Musyawarah Desa Suato Tatakan Serahkan Pendapatan Asli Desa Tahun 2025

**Musyawarah Desa: Momen Penting Penyerahan Pendapatan Asli Desa di Kantor Desa Suato Tatakan** Suasana haru dan kebersamaan kembali terasa di Desa Suato Tatakan, ketika pada tanggal 3 September 2025 pukul 11:00, digelar Musyawarah Desa yang sarat makna. Bertempat di Kantor Desa, para pemangku kepentingan dan warga Desa berkumpul untuk merayakan keberhasilan serta memutuskan arah pembangunan Desa ke depan. Salah satu momen paling dinantikan dalam musyawarah kali ini adalah penyerahan Pendapatan Asli Desa (PAD) yang berhasil dikumpulkan selama periode tertentu. Pendapatan ini merupakan hasil dari berbagai inisiatif dan kerja keras seluruh elemen masyarakat Desa Suato Tatakan. Kepala Desa dengan penuh rasa bangga menyampaikan laporan keuangan Desa, yang menunjukkan peningkatan signifikan pendapatan dibanding periode sebelumnya. Dana tersebut berasal dari beragam sektor. Musyawarah Desa bukan hanya sekadar ajang seremonial, namun juga menjadi wadah untuk bersama-sama merumuskan program-program ke depan guna lebih meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Suato Tattakan secara menyeluruh. Setiap masukan dari tokoh masyarakat, pemuda, maupun tokoh agama menjadi bahan pertimbangan penting bagi penyusunan rencana aksi ke depan. Dengan penuh semangat dan tekad, mereka meyakini bahwa Desa Suato Tatakan akan terus berkembang dan menjadi contoh bagi desa-desa lainnya. Musyawarah Desa kali ini tak hanya tentang angka-angka, namun juga tentang kebersamaan, keadilan, dan kesetaraan dalam membangun masa depan yang lebih baik untuk generasi mendatang. Dengan penandatanganan berita acara penyerahan PAD sebagai simbol penutup dalam musyawarah, mereka berharap bahwa setiap mata uang yang diterima Desa akan kembali berlipat ganda untuk kemajuan bersama. Semoga semangat Musyawarah Desa tetap terjaga dan terus menginspirasi langkah-langkah positif bagi Desa Suato Tatakan.

Desa Bungur Ikuti Bimtek Keuangan Bumdes Dukung Ketahanan Pangan Tapin

Kepala Desa Bungur Bapak Sarmuji dan Sekretaris Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) dari wilayah tersebut bergabung dalam Bimbingan Teknis Tata Kelola Administrasi Keuangan Bumdes dan Bumdesma dalam Kegiatan Ketahanan Pangan Tahun 2025, yang diselenggarakan di Hotel Best World Kindai Banjarmasin.            Acara berlangsung selama empat hari mulai dari 31 Agustus hingga 3 September 2025, bertempat di Hotel Best World Kindai Banjarmasin. Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk memperkuat pemahaman peserta dalam mengelola administrasi keuangan Bumdes sesuai dengan regulasi yang berlaku. Pelatihan ini difokuskan pada implementasi praktis tata kelola administrasi keuangan yang efektif dan transparan guna mendukung program ketahanan pangan di daerah.   Dalam sesi pelatihan yang berlangsung dari tanggal 31 sampai 3 September 2025, para peserta diberikan pemahaman mendalam tentang penataan keuangan Bumdes dan Bumdesma, termasuk aspek pengelolaan dana, pelaporan keuangan, serta audit internal. Melalui pembelajaran interaktif dan studi kasus, diharapkan para peserta dapat mengimplementasikan prinsip-prinsip tersebut secara optimal dalam operasional sehari-hari. Kegiatan ini merupakan langkah progresif bagi Kepala Desa Bungur dan Bumdes setempat dalam meningkatkan kapasitas dan kemampuan dalam mengelola aspek keuangan yang vital bagi keberlanjutan program ketahanan pangan di Kabupaten Tapin. Dengan penguasaan yang lebih baik terkait administrasi keuangan, diharapkan akan tercipta sinergi yang kuat antara Bumdes dan pemerintah desa demi pencapaian tujuan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Gelombang Euforia: Megahnya Perayaan 80 Tahun Kemerdekaan RI di Desa Bumi Asih

Pada tanggal 17 Agustus 2025, Desa Bumi Asih merayakan megah HUT RI ke-80 dengan penuh semangat dan kegembiraan. Masyarakat desa bersatu dalam acara berwarna, menandai momen bersejarah ini dengan sukacita. Dibuka pukul 10:17 pagi, senyuman dan tawa riang memenuhi udara. Bendera Merah Putih berkibar gagah di langit biru, mencerminkan semangat kebangsaan yang menggebu-gebu. Gapura indah dihiasi bunga-bunga, menciptakan suasana meriah. Warga, dari yang muda hingga tua, berkumpul di lapangan desa dengan pakaian adat, menunjukkan kekayaan budaya dan tradisi yang lestari. Lagu Indonesia Raya menggema, mengingatkan akan perjuangan pahlawan. Perlombaan dan pertunjukan seni seperti Lomba Balap Karung, Lomba Makan Kerupuk, hingga Pentas Seni Budaya memeriahkan acara. Anak-anak melukis wajah dengan motif bendera, ibu-ibu sibuk mempersiapkan hidangan lezat. Selain keseruan, momen itu juga untuk mengenang sejarah dan meneguhkan persatuan. Pidato inspiratif tokoh masyarakat menekankan nilai gotong royong dan cinta tanah air. Di tenggelamnya matahari, sinar kebersamaan dan semangat persatuan masih hangat di hati setiap individu. Gelombang euforia memperingati 80 tahun kemerdekaan RI bergema di Desa Bumi Asih, menciptakan kenangan tak terlupakan bagi generasi selanjutnya.

Ledakan Kreativitas: Desa Bumi Asih Berpesta di Karnaval Megah untuk Merayakan Kemerdekaan!

Suasana meriah mewarnai Desa Bumi Asih, Kecamatan Kelumpang Selatan, Minggu (31/08/2025). Ratusan warga dari RT 01 hingga RT 06 tumpah ruah mengikuti karnaval dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Karnaval ini menjadi agenda tahunan yang selalu dinantikan masyarakat sebagai wujud rasa syukur atas kemerdekaan. Warga menampilkan berbagai kreasi seperti kostum unik dan yel-yel penuh semangat. Kepala Desa Bumi Asih, Suwono, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya kepada seluruh warga, baik peserta maupun panitia, yang sudah berperan aktif sejak lomba kebersihan lingkungan pada 15 Agustus hingga puncak acara. “Semoga semangat kebersamaan ini terus terjaga, dan kita semua diberikan kesehatan agar dapat melaksanakan kegiatan serupa di tahun-tahun mendatang,” ujar Suwono. Ia menekankan bahwa lomba ini bukan sekadar untuk mencari pemenang, tetapi sebagai motivasi dan sarana berbagi semangat. “Juara 1, 2, 3 hanya sebagai motivasi. Bagi juara 4, 5, dan 6, jangan berkecil hati. Semua penampilan sama-sama hebat dan meriah,” tambahnya. Penilaian karnaval meliputi tiga kategori utama: kostum, yel-yel, dan pawai. Namun panitia menegaskan bahwa perbedaan skor antar-RT bukan untuk kompetisi semata, melainkan sebagai dorongan untuk terus berkreasi. Salah satu warga, Aisyah, menilai karnaval lebih dari sekadar hiburan. “Kami jadi lebih sering berkumpul dan bekerja sama mempersiapkan kostum serta yel-yel. Ini bukan hanya lomba, tapi ajang mempererat persaudaraan,” ujarnya. Kemeriahan karnaval terlihat jelas dari antusiasme warga. Kreativitas setiap RT yang meninggalkan kesan kebersamaan yang erat di masyarakat Desa Bumi Asih.

Perpustakaan Desa Bincau Jalani Visitasi Akreditasi Demi Pelayanan Berkualitas Tinggi

Pada tanggal 29 Agustus 2025, Perpustakaan Desa Bincau "Ruang Ilmu" menjalani proses Visitasi Akreditasi guna meningkatkan kualitas pelayanan perpustakaan melalui penilaian berkelanjutan berdasarkan standar nasional perpustakaan. Acara dimulai pukul 15:00:01 dan disambut hangat oleh para petugas perpustakaan dan komunitas setempat. Proses evaluasi dimulai dengan penilaian terhadap koleksi, meliputi keberagaman bahan pustaka mulai dari buku referensi hingga karya lokal yang mewakili identitas desa. Selain itu, sarana prasarana juga menjadi fokus utama, di mana ketersediaan ruang baca yang nyaman dan teknologi informasi yang memadai menjadi sorotan. Pelayanan kepada pengunjung dinilai dengan cermat, mulai dari program literasi hingga kegiatan edukatif yang diselenggarakan secara berkala. Evaluasi terhadap SDM perpustakaan mencakup kompetensi dan dedikasi staf dalam memberikan layanan yang ramah dan informatif kepada pengunjung. Pengelolaan perpustakaan, termasuk keberlanjutan program dan keuangan, turut menjadi bagian integral dari proses akreditasi. Diharapkan, hasil dari visitasi akreditasi ini dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap perpustakaan desa, membuka peluang kemitraan baru, serta menarik minat lebih banyak orang untuk memanfaatkan fasilitas dan sumber daya yang tersedia. Keberlangsungan Ruang Ilmu sebagai pusat pengetahuan dan budaya di Desa Bincau diharapkan semakin kokoh dan memberi dampak positif bagi seluruh warga.

Rapat Koordinasi Tapin Tengah Selaraskan Aspirasi Pembangunan di Desa Kepayang

Rapat Koordinasi Bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Pendamping Desa, dan Unsur Kecamatan Tapin Tengah, 3 September 2025** - Pukul 09:00 WITA, suara riuh rendah pecah di ruang aula yang representatif di Kantor Kecamatan Tapin Tengah. Suasana penuh antusiasme terpancar dari berbagai peserta yang hadir dalam Rapat Koordinasi bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Pendamping Desa, serta para unsur Kecamatan. Acara tersebut merupakan bagian integral dari rangkaian persiapan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) dan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tahunan. Bertempat di Aula Kantor Kecamatan Tapin Tengah, rapat koordinasi ini bertujuan untuk menyelaraskan visi, misi, dan program kerja yang akan dijalankan demi kemajuan Desa Tapin Tengah. Kehadiran para anggota BPD mewakili suara dan aspirasi langsung dari masyarakat desa, sedangkan pendamping desa membawa nuansa profesionalisme dan bantuan teknis untuk mengoptimalkan potensi lokal. Sementara itu, unsur kecamatan turut memperkuat koordinasi lintas wilayah untuk memastikan sinergi antara desa-desa di Kecamatan Tapin Tengah. Melalui serangkaian presentasi, diskusi, dan tanya jawab yang dinamis, berbagai isu strategis dibahas dengan cermat. Mulai dari peningkatan kesejahteraan masyarakat, pengembangan infrastruktur, hingga pelestarian lingkungan menjadi fokus utama pembicaraan. Wakil Kepala Desa Tapin Tengah, Bapak Joko Susanto, menyampaikan komitmennya untuk mendengarkan dan merealisasikan aspirasi masyarakat secara optimal. "Kami berada di sini untuk merangkul setiap suara, membangun bersama, dan menciptakan dampak positif bagi seluruh warga desa," ujarnya dengan penuh semangat. Dengan komitmen kuat dan semangat kolektif yang membara, rapat koordinasi RKP dan Musrenbang di Aula Kantor Kecamatan Tapin Tengah menciptakan momentum penting dalam mengarahkan arah pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan bagi Desa Tapin Tengah. Semoga hasil dari rapat koordinasi ini dapat melahirkan kebijakan-kebijakan yang berdampak nyata bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat setempat.

Desa Bincau Muara Gelar Musdes Penetapan APBDes Perubahan Tahun 2025

Pada tanggal 27 Agustus 2025, di Kantor Desa Bincau Muara, sebuah acara penting digelar untuk menetapkan APBDes perubahan tahun 2025. Musyawarah Desa (Musdes) tersebut merupakan langkah krusial dalam pengaturan anggaran dan alokasi dana untuk kepentingan masyarakat desa. Dalam suasana yang penuh antusiasme, warga desa serta perangkat pemerintahan setempat berkumpul untuk merumuskan rencana perubahan APBDes. Tidak hanya sekadar rapat formal, Musdes ini menjunjung tinggi semangat gotong-royong dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat dalam pembangunan desa. Melalui diskusi yang konstruktif dan sinergi antarwarga, tujuan akhir dari kegiatan ini adalah menyepakati perubahan APBDes guna meningkatkan kesejahteraan dan infrastruktur desa secara merata. Dengan adanya pertemuan ini, diharapkan akan tercipta kesepahaman bersama mengenai prioritas penggunaan dana desa untuk tahun 2025 yang lebih optimal dan berkelanjutan. Kegiatan yang dimulai pada pukul 20:00 itu mencerminkan komitmen kuat dari seluruh pihak terkait untuk memajukan Desa Bincau Muara ke arah yang lebih baik. Setiap pandangan dan usulan dari masing-masing peserta menjadi bahan evaluasi dan pertimbangan dalam menyusun APBDes yang lebih akurat dan sesuai dengan kebutuhan nyata masyarakat desa. Dengan semangat kebersamaan dan keseriusan, Musdes Penetapan APBDes Perubahan Tahun 2025 di Kantor Desa Bincau Muara bukan sekadar rapat rutin, melainkan upaya nyata untuk melahirkan kebijakan yang berdampak positif bagi seluruh warga desa. Kesuksesan acara ini diharapkan akan membawa dampak positif jangka panjang bagi kemajuan dan kesejahteraan Desa Bincau Muara.

Survei Lanjutan Jalan Tembus Gunung Batu – Sungkai Baru: Harapan Baru dari Lapangan

Suasana Jumat pagi di Desa Gunung Batu terasa berbeda. Sejumlah jajaran penting hadir untuk melakukan survei lanjutan terkait rencana pembangunan jalan tembus dari Dusun Lombok 2 RT 2 Desa Gunung Batu Kecamatan Sambung Makmur menuju Dusun Gunung Padi Desa Sungkai Baru Kecamatan Simpang Empat. Survei kali ini bukan yang pertama, bahkan sudah lebih dari tujuh kali ruas jalan ini ditinjau berbagai pihak. Namun, semangat dan harapan masyarakat tetap menyala. Kali ini, hadir tim gabungan dari Korem 101/Antasari, Koramil, DPMD Provinsi Kalsel, pemerintah desa, tokoh masyarakat, hingga warga sekitar. Dari pihak Korem 101/Antasari tampak Letda Infantri Slamet Sarwono bersama Sersan II Yudi Setiawan, didampingi Bapak Yamroni dari Koramil serta Babinsa Desa Gunung Batu, Bapak Fauzi Noor. Dari Pemerintah Desa Gunung Batu hadir Kasi Pembangunan, Bapak Maskur, serta Kepala Lingkungan, Ust. Abdurrahman, S.Pd.. Turut serta juga H. Hosen sebagai tokoh masyarakat, dan sejumlah warga yang antusias mengikuti kegiatan ini. Dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Kalimantan Selatan, hadir langsung: Andie Putra Pratama, S.STP, M.Si. – Kepala Seksi Pembangunan Sarana dan Prasarana Kawasan Perdesaan, Andiny Widya Utari, S.T., M.Si. – Staf, Hasmi Efendi, S.T. – Staf, Sya’ban Firmansyah – Staf. Mereka bersama rombongan memulai kegiatan dengan berfoto di titik nol jalan, lalu melanjutkan peninjauan menyusuri jalur yang direncanakan akan dibuka sebagai akses penghubung antar desa. Setelah kegiatan lapangan, rombongan melaksanakan sholat Jumat berjamaah di Masjid Raudhatul Jannah, Dusun Lombok 2. Suasana hangat berlanjut dengan momen bercengkrama sambil menikmati segarnya kelapa muda pemberian H. Hosen. Meski selepas itu setiap pihak kembali pada agenda masing-masing — DPMD melanjutkan agenda di tempat lain, dan Korem kembali pada penugasan berikutnya — namun kesan kebersamaan dalam survei kali ini begitu terasa. Sebagai Kepala Desa Gunung Batu, M. Albilaluddin, SH, menyampaikan harapan besar dari kegiatan ini: > “Kami sangat berharap survei kali ini benar-benar menjadi langkah terakhir sebelum realisasi. Sudah berkali-kali jalan ini ditinjau, bahkan lebih dari tujuh kali, namun belum juga terealisasi. Kami dan warga berdoa semoga ini menjadi survei yang berbuah nyata, sehingga akses jalan ini benar-benar terwujud dan bisa dinikmati masyarakat.” Selain itu, Kepala Desa juga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam: > “Saya mewakili masyarakat Desa Gunung Batu mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang ikut berpartisipasi dalam urusan desa kami, baik yang nampak ataupun yang tidak nampak. Baik yang terlihat secara langsung di lapangan maupun yang berjuang di meja-meja debat, di meja-meja pemerintahan yang tidak bisa kami ketahui secara langsung. Semua itu adalah bagian dari perjuangan untuk kemajuan desa, dan kami sangat menghargainya." Pihak DPMD maupun Korem pun sama-sama menyampaikan optimisme. Meski keputusan final tetap ada di tingkat atasan mereka, semua berharap agar rencana pembangunan jalan tembus ini segera mendapat lampu hijau. Jalan yang menghubungkan Desa Gunung Batu dan Desa Sungkai Baru ini diyakini akan menjadi akses vital bagi masyarakat, mempercepat mobilitas, sekaligus membuka peluang ekonomi baru di wilayah perbatasan dua kecamatan. Survei lanjutan kali ini bukan sekadar rutinitas, melainkan simbol harapan. Harapan bahwa kerja sama lintas lembaga, doa masyarakat, dan kesungguhan pemerintah desa akhirnya bisa melahirkan jalan baru yang membawa kemajuan.

Dua Warga Margasari Hilir Meninggal Dunia, Ahli Waris Terima Santunan dari BAZNAS Tapin

Margasari Hilir, 2 September 2025 – Pada hari Selasa, 2 September 2025, dua orang warga Desa Margasari Hilir telah meninggal dunia. Warga tersebut adalah Hj. Kastan yang beralamat di RT 04 dan Masriyah yang beralamat di RT 06. Menindaklanjuti kabar duka tersebut, Kepala Desa Margasari Hilir segera menerbitkan Surat Keterangan Meninggal Dunia serta melengkapi dokumen berupa Kartu Keluarga (KK) dan KTP untuk dilaporkan ke Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tapin. Hal ini dilakukan agar ahli waris dapat menerima santunan kematian, yang merupakan salah satu program sosial dari Bupati Tapin, H. Yamani, bagi warga Tapin yang meninggal dunia. Kepala Desa Margasari Hilir menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bupati Tapin melalui BAZNAS Kabupaten Tapin, atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada warga. Beliau juga menyampaikan rasa syukur karena program santunan ini sangat membantu meringankan beban keluarga yang ditinggalkan. “Terima kasih kepada Bapak Bupati Tapin melalui BAZNAS, serta apresiasi kepada para petugas BAZNAS yang telah datang jauh-jauh ke Desa Margasari Hilir demi membantu warga kami. Semoga bantuan ini bermanfaat bagi keluarga yang ditinggalkan,” ungkap Kepala Desa Margasari Hilir.

Mesjid Ruhama Desa Sungai Tabuk Gelar Maulid Nabi Penuh Hikmah

**Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Mesjid Ruhama Desa Sungai Tabuk** Mesjid Ruhama, yang terletak di Desa Sungai Tabuk, Kecamatan Simpang Empat, pada tanggal 2 September 2025, menjadi saksi atas peringatan maulid Nabi Muhammad SAW. Acara ini bertujuan untuk mempererat ketaatan umat Muslim serta lebih mengenal figur Rasulullah sebagai teladan utama dalam kehidupan. Dengan dimulai pukul 20:52, suasananya tenang namun penuh kekhusyukan. Para jamaah yang hadir mengisi ruang dengan doa dan dzikir, merenungkan ajaran-ajaran luhur yang telah ditinggalkan oleh Nabi Muhammad SAW. Kegiatan ini tidak hanya sekadar ritual keagamaan, melainkan juga sebagai ajang untuk memperkuat ikatan sosial antarumat Islam di sekitar wilayah tersebut. Melalui ceramah dan pengajian yang diselenggarakan, peserta diberikan wawasan mendalam tentang keutamaan Nabi beserta sunnah-sunnahnya yang patut untuk diteladani. Selain itu, peringatan maulid ini menjembatani generasi muda dengan warisan spiritual yang ada, sehingga mereka dapat menjadikan keteladanan Nabi sebagai pegangan dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini diharapkan dapat menciptakan masyarakat yang lebih berakhlak mulia dan bermartabat. Dengan suasana yang penuh kehangatan dan rasa persaudaraan, peringatan maulid Nabi Muhammad SAW di Mesjid Ruhama Desa Sungai Tabuk menjadi momentum penting bagi masyarakat setempat untuk mendalami nilai-nilai keagamaan dan moralitas yang terkandung dalam ajaran Islam.

Observasi Lapangan Gali Potensi Wisata Desa Buniin Jaya Kecamatan Piani

**Judul: Meningkatkan Potensi Pariwisata Melalui Observasi Lapangan: Studi Kasus Desa Buniin Jaya** Pada tanggal 2 September 2025, pukul 11:00, sebuah inisiatif kolaboratif antara Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Dinas Pariwisata Kabupaten Tapin dilakukan dengan tujuan menjelajahi potensi wisata yang belum tergali di Desa Buniin Jaya, yang terletak di Kecamatan Piani. Langkah ini merupakan bagian dari upaya menyusun Masterplan Pengembangan Pariwisata yang komprehensif dan berkelanjutan. Desa Buniin Jaya adalah permata tersembunyi yang memiliki kekayaan alam dan budaya yang luar biasa. Observasi lapangan ini bertujuan untuk mendalami aspek-aspek penting dalam pengembangan pariwisata lokal, seperti identifikasi objek wisata potensial, infrastruktur yang diperlukan, upaya pelestarian lingkungan, serta pelibatan masyarakat setempat untuk meningkatkan ekonomi dan kesadaran akan warisan budaya mereka. Tim observasi terdiri dari ahli pariwisata, arsitek, antropolog budaya, serta perwakilan dari pemerintah setempat dan komunitas Desa Buniin Jaya. Mereka bersama-sama menjelajahi lokasi, berinteraksi dengan penduduk setempat, dan mendokumentasikan potensi-potensi yang dimiliki oleh desa tersebut. Hasil dari observasi lapangan ini akan menjadi landasan utama dalam menyusun Masterplan Pengembangan Pariwisata Desa Buniin Jaya. Dokumen tersebut akan mencakup rencana-rencana strategis jangka pendek dan panjang, termasuk pengembangan objek wisata unggulan, peningkatan aksesibilitas, promosi pariwisata, dan program pelatihan bagi masyarakat lokal dalam industri pariwisata. Diharapkan bahwa melalui kerjasama sinergis antara pihak terkait dan partisipasi aktif masyarakat setempat, Desa Buniin Jaya dapat menjadi destinasi pariwisata yang berkelanjutan, memberikan manfaat ekonomi yang signifikan bagi penduduknya, sambil tetap memperhatikan pelestarian lingkungan dan nilai-nilai budaya yang khas. Observasi lapangan ini tidak hanya sebagai langkah awal, tetapi juga sebagai komitmen nyata dalam menggali potensi pariwisata lokal yang masih terpendam, demi membawa dampak positif bagi pembangunan sektor pariwisata secara menyeluruh.

Pembina Destinasi Wisata Kunjungi Pemandian Sirang Pitu Desa Miawa Tapin

Pada tanggal 19 Agustus 2025, Wisata Pemandian Sirang Pitu Desa Sungai Buniin Desa Miawa Kecamatan Piani Kabupaten Tapin kedatangan Pembina Destinasi Wisata Ibu Dewi Setiawati dan Kawan-kawan dan  juga di dampingi oleh Bapak Rijali beserta rekan-rekan dari Disbudpar Kabupaten Tapin dalam upaya pemetaan dan pemasaran potensi pariwisata. Lokasi yang menjadi pusat perhatian adalah Wisata Pemandian Sirang Pitu Sungai Buniin, Desa Miawa, Kecamatan Piani, Kabupaten Tapin. Kegiatan ini memiliki tujuan yang jelas, yaitu untuk mengidentifikasi potensi wisata yang ada di daerah tersebut. Dengan demikian, langkah-langkah strategis dalam pemasaran bisa disusun dengan tepat. Selain itu, kehadiran Pembina Destinasi Wisata juga akan mempermudah koordinasi antar instansi terkait serta merencanakan aksi yang lebih terarah. Meningkatkan daya saing destinasi wisata setempat juga menjadi salah satu fokus utama dari kunjungan ini. Dengan pemetaan yang akurat, diharapkan dapat mendukung pengembangan pariwisata secara keseluruhan. Promosi yang lebih efektif akan terwujud karena adanya gambaran yang jelas mengenai potensi yang dimiliki, sehingga informasi dapat tersampaikan dengan lebih tepat sasaran. Selain itu, kunjungan ini juga bertujuan untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke daerah tersebut. Dengan upaya pemasaran yang didukung oleh data yang valid, diharapkan bisa menarik minat wisatawan untuk berkunjung. Hal ini juga berpotensi mendukung investasi dan kerja sama di sektor pariwisata, mengoptimalkan sumber daya lokal, serta menyediakan kerangka evaluasi yang berguna untuk peningkatan ke depan. Dengan demikian, kunjungan Pembina Destinasi Wisata pada tanggal 19 Agustus 2025 ke Wisata Pemandian Sirang Pitu di Kabupaten Tapin tidak hanya sekadar acara biasa, melainkan merupakan langkah konkret dalam menggali potensi wisata, merumuskan strategi pemasaran yang tepat, dan mendorong pertumbuhan sektor pariwisata secara menyeluruh.