Sulap Bambu menjadi produk bernilai tinggi

* Dari Bambu Menjadi Cuan: Mengembangkan Produk Anyaman Bambu di Desa Harakit RT 001 RW 001 Jecamatan Piani Kabupaten Tapin .Pada tanggal 27 Juli 2025, pukul 10:10 di Desa Harakit, sebuah inisiatif menarik diluncurkan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan produk anyaman bambu sebagai langkah memajukan perekonomian lokal sambil melestarikan tradisi anyaman yang kaya budaya. Desa Harakit, dikenal karena keindahan alamnya dan warisan budaya yang kental, telah menjadi pusat perhatian dengan upaya baru ini. Melalui kreativitas masyarakat setempat, bambu--materi lokal yang melimpah--telah diubah menjadi produk bernilai tinggi. Proses pengembangan produk anyaman bambu ini bukan sekadar penciptaan barang dagangan, tetapi juga sebuah cara menyelamatkan keahlian anyaman tradisional yang hampir punah di era modern ini. Dengan memberdayakan warga setempat untuk menghasilkan karya-karya anyaman yang unik, proyek ini tidak hanya menciptakan peluang ekonomi baru, tetapi juga mempertahankan identitas budaya Desa Harakit. Para penggerak utama di balik inisiatif ini berharap dapat membuka pasar lebih luas bagi produk-produk anyaman bambu lokal, baik di tingkat regional maupun nasional. Dengan demikian, potensi ekonomi desa ini dapat terus tumbuh dan berkelanjutan. Kehadiran kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat sekitar serta instansi terkait. Di antara para peserta terlihat semangat untuk belajar dan berkolaborasi guna menciptakan produk anyaman bambu yang berkualitas dan berdaya saing. Melalui upaya kolektif ini, harapan akan masa depan yang lebih cerah bagi Desa Harakit mulai terwujud. Semoga dari bambu yang tersedia melimpah, lahirlah cuan yang berkelanjutan bagi masyarakat lokal serta keberlanjutan tradisi anyaman yang berharga ini.

Shalat hajat dilokasi mushala yg baru

**Shalat Hajat di Mushala Baru Desa Sungai Rutas: Doa untuk Kesuksesan Pembangunan** Pada malam yang penuh kedamaian, di lokasi baru mushala yang terletak di Desa Sungai Rutas RT. 05 RW 03, Kecamatan Candi Laras Selatan, sebuah peristiwa spiritual melanda warga sekitar. Dengan niat suci dan tekad bulat, mereka berkumpul untuk melaksanakan Shalat Hajat, doa yang diharapkan akan membawa berkah bagi pembangunan mushala baru ini. Tujuan dari kegiatan tersebut sangat jelas: agar pembangunan mushala ini berjalan lancar, dengan dukungan luas dari para donatur serta mendapatkan redha dari Allah SWT. Dipimpin oleh tokoh agama terkemuka di daerah itu,seperti para habaib,guru H. muhammad Yunus   guru. Muhamad suryani, guru muhammad syarwani abdan muara muning, guru muhammad ruem dan beberpa tokoh agama lainnya , hadir juga kepala desa sungai rutas Masrawan.jamaah berkumpul dalam khidmat, hati penuh harap, pada tanggal 26 Juli 2025, pukul 21:51:12. Acara di awali dengan shlat magrib berjemaah , shalat hajat,pembacaan surat yasin,membaca kitab bukhari doa shalat isya berjemaah dan selamatan apa kadarnya di lokasi tersebut. Suara takbir memenuhi ruang yang sederhana namun penuh berkah ini, menggema di sudut-sudut mushala yang baru didirikan. Doa-doa dipanjatkan, memohon kelancaran pembangunan, keberkahan usaha, serta keselamatan bagi semua yang terlibat dalam proyek suci ini. Dalam setiap sujudnya, jamaah menyampaikan permohonan dengan tulus dan ikhlas. Mereka memohon agar langkah demi langkah dalam pembangunan mushala ini diberkahi oleh Yang Maha Kuasa, sehingga tempat ibadah ini tidak hanya menjadi bangunan fisik, tetapi juga sarana spiritual bagi masyarakat setempat. Semangat gotong-royong pun semakin terasa kuat dalam sunyi malam itu. Harapan akan terwujudnya mushala yang indah, tempat berteduh dan beribadah bagi banyak orang, menjadi pendorong bagi mereka untuk terus berdoa dan bekerja keras. Setelah shalat selesai, aroma harum dupa masih menyelimuti ruang. Jamaah bubar dengan hati yang penuh keyakinan, bahwa doa mereka akan didengar, dan langkah mereka akan diringankan. Semoga dari mushala ini akan mengalir kebaikan, keberkahan, serta cinta kasih yang tak terhingga bagi seluruh umat. Dengan langkah optimis, mereka meninggalkan mushala malam itu, penuh harap akan sinar keberkahan yang akan bersinar terang dari tempat suci yang baru saja mereka doakan. Semoga langit senja memberikan berita baik, bahwa doa telah sampai kepada Tuhan, dan bahwa pembangunan mushala ini akan menjadi penjuru cahaya bagi mereka yang mencari ketentraman dan ampunan-Nya.

Pelatihan SATLINMAS Desa Mangkalawat Tahun 2025 Di Kecamatan Mataraman

Pada tanggal 26 Juli 2025, aula kecamatan Mataraman dipenuhi semangat dan antusiasme ketika para Linmas dari Masing-Masing desa di Kecamatan Mataraman terkhusus LINMAS dari Desa Mangkalawat, berkumpul untuk mengikuti Pelatihan SATLINMAS Desa Tahun 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan keamanan di wilayah Kecamatan Mataraman. Dalam acara tersebut, seluruh desa di Kecamatan Mataraman turut serta dalam pelatihan ini. Kehadiran Camat beserta para Pambakal, taklupa juga Pambakal Desa Mangkalawat yang memberikan dukungan yang tak ternilai bagi pengembangan keterampilan keamanan masyarakat setempat. Tim BKAD dan Satpol PP juga turut hadir, menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga ketertiban dan keamanan di wilayah tersebut. Kolaborasi antara pihak kecamatan, desa, dan aparat keamanan menjadi landasan kuat dalam memperkuat jaringan keamanan di tingkat lokal. Pelaksanaan kegiatan didukung penuh oleh perwakilan dari Polsek Mataraman dan Babinsa wilayah Astambul Mataraman, menambah profesionalisme serta perspektif yang komprehensif dalam menjalankan tugas keamanan. Dengan dimulainya Pelatihan SATLINMAS Desa Tahun 2025 ini, diharapkan para Linmas dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan desa masing-masing. Semoga kegiatan ini berbuah hasil positif dan memberikan dampak yang signifikan bagi keamanan serta kenyamanan bersama di Kecamatan Mataraman.

LINMAS BAWAHAN PASAR MENGHADIRI PELATIHAN SATLINMAS SEKECAMATAN MATARAMAN

Linmas Bawahan Pasar mengikuti Pelatihan Satlinmas Sekecamatan Mataraman** Pada tanggal 26 Juli 2025, Aula Kecamatan Mataraman menjadi saksi kegiatan penting yang dihadiri oleh para Linmas sekacamatan Mataraman. Mereka berkumpul untuk mengikuti Pelatihan Satlinmas yang diselenggarakan dengan tujuan memperkuat kemampuan mereka dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar. Acara yang dimulai pukul 08:00:00 tersebut turut dihadiri oleh berbagai pihak penting, antara lain Danposramil, Kapolsek Mataraman, Satpol PP, dan Camat Mataraman. Mereka hadir untuk memberikan materi serta latihan baris-berbaris guna meningkatkan kedisiplinan dan koordinasi para Linmas dalam menjalankan tugas mereka. Dengan lokasi yang juga melibatkan Lapangan Kecamatan Mataraman, para peserta dapat mempraktikkan langsung pelajaran yang diberikan. Latihan baris-berbaris menjadi salah satu aspek yang tidak boleh terlewatkan, karena hal tersebut bukan hanya tentang penampilan tetapi juga menunjukkan koordinasi dan kedisiplinan yang solid dalam upaya menjaga keamanan bersama. Kehadiran Danposramil, Kapolsek Mataraman, Satpol PP, dan Camat Mataraman memberikan motivasi tambahan bagi para Linmas untuk semakin berkomitmen dalam menjalankan tugas mereka secara profesional. Diharapkan bahwa setelah pelatihan ini, Linmas bawahan pasar akan semakin siap dan tangguh dalam mengemban tugas menjaga keamanan di lingkungan sekitar. Pelatihan seperti ini sangat penting dalam memperkuat jaringan keamanan di tingkat desa, sehingga masyarakat dapat merasa aman dan tenteram. Semoga kegiatan ini memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi semua pihak yang terlibat.

POHON BAMBU TUMBANG, WARGA DESA LIMAMAR GOTONG ROYONG BERSAMA PAMBAKAL SAIFUL AKRABIN

Desa Limamar – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Desa Limamar menyebabkan sebuah pohon bambu tumbang dan menutupi sebagian akses jalan desa, Sabtu 12/07/2025). Mengetahui kejadian tersebut, warga Desa Limamar segera bergotong royong membersihkan pohon bambu yang roboh. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Pambakal Desa Limamar, Saiful Akrabin, bersama perangkat desa setempat. “Alhamdulillah berkat kerja sama warga, jalan yang tertutup bisa kembali dibersihkan dan dapat dilalui kendaraan,” ujar Saiful Akrabin di lokasi kejadian. Proses pembersihan berlangsung lancar. Dengan peralatan seadanya, warga saling membantu memotong dan memindahkan bambu yang tumbang agar tidak menghambat akses masyarakat. Pambakal Saiful Akrabin juga mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi pohon tumbang lainnya, terutama di musim hujan yang disertai angin kencang.

Pembagian bantuan beras untuk masyarakat kurang mampu

 Pada hari Jumat 25 Juli 2025,  kegiatan penyaluran bantuan Beras  dilaksanakan di Balai Desa Limamar. Warga setempat yang kurang mampu disalurkan bantuan berupa beras, sebagai upaya membantu meringankan beban hidup mereka. Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dan solidaritas dari  pemerintah desa melalui dinas terkait. Proses pembagian bantuan berjalan lancar, dengan dibantu oleh aparat desa dan Ketua RT dengan cermat membagikan bantuan secara adil kepada setiap rumah tangga penerima manfaat.  Dengan adanya bantuan ini, diharapkan beban hidup warga kurang mampu di Desa Limamar dapat sedikit terangkat, serta memberikan dorongan semangat baru dalam menjalani kehidupan di tengah tantangan yang dihadapi. Semoga kegiatan semacam ini akan terus dilakukan secara berkala dan berkelanjutan, agar lebih banyak lagi warga yang dapat merasakan manfaatnya. Kepedulian dan gotong royong adalah kunci utama dalam memperkuat solidaritas sosial, membangun kedamaian, serta menciptakan masyarakat yang sejahtera dan berkeadilan.

Musyawarah Desa Pembentukan Tim Penyusun dan Tim Verifikasi RKP desa Limamar

Pada hari kamis, 24 Juli 2025, bertempat di Rumah Pambakal Desa Limamar dilaksanakan Musyawarah Desa (Musdes) digelar guna membentuk Tim Penyusun dan Tim Verifikasi Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP) yang akan menjadi panduan utama dalam pembangunan desa ke depan. Musyawarah Desa dilaksanakan atas Prakasa BPD dan Pemerintah Desa Limamar yang dihadiri Perwakilan Masyarakat, pendamping Desa, Bidan Desa, Kader Posyandu Ibu PKK berdiskusi untuk menetapkan susunan Tim Penyusun dan Tim Verifikasi RKP Desa. Tim Penyusun akan bertugas merumuskan rencana kerja yang komprehensif dan sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat, sementara Tim Verifikasi akan memastikan bahwa setiap detail program telah disusun secara cermat dan transparan. Kedua tim ini diharapkan dapat bekerja secara kolaboratif demi menciptakan RKP Desa yang berkualitas dan memberi dampak positif bagi seluruh lapisan masyarakat. Dengan adanya musyawarah ini, harapan baru pun merebak di antara penduduk Desa Limamar. Mereka percaya bahwa melalui partisipasi aktif dalam penetapan RKP Desa, akan tercipta pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan baik di bidang pembangunan, kesehatan, dan pendidikan . Semangat gotong-royong dan kebersamaan terus mengalir dalam setiap langkah yang diambil, menjadikan Desa Limamar akan menjadi lebih maju sesuai dengan visi dan misi Kepala Desa Limamar yaitu Bapak Syaiful Akrabin dalam melaksanakan pembangunan di des dengan tepat guna dan sasaran.

Pemdes Limamar Studi Tiru ke Loksado dalam penurunan stunting

Pada tanggal 21 dan 22 Juli 2025, Pemerintah Desa (Pemdes) Limamar  melaksanakan studi tiru ke Desa Loklahung, Kecamatan Loksado dengan diikuti oleh Kepala Desa limamar beserta aparatnya, Pendamping Desa, Kader Posyandu, Bidan Desa dan Kader Remaja yang ada di Desa Limamar. Adapun Naraumber kegiatan tersebut adalah Pemdes Desa Loklahung, Pendamping Desa Kecamatan Loksado, Bidan Puskesmas dan KPM Desa Loklahung. Desa Loklahung telah sukses dalam mengurangi tingkat stunting melalui program inovatif dan kolaborasi antarstakeholder yang efektif. Desa Limamar tertarik untuk mengadopsi pendekatan yang sama guna meningkatkan kesehatan ibu dan anak serta memberikan pola asuh yang benar. Melalui studi tiru ini, diharapkan Desa Limamar dapat belajar dari pengalaman sukses Desa Loklahung dalam menangani masalah stunting. Kegiatan studi tiru ini merupakan langkah awal yang diambil oleh Pemdes Limamar. Pambakal desa Limamar Bapak Syaiful Akrabin mengharapkan agar dapat mengimplementasikan program-program efektif yang secara positif mempengaruhi kesehatan ibu dan anak melalui kegiatan studi tiru ini. Dengan semangat kolaborasi dan determinasi yang tinggi, Pemdes Limamar berharap dapat mencapai perubahan signifikan dalam upaya penurunan angka stunting di wilayah mereka, dengan rancangan langkah-langkah konkret yang akan segera diimplementasikan untuk mewujudkan perubahan yang berkelanjutan bagi masyarakat Desa Limamar.

BKAD mataraman selenggarakan Pelatihan Satlinmas

**Pelatihan Satlinmas oleh BKAD Mataraman: Meningkatkan Wawasan Tentang Tugas dan Fungsi Satlinmas** Badan Kerjasama Antar Desa Kecamatan Mataraman telah sukses menyelenggarakan Pelatihan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) di Aula Kecamatan Mataraman pada tanggal 26 Juli 2025 pukul 08:00. sampai dengan selesai. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan wawasan anggota satlinmas tentang tugas serta fungsi dari Satlinmas di desa dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar. Dalam pelatihan yang berlangsung, peserta diajak untuk memahami peran aktif yang dapat diemban oleh Satlinmas. Materi yang disampaikan meliputi pengetahuan dasar tentang tugas-tugas pokok, upaya pencegahan, penanganan konflik sosial, latihan baris berbaris hingga koordinasi dengan aparat keamanan terkait. Para peserta pelatihan sangat antusias mengikuti setiap sesi yang dipandu oleh narasumber yang berkompeten di bidangnya. Mereka diberikan pemahaman mendalam tentang pentingnya kerjasama antara Satlinmas dengan instansi terkait guna menciptakan lingkungan yang aman dan damai bagi seluruh warga. Diharapkan, melalui kegiatan ini, kesadaran masyarakat akan peran Satlinmas semakin meningkat. Hal ini diharapkan dapat menciptakan keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan sekitar serta memberikan kontribusi positif dalam menciptakan kedamaian bersama. Pelatihan Satlinmas oleh BKAD Mataraman ini merupakan salah satu bentuk komitmen dari pihak terkait dalam membangun kesadaran kolektif akan pentingnya kerja sama antarwarga demi menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis. Semoga kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkala untuk meningkatkan kualitas hidup dan keamanan bagi seluruh masyarakat Mataraman.

Pembentukan tim RKP desa sungai rutas

Pembentukan Tim RKP Desa Sungai Rutas Meningkatkan Optimalitas Penyusunan RKP Desa Sungai Rutas memasuki babak baru dalam upaya penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) desanya dengan pembentukan tim khusus yang bertujuan untuk meningkatkan optimalitas perencanaan. Bertempat di Kantor Desa Sungai Rutas, pada tanggal 22Juli 2025 pukul 11:41:57, yang hadir oleh unsur terkait seperti pihak kecamatan CLS, para pendamping desa,tenaga ahli kabupaten pihak porli dan TNI para ketua rt dan RW baperdes pkk dan mencakup pemerintah desa sungai rutas serta warga yg bekesmlatan hadir kepala desa sungai rutas Masrawan dalam Berbagaiya mengatakan ia sebagai pimpinan desa menyampaikan terima kasih kepada semua yang hadir mengikuti musdes RKP ini langkah bersejarah ini menggambarkan komitmen yang kuat untuk memajukan kehidupan masyarakat setempat. Tim RKP Desa Sungai Rutas terdiri dari individu yang berkompeten dan berpengalaman dalam bidangnya masing-masing. Dengan keragaman latar belakang dan keahlian, diharapkan tim ini dapat memberikan pandangan yang holistik dan menyeluruh dalam menyusun RKP Desa yang lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan riil warga. Kegiatan pembentukan tim ini menjadi tidak penting dalam pengembangan desa, karena akan membawa pembaruan yang signifikan dalam proses perencanaan dan pengambilan keputusan. Melalui sinergi antaranggota tim, diharapkan rencana-rencana pembangunan yang disusun nantinya akan lebih terarah, terukur, dan berdampak positif bagi seluruh lapisan masyarakat. Diharapkan dengan adanya Tim RKP Desa Sungai Rutas, proses penyusunan RKP kedepannya akan semakin transparan, partisipatif, dan responsif terhadap aspirasi rakyat. Hal ini tentu akan membawa manfaat nyata bagi kemajuan dan kesejahteraan Desa Sungai Rutas secara keseluruhan. Dengan semangat kebersamaan dan dedikasi yang tinggi, diharapkan langkah awal ini akan menjadi landasan yang kuat untuk mencapai visi dan misi pembangunan Desa Sungai Rutas menuju masa depan yang lebih baik dan berkelanjutan.

Desa Aluan Besar HST Raih Juara Harapan 1 Lomba Desa se-Kalsel

Desa Aluan Besar, Kecamatan Batu Benawa, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) berhasil meraih juara harapan 1 dalam Lomba Desa/Kelurahan Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) tahun 2025. Penetapan pemenang tertuang dalam Keputusan Gubernur Kalsel Nomor 100.3.3.1/0580/KUM/2025 yang ditandatangani Gubernur Kalsel, Muhidin. Dalam keputusan tersebut, lima desa ditetapkan sebagai juara lomba tingkat provinsi. Juara terbaik I diraih Desa Wayau, Kabupaten Tabalong. Juara terbaik II diberikan kepada Desa Sungai Pandan Tengah, Hulu Sungai Utara. Sementara juara terbaik III diraih Desa Maju Jaya, Kabupaten Balangan. Adapun Desa Penyambaran, Kabupaten Banjar, berada di posisi juara harapan II. Kepala Desa Aluan Besar, Muhammad Syarifudin mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian tersebut dan menyebut dukungan dari berbagai pihak sebagai kunci keberhasilan. “Terima kasih kepada pemerintah desa, grup Kayuh Baimbai, kecamatan, kabupaten, serta Dinas PMD (Pemberdayaan Masyarakat dan Desa) HST yang terus mendampingi kami selama proses penilaian,” ujar beliau kepada pojokbanua.com, Kamis (24/7/2025).

Sosialisasi Penumbuhan DESTANA (Desa Tangguh Bencana) di Desa Aluan Besar

Kamis, 24 Juli 2025 telah dilaksanakan Sosialisasi Penumbuhan DESTANA (Desa Tangguh Bencana) di Desa Aluan Besar oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kab. Hulu Sungai Tengah Destana adalah singkatan dari Desa Tangguh Bencana. Ini adalah program atau inisiatif untuk memperkuat kapasitas masyarakat desa dalam menghadapi potensi bencana dan memulihkan diri dari dampaknya. Destana bertujuan agar desa memiliki kemampuan mandiri untuk beradaptasi dan menghadapi ancaman bencana serta memulihkan diri dengan segera.    Tujuan utama DESTANA adalah melindungi masyarakat dari dampak negatif bencana, meningkatkan peran serta masyarakat dalam pengelolaan risiko bencana, dan memperkuat kapasitas pemerintah daerah dalam memberikan dukungan teknis dan sumber daya. Pada Sosialisasi DESTANA kali ini juga menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam seluruh tahapan penanggulangan bencana, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pemantauan dan evaluasi. Semoga Dengan adanya DESTANA, diharapkan desa-desa di Indonesia dapat menjadi lebih tangguh dan siap menghadapi berbagai tantangan bencana yang mungkin terjadi.