**Pasar Murah: Menyapa dan Membantu Warga Desa Lontar Timur** Pada tanggal 23 Juni 2026, sebuah kegiatan amal yang bernilai tinggi akan hadir di Desa Lontar Timur - Pasar Murah yang diselenggarakan di jl. Sipatuo RT. 02/01. Acara ini memiliki tujuan mulia yakni membantu warga dengan menyediakan barang-barang kebutuhan sehari-hari dengan harga terjangkau. Dimulai pada jam 00:48:10, Pasar Murah ini tidak hanya sekadar menyajikan produk dengan diskon besar, melainkan juga menjadi simbol solidaritas dan kepedulian dalam komunitas setempat. Kolaborasi antara masyarakat, pengusaha lokal, dan pemerintah desa telah memungkinkan terselenggaranya acara ini sebagai bentuk dukungan bagi mereka yang membutuhkan tanpa harus khawatir soal biaya. Para pengunjung akan dimanjakan dengan beragam produk mulai dari bahan makanan hingga kebutuhan rumah tangga, semua diprioritaskan dengan kualitas yang terjaga. Suasana ramah dan penuh semangat juga turut menghidupkan pengalaman berbelanja para peserta. Pasar Murah Desa Lontar Timur bukanlah sekadar aktivitas komersial biasa, melainkan manifestasi konkret dari kepedulian sosial yang inklusif. Semua individu, tanpa terkecuali, diundang untuk ikut serta dalam momen berbagi ini. Harapannya, kegiatan ini akan menjadi tonggak awal bagi terciptanya masyarakat yang lebih peduli dan saling mendukung di Desa Lontar Timur. Dengan berbagi, kita tak hanya memberikan harapan, tetapi juga mempererat tali persaudaraan di antara kita semua. Mari bersama-sama menjadikan Pasar Murah ini momentum penting dalam merangkul kebersamaan dan kemajuan bersama.
Kabar Berita
Pasar Murah
Kamis, 25 Juni 2026
Diposting oleh: Lontar Timur
Berita Terkait
Sinergi Cegah Stunting, Pemerintah Desa Tanah Abang Gelar Rembuk Stunting
Kamis, 25 Juni 2026
Selasa, 23 Juni 2026. Pemerintah Desa Tanah Abang menggelar kegiatan Rembuk Stunting Tahun 2026 sebagai langkah strategis dalam upaya percepatan pencegahan dan penurunan angka stunting di desa. Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor Desa Tanah Abang ini berlangsung dengan lancar dan dihadiri oleh berbagai unsur pemangku kepentingan. Turut Hadir dalam kegiatan tersebut wakil Camat, Ketua KUA Kecamatan, Kasi Kesos, Kepala Puskesmas, Pendamping Desa, Ketua BPD, Kader Posyandu, Tenaga Kesehatan Desa, serta Perangkat Desa. Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung program pencegahan stunting demi mewujudkan generasi yang sehat dan berkualitas. Disampaikan bahwa stunting merupakan permasalahan yang memerlukan perhatian dan kerja sama semua pihak. Oleh karena itu, melalui rembuk stunting ini diharapkan tercipta kesepakatan dan sinergi dalam penyusunan program yang tepat sasaran bagi balita yanng berisiko stunting. Kegiatan Rembuk Stunting diisi dengan pemaparan kondisi stunting yang terjadi di wilayah desa, diskusi mengenai faktor penyebab stunting, serta penyusunan usulan kegiatan prioritas yang akan menjadi bagian dari perencanaan pembangunan desa. Berbagai program yang dibahas meliputi peningkatan pelayanan kesehatan balita yang berisiko stunting, pemantauan tumbuh kembang balita, serta penguatan peran posyandu di masyarakat. Melalui pelaksanaan Rembuk Stunting ini, Pemerintah Desa Tanah Abang berharap tercipta kesepahaman dan komitmen bersama untuk terus upaya pencegahan stunting. Dengan kerja sama yang solid dari seluruh pihak, diharapkan dapat terwujud generasi Desa Tanah Abang yang sehat, cerdas, dan berkualitas menuju masa depan yang lebih baik.Â
MUSDES Pembentukan tim penyusun RKPDes Tahun 2027
Kamis, 25 Juni 2026
**Musyawarah Desa (MUSDES) Pembentukan Tim Penyusun RKPDes Tahun 2027 Sekaligus Rembug Stunting di Kantor Desa Rantau Bujur** Pada tanggal 24 Juni 2026, tepat pukul 10:00 pagi, Kantor Desa Rantau Bujur menjadi saksi dari momentum penting dalam proses perencanaan pembangunan desa. Musyawarah Desa (MUSDES) digelar untuk membentuk Tim Penyusun Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) tahun 2027 dan Pembahasan tentang Rembug Stunting MUSDES ini merupakan wahana partisipasi masyarakat dalam menentukan arah pembangunan desa dan membentuk rencana pencegahan Stunting di desa Dengan berbagai potensi dan kebutuhan yang dimiliki oleh Desa Rantau Bujur, pembentukan tim penyusun RKPDes menjadi langkah awal untuk memastikan program-program yang akan dijalankan sesuai dengan aspirasi dan kebutuhan riil masyarakat. Kehadiran para tokoh masyarakat, perwakilan lembaga, pemuda, dan perempuan dalam MUSDES ini mencerminkan kesungguhan dan kepedulian bersama dalam memajukan desa. Diskusi yang meriah dan konstruktif menjadi ciri khas acara ini, di mana setiap suara didengarkan dan setiap masukan bernilai. Dalam suasana penuh semangat dan antusiasme, ditetapkanlah Tim Penyusun RKPDes Tahun 2027 yang terdiri dari Kepala Desa, Perangkat Desa dan Unsur permpuan serta tokoh masyarakat. Langkah pertama mereka adalah melakukan konsolidasi data dan informasi terkini mengenai kondisi desa serta aspirasi masyarakat untuk kemudian merumuskan program kerja yang akan mendukung visi pembangunan desa. Melalui MUSDES ini, diharapkan partisipasi masyarakat bukan hanya selesai pada tahap perumusan rencana saja, tetapi juga akan terlibat aktif dalam pelaksanaan program-program tersebut hingga pada monitoring dan evaluasi hasil pembangunan. Demikianlah, MUSDES Pembentukan Tim Penyusun RKPDes Tahun 2027 di Kantor Desa Rantau Bujur menjadi tonggak awal bagi perjalanan panjang menuju desa yang lebih maju, mandiri, dan berkualitas hidup bagi seluruh warganya. Partisipasi dan sinergi antara pemerintah desa dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan visi bersama untuk Desa Rantau Bujur.
Musyawarah Desa Pembentukan Tim Penyusunan RKPDes Tahun 2027
Kamis, 25 Juni 2026
Pada tanggal 19 Juni 2026, tepat pukul 09:00 pagi, Musyawarah Desa digelar di Aula Kantor Desa Bungur dengan tujuan utama membahas pembentukan Tim Penyusunan RKPDes untuk tahun 2027. Acara ini bertujuan merencanakan kegiatan yang akan dilakukan selama satu tahun mendatang, menyusun Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes), menentukan prioritas program, merumuskan pedoman kerja dan sistem monitoring, serta memastikan transparansi dan partisipasi dalam proses perencanaan dan pelaksanaan program-program desa. Â Â Â Â Â Â Dalam suasana yang penuh antusiasme, para tokoh masyarakat, perwakilan RT/RW, aparat desa, pemuda, dan tokoh agama berkumpul untuk berdiskusi secara bersama-sama. Mereka memiliki kesadaran akan pentingnya perencanaan yang matang untuk meningkatkan kesejahteraan dan pembangunan desa secara menyeluruh. Diskusi dipandu oleh Kepala Desa beserta jajaran perangkat desa lainnya. Mereka mengarahkan pembahasan agar fokus pada penyusunan rencana kerja yang realistis dan dapat diimplementasikan dengan baik. Setiap usulan dari peserta musyawarah diperhatikan dan didiskusikan secara cermat guna mencapai kesepakatan bersama. Selain itu, dalam upaya meningkatkan transparansi, setiap tahap pembentukan Tim Penyusunan RKPDes dibahas secara terbuka dan disertai dengan penjelasan yang komprehensif. Hal ini bertujuan agar seluruh warga desa turut memahami proses perencanaan yang sedang berlangsung dan dapat memberikan masukan yang konstruktif. Kegiatan ini juga menegaskan pentingnya partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat dalam pembangunan desa. Dengan adanya kesepakatan bersama melalui musyawarah, diharapkan setiap program yang direncanakan dapat mencerminkan aspirasi dan kebutuhan riil masyarakat. Demikianlah rangkaian acara Musyawarah Desa Pembentukan Tim Penyusunan RKPDes Tahun 2027 yang berlangsung di Aula Kantor Desa Bungur pada tanggal 19 Juni 2026. Semangat gotong-royong dan kerjasama yang terjalin diharapkan menjadi landasan kuat bagi kemajuan desa menuju arah yang lebih baik dan berkelanjutan.
Tekan Angka Stunting, Pemerintah dan Masyarakat Duduk Bersama dalam Rembug Stunting
Kamis, 25 Juni 2026
Pemerintah Desa Aluan Besar menggelar kegiatan Rembug Stunting pada hari Selasa, 23 Juni 2026 sebagai upaya memperkuat koordinasi dan komitmen bersama dalam percepatan pencegahan serta penanganan stunting di tingkat desa. Kegiatan ini dihadiri oleh Camat Batu Benawa, Kepala Puskesmas Kalibaru beserta jajaran, bidan desa, kader posyandu, ibu yang memiliki balita, serta para orang tua yang anaknya mengalami stunting. Rembug Stunting menjadi forum penting untuk membahas berbagai permasalahan yang menjadi penyebab stunting serta merumuskan langkah-langkah strategis dalam penanganannya. Melalui kegiatan ini, seluruh pihak yang terlibat diajak untuk berperan aktif dalam meningkatkan kesehatan ibu dan anak, memperbaiki pola asuh, serta memastikan pemenuhan gizi yang baik bagi balita. Dalam kesempatan tersebut, para peserta mendapatkan edukasi mengenai pentingnya pemenuhan gizi sejak masa kehamilan hingga usia balita, pemantauan pertumbuhan anak secara rutin, serta penerapan pola hidup bersih dan sehat. Selain itu, dilakukan pula diskusi dan penyampaian berbagai masukan serta komitmen bersama untuk mendukung program percepatan penurunan angka stunting di Desa Aluan Besar. Pemerintah Desa Aluan Besar berharap melalui kegiatan Rembug Stunting ini dapat terjalin sinergi yang kuat antara pemerintah, tenaga kesehatan, kader posyandu, dan masyarakat dalam mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan bebas stunting. Dengan kerja sama yang baik dari seluruh pihak, diharapkan upaya pencegahan dan penanganan stunting dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (Selasa/23/06/2026)
KEGIATAN IBU TPPKK DESA TANJUNG PANGGA MENGADAKAN PERINGATAN 10 MUHARAM (Masyarakat membuat bubur Azurra)
Kamis, 25 Juni 2026
Pada tanggal 24 Juni 2026 pukul 12:57:14, Ibu TPPKK Desa Tanjung Pangga memimpin kegiatan peringatan 10 Muharram yang berlangsung di samping Balai Desa. Acara tersebut bertujuan untuk menjalin kebersamaan antara warga masyarakat melalui kegiatan memasak bersama bubur Azurra. Dalam suasana yang penuh kehangatan, para ibu dari berbagai keluarga di desa turut serta dalam kegiatan ini. Mereka saling bahu membahu mempersiapkan bahan-bahan dan meramu rempah-rempah untuk menciptakan hidangan bubur Azurra yang lezat. Sambil bergotong-royong di dapur umum yang telah disiapkan oleh panitia, para peserta berbagi cerita dan tawa, menciptakan ikatan yang lebih erat di antara mereka. Semangat gotong royong terasa kental, mencerminkan kebersamaan dan solidaritas yang ada di antara warga Desa Tanjung Pangga. Setelah proses memasak selesai, bubur Azurra pun siap disantap bersama-sama. Suasana keakraban semakin terasa ketika seluruh peserta duduk bersama di meja makan, menikmati sajian yang mereka buat dengan penuh kasih sayang dan kebersamaan. Kegiatan peringatan 10 Muharram kali ini tidak hanya menjadi ajang memasak bersama, tetapi juga sebagai momentum untuk menguatkan hubungan sosial dan menjaga keharmonisan di antara warga Desa Tanjung Pangga. Semoga semangat kebersamaan ini terus terjaga dan memberikan dampak positif bagi perkembangan masyarakat desa ke depan.
Kedatangan Tamu Konsultan PT. SMART dari OCEAN ENVIRO Keperluan Observasi Pesisir dan Layanan Masyarakat Serta Tamu dari PT. SKIP - SKPE
Kamis, 25 Juni 2026
Pada tanggal 24 Juni 2026 pukul 11:11:20, Desa Tanjung Pangga kedatangan tamu-tamu istimewa dari PT. SMART Ocean Enviro dan PT. SKIP - SKPE untuk keperluan observasi pesisir dan layanan masyarakat. Kehadiran konsultan-konsultan berpengalaman ini menandai langkah penting dalam upaya memahami ekosistem pesisir serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat. Dengan tujuan yang jelas, para tamu tersebut bertujuan untuk mengamati kondisi pesisir secara langsung guna memberikan wawasan mendalam terkait tantangan lingkungan yang dihadapi dan potensi yang dapat dikembangkan. Selain itu, pihak PT. SKIP - SKPE juga hadir untuk memberikan layanan masyarakat yang berkelanjutan, menciptakan sinergi antara pembangunan dan keberlanjutan lingkungan. Kantor Desa Tanjung Pangga menjadi saksi perjumpaan antara pemangku kepentingan ini, di mana ide-ide brilian dan rencana aksi konkret tersusun untuk memajukan wilayah tersebut. Melalui kolaborasi yang erat antara sektor publik dan swasta, diharapkan bahwa hasil observasi pesisir dan layanan masyarakat ini akan memberikan dampak positif yang nyata bagi kesejahteraan bersama. Kesempatan ini tidak hanya sebagai acara formal, tetapi juga momentum inspiratif untuk menggali potensi wilayah pesisir yang belum tergarap sepenuhnya. Dengan semangat kerjasama dan dedikasi tinggi, diharapkan bahwa kunjungan ini akan membawa berkah bagi Desa Tanjung Pangga dan menjadi contoh bagi daerah lain dalam menjaga lingkungan serta melayani masyarakat dengan baik.
