah melakukan konsolidasi data dan informasi terkini mengenai kondisi desa serta aspirasi masyarakat untuk kemudian merumuskan program kerja yang akan mendukung visi pembangunan desa. Melalui MUSDES ini, diharapkan partisipasi masyarakat bukan hanya selesai pada tahap perumusan rencana saja, tetapi juga akan terlibat aktif dalam pelaksanaan program-program tersebut hingga pada monitoring dan evaluasi hasil pembangunan. Demikianlah, MUSDES Pembentukan Tim Penyusun RKPDes Tahun 2027 di Kantor Desa Rantau Bujur menjadi tonggak awal bagi perjalanan panjang menuju desa yang lebih maju, mandiri, dan berkualitas hidup bagi seluruh warganya. Partisipasi dan sinergi antara pemerintah desa dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan visi bersama untuk Desa Rantau Bujur.
