Pembagian Beras Bulog Kepada Masyarakat Tidak Mampu
Aparatur Desa Batu Hapu melaksanakan program pembagian beras dari Bulog kepada masyarakat tidak mampu. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan bantuan dan dukungan bagi perekonomian masyarakat kurang mampu di desa tersebut. Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan sosial dan membantu mereka yang membutuhkan, program ini menjadi langkah nyata dalam memperbaiki kondisi ekonomi dan nutrisi penduduk setempat. Melalui kerjasama antara pemerintah desa dan Badan Urusan Logistik (Bulog), distribusi beras ini diharapkan dapat memberikan manfaat signifikan bagi kelompok rentan di Desa Batu Hapu. Kehadiran program ini juga mencerminkan komitmen pemerintah desa untuk memperkuat solidaritas sosial serta menjaga keberlangsungan hidup warganya. Dengan adanya bantuan beras dari Bulog, diharapkan beban ekonomi masyarakat kurang mampu dapat terbantu sehingga mereka dapat fokus pada usaha-usaha produktif lainnya untuk meningkatkan taraf hidup mereka. Semoga dengan program seperti ini, akan tercipta lingkungan yang lebih inklusif, adil, dan sejahtera bagi semua lapisan masyarakat di Desa Batu Hapu.
PEMBINAAN SANITASI TOTAL BERBASIS MASYARAKAT (STBM) DESA MEKARSARI
"Meningkatkan Kesehatan Masyarakat melalui Pembinaan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) di Desa Mekarsari Pada tanggal 31 juni 2025, jam 11:00:00 Desa Mekarsari secara resmi meluncurkan program Pembinaan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) di Pustu Desa Mekarsari. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat melalui penerapan praktik sanitasi yang baik dan berkelanjutan. telah mengambil langkah proaktif untuk memprioritaskan kesehatan penduduknya dengan mengimplementasikan STBM. Dengan dukungan penuh dari seluruh warga, kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana edukasi tetapi juga transformasi budaya dalam menjaga kebersihan lingkungan. Kegiatan dimulai dengan rapat pengenalan konsep STBM kepada seluruh masyarakat Desa dan Kader Para peserta diberikan pemahaman mendalam tentang pentingnya sanitasi yang baik, termasuk pengelolaan limbah, air bersih, serta perilaku hidup bersih dan sehat. Melalui pendekatan partisipatif, setiap rumah tangga diajak untuk turut serta aktif dalam proses perubahan ini. Selanjutnya, dilakukan penilaian terhadap kondisi sanitasi di setiap rumah dan lingkungan sekitar. Ditemukan beberapa area yang membutuhkan perbaikan, seperti sistem pengelolaan sampah yang kurang optimal dan akses air bersih yang terbatas. Untuk itu bersama-sama dibuat rencana perbaikan yang akan dilaksanakan secara bertahap. Pemerintah desa turut serta dalam mendukung program ini dengan menyediakan sarana dan prasarana yang diperlukan untuk meningkatkan sanitasi di Desa Mekarsari. Selain itu, pelatihan dan pendampingan akan terus dilakukan agar masyarakat dapat menjaga keberlanjutan dari program STBM ini. Diharapkan melalui program Pembinaan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat ini, Desa Mekarsari dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam upaya meningkatkan kesehatan masyarakat melalui praktik sanitasi yang baik dan berkelanjutan. Semoga dengan kesadaran dan kerjasama semua pihak, Desa Mekarsari dapat menjadi lingkungan yang bersih, sehat, dan sejahtera bagi seluruh warganya.
MUSYAWARAH DESA DALAM RANGA (PEMBENTUKAN TIM PENYUSUNAN RKPDES TAHUN 2026)
"MUSYAARAH DESA DALAM RANGA (PEMBENTUKAN TIM PENYUSUNAN RKPDES TAHUN 2026) DI GEDUNG SERBAGUNA DESA MEKARSARI" Pada tanggal 31 Juli 2025 tepat pukul 10:00 pagi. Gedung Serbaguna Desa Mekarsari menjadi tempat kegiatan penting Musyaarah Desa dalam rangka pembentukan Tim Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDES) tahun 2026 Acara tersebut dihadiri oleh warga desa, perwakilan lembaga masyarakat, serta aparat desa untuk merumuskan dasar penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) mendatang. Suasana haru bahagia terpancar dari wajah para peserta yang turut hadir dalam musyawarah tersebut. Dalam suasana kebersamaan dan semangat gotong royong, mereka berkumpul dengan tujuan yang sama: membangun Desa Mekarsari menjadi lebih baik lagi melalui perencanaan yang matang. Kepala Desa membuka acara tersebut dengan sambutan hangatnya, menggarisbawahi pentingnya keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam proses perencanaan pembangunan desa. Beliau menekankan bahwa kesuksesan pembangunan sebuah desa tidak hanya bergantung pada pemerintah desa saja, namun juga memerlukan partisipasi aktif dari seluruh warga desa. Setelah sambutan dari Kepala Desa. dilanjutkan dengan diskusi terbuka antara seluruh peserta musyawarah. Berbagai ide, masukan, dan aspirasi mulai berdatangan dalam upaya menciptakan program-program prioritas yang akan dijalankan pada tahun 2026. Tim Penyusunan RKPDES pun terbentuk dengan komposisi yang mewakili beragam lapisan masyarakat desa. Proses penyusunan RKPDES ini diharapkan dapat menghasilkan dokumen yang tidak hanya realistis, tetapi juga responsif terhadap kebutuhan riil masyarakat Desa Mekarsari. Melalui kolaborasi dan sinergi yang kuat antara pemerintah desa dan seluruh warganya, diharapkan Desa Mekarsari akan terus berkembang menuju arah yang lebih baik. Dengan semangat gotong royong dan keinginan untuk memajukan desa bersama-sama, Musyaarah Desa di Gedung Serbaguna Desa Mekarsari sukses terselenggara, menandai awal dari perjalanan panjang menuju terwujudnya impian bersama, Desa Mekarsari yang sejahtera, mandiri, dan berdaya. Semoga keberkahan senantiasa menyertai setiap langkah dan usaha yang dilakukan oleh masyarakat Desa Mekarsari demi mewujudkan visi dan misi pembangunan desa yang lebih baik.
PKTD PEMELIHARAAN SALURAN AIR BERSIH RT.01-04
**PKTD PEMELIHARAAN SALURAN AIR BERSIH RT.01-04 Desa Berangas: Meningkatkan Akses Air Bersih untuk Kesejahteraan Masyarakat** Pada tanggal 15 Juli 2025 pukul 08:00:23, dilaksanakan Program Kegiatan Terpadu Desa (PKTD) berfokus pada pemeliharaan saluran air bersih di RT.01-04, Desa Berangas. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan akses masyarakat terhadap air bersih guna mendukung kesejahteraan dan kesehatan mereka. Saluran air bersih yang berfungsi dengan baik menjadi aspek vital dalam kehidupan sehari-hari. Melalui PKTD-DD Berangas, warga desa diharapkan dapat merasakan manfaat langsung dari infrastruktur air bersih yang terjaga dengan baik. Dalam kegiatan ini, tim terdiri dari para ahli teknisi air dan sukarelawan dari masyarakat setempat bekerja bersama-sama. Mereka melakukan pembersihan saluran, perbaikan kerusakan kecil, serta pengecekan secara menyeluruh untuk memastikan sistem air bersih berjalan optimal. Selain itu, edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan sumber air dan penggunaan yang bijak juga disampaikan kepada penduduk setempat. Hal ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat agar turut bertanggung jawab dalam menjaga keberlanjutan sistem air bersih di wilayah mereka. Diharapkan bahwa melalui kegiatan PKTD ini, akses air bersih di Desa Berangas semakin terjamin, risiko penyakit akibat air kotor dapat diminimalkan, dan kualitas hidup masyarakat dapat meningkat. Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan yang ditanamkan melalui kegiatan seperti ini diharapkan dapat menjadi fondasi bagi pembangunan berkelanjutan di masa depan.
Peningkatan Gizi dan Kesehatan Anak Lewat Kegiatan "Kelas Balita" di Poskesdes
Pada hari Rabu, 30 Juli 2025, telah dilaksanakan kegiatan Kelas Balita bertempat di Poskesdes mulai pukul 10.00 WITA hingga selesai. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan para orang tua mengenai tumbuh kembang, gizi, serta kesehatan anak usia balita. Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan penyuluhan dari petugas kesehatan mengenai pentingnya asupan gizi seimbang, jadwal imunisasi, dan cara deteksi dini tumbuh kembang anak. Selain itu, juga dilakukan pemeriksaan kesehatan balita secara menyeluruh, seperti pengukuran berat badan, tinggi badan, serta lingkar kepala. Antusiasme warga, khususnya para ibu, terlihat tinggi dalam mengikuti kegiatan ini. Diharapkan melalui Kelas Balita ini, orang tua dapat lebih memahami kebutuhan dasar anak balita untuk mendukung pertumbuhan yang sehat dan optimal. Kegiatan berjalan lancar dan ditutup dengan sesi tanya jawab serta pembagian PMT (Pemberian Makanan Tambahan) bagi balita yang hadir.
Transparasi APBDES Perubahan
**Transparansi APBDES Perubahan: Langkah Menuju Keterbukaan Anggaran Desa** Pada tanggal 14 Mei 2025 pukul 02:21:06, sebuah terobosan penting terjadi di Desa Rawana dengan terselenggaranya kegiatan transparansi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDES). Lokasi kegiatan yang dipilih tepat di depan Kantor Desa mengundang perhatian warga sekitar, menyoroti pentingnya keterbukaan dalam pengelolaan dana desa. Inisiatif ini bukan semata-mata sebuah acara seremonial, melainkan langkah konkret menuju akuntabilitas dan partisipasi publik dalam setiap tahap perencanaan dan pengelolaan anggaran desa. Dalam suasana yang sarat makna tersebut, masyarakat diajak untuk turut serta memahami dan memberikan masukan terkait rencana perubahan APBDES. Dengan terbuka dan transparan, proses perubahan APBDES diharapkan dapat membangun kepercayaan antara pemerintah desa dan warganya. Transparansi bukan sekadar kata-kata, melainkan sikap nyata untuk menyuguhkan informasi secara jelas dan mudah diakses oleh siapa pun yang berkepentingan. Keterlibatan langsung masyarakat dalam diskusi terkait alokasi dana desa menjadi poin utama dari kegiatan ini. Setiap usulan, saran, maupun pertanyaan dipersilakan, menciptakan ruang bagi kesadaran kolektif akan pentingnya pengawasan bersama terhadap penggunaan dana publik. Langkah-langkah transparansi seperti ini tidak hanya sekadar memenuhi regulasi, tetapi lebih jauh lagi, merupakan bentuk komitmen nyata pemerintah desa untuk menjalankan prinsip good governance. Diharapkan, inisiatif positif ini akan menjadi cikal bakal untuk terwujudnya pemerintahan desa yang transparan, akuntabel, dan responsif. Di tengah sorak sorai masyarakat yang hadir, transparansi APBDES Perubahan di depan Kantor Desa Rawana sukses menandai awal dari sebuah transformasi dalam pola pikir dan budaya administrasi keuangan desa. Sebuah tonggak bersejarah yang akan membawa dampak positif jangka panjang bagi kemajuan bersama.
( REMBUNG STUNTING ) DESA MEKAR SARI
Pada tanggal 31 Juli 2025, tepat pukul 09:00:00 Di Desa Mekar Sari di Gedung Serbaguna Desa Mekar Sari menggelar program inovatif yang disebut "REMBUNG STUNTING" dengan tujuan utama mencegah kasus stunting di kalangan balita dan anak-anak. Masalah gizi kronis pada anak yang dapat menyebabkan keterlambatan pertumbuhan fisik dan kognitif, menjadi fokus utama kegiatan ini. Desa Mekar Sari, dengan tekad kuat untuk melawan angka stunting yang mengkhawatirkan, Kegiatan "Rembung Stunting" ini merupakan langkah proaktif dalam memberikan pemahaman kepada para orangtua dan keluarga tentang pentingnya gizi seimbang bagi tumbuh kembang optimal anak-anak. Melalui serangkaian sesi workshop, pengenalan jenis-jenis makanan bergizi, serta konsultasi langsung dengan tenaga medis setempat, diharapkan kesadaran akan pentingnya nutrisi terpenuhi secara adekuat semakin meningkat. Selain edukasi, kegiatan ini juga menawarkan solusi praktis dengan memberikan bantuan paket gizi kepada keluarga-keluarga yang membutuhkan. Mengumpulkan data dan informasi terkait situasi stunting di tingkat desa/kelurahan untuk memahami akar masalahnya. Membangun kesepakatan dan komitmen bersama dari seluruh pemangku kepentingan (pemerintah desa, tokoh masyarakat, kader posyandu, dll.) untuk bersama-sama mengatasi stunting. Dengan pendekatan komprehensif yang melibatkan berbagai pihak, Desa Mekar Sari ingin menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang sehat bagi generasi penerus. Melalui "Rembung Stunting", Desa Mekar Sari bukan hanya sekadar berupaya mengatasi stunting secara individual, tetapi juga membangun fondasi kuat untuk masyarakat yang lebih sehat dan sejahtera di masa depan. Semoga upaya ini menjadi tonggak awal menuju pembasmian stunting dan pencapaian generasi emas Indonesia di kemudian hari.
Rapat Koordinasi se-Kecamatan Mataraman di Desa Gunung Ulin
Rapat Koordinasi se-Kecamatan Mataraman di Desa Gunung Ulin: Mempererat Silaturrahmi dan Membahas Hal-hal Penting Pada tanggal 30 Juli 2025, tepat pukul 13:12:06, tergelarlah Rapat Koordinasi se-Kecamatan Mataraman di Aula Kantor Gunung Ulin. Kegiatan ini diselenggarakan dengan tujuan utama untuk mempererat silaturrahmi di antara pemangku kepentingan se-Kecamatan Mataraman serta membahas Pokja I. Dalam suasana yang penuh semangat, para peserta rapat yang berasal dari 15 Desa se-Kecamatan Mataraman. Acara dimulai dengan Maulidan, setelah itu dilanjutkan dengan Acara inti, sambutan dari Ketua TP.PKK Desa Gunung Ulin, dilanjutkan dengan Ibu Camat Mataraman serta membuka acara tersebut Kemudian dilanjutkan dengan pembahasan Pokja I. Rapat koordinasi ini juga menjadi momentum emas untuk mempererat tali silaturrahmi di antara seluruh stakeholder. Interaksi yang akrab dan dialog yang terbuka membangun kebersamaan dan kepercayaan satu sama lain, menjadikan kerja sama lintas sektor semakin solid dan efektif. Sesi penutup ditandai dengan komitmen bersama untuk melaksanakan hasil rapat secara nyata dan bertanggung jawab. Dengan demikian, Rapat Koordinasi se-Kecamatan Mataraman di Desa Gunung Ulin pada hari ini bukan sekadar pertemuan rutin, namun merupakan landasan kokoh bagi transformasi positif menuju masa depan yang lebih cerah. Semoga hasil-hasil yang dicapai dari rapat ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi seluruh masyarakat Kecamatan Mataraman.
MUSYAWARAH REMBUG STUNTING TINGKAT DESA TAHUN 2025
**Musyawarah Rembug Stunting Tingkat Desa Tahun 2025: Mengatasi Stunting dari Akarnya** Pada tanggal 7 Juli 2025 Pemerintahan Desa Pariok mengadakan Acara musyawarah khusus rembug stunting tingkat, hal ini dipandang sebagai tonggak penting dalam upaya menanggulangi masalah stunting di wilayah tersebut. Para tokoh masyarakat, perwakilan ibu-ibu PKK, kader kesehatan, petugas kesehatan, guru PAUD, PAMSIMAS serta elemen penting lainnya berkumpul dalam satu ruangan, bersatu demi menyusun rencana kegiatan yang tangguh dan terukur. Dalam suasana penuh semangat, mereka membahas dampak stunting, penyebabnya, serta langkah-langkah konkret yang bisa diambil untuk mengatasinya. Salah seorang anggota tim kesehatan, dengan tegas menyampaikan, "Kita perlu mengedukasi orang tua akan pentingnya pola makan seimbang, memberikan nutrisi yang cukup bagi balita, serta memastikan akses yang mudah terhadap layanan kesehatan. Dengan langkah-langkah konkret yang disusun, seperti penyuluhan gizi rutin, pendampingan ibu hamil dan menyusui, serta peningkatan akses terhadap fasilitas kesehatan, diharapkan angka stunting di Desa Pariok bisa ditekan secara signifikan. Saat acara berakhir, harapan baru pun muncul. Semangat gotong royong dan kesadaran kolektif yang tercipta dari Musyawarah Rembug Stunting ini diyakini menjadi fondasi kuat dalam upaya menjadikan Desa Pariok bebas dari bayang-bayang stunting. Langkah pertama telah diambil, dan perjalanan panjang menuju generasi penerus yang sehat dan kuat pun dimulai dari sini. Semoga semangat hari ini tetap menyala, dan tekad untuk melawan stunting terus menggelora di hati setiap individu di Desa Pariok.
Pembentukan kader KUNSEVASI
**KUNSEVASI: Mengukir Kader Peduli Lingkungan untuk Kelestarian Bakantan** Di sebuah sudut terpencil yang dihiasi oleh gemerlap alam Kalimantan, tepatnya di Kantor Desa Sungai Rutas, sebuah gerakan mulia sedang memperjuangkan nasib hewan endemik Kalimantan, si bakantan. KUNSERVASI, singkatan dari Komunitas Penjagaan Satwa Liar, menjadi panggung bagi para pemuda yang bersemangat menjaga kelestarian habitat satwa langka ini. Pada tanggal 30 Juli 2025 pukul 09:58:40, suara riuh rendah terdengar dari ruang pertemuan Kantor Desa. Sorot mata penuh harap memandang layar presentasi yang memaparkan upaya-upaya konservasi bakantan. Sebuah langkah kecil namun bermakna dalam melindungi keberlangsungan hidup spesies yang kerap terancam oleh perburuan liar dan hilangnya habitat alami mereka. Para peserta yang tergabung dalam KONSERVASI tidak hanya sekadar berkumpul untuk mendengarkan ceramah-ceramah inspiratif daraibpara Nara sumber seperti dinas lingkungan hidup provinsi kalimantan selatan juga dari BKSD kalsel , mereka adalah calon kader yang akan menjadi garda terdepan dalam upaya pelestarian lingkungan. Melalui pelatihan intensif dan pendampingan dari para ahli konservasi, diharapkan bahwa mereka dapat menjelma menjadi pelindung alam yang tangguh. Selain mendalami pengetahuan tentang ekologi dan perilaku bakantan, para kader KONSERVASI juga dilatih untuk merumuskan solusi konkret dalam menanggulangi ancaman terhadap satwa langka ini. Mulai dari patroli hutan, sosialisasi kepada masyarakat sekitar, hingga advokasi kebijakan perlindungan satwa liar, semua dilakukan dengan penuh semangat dan keseriusan. Tujuan akhir dari pembentukan kader KONSERVASI bukan semata-mata untuk menciptakan penggiat lingkungan yang mahir dalam teori, namun yang lebih penting adalah mencetak sosok-sosok yang memiliki kepedulian yang dalam terhadap alam dan satwa liar, khususnya bakantan. Mereka adalah harapan baru bagi keberlangsungan ekosistem Kalimantan, yang rentan terhadap ancaman destruktif manusia. Dengan langkah-langkah nyata yang diambil oleh KONSERVASI, kami berharap bahwa jejak kebaikan ini akan terus berlanjut, diteruskan oleh generasi-generasi selanjutnya. Bersama-sama, melalui semangat kolektif dan kepedulian tanpa batas, kita bisa melindungi kehidupan-kehidupan kecil yang turut menyumbang kekayaan alam Indonesia. Mari bergandeng tangan, untuk Kalimantan yang lestari, untuk bakantan yang terlindungi.
penjualan makanan
### Memperkuat Ekonomi Lokal: Inisiatif Penjualan Makanan di Desa Pengaron Pada pagi cerah tanggal 30 Juli 2025, sebuah inisiatif menarik memancarkan semangat ke arah pemulihan ekonomi lokal di Desa Pengaron. Sejak pukul 06:32:34, aroma menggugah selera dari aneka makanan lezat mulai merayap, membelai sudut-sudut jalan desa yang sepi. Berawal dari keinginan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat setempat dan meredakan tingkat pengangguran, panggilan untuk bergerak bersama secara bergotong-royong telah menemui jawabannya. Di bawah payung sinar matahari yang hangat, warga desa dengan kerelaan hati membuka kios-kios sederhana mereka, menyajikan hidangan khas yang menggoda lidah. Dari segala penjuru desa, penduduk lokal dan wisatawan yang terpesona mulai memadati area tersebut. Teriakan riang senantiasa terdengar, sementara canda tawa mengalun sebagai musik yang memeriahkan suasana. Setiap tegukan kopi atau suapan makanan menjadi simbol dukungan bagi pertumbuhan ekonomi desa yang sedang bergeliat. Latar belakang simpul-simpul kisah kehidupan terurai di meja-meja sederhana. Dari nasi liwet khas ibu-ibu tangguh hingga jajanan tradisional kreasi para generasi muda, setiap hidangan membawa cerita tersendiri. Peluang usaha yang terbuka lebar tidak hanya menjanjikan tambahan pendapatan, tetapi juga memelihara warisan kuliner lokal yang tak ternilai harganya. Dibalik setiap transaksi yang terjalin, terpancar harapan untuk menciptakan lingkungan yang lebih sejahtera. Keberagaman kuliner yang disajikan menjadi bukti solidaritas dalam membangun masa depan yang lebih baik. Di tengah gemuruh langkah-langkah kecil ini, terbitlah sinar kepercayaan bahwa bersama, tidak ada hal yang tak mungkin dicapai. Kegiatan yang dimulai pada pagi itu tidak hanya sekadar menjual makanan, namun juga memupuk rasa kebersamaan dan kepedulian yang hubungannya melampaui sekadar transaksi. Inisiatif yang bertujuan jauh ke depan ini diharapkan dapat menjadi tonggak awal bagi perubahan positif yang lebih luas di tengah-tengah masyarakat Desa Pengaron. Dengan penuh semangat dan harapan, langkah-langkah hari itu telah membawa angin segar bagi nilai-nilai gotong-royong dan kemandirian lokal. Semoga goresan awal ini menjadi titik balik menuju masa depan yang lebih cerah, di mana setiap jiwa di Desa Pengaron dapat merasakan sentuhan kemakmuran dan kesuksesan bersama.
Penjualan makanan & Minuman
### Meningkatkan Kesejahteraan Melalui Penjualan Makanan dan Minuman di Desa Pengaron Pada tanggal 30 Juli 2025, pukul 06:28:45, desa Pengaron dipenuhi dengan aroma harum makanan yang menggugah selera. Sebuah kegiatan penjualan makanan dan minuman digelar di pengaron, bertujuan untuk meningkatkan pemasukan masyarakat setempat. Kegiatan ini bukan hanya sekadar ajang jual beli, namun juga menjadi sarana untuk mempererat tali persaudaraan di antara penduduk desa. Dengan melibatkan beragam jenis makanan dan minuman khas daerah, acara ini turut mempromosikan keanekaragaman kuliner lokal. Masyarakat desa Pengaron turut berperan aktif dalam kesuksesan acara ini. Mulai dari persiapan, pelaksanaan hingga pembersihan lokasi, kolaborasi dan kerja sama menjadi kunci utama dalam menjadikan kegiatan ini sebagai momentum positif bagi pengembangan ekonomi lokal. Dalam suasana penuh semangat dan keceriaan, warga desa serta pengunjung dari sekitar wilayah pun turut menikmati berbagai hidangan lezat yang disajikan. Pendapatan yang terkumpul dari penjualan makanan dan minuman akan dialokasikan untuk program-program pembangunan desa yang lebih luas, seperti pengembangan infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan. Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat desa Pengaron dapat merasakan manfaat langsung dari upaya kolektif mereka. Semangat gotong royong dan kebersamaan yang tercipta diharapkan dapat menjadi landasan kuat dalam membangun kesejahteraan bersama menuju masa depan yang lebih cerah.
