Kabar Berita

Musyawarah BumDes Berkah Jaya Mandiri ,dalam kegiatan penggemukan sapi potong

Senin, 24 November 2025

Diposting oleh: SUNGAI PINANG

**Musyawarah BumDes Berkah Jaya Mandiri: Kolaborasi untuk Ketahanan Pangan Desa** Pada tanggal 23 November 2025, tepat pukul 20.07, di Rumah Kepala Desa Sungai Pinang, tergelar Musyawarah BumDes Berkah Jaya Mandiri. Acara ini menjadi momentum penting dalam upaya mendukung program ketahanan pangan desa dengan fokus pada penggemukan sapi potong demi memproduksi daging sapi secara mandiri. Kehadiran seluruh pemangku kepentingan dari berbagai lapisan masyarakat turut meramaikan diskusi yang dipandu dengan penuh kearifan. Suasana haru dan semangat gotong royong begitu kental terasa, menjadi landasan utama dalam menghadapi tantangan produksi daging sapi secara mandiri. Melalui musyawarah ini, para peserta berbagi ide, pengalaman, serta sumber daya yang dimiliki guna mencapai visi bersama: menyediakan pasokan daging sapi yang berkualitas untuk memenuhi kebutuhan pangan lokal.

Keberagaman latar belakang dan pengetahuan menjadi kekuatan utama dalam merumuskan langkah-langkah strategis ke depan. Komitmen kuat untuk meningkatkan potensi pertanian dan peternakan di desa menjadi pendorong utama bagi kelangsungan program ini. Dari segi teknis, pendekatan inovatif dan berkelanjutan dilakukan untuk memastikan efisiensi dan kualitas terbaik dalam penggemukan sapi potong. Dengan adanya Musyawarah BumDes Berkah Jaya Mandiri, bukan hanya sekadar menghasilkan daging sapi secara mandiri, tetapi juga mencetak jejak positif dalam memperkuat kemandirian pangan desa. Semangat gotong royong dan kesadaran akan pentingnya kedaulatan pangan terus ditekankan sebagai fondasi utama dalam setiap langkah yang diambil. Di antara riuh rendahnya percakapan, ada keyakinan yang sama: bahwa melalui kolaborasi dan semangat kebersamaan, cita-cita untuk ketahanan pangan desa bisa terwujud. Musyawarah BumDes Berkah Jaya Mandiri menjadi tonggak bersejarah dalam perjalanan menuju kesejahteraan dan kemandirian pangan yang berkelanjutan.

Berita Terkait