Sungai Tabuk, 13 Oktober 2025 — Pemerintah Desa Sungai Tabuk RT 01, Kecamatan Simpang Empat, mengadakan kegiatan Pelatihan Memandikan Jenazah pada Senin, 13 Oktober 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di Balai Pertemuan Masyarakat mulai pukul 14.00 WIB dan diikuti oleh puluhan warga dari berbagai kalangan.
Pelatihan ini merupakan salah satu bentuk kegiatan sosial keagamaan yang bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat tentang tata cara memandikan jenazah sesuai syariat Islam. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan warga Desa Sungai Tabuk mampu berperan aktif dalam membantu proses pengurusan jenazah di lingkungan masing-masing.
Kegiatan dibuka langsung oleh Kepala Desa Sungai Tabuk yang dalam sambutannya menyampaikan pentingnya pengetahuan tentang fardhu kifayah, khususnya dalam hal memandikan jenazah. Ia berharap pelatihan ini bisa menjadi bekal bagi masyarakat agar tidak kesulitan ketika ada warga yang meninggal dunia.
“Ilmu ini sangat penting karena berkaitan dengan kewajiban umat Islam terhadap saudaranya yang meninggal dunia. Semoga dengan pelatihan ini, semakin banyak warga yang siap dan mampu membantu dalam prosesi pemulasaraan jenazah,” ujar Kepala Desa dalam sambutannya.
Pelatihan menghadirkan narasumber dari tokoh agama setempat yang berpengalaman dalam tata cara pengurusan jenazah. Dalam sesi pertama, peserta mendapatkan penjelasan teoritis tentang hukum, niat, dan tata tertib memandikan jenazah menurut ajaran Islam. Peserta juga diberi pemahaman mengenai alat dan bahan yang digunakan selama proses tersebut.
Setelah sesi teori, kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung memandikan jenazah menggunakan peraga. Narasumber memperagakan langkah demi langkah mulai dari menyiapkan alat, menjaga aurat jenazah, hingga tata cara menyiram dan membersihkan tubuh jenazah dengan benar dan penuh hormat. Peserta tampak antusias mengikuti setiap tahap pembelajaran.
Selain memandikan, narasumber juga menjelaskan sekilas tentang tata cara mengkafani dan menyalatkan jenazah, agar peserta memiliki pemahaman yang utuh mengenai seluruh proses fardhu kifayah. Beberapa peserta turut diminta untuk mempraktikkan agar lebih memahami prosedurnya.
Selama kegiatan berlangsung, suasana berjalan khidmat namun tetap interaktif. Peserta aktif bertanya dan berdiskusi mengenai situasi-situasi khusus yang kerap terjadi di lapangan, seperti tata cara memandikan jenazah yang mengalami luka atau kondisi tertentu. Hal ini menambah pengetahuan praktis bagi masyarakat.
Menjelang akhir kegiatan, panitia menyampaikan harapan agar pelatihan seperti ini dapat diadakan secara berkelanjutan. Selain memperkuat pengetahuan agama, kegiatan ini juga mempererat silaturahmi antarwarga dan menumbuhkan rasa kepedulian sosial di lingkungan desa.
Pelatihan ditutup dengan doa bersama dan foto bersama antara peserta, panitia, dan narasumber. Pemerintah Desa Sungai Tabuk berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan-kegiatan keagamaan dan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat, sehingga Desa Sungai Tabuk dapat menjadi desa yang religius, mandiri, dan peduli sesama.
