Musrenbang Penetapan Rancangan RKP Desa Tahun 2026 dan DU RKP Tahun 2027

Pada tanggal 24 Desember 2025, pukul 09:00:00, suasana di Aula Kantor Desa begitu ramai dan penuh antusiasme. Kehadiran para tokoh masyarakat, perwakilan pemerintah desa, serta beragam elemen masyarakat turut meramaikan acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbang) untuk menetapkan Rancangan Rencana Kerja Pembangunan (RKP) Desa tahun 2026 dan Daftar Usulan RKP tahun 2027. Musrenbang kali ini menjadi momentum penting dalam menyepakati arah pembangunan desa secara partisipatif, transparan, dan akuntabel. Melalui dialog yang terbuka dan inklusif antara pemerintah desa dan masyarakat, diharapkan hasil dari musyawarah ini dapat mencerminkan kebutuhan riil masyarakat serta mendukung visi pembangunan desa yang berkelanjutan. Partisipasi aktif seluruh stakeholder, baik dari unsur pemerintah maupun masyarakat, menjadi kunci utama dalam kesuksesan musyawarah ini. Dalam suasana kebersamaan, berbagai aspirasi dan usulan pembangunan pun terajut bersama demi kemajuan desa yang lebih baik. Rencana program dan kegiatan untuk tahun 2026 disusun dengan cermat, mempertimbangkan beragam aspek mulai dari infrastruktur hingga program sosial yang dibutuhkan oleh masyarakat setempat. Sementara itu, daftar usulan pembangunan tahun 2027 juga disiapkan sebagai langkah awal untuk mengajukan proposal ke tingkat kecamatan dan kabupaten guna mendapatkan dukungan serta alokasi anggaran yang diperlukan. Melalui Musrenbang ini, diharapkan bahwa perencanaan pembangunan desa akan menjadi lebih tepat sasaran, sesuai dengan kebutuhan dan potensi lokal, sekaligus mendukung upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat serta pembangunan desa yang berkesinambungan. Semangat gotong royong dan kebersamaan yang terpancar dari musyawarah ini menjadi fondasi kuat bagi transformasi positif menuju desa yang lebih baik dan sejahtera.

Banjir merendam desa mangkalawat di saat Moment 5 Rajab

### Banjir Melanda Desa Mangkalawat di Saat Moment 5 Rajab: Suka Duka Moment Haul Abah Guru Sekumpul Desa Mangkalawat,kini diselimuti oleh air banjir pada hari yang penuh makna, saat moment 5 Rajab tiba. Pada tanggal 29 Desember 2025, pukul 04.00 dinihari, air mulai naik secara drastis hingga mencapai ketinggian sekitar 80cm. Kejadian tragis ini bertepatan dengan Haul Abah Guru Sekumpul, momen sakral yang selalu dinantikan warga setempat untuk mengenang kebaikan dan ajaran spiritual dari sang guru tercinta. Namun, alih-alih suasana khidmat dan perdamaian,Air terus naik bahkan sampai kedalam sebagian rumah warga. Dari selepas acara khusyu maulid habsyi selesai dilaksanakan warga mangkalawat sendiri kembali kerumah untuk menyelamatkan barang-barang dari air banjir. Warga terlihat saling membantu, semangat gotong royong masih tetap berkobar di tengah-tengah bencana alam ini. Pihak berwenang segera memberikan pertolongan dengan mengirimkan bantuan evakuasi bagi warga yang terjebak. Meskipun demikian, proses evakuasi terbilang sulit karena jalan utama menuju desa juga ikut tergenang air. Kami mendoakan semoga semua warga Desa Mangkalawat diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini. Semoga bantuan segera tiba dan proses pemulihan bisa dilakukan dengan cepat agar kehidupan kembali pulih seperti sediakala. Mari bersatu dan bergandengan tangan melawan bencana, karena hanya dengan solidaritas dan kebersamaan kita bisa bangkit dari keterpurukan. Banjir mungkin telah merendam Desa Mangkalawat, namun semangat kebersamaan dan gotong royong warga akan menjadi penopang utama dalam menghadapi ujian yang menimpa. Semoga kejadian ini juga menjadi momentum bagi kita semua untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan menjaga alam agar bencana serupa tidak terulang di masa depan. Semoga Allah SWT melindungi dan memberkahi seluruh warga Desa Mangkalawat serta memberikan kesabaran dan kekuatan dalam menghadapi ujian ini. Amin. Mari doakan bersama agar Desa Mangkalawat segera pulih dan kembali berdiri kokoh seperti sebelumnya.

Kolaborasi Wujudkan Pertanian Modern dan Generasi Sehat Menuju Kabupaten Banjar yang MANIS

Sambung Makmur, 22 Desember 2025 – Di tengah hamparan semangat para pejuang pangan, sebuah langkah strategis kembali digelorakan dari Desa Gunung Batu. Forum Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kecamatan Sambung Makmur menggelar agenda penting bertajuk "Sosialisasi Serta Pembinaan Kesehatan Ternak dan Menjalin Sinergitas Bersama SPPG".   Kegiatan yang diinisiasi Oleh Forum Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kecamatan Sambung Makmur ini dihadiri oleh Dinas Pertanian Kabupaten Banjar Bidang Keswan Kesmavet. Forkopimcam Sambung Makmur. BPP Sambung Makmur. Pambakal dan Aparat Desa Gunung Batu. Tokoh Agama dan Masyarakat Setempat. Perwakilan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sambung Makmur. Pengurus Kelompok Tani Se-Kecamatan Sambung Makmur.   Acara yang berlangsung di kediaman Bapak Ahmadi ini bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan sebuah tonggak komitmen bersama untuk memastikan sektor pertanian khususnya peternakan di Kabupaten Banjar tidak hanya berjalan di tempat, melainkan melompat lebih jauh ke depan.   Narasumber Pertama dari Dinas Pertanian Kabupaten Banjar Kabid. Keswan Kesmavet drh. Lulu Vila Vardi menyampaikan Poin menarik dalam agenda ini adalah sinergitas dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Ini adalah terobosan cerdas yang menghubungkan hulu dan hilir. Sektor pertanian dan peternakan adalah penyedia amunisi gizi utama.   Kolaborasi ini menegaskan bahwa petani dan peternak Sambung Makmur memegang peran kunci dalam pencegahan stunting dan pemenuhan gizi masyarakat. Dengan menghasilkan produk ternak yang sehat, kita sedang menyiapkan generasi masa depan Kabupaten Banjar yang cerdas dan kuat untuk Mewujudkan Visi MANIS (Maju, Mandiri, Agamis). Tegas drh. Lulu.   Narasumber Berikutnya juga dari Dinas Pertanian Kabupaten Banjar drh. Safda yang menyampaikan terkait edukasi Kesehatan Hewan Ternak dan Penyakit Menular Ternak. Dalam dunia pertanian modern, paradigma lama "asal kenyang" bagi ternak sudah harus ditinggalkan. Melalui sosialisasi ini, para peternak diedukasi mengenai dua pilar utama kesuksesan peternakan:   Manajemen Pakan yang Efektif: Pakan bukan sekadar rumput, tetapi nutrisi yang terukur untuk pertumbuhan maksimal.   Pencegahan Penyakit (Biosekuriti): Mencegah lebih baik (dan lebih murah) daripada mengobati. Hewan yang sehat adalah aset investasi yang bernilai tinggi.   Kesehatan hewan ternak berkorelasi langsung dengan ketahanan pangan daerah. Jika ternaknya sehat, peternaknya sejahtera, dan pasokan daging untuk masyarakat pun aman serta berkualitas (Halalan Thayyiban). Ujar drh. Safda.   Sebagai Penutup Shafrian Mubarok Selaku Mantri Tani/KCD Sambung Makmur yang mewakili BPP Sambung Makmur Menegaskan Bahwa Semangat yang dibangun dalam kegiatan KTNA Sambung Makmur ini adalah implementasi nyata dari visi Bupati Kabupaten Banjar, Bapak H. Saidi Mansyur, S.I.Kom, yaitu mewujudkan Kabupaten Banjar yang MANIS:   Maju: Peternak Sambung Makmur tidak lagi gagap teknologi. Melalui edukasi kesehatan hewan dan manajemen modern, kita melangkah maju meninggalkan cara-cara konvensional yang kurang produktif.   Mandiri: Dengan ilmu yang mumpuni, peternak mampu mengatasi masalah kesehatan hewan secara dini dan mandiri, menciptakan ketahanan ekonomi keluarga yang kokoh.   Agamis: Pertanian dan peternakan adalah pekerjaan mulia. Menjaga makhluk hidup (ternak) dan menyediakan makanan bergizi bagi sesama adalah bentuk ibadah sosial yang luar biasa.   Keberhasilan acara dan gerakan ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak. Atas nama Panitia Penyelenggara dan Pengurus KTNA Kecamatan Sambung Makmur (Bapak Rosyidi selaku Ketua dan Bapak Baihaki selaku Sekretaris), kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya atas kehadiran dan dukungan dari berbagai pihak yang terlibat :   Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Banjar Bidang Keswan Kesmavet yang senantiasa memberikan bimbingan teknis dan kebijakan yang pro-petani.   Camat Sambung Makmur selaku pembina wilayah yang selalu mendukung kemajuan sektor agraris di kecamatan.   Kapolsek Sambung Makmur dan Danramil Sambung Makmur yang senantiasa menjaga kondusivitas wilayah sehingga petani dapat bekerja dengan tenang dan aman.   Rekan-rekan BPP Kecamatan Sambung Makmur dan Petugas Kesehatan Hewan, garda terdepan penyuluh yang tak kenal lelah mendampingi petani di lapangan.   Kepala/Pimpinan SPPG Kecamatan Sambung Makmur, mitra strategis kami dalam misi pemenuhan gizi masyarakat.   Pambakal dan Aparat Desa Gunung Batu, tuan rumah yang luar biasa memfasilitasi kegiatan positif ini.   Ketua dan Pengurus Kelompok Tani se-Kecamatan Sambung Makmur, ujung tombak pergerakan pertanian kita.   Dan secara khusus kepada Komunitas Petani Milenial se-Kecamatan Sambung Makmur. Kalian adalah harapan baru. Di tangan kalian, pertanian bukan lagi bidang yang kotor dan kuno, melainkan bisnis masa depan yang menjanjikan dan bergengsi.   Mari kita rapatkan barisan. Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah, aparat keamanan, penyuluh, dan pelaku utama (petani/peternak), Insya Allah Sambung Makmur akan menjadi lumbung pangan yang hebat.   *Petani Sejahtera, Ternak Sehat, Banjar MANIS!. (Brigade Pangan DISTAN BANJAR. Shafrian Mubarok).*

TP PKK Desa Gunung Batu Dorong Ketahanan Pangan Keluarga Lewat Pemanfaatan Pekarangan Rumah

Gunung Batu, Sambung Makmur – Tim Penggerak PKK Desa Gunung Batu, Kecamatan Sambung Makmur, Kabupaten Banjar, menggelar Pelatihan Ketahanan Pangan Keluarga dengan materi Pemanfaatan Pekarangan Rumah untuk Ketahanan Pangan Tingkat Keluarga, Jumat (26/12/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian pangan keluarga dengan memanfaatkan pekarangan rumah sebagai sumber pangan sehat, bergizi, dan berkelanjutan. Pelatihan menghadirkan Shafrian Mubarok sebagai pemateri, yang memberikan pembekalan teknis dan praktis terkait pemanfaatan lahan pekarangan, mulai dari pemilihan media tanam, teknik budidaya sederhana, hingga perawatan tanaman yang mudah diaplikasikan oleh masyarakat desa. Dalam sambutannya, Kepala Desa Gunung Batu, M. Albilaluddin, SH, menyampaikan bahwa kegiatan ini sejatinya memperkuat potensi yang sudah dimiliki masyarakat. “Kegiatan ini sama dengan mengajari ikan berenang, karena warga Desa Gunung Batu sudah memiliki basic pertanian dan sudah paham terkait pertanian. Tinggal pengaplikasiannya lagi agar lebih maksimal dan berkelanjutan,” ujarnya. Sementara itu, dalam sambutannya, TP PKK Desa Gunung Batu juga menyampaikan hal senada dengan pemateri. Disebutkan bahwa Desa Gunung Batu memiliki keunggulan tersendiri dibandingkan wilayah perkotaan karena ketersediaan lahan yang masih luas, sehingga masyarakat lebih leluasa dan mudah dalam mengembangkan tanaman pangan di sekitar rumah. “Di desa, lahan masih sangat memungkinkan untuk bertanam. Ini menjadi peluang besar bagi keluarga untuk memenuhi kebutuhan pangan sendiri, berbeda dengan di kota yang lahannya sudah sangat terbatas,” disampaikan dalam sambutan TP PKK. Sebagai tindak lanjut pelatihan, setiap peserta mendapatkan tiga jenis bibit tanaman, yakni cabai, tomat, dan terong, yang akan ditanam di pekarangan rumah masing-masing sebagai bentuk praktik langsung setelah pelatihan. TP PKK Desa Gunung Batu berharap pelatihan ini mampu menumbuhkan kesadaran dan kemandirian masyarakat dalam mewujudkan ketahanan pangan tingkat keluarga serta mendukung program ketahanan pangan desa secara berkelanjutan.

Pelatihan Peningkatan Kapasitas Pengurus Koperasi Desa Merah Putih Tahun 2025 Bertempat di Aula Kec. Mataraman

### Pelatihan Peningkatan Kapasitas Pengurus Koperasi Desa Merah Putih Tahun 2025 Pada tanggal 22-24 Desember 2025, bertempat di Aula Kecamatan Mataraman, digelar acara pelatihan yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengurus Koperasi Desa Merah Putih. Acara ini merupakan inisiatif untuk memperkuat manajemen koperasi serta meningkatkan pemahaman anggota dalam menjalankan operasional koperasi secara efektif. Acara pelatihan ini berlangsung selama 3 hari, dimulai dari pukul 08.00 pagi hingga jam 16.00 sore. Peserta diharapkan hadir tepat waktu agar bisa mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang telah disiapkan. Dalam acara pelatihan ini, para peserta akan dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan baru terkait manajemen koperasi, tata kelola keuangan, strategi pemasaran, serta aspek hukum yang relevan. Selain itu, mereka juga akan diajak untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman guna meningkatkan sinergi antaranggota koperasi. Kegiatan pelatihan ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi Koperasi Desa Merah Putih, baik dalam hal peningkatan kinerja maupun penguatan jaringan kerjasama antaranggota. Dengan demikian, koperasi dapat semakin berkembang dan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat sekitar. Semoga acara pelatihan ini berjalan lancar dan memberikan hasil yang memuaskan bagi semua pihak yang terlibat. Terima kasih atas partisipasinya dalam memajukan koperasi lokal.

PemDes Mangkalawat lakukan Sosialisasi Pencegahan Dan Penanganan Penyakit Tuberkulosis (TBC)

Pada tanggal 22 Desember 2025 pukul 10:00 pagi, Desa Mangkalawat menggelar acara sosialisasi yang sangat penting tentang pencegahan dan penanganan penyakit Tuberkulosis (TBC). Acara ini diadakan di Balai Desa Mangkalawat dengan tujuan utama untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya TBC serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan. Kegiatan tersebut melibatkan berbagai pihak, termasuk bidan desa, UPT Puskesmas Kecamatan Mataraman, Camat Mataraman, pendamping desa, pambakal, aparat desa, BPD (Badan Permusyawaratan Desa), Kader, dan tentu saja warga masyarakat Desa Mangkalawat. Dengan kerjasama yang solid antara semua pihak, diharapkan informasi yang disampaikan dalam acara ini dapat tersebar luas dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Pentingnya kesadaran akan TBC tidak bisa diabaikan, mengingat dampak serius yang bisa ditimbulkannya terhadap kesehatan masyarakat. Melalui acara sosialisasi ini, diharapkan masyarakat Desa Mangkalawat dapat lebih memahami gejala awal TBC, cara penularannya, serta langkah-langkah yang dapat diambil untuk mencegah maupun mengatasi penyakit ini. Semoga acara sosialisasi ini menjadi langkah awal yang baik dalam upaya pencegahan dan penanganan penyakit TBC di Desa Mangkalawat, serta menginspirasi desa-desa lain untuk melakukan tindakan preventif serupa. Dengan kesadaran dan kerjasama yang kuat antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat, kita dapat bersama-sama melawan penyebaran penyakit yang merugikan ini.

Bantuan Untuk Warga Desa Melayu Yang Terdampak Musibah Angin Puting Beliung

### Bantuan untuk Warga Desa Melayu yang Terdampak Musibah Angin Puting Beliung #### Desa Melayu RT.06, 23 Desember 2025, sebuah komunitas yang damai di wilayah RT.06, baru-baru ini dilanda musibah angin puting beliung yang mengakibatkan kerusakan besar pada sejumlah rumah dan infrastruktur lokal. Dalam upaya mendukung para korban yang terdampak, berbagai pihak mulai bergerak memberikan bantuan serta dukungan moral kepada warga setempat. Pada hari ini, tanggal 23 Desember 2025, telah dilaksanakan kegiatan bantuan untuk warga Desa Melayu yang terdampak musibah angin puting beliung. Penyerahan bantuan ini dihadiri oleh Bupati Banjar yang diwakili oleh Asisten I, Anggota Dewan Bapak Amiruddin S.H.I.MH, Ketua Baznas Bapak Nuryadi, Pambakal Desa Melayu, Plt. Camat Martapura Timur, Kapolsek Martapura Timur, BPBD Kab. Banjar, Pendamping PKH, Babinsa Desa Melayu, Ketua RT.06 Beserta Aparat Desa. Bantuan yang disalurkan kepada warga desa meliputi paket sembako, perlengkapan kebersihan, selimut, dan tenda darurat bagi yang kehilangan tempat tinggal. Selain itu, tim medis Puskesmas Martapura Timur juga turut hadir memberikan layanan kesehatan dan pertolongan pertama bagi yang membutuhkan. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk memberikan bantuan materiil, tetapi juga untuk menunjukkan solidaritas dan kepedulian terhadap sesama dalam menghadapi cobaan.   Para relawan dengan penuh semangat membantu membersihkan puing-puing sisa kejadian bencana dan memberikan ketenangan kepada warga yang masih shock akibat peristiwa tersebut. Dengan adanya sinergi antara berbagai pihak, diharapkan proses pemulihan dan rekonstruksi Desa Melayu dapat berjalan lancar dan warga dapat segera pulih dari dampak buruk yang mereka alami. Semoga bantuan yang diberikan dapat sedikit meringankan beban para korban dan mengembalikan senyum serta harapan bagi mereka yang terdampak. Musibah angin puting beliung mungkin telah merobek kedamaian, namun semangat gotong royong dan kebersamaan yang tercipta dalam proses pemulihan akan menjadi landasan kuat bagi Desa Melayu dalam bangkit kembali dan membangun masa depan yang lebih baik. Mari kita terus mendukung dan berempati dengan saudara-saudara kita yang sedang mengalami kesulitan. Bersama-sama, kita bisa melewati cobaan ini dan memperkuat ikatan sosial di tengah-tengah masyarakat.

Musibah Angin Puting Beliung di Desa Melayu RT.06

**Musibah Angin Puting Beliung Melanda Desa Melayu RT.06: Kerugian Besar dan Solidaritas Masyarakat** Pada pagi yang gelap, tepatnya pada tanggal 23 Desember 2025 jam 05:30 Wita, sebuah musibah angin puting beliung menerjang dengan kekuatan dahsyat di Desa Melayu RT.06. Kejadian ini mengejutkan warga setempat yang sedang terlelap dalam tidur mereka. Angin kencang yang disertai hujan deras membuat rumah-rumah di sekitar wilayah tersebut rusak parah. Atap-atap rumah terbang bersama pecahan genteng yang berhamburan dimana-mana. Beberapa bangunan rata dengan tanah, memperlihatkan betapa dahsyatnya amukan alam tersebut. Bencana ini tidak hanya merusak infrastruktur, namun juga mengakibatkan kerugian jiwa dan luka-luka di kalangan penduduk Desa Melayu RT.06. satu warga dilaporkan mengalami cedera akibat reruntuhan bangunan, sementara yang lain kehilangan tempat tinggal akibat kerusakan yang parah. Namun di tengah-tengah duka dan kehilangan itu, sinar harapan muncul dari aksi solidaritas masyarakat setempat. Tanpa pandang bulu, warga saling membantu membersihkan puing-puing dan menyelamatkan korban yang terperangkap. Bantuan mulai mengalir dari berbagai pihak, baik dari instansi pemerintah maupun sukarelawan yang peduli terhadap nasib Desa Melayu RT.06. Walau badai melanda dengan kekuatan luar biasa, semangat gotong royong dan persatuan masyarakat Desa Melayu RT.06 tetap teguh. Mereka bersatu padu untuk memulihkan kembali apa yang telah hancur, serta memberikan dukungan moril bagi sesama yang terdampak. Pambakal Desa Melayu, dalam pernyataannya, menyampaikan rasa prihatin mendalam atas kejadian ini dan mengajak seluruh warga untuk saling bergandengan tangan membangun kembali desa mereka. Langkah-langkah rekonstruksi dan rehabilitasi pun segera digarap agar Desa Melayu RT.06 dapat pulih dari musibah angin puting beliung yang melanda. Musibah ini menjadi pelajaran berharga bagi seluruh masyarakat tentang pentingnya kesiapsiagaan dan solidaritas dalam menghadapi bencana alam. Semoga warga Desa Melayu RT.06 dapat pulih dengan cepat dan kembali berkembang lebih baik dari sebelumnya.

Pemeriksaan TPHP Pembangunan Aula Rapat Kantor Desa Bungur Dari Tim Kecamatan Bungur

Pada tanggal 23 Desember 2025 pukul 09:00:04, sebuah kegiatan pemeriksaan penting dilakukan di Kantor Desa Bungur. Tim Kecamatan Bungur turut serta dalam pemeriksaan Tahap Penyelesaian Hasil Pembangunan (TPHP) Aula Rapat yang sedang dibangun di kantor tersebut. Kehadiran tim kecamatan bertujuan untuk memastikan bahwa pembangunan aula rapat berjalan sesuai rencana dan standar yang telah ditetapkan. Pemeriksaan TPHP ini menjadi langkah krusial guna menjamin kualitas dan kesesuaian dari proyek konstruksi yang berlangsung di Desa Bungur.    Dalam pemeriksaan tersebut, tim kecamatan secara teliti mengamati kemajuan pembangunan, material yang digunakan, serta proses konstruksi yang dilakukan. Langkah-langkah pengawasan yang cermat diperlukan guna memastikan bahwa aula rapat akan menjadi fasilitas yang aman, fungsional, dan estetis bagi kebutuhan masyarakat Desa Bungur. Kerjasama antara Tim Kecamatan Bungur dengan pihak terkait di Desa Bungur menjadi kunci utama dalam kelancaran pemeriksaan ini. Sinergi antara kedua belah pihak menegaskan komitmen mereka untuk memastikan pelaksanaan pembangunan infrastruktur publik berjalan dengan baik dan efisien. Dengan adanya pemeriksaan TPHP ini, diharapkan pembangunan Aula Rapat Kantor Desa Bungur dapat segera diselesaikan dengan baik, sehingga dapat segera dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat sebagai sarana penting dalam kegiatan rapat dan pertemuan di tingkat desa.

Majlis TA'lim HAYATUN THOYYIBAH, setiap malam rabu setelah sholat magrib di mesjid ruhama desa sungai tabuk kecamatan Simpang Empat

**Majlis Ta'lim HAYATUN THOYYIBAH: Memperkaya Rohani di Mesjid Ruhama** Setiap malam Rabu setelah Sholat Maghrib, langit desa Sungai Tabuk, Kecamatan Simpang Empat, bermandikan cahaya spiritual. Di balik pintu-pintu kayu nan bersahaja, terbentang lautan nurani yang siap dipelajari dan dijelajahi oleh para jamaah yang haus akan ilmu agama. Inilah Majlis Ta'lim HAYATUN THOYYIBAH, wadah kearifan lokal yang membawa warna keemasan bagi mereka yang merindukan kedamaian batin. Terperanjatlah hati saat melangkah ke dalam Masjid Ruhama, tempat para tukang cerita menganyam benang-benang hikmah dari kitab suci dan warisan ulama terdahulu. Suara saritilawah ayat suci Al-Qur'an mengalun lembut, menuntun langkah-langkah menuju pengetahuan yang tak ternilai harganya. Pada tanggal 23 Desember 2025, tepat pukul 19.27, jamaah yang bersemangat berkumpul di pelataran mesjid. Sorot mata yang penuh semangat dan harapan mengisyaratkan dahaga akan cahaya Ilahi. Dalam padatnya kebersamaan, bukan hanya ilmu yang dipelajari, namun juga kasih sayang serta kebersamaan yang terurai dalam setiap kalimat yang dikaji. Tujuan teguh dari Majlis Ta'lim ini adalah memperkaya jiwa dan mempererat tali persaudaraan antarumat manusia. Ia bukan sekadar agenda rutin, melainkan wahana untuk bertumbuh sebagai individu sekaligus komunitas yang taat kepada Sang Pencipta. Di tengah gemerlap cahaya lilin dan aroma harum kemenyan, kehidupan spiritual terasa nyata. Ada kehangatan di antara dinginnya malam, ada sinar di antara kelamnya dunia. Majlis Ta'lim HAYATUN THOYYIBAH tidak sekadar menjadi perhentian, melainkan pula penanda bahwa kebenaran selalu hadir bagi mereka yang mau menggapainya dengan tulus. Inilah cerminan betapa kekuatan ilmu mampu menciptakan keharmonisan dan kedamaian di tengah keriuhan dunia modern. Dengan setiap ayat yang dipelajari, dengan setiap doa yang terpanjatkan, langit desa Sungai Tabuk tersenyum lega karena telah menjadi saksi atas upaya keras umat dalam menapaki jalan-Nya. Majlis Ta'lim HAYATUN THOYYIBAH bukanlah sekadar kumpulan individu, melainkan ladang amal kebaikan yang terus tumbuh subur di relung-relung hati yang gigih mencari-Nya. Semoga setiap malam Rabu, cahaya kebijaksanaan ini tetap menyala, menghangatkan jiwa-jiwa yang haus akan ketenangan dan petunjuk dari Yang Maha Esa.

Kegiatan PKTD 2025

Pemerintah Desa Sungai Tabuk Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Banjar kembali menggelar kegiatan Program Kebersihan dan Tanggung Jawab Diri (PKTD) 2025. Acara ini dijadwalkan berlangsung pada tanggal 23 Desember 2025 pukul 09.34 WIB, bertempat di sepanjang jalan utama Desa Sungai Tabuk. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk membersihkan lingkungan jalan demi menciptakan lingkungan yang bersih, nyaman, dan sehat bagi seluruh warga. Dengan melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat setempat, diharapkan dapat tercipta kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Selain membersihkan jalan, kegiatan PKTD 2025 juga akan dilengkapi dengan kampanye penyuluhan tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sehari-hari. Peserta diharapkan dapat memahami dampak positif yang dihasilkan dari kebersihan lingkungan serta akan terbentuknya budaya peduli lingkungan yang berkelanjutan. Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan mampu meningkatkan kesadaran dan tanggung jawab masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan demi menciptakan Desa Sungai Tabuk yang lebih indah, sehat, dan lestari.

PEMERINTAH DESA SUNGKAI BERSILATURAHIM DIHARI IBU DENGAN TOKOH IBU-IBU DESA SUNGKAI

**Silaturahmi Hangat: Pemerintah Desa Sungkai Merayakan Hari Ibu dengan Tokoh Ibu-Ibu Desa** Pada tanggal 22 Desember 2025, suasana hangat dan penuh kebersamaan menyelimuti Aula Desa Sungkai. Pemerintah Desa Sungkai dengan penuh kegembiraan menggelar acara spesial dalam rangka memperingati Hari Ibu yang berharga. Acara tersebut dihadiri oleh para tokoh ibu-ibu Desa Sungkai yang telah menjadi tiang kuat komunitas setempat. Dalam suasana yang penuh keceriaan, para ibu-ibu Desa Sungkai memasuki aula dengan senyuman yang mengembang di wajah-wajah mereka. Mereka tiba dengan pakaian terbaik, menampilkan keanggunan dan kelembutan khas seorang ibu yang selalu siap memberikan cinta dan kasih sayang kepada keluarga serta lingkungan sekitarnya. Para tokoh ibu-ibu Desa Sungkai disambut hangat oleh Pambakal beserta unsur Pemerintah Desa Sungkai, yang turut bersukacita atas kehadiran mereka dalam momen istimewa ini. Kehadiran mereka bukan hanya sebagai penghormatan kepada Hari Ibu, tetapi juga sebagai bentuk apresiasi atas peran sentral yang dimainkan oleh para ibu dalam membangun dan menjaga keharmonisan Desa Sungkai. Dalam sambutannya, Pambakal Desa menyampaikan ucapan terima kasih yang mendalam kepada para ibu-ibu Desa Sungkai. Beliau menekankan betapa pentingnya peran ibu dalam membentuk generasi masa depan yang tangguh dan berintegritas. "Ibunda adalah sosok yang mengajarkan kita tentang arti pengorbanan, kesabaran, dan ketulusan. Mereka adalah pilar utama keluarga dan masyarakat," ujar beliau dengan penuh rasa hormat. Acara dilanjutkan dengan sesi dialog dan diskusi ringan antara Pemerintah Desa Sungkai dan para ibu-ibu Desa Sungkai. Momen-momen seperti ini menjadi kesempatan emas untuk saling bertukar pikiran, berbagi cerita, serta merencanakan berbagai program yang akan memberikan dampak positif bagi seluruh warga Desa Sungkai. Semangat kebersamaan dan gotong royong begitu kental terasa dalam ruang aula yang dipenuhi tawa dan cerita inspiratif. Melalui kegiatan silaturahmi ini, hubungan antara Pemerintah Desa Sungkai dan para ibu-ibu Desa Sungkai semakin erat dan harmonis, menciptakan sinergi yang kuat dalam upaya memajukan Desa Sungkai ke arah yang lebih baik. Dengan penuh haru dan rasa syukur, acara pun ditutup dengan doa bersama sebagai ungkapan terima kasih atas segala berkah yang telah diberikan. Semoga momentum Hari Ibu ini tidak hanya menjadi perayaan sekali dalam setahun, tetapi juga menjadi pijakan untuk terus merawat dan memperkuat ikatan kekeluargaan dan persaudaraan di Desa Sungkai.