Bandar Raya, 22 Mei 2026 – Di tengah keterbatasan fasilitas medis, ketulusan sebuah pelayanan publik justru memancarkan maknanya yang paling sejati. Pemerintah Desa Bandar Raya kembali membuktikan bahwa kepedulian terhadap nyawa dan kesehatan warga berada di atas segalanya. Dikarenakan desa saat ini belum memiliki armada mobil ambulans khusus, Pemerintah Desa (Pemdes) tidak tinggal diam melihat ada warganya yang membutuhkan pertolongan medis darurat. Dengan sigap, mobil dinas operasional kantor desa dialihfungsikan menjadi mobil penolong, mengantarkan warga yang sedang sakit untuk mendapatkan perawatan intensif di RSUD Jaya Sumitra, Kabupaten Kotabaru.
Perjalanan jauh menuju rumah sakit rujukan ini bukan sekadar tugas rutin, melainkan sebuah misi kemanusiaan yang penuh dengan rasa empati. Bagi Pemdes Bandar Raya, kendaraan dinas bukanlah simbol kemewahan jabatan, melainkan sebuah amanah dan alat perjuangan untuk hadir di saat-saat paling sulit yang dihadapi oleh masyarakat. Ketika sirine ambulans tidak tersedia, deru mesin mobil operasional desa ini hadir membawa secercah harapan bagi keluarga pasien yang sedang diselimuti rasa cemas. Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen aparat desa yang selalu siap melayani tanpa batas waktu, menerjang jarak demi memastikan setiap warga mendapatkan hak kesehatannya.
Dokumentasi yang dibagikan melalui platform Gides (Go Digital Desa) ini memperlihatkan momen penuh haru saat warga dibantu memasuki mobil dinas putih tersebut dengan penuh kehati-hatian. Senyuman tulus dan ucapan terima kasih dari pihak keluarga menjadi bahan bakar semangat bagi jajaran Pemdes Bandar Raya untuk terus konsisten menebar kebaikan. Dedikasi tanpa pamrih ini mengingatkan kita semua bahwa dalam membangun desa, aspek kemanusiaan dan kepedulian sosial adalah fondasi utama yang paling kokoh. Semoga aksi nyata ini menginspirasi banyak pihak dan menjadi berkah yang mendalam bagi seluruh masyarakat Desa Bandar Raya.
