Kabar Berita

MUSRENBANGDES RENCANA KERJA PEMERINTAH DESA

Senin, 10 November 2025

Diposting oleh: Bitahan Baru

**Musrenbangdes Rencana Kerja Pemerintah Desa: Membangun Visi Bersama untuk Desa Bitahan Baru** Pada tanggal 6 November 2025, pukul 09:00:00, desa Bitahan Baru bergemuruh oleh kehadiran Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes). Kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam menyusun Rencana Kerja Pemerintah Desa guna mencapai tujuan pembangunan yang lebih baik dan inklusif. Dengan latar belakang perkebunan yang hijau, tokoh masyarakat, perwakilan pemuda, kaum ibu, aparat desa, pendamping desa beserta anggota lain nya dari kecamatan lokpaikat dan babinsa beserta bhabinkamtibmas berkumpul di Pendopo desa. Suasana penuh antusiasme dan semangat gotong royong terasa begitu kental, menciptakan aura kerjasama yang erat dan harmonis. Kepala Desa memulai acara dengan sambutan hangat, menggarisbawahi pentingnya partisipasi aktif warga dalam merumuskan arah pembangunan desa. Diskusi pun dimulai, ide-ide segar dan aspirasi muncul dari berbagai kalangan, mulai dari infrastruktur hingga program sosial yang inklusif. Di tengah suasana akrab, tergambarlah gambaran jelas tentang masa depan Bitahan Baru. Dari peningkatan akses jalan menuju desa, program pelatihan kewirausahaan untuk pemuda, hingga revitalisasi tempat ibadah sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat. Melalui proses Musrenbangdes ini, harapan-harapan dan impian warga Bitahan Baru direnungkan secara bersama-sama, menjadikan visi pembangunan desa bukan hanya sekadar rencana, tetapi juga cermin komitmen bersama untuk mewujudkannya. Saat matahari mulai condong ke barat, hasil musyawarah pun digariskan dalam Rencana Kerja Pemerintah Desa. Dokumen itu bukan hanya sekedar kertas, melainkan landasan kokoh bagi tindakan nyata demi mewujudkan mimpi-mimpi seluruh warga desa. Musrenbangdes telah membuka lembaran baru bagi Bitahan Baru, sebuah awal yang gemilang menuju desa yang lebih maju, adil, dan sejahtera. Semangat gotong royong dan kesatuan dalam perbedaan menjadi kunci utama dalam menggerakkan roda pembangunan.

Berita Terkait