**Studi Tiru Kabupaten Malang: Peningkatan Pengelolaan Hak Asuh Mandiri dan Tanaman Obat oleh Tim Pengerak PKK Desa Sungkai dan PPK Desa Se-Kecamatanan Simpang Empat** Pada tanggal 9 Juli 2026, di Aula Desa Sungkai, sebuah kolaborasi bersejarah terjadi Tim Pengerak PPK Desa se-Kecamatanan Simpang Empat. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan studi tiru terhadap Kabupaten Malang, Jawa Timur, dengan fokus pada pengelolaan hak asuh mandiri dan tanaman obat. Kabupaten Malang, dengan keberhasilannya dalam mengelola hak asuh mandiri dan menjaga keberagaman tanaman obat, telah menjadi contoh yang inspiratif bagi banyak daerah di Indonesia. Dengan semangat membangun dan belajar dari pengalaman sukses orang lain, peserta Se-Kecamatanan Simpang Empat berusaha menyerap praktik terbaik yang dapat diterapkan kembali di komunitas mereka sendiri. Proses studi tiru ini bukan hanya tentang menyalin apa yang sudah ada, tetapi juga tentang memahami prinsip-prinsip di balik kesuksesan Kabupaten Malang. Melalui diskusi mendalam, sesi tanya jawab, dan kunjungan lapangan, para anggota tim berbagi pengetahuan, ide, dan strategi untuk meningkatkan pengelolaan hak asuh mandiri serta memperluas ketersediaan tanaman obat di wilayah mereka. Diharapkan bahwa hasil dari kegiatan ini tidak hanya akan memberikan wawasan baru bagi Tim Pengerak PKK Desa Sungkai dan PPK Desa Se-Kecamatanan Simpang Empat, tetapi juga akan menginspirasi inovasi lokal yang dapat membawa manfaat besar bagi masyarakat setempat. Semoga kerjasama ini menjadi tonggak awal bagi perubahan positif yang berkelanjutan dalam upaya konservasi lingkungan dan pemenuhan kebutuhan kesehatan melalui penerapan praktik terbaik yang diperoleh dari studi tiru ini.
Kabar Berita
TIM PENGERAK PKK DESA SUNGKAI BERSAMA TIM PENGERAK PPK DESA SE-KECAMATANAN SIMPANG EMPAT MELAKUKAN STUDY TIRU KABUPATEN MALANG JAWA TIMUR
Kamis, 09 Juli 2026
Diposting oleh: Desa Sungkai
Berita Terkait
Bunda PAUD Desa Bawahan Selan Kecamatan Mataraman Kabupaten Banjar Melakukan Kegiatan Monev MPLS Ramah Tahun 2026
Kamis, 09 Juli 2026
### Bunda PAUD Desa Bawahan Selan Kecamatan Mataraman Kabupaten Banjar Melakukan Kegiatan Monev MPLS Ramah Tahun 2026 #### Menyusuri Jejak Edukasi Berkualitas di TK Tunas Harapan 1 Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) terus mengalami perkembangan pesat, khususnya di Desa Bawahan Selan, Kecamatan Mataraman, Kabupaten Banjar. Pada tahun 2026, Bunda PAUD setempat telah meluncurkan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Mata Pelajaran Lokal Sekolah (MPLS) dengan tema "Ramah" di TK Tunas Harapan 1. Suasana ceria dan antusiasme menyelimuti acara tersebut yang dilaksanakan pada tanggal 9 Juli 2026 pukul 09:00:00. Dalam upaya mendukung peningkatan kualitas pendidikan, kegiatan Monev MPLS Ramah ini menjadi tonggak penting bagi para pembelajar usia dini. Bunda PAUD sebagai garda terdepan dalam proses pembelajaran turut andil memberikan pendampingan serta arahan kepada anak-anak agar dapat menggali potensi diri sejak dini. Di tengah gemerlap keceriaan, puluhan anak-anak bersemangat mengikuti berbagai kegiatan edukatif yang disiapkan. Mulai dari permainan belajar Hingga sesi kreativitas, semuanya dirancang untuk merangsang perkembangan intelektual dan emosional anak secara seimbang. Dalam sambutannya, Bunda PAUD menekankan pentingnya kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam membentuk karakter anak-anak yang tangguh dan berkualitas. "Edukasi bukanlah hanya soal materi, namun juga bagaimana kita membina ketulusan hati dan kepekaan sosial mereka," ujar Bunda PAUD penuh semangat. Kegiatan Monev MPLS Ramah 2026 tidak hanya menjadi ajang evaluasi kinerja pendidikan, tetapi juga momentum untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga desa. Kebersamaan yang terjalin di antara seluruh elemen masyarakat menandai komitmen bersama dalam mencetak generasi penerus yang unggul dan berdaya saing. Dengan semangat kebersamaan dan kerja keras, Bunda PAUD Desa Bawahan Selan, Kecamatan Mataraman, Kabupaten Banjar, telah meletakkan fondasi kuat bagi masa depan pendidikan anak-anak di wilayah tersebut. Semoga semangat luhur ini terus menginspirasi banyak pihak untuk peduli dan berperan aktif dalam dunia pendidikan anak-anak Indonesia. Mari kita bersama-sama menjaga dan merawat tumbuh kembang anak-anak kita, karena mereka adalah cikal bakal masa depan bangsa.
REMBUK STUNTING
Kamis, 09 Juli 2026
**Rapat REMBUK STUNTING di Balai Desa: Upaya Penurunan dan Pencegahan Stunting** Pada tanggal 8 Juli 2026, jam 09:00, sebuah Musyawarah Desa digelar di Balai Desa Dalam Pagar dengan fokus utama pada Pencegahan dan Penurunan Stunting. Acara ini diselenggarakan oleh Badan Permusyawaratan Desa bekerja sama dengan Pemerintah Desa Dalam Pagar. Kehadiran Camat Martapura Timur, Bapak M. SONWANI AGUS,S.Sos, dan UPT Puskesmas Martapura Timur menandai keseriusan komunitas dalam mengatasi masalah kesehatan krusial ini. Dalam pertemuan tersebut, Kader KPM Desa memberikan laporan terperinci mengenai kegiatan yang telah dilakukan serta hasil Skor EHDW Monitoring terkait Penanganan Stunting di Desa Dalam Pagar. Camat Martapura Timur membagikan pesan penting kepada seluruh Kader Kesehatan di desa beserta masyarakat agar lebih memperhatikan kesehatan, terutama dalam hal gizi, terutama selama 1000 hari pertama kehidupan guna mencegah stunting. Upaya kolektif dari berbagai pihak, seperti pemerintah daerah, lembaga kesehatan, dan masyarakat Desa Dalam Pagar, menjadi landasan kokoh bagi program-program preventif yang bertujuan menyelamatkan generasi masa depan dari dampak buruk stunting. Melalui kolaborasi yang sinergis, diharapkan tingkat stunting di wilayah ini dapat diminimalisir, menciptakan generasi yang sehat dan tangguh untuk masa depan yang lebih baik.
DESA SUNGKAI MELAKSANAKAN MUSAYAWARAH DESA PEMBENTUKAN TIM RKPDES TAHUN 2027
Kamis, 09 Juli 2026
Pada tanggal 7 Juli 2026, pukul 09:54:56, Desa Sungkai menggelar Musyawarah Desa penting untuk pembentukan Tim Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDES) tahun 2027. Acara ini berlangsung di Balai Desa Sungkai dengan tujuan utama untuk merumuskan langkah-langkah strategis dalam pengembangan desa untuk tahun mendatang. Musyawarah ini merupakan wadah partisipasi masyarakat dalam proses perencanaan pembangunan desa secara partisipatif. Dalam suasana yang penuh kebersamaan dan semangat gotong royong, para tokoh masyarakat, perwakilan lembaga kemasyarakatan, serta aparat desa aktif berdiskusi untuk menyusun RKPDES yang berdaya guna dan bermanfaat bagi seluruh warga. Dalam musyawarah ini, beragam gagasan dan aspirasi dari berbagai elemen masyarakat turut disampaikan guna memastikan bahwa setiap keputusan yang diambil mencerminkan kebutuhan dan harapan bersama. Proses pemilihan anggota Tim RKPDES dilakukan secara demokratis dan transparan, menegaskan komitmen untuk menjalankan prinsip good governance dalam setiap tahapan perencanaan pembangunan desa. Keterlibatan aktif seluruh lapisan masyarakat dalam penyusunan RKPDES menjadi modal utama bagi Desa Sungkai dalam menghadapi berbagai tantangan dan peluang ke depan. Diharapkan melalui kolaborasi yang erat ini, program-program pembangunan yang akan direncanakan dapat lebih tepat sasaran dan memberikan dampak positif yang signifikan bagi kemajuan desa. Sebagai tanda kesepakatan dan komitmen bersama, acara ditutup dengan doa bersama dan harapan agar rencana kerja yang telah dibuat dapat terlaksana dengan lancar demi terwujudnya Desa Sungkai yang lebih baik dan sejahtera bagi seluruh warganya.
KUNJUNGAN SKODAM XXII/TAMBUN BUNGAI KE DESA BURAKAI TINJAU PEMBANGUNAN JEMBATAN GARUDA MERAH PUTIH DAN KDMP
Kamis, 09 Juli 2026
Burakai, Rabu, 08 Juli 2026 â Desa Burakai, Kecamatan Hatungun, Kabupaten Tapin menerima kunjungan kerja dari SKODAM XXII/Tambun Bungai yang dipimpin oleh Brigjen TNI Budhi Utomo. Kunjungan ini dilaksanakan dalam rangka meninjau secara langsung perkembangan pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih serta Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Burakai. Dalam kegiatan tersebut, Brigjen TNI Budhi Utomo didampingi oleh jajaran TNI dan disambut langsung oleh Kepala Desa Burakai, Ersan. Peninjauan dilakukan untuk melihat progres pembangunan sekaligus memastikan pelaksanaan kegiatan berjalan sesuai dengan rencana dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Jembatan Garuda Merah Putih diharapkan menjadi infrastruktur yang mampu meningkatkan konektivitas wilayah, memperlancar mobilitas warga, serta mendukung pertumbuhan ekonomi desa. Sementara itu, pembangunan Koperasi Desa Merah Putih diharapkan menjadi pusat penguatan ekonomi masyarakat melalui pengembangan usaha dan peningkatan kesejahteraan warga. Kepala Desa Burakai, Ersan, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh jajaran SKODAM XXII/Tambun Bungai terhadap pembangunan di Desa Burakai. Menurutnya, sinergi antara pemerintah desa, TNI, dan seluruh pihak terkait merupakan modal penting dalam mewujudkan pembangunan desa yang berkelanjutan. Melalui kunjungan ini diharapkan kerja sama yang telah terjalin dapat terus diperkuat sehingga berbagai program pembangunan di Desa Burakai dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat.
ASSESTMENT TES KADER KESEHATAN TAHUN ANGGARAN 2026
Kamis, 09 Juli 2026
ASSESSMENT TES KADER KESEHATAN TAHUN ANGGARAN 2026: Meningkatkan Standar Pelayanan Kesehatan di Desa Pabaungan Hulu Pada tanggal 8 Juli 2026, tepat pukul 08:30:31, Gedung Posyandu Desa Pabaungan Hulu menjadi saksi pelaksanaan Assessment Tes Kader Kesehatan. Kegiatan ini bertujuan utama untuk mengevaluasi serta mengukur pemahaman, kompetensi, dan keterampilan para kader kesehatan dalam memberikan pelayanan yang berkualitas kepada masyarakat setempat. Posyandu, sebagai pusat pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat desa, memegang peran penting dalam upaya meningkatkan kesehatan warga secara menyeluruh. Dengan adanya tes ini, diharapkan kualitas layanan kesehatan yang diberikan oleh kader kesehatan dapat terus ditingkatkan sesuai dengan standar yang ditetapkan. Para kader kesehatan pun turut aktif mempersiapkan diri untuk menghadapi tes ini. Mereka menjalani berbagai pembekalan dan pelatihan guna memastikan bahwa pengetahuan dan keterampilan mereka dalam memberikan pelayanan kesehatan sudah sejalan dengan tuntutan zaman. Saat tes berlangsung, suasana tegang namun penuh semangat terasa di seluruh ruangan. Kader-kader kesehatan dengan penuh kesungguhan menjawab setiap pertanyaan dan menyelesaikan setiap tantangan yang diberikan. Kemampuan mereka dalam memberikan informasi kesehatan, melakukan tindakan preventif, serta berkomunikasi dengan masyarakat diuji secara langsung. Hasil dari assessment ini akan menjadi panduan bagi pihak terkait dalam merancang program pelatihan lanjutan serta menyusun langkah-langkah strategis guna terus meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di Desa Pabaungan Hulu. Melalui upaya ini, diharapkan kualitas hidup masyarakat dapat terus meningkat melalui akses yang lebih baik terhadap pelayanan kesehatan yang berkualitas. Dengan semangat juang para kader kesehatan yang tak kenal lelah dan komitmen bersama untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat, Assessment Tes Kader Kesehatan tahun 2026 di Desa Pabaungan Hulu telah menciptakan tonggak baru dalam upaya mewujudkan kesehatan yang lebih baik bagi semua.
Sosialisasi Program Jaksa Garda Desa (Jaga Desa)
Kamis, 09 Juli 2026
Sosialisasi Program Jaksa Garda Desa (Jaga Desa) di Kecamatan Candi Laras Selatan: Membangun Kesadaran Komunitas Pada tanggal 8 Juli 2026, bertempat di Aula Kantor Kecamatan Candi Laras Selatan, terlaksana acara sosialisasi yang memperkenalkan program inovatif bernama Jaksa Garda Desa (Jaga Desa). Melalui kegiatan ini, Kepala Desa beserta Aparat Desa diajak untuk lebih memahami dan memanfaatkan aplikasi Jaga Desa sebagai alat untuk meningkatkan keamanan dan ketertiban di lingkungan mereka. Pukul 09:30:32, suasana aula terasa hidup dengan kehadiran para petinggi kecamatan, Kepala Desa, serta Perangkat Desa Dibuka oleh sambutan hangat dari Bapak Kepala Kecamatan / yang mewakili, acara kemudian dilanjutkan dengan presentasi mengenai fitur-fitur unggulan dari aplikasi Jaga Desa. Salah satu narasinya dalam acara tersebut adalah: "Kehadiran Jaga Desa bukan sekadar sebuah aplikasi, melainkan sebuah tonggak baru dalam upaya menjaga keuangan Desa. Dengan teknologi yang semakin canggih, mari manfaatkan aplikasi ini sebagai sarana untuk saling berbagi informasi, memperkuat solidaritas, dan merawat keutuhan desa kita bersama." Semangat gotong royong begitu kental terasa dalam diskusi yang menyusul presentasi, di mana peserta secara antusias berbagi ide untuk implementasi lebih lanjut dari program ini. Di akhir acara, harapan tumbuh bahwa sinergi antara teknologi dan kebersamaan akan membawa dampak positif dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan harmonis bagi seluruh komunitas. Dengan demikian, sosialisasi Program Jaksa Garda Desa (Jaga Desa) di Kecamatan Candi Laras Selatan tidak hanya berujung pada penjelasan tentang aplikasi.
