MUSDES Pembentukan Tim dan Penyusunan RKPDes Tahun Anggatan 2026
Berkat Mulya - Badan Permusyawaratan Desa (BPD) bersama Pemerintah Desa Berkat Mulya menggelar Musyawarah Desa (Musdes) Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP-Desa) Tahun Anggaran 2026. Bertempat di Aula Desa Berkat Mulya, Kamis (24/07) Musdes dihadiri oleh BPD dan anggotanya, kepala desa beserta perangkatnya, Babinsa dan Babinkantibmas, ketua RT, Pendamping Desa dan Lokal Desa, LPM, Lembaga Pendidikan, PKK, Posyandu, tokoh agama dan tokoh masyarakat. Pelakasanaan Musdes RKP-Desa mengacu pada Permendagri nomor 114 tahun 2014 tentang pembangunan Desa dan Permendesa PDTT Nomor 16 Tahun 2019 tentang Musyawarah Desa. Musdes RKP-Desa bertujuan menyusun perencanaan desa yang baik dan matang dalam menentukan pokok-pokok kebijakan arah pembangunan Desa Berkat Mulya untuk tahun anggaran 2026 yang akan datang. Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Akhmad Saibani, dalam sambutan sekaligus membuka acara tersebut, berharap “Musyawarah RKP desa ini sebagai perencanaan tahunan untuk mencapai tujuan akhir yang ditetapkan di dalam RPJM Desa, Kasi Perencanaan kecamatan sebagai perwakilan Bapak Camat menyampaikan bahwa penyusunan RKPDes sebagai bahan Evaluasi di kecamatan. Dan untuk masalah anggaran menunggu arahan dari Dinas PMD Kab. Banjar Pambakal Desa Berkat Mulya memberikan arahan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk Bersama-sama menguatkan sinergitas Kerjasama setiap unsur yang ada di Desa Berkat Mulya. Musdes tersebut menyepakati pembentukan tim penyusun RKP-Desa dengan jumlah 7 anggota dan tim verifikasi yang berjumlah 3 orang. Dalam keanggotaan tersebut diambil dari perwakilan perangkat desa, PKK, Posyandu, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan tokoh agama yang tentunya memperhatikan keterwakilan perempuan dalam keanggotaan tersebut. Arahan Bapak Maidi selaku Pendamping Desa bahwa setiap usulan dari SD juga harus melalui Musyawarah Desa, perisedan mencanangkan Indonesia emas tahun 2045
Konsultasi Program Yang akan Di jalankan oleh KKN
**Konsultasi Program Kegiatan KKN di Kantor Desa Rantau Bujur** Pada tanggal 28 Juli 2025, tepat pukul 10:00 pagi, Kantor Desa Rantau Bujur akan menjadi saksi dari acara konsultasi program yang dijalankan oleh Kelompok Kerja Nyata (KKN) setempat. Acara ini bertujuan untuk merumuskan dan menyusun program kegiatan yang akan dilaksanakan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Kehadiran mahasiswa KKN dalam konsultasi ini diharapkan dapat memberikan perspektif segar serta ide-ide inovatif dalam perencanaan program-program yang akan dilaksanakan. Dengan kolaborasi antara mahasiswa, aparat desa, dan masyarakat setempat, diharapkan program-program yang akan dijalankan dapat lebih relevan dan efektif dalam memenuhi kebutuhan dan mendukung perkembangan desa Rantau Bujur. Selain diskusi mengenai program-program yang akan dilaksanakan, konsultasi ini juga menjadi ajang untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman antara mahasiswa KKN dengan masyarakat setempat. Melalui sinergi ini, diharapkan terjalin hubungan yang erat antara kedua belah pihak sehingga pelaksanaan program-program KKN dapat berjalan lancar dan memberikan dampak positif yang nyata bagi kemajuan desa. Dengan semangat kebersamaan dan kerja sama yang kuat, KKN di Desa Rantau Bujur berkomitmen untuk turut serta dalam upaya membangun dan memajukan desa menuju arah yang lebih baik. Konsultasi program ini diharapkan dapat menjadi langkah awal yang solid menuju pencapaian tujuan bersama untuk kesejahteraan masyarakat desa.
Musdes Penyusunan Rancangan RKP Tahun 2026
**Musyawarah Desa (Musdes) Penyusunan Rancangan RKP Tahun 2026: Menuju Perencanaan Desa yang Lebih Berkualitas** Pada tanggal 28 Juli 2025, pukul 09:00:36, Kantor Desa Putat Basiun menjadi saksi acara penting dalam perjalanan pembangunan desa. Musyawarah Desa (Musdes) digelar dengan tujuan utama menyusun Rancangan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2026. Partisipasi aktif dari seluruh warga desa dari berbagai kelompok dan usia menjadi pemandangan yang menggambarkan semangat kolektif untuk meningkatkan kualitas hidup di Desa Putat Basiun. Musdes kali ini tidak sekadar seremonial, melainkan momentum untuk transformasi nyata. Dengan pendekatan demokratis, masyarakat diajak untuk berpartisipasi secara merata, memberikan masukan, serta menyuarakan aspirasi guna merumuskan program-program prioritas yang relevan dengan kebutuhan lokal. Suasana keharuan dan semangat positif turut mengiringi jalannya Musdes tersebut. Para pemangku kepentingan, tokoh masyarakat, pemuda, dan perwakilan perempuan bersatu dalam proses penyusunan rencana strategis untuk tahun mendatang. Diskusi yang hangat dipenuhi dengan gagasan inovatif dan solusi cerdas demi mencapai visi bersama: Desa Putat Basiun yang sejahtera dan mandiri. Melalui Musdes ini, tumbuh harapan baru di tengah-tengah masyarakat. Dengan semangat gotong-royong dan kesadaran akan pentingnya partisipasi aktif, Desa Putat Basiun siap melangkah maju sebagai contoh sukses dalam perencanaan pembangunan inklusif dan berkelanjutan. Mata yang penuh harapan menatap masa depan dengan keyakinan bahwa Musdes Penyusunan Rancangan RKP Tahun 2026 bukan hanya sebuah pertemuan rutin, melainkan tonggak awal bagi perubahan positif yang bakal merubah wajah Desa Putat Basiun menjadi tempat yang lebih baik bagi seluruh warganya.
KELOMPOK TANI BANGKIT BERSAMA
Kelompok Tani Bangkit Bersama di Desa Lumpangi menikmati kesuksesan panen hasil bumi pada tanggal 28 Juli 2025 pukul 09.44.57. Suasana haru dan antusiasme memenuhi ladang saat petani berkumpul untuk menuai hasil jerih payah mereka. Dengan semangat gotong royong yang telah mengakar kuat, anggota Kelompok Tani Bangkit Bersama bergotong royong memanen hasil tanaman mereka. Sorakan kebahagiaan terdengar bersamaan dengan suara alat pertanian yang bekerja keras memanen hasil panen yang cukup bagus. Para petani dengan penuh rasa syukur merayakan keberhasilan panen kali ini, sebuah hasil dari kerja keras dan ketekunan selama berbulan-bulan merawat tanaman. Jerih payah mereka terbayar dengan hasil yang cukup bagus, memberikan harapan baru bagi masa depan pertanian di Desa Lumpangi. Setiap buah timun yang dipanen menjadi simbol kejayaan dan kebersamaan dalam upaya mencapai kesejahteraan bersama. Kelompok Tani Bangkit Bersama bukan hanya sekadar himpunan petani, tetapi sebuah keluarga besar yang saling mendukung dan membangun demi kemajuan pertanian di desa mereka. Dengan semangat juang yang tak kenal lelah, Kelompok Tani Bangkit Bersama membuktikan bahwa dengan kerjasama dan kebersamaan, segala hal yang diinginkan dapat tercapai. Keberhasilan panen ini menjadi momentum penting untuk terus bergerak maju, mewujudkan impian bersama akan masa depan pertanian yang lebih baik di Desa Lumpangi.
Pemberitahuan Pelaksanaan MBKM Membangun Desa Fakultas Pertanian ULM 2025
Pemberitahuan Pelaksanaan MBKM Membangun Desa Fakultas Pertanian ULM Pada Tanggal 28 Juli 2025 Kepada seluruh mahasiswa dan tenaga pendidik Fakultas Pertanian Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Dengan penuh semangat, kami mengumumkan pelaksanaan kegiatan Magang Berbasis Kampus dan Masyarakat (MBKM) Membangun Desa yang akan diselenggarakan dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran dan kontribusi sosial Fakultas Pertanian ULM. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan masyarakat setempat, serta memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa dalam berkontribusi pada pembangunan desa. MBKM Membangun Desa Fakultas Pertanian ULM 2025 Di Kantor Desa Mekarsari, Universitas Lambung Mangkurat Acara ini akan diisi dengan serangkaian kegiatan kolaboratif antara mahasiswa dan masyarakat setempat, termasuk penyuluhan pertanian, penanaman tanaman produktif, kebersihan lingkungan, dan workshop kewirausahaan. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk menciptakan sinergi positif antara pendidikan tinggi, riset, dan pemberdayaan masyarakat demi kemajuan bersama. Kami mengundang semua pihak yang terlibat untuk hadir tepat waktu dan berkontribusi penuh dalam kesuksesan acara ini. Semoga kegiatan MBKM Membangun Desa dapat menjadi langkah awal yang baik dalam mempererat hubungan antara Fakultas Pertanian ULM dengan masyarakat sekitar. Terima kasih atas perhatian dan partisipasinya. Hormat kami, Panitia Pelaksana MBKM Membangun Desa Fakultas Pertanian ULM 2025
KELAS IBU HAMIL
Kelas Ibu Hamil di Polindes Desa Lumpangi: Meningkatkan Pengetahuan dan Kesiapan Menyambut Kehadiran Si Kecil Pada tanggal 2 Juni 2025, tepat pukul 11:00:15, sebuah kegiatan istimewa menghiasi Polindes Desa Lumpangi. Kelas Ibu Hamil digelar dengan tujuan utama meningkatkan pengetahuan dan kesiapan para ibu dalam menghadapi masa kehamilan, persalinan, serta perawatan si kecil yang akan segera tiba. Dalam suasana ruangan yang hangat dan penuh kasih sayang, para peserta duduk dengan antusias, siap untuk menjelajahi dunia kehamilan dan persiapan menyambut kehidupan baru yang akan segera memercik kebahagiaan dalam keluarga mereka. Pemandu acara kami, Ibu bidan berpengalaman yang juga merupakan fasilitator program ini, membuka sesi dengan senyum ramahnya yang menghangatkan hati. Beliau memperkenalkan topik-topik yang akan dibahas hari ini, mulai dari perubahan fisik selama kehamilan hingga persiapan menjelang persalinan dan perawatan bayi baru lahir. Ibu bidan memberikan penjelasan mendalam tentang pentingnya pola makan seimbang bagi ibu hamil, pentingnya prenatal care yang teratur, serta teknik-teknik relaksasi yang dapat membantu mengurangi stres selama kehamilan. Para peserta tampak begitu antusias, bertanya dan berdiskusi aktif, siap menyerap setiap informasi yang diberikan. Tidak hanya itu, kegiatan ini juga melibatkan praktisi kesehatan lokal, seperti dokter umum dan ahli gizi, yang memberikan wawasan tambahan dan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan yang mungkin masih mengganjal dalam pikiran para ibu hamil. Sesi berlangsung dengan penuh semangat dan keceriaan. Ibu-ibu hamil saling berbagi pengalaman, saling memberikan dukungan, dan membentuk ikatan yang erat sebagai bagian dari komunitas yang sama-sama mengejar kebahagiaan dalam peran baru mereka sebagai ibu. Kelas Ibu Hamil di Polindes Desa Lumpangi bukan hanya sekadar kegiatan edukatif, tetapi juga menjadi momen berharga di mana harapan, kegembiraan, dan cinta tumbuh bersama. Semoga setiap pengetahuan dan kebersamaan yang terbentuk di sini menjadi fondasi kuat bagi langkah-langkah indah dalam perjalanan keibuan yang akan segera dimulai.
Rutinitas Tahunan, Acara Selametan Babari Kampung Desa Semisir
**Rutinitas Tahunan yang Mempererat Silaturahmi: Acara Selametan Babari Kampung Desa Semisir** Pada tanggal 17 Juli 2025, tepat pukul 18:14:53, kembali terjadi kegiatan tahunan yang dinantikan oleh warga Desa Semisir, yaitu acara Selametan Babari Kampung. Bertempat di Aula Kantor Desa Semisir, ribuan warga dari berbagai kelompok usia berkumpul untuk merayakan kebersamaan dan memelihara nilai-nilai budaya lokal yang kental dalam kegiatan tersebut. Acara ini bukan sekadar pertemuan rutin; ia memiliki makna yang mendalam bagi masyarakat Desa Semisir. Tujuan utamanya adalah mempererat tali silaturahmi antarwarga, melestarikan kekayaan budaya lokal, dan menjaga kearifan tradisional yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas kampung mereka. Dalam suasana keakraban dan semangat gotong royong. Manfaat dari acara Babari Kampung ini sangatlah besar. Selain meningkatkan rasa kebersamaan di antara warga, kegiatan ini turut melestarikan nilai-nilai budaya yang mulai pudar di tengah arus modernisasi. Dengan mempertahankan tradisi ini, generasi muda Desa Semisir dapat belajar dan menghargai warisan leluhur mereka, sehingga identitas kampung tetap terjaga kuat di tengah perubahan zaman. Di tengah gemerlap lampu dan suara tawa yang riang, acara Selametan Babari Kampung Desa Semisir berlangsung penuh keceriaan. Sebuah momentum yang membuktikan bahwa tradisi dan kearifan lokal tetap berperan penting dalam membangun fondasi kehidupan bermasyarakat yang harmonis dan berkelanjutan. Tujuan Acara Babari Kampung: Mempererat Tali Silaturahmi: Acara ini menjadi ajang pertemuan warga dari berbagai lapisan masyarakat, usia, dan latar belakang untuk berinteraksi dan saling mengenal lebih dekat, sehingga memperkuat rasa persaudaraan dan kebersamaan. Melestarikan Budaya Lokal: Babari Kampung menjadi wadah untuk menampilkan dan mempromosikan berbagai kesenian, tradisi, dan adat istiadat khas kampung, sehingga warisan budaya tetap terjaga dan dikenal oleh generasi penerus. Menjaga Kearifan Lokal: Acara ini juga menjadi momentum untuk mengingatkan dan mengamalkan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam kearifan lokal, seperti gotong royong, saling membantu, dan menghormati orang tua. Membangun Identitas Kampung: Melalui berbagai kegiatan yang mengangkat potensi lokal, Babari Kampung membantu membangun dan memperkuat identitas kampung sebagai suatu kesatuan yang unik dan berkarakter. Manfaat Acara Babari Kampung: Meningkatkan Rasa Kebersamaan: Acara ini menciptakan suasana yang hangat dan akrab, sehingga warga merasa lebih dekat dan saling memiliki. Pelestarian Nilai Budaya: Dengan menampilkan berbagai kesenian dan tradisi, acara ini membantu melestarikan warisan budaya yang kaya dan unik dari kampung tersebut. Penguatan Identitas Kampung: Melalui berbagai kegiatan yang berfokus pada potensi lokal, acara ini membantu memperkuat rasa bangga dan memiliki warga terhadap kampungnya. Peningkatan Partisipasi Masyarakat: Acara Babari Kampung dapat menjadi wadah bagi warga untuk aktif terlibat dalam kegiatan sosial dan budaya, sehingga meningkatkan rasa memiliki dan tanggung jawab terhadap kampung. Promosi Potensi Lokal: Acara ini dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan potensi wisata, kuliner, dan produk lokal kampung kepada masyarakat luas.
PEMBANGUNAN JALAN PAVING DI RT 002 RW 001 DESA BAWAHAN PASAR
Pada tanggal 28 Juli 2025, langkah penting terjadi di Desa Bawahan Pasar, tepatnya di RT 002 RW 001. Pembangunan jalan paving yang telah lama dinanti sudah dimulai untuk meningkatkan aksesibilitas warga setempat. Dengan tujuan utama mempermudah jalanan masyarakat, proyek ini menjadi tonggak penting bagi kemajuan infrastruktur lokal. Dibawah pengawasan langsung dari pembakal Desa Bawahan Pasar, pembangunan jalan ini tidak hanya sekadar struktur fisik baru, tetapi juga simbol kolaborasi dan kerjasama antara pemerintah desa dan warganya. Keterlibatan pembakal secara langsung menunjukkan komitmen mereka untuk memastikan keberhasilan proyek ini serta menjaga kualitas hasil akhir. Pukul 08:00:00 diwilayah RT 002 RW 001. Warga desa turut serta dalam proses ini, memberikan tenaga dan semangat untuk mendukung pembangunan yang dijalankan. Kebersamaan dalam upaya ini mencerminkan rasa kepemilikan yang kuat terhadap pembangunan lokal. Seiring dengan tiap batu paving yang dipasang, harapan baru tumbuh di hati setiap penduduk. Jalan yang mulai terbentang membawa janji akses yang lebih baik, kesempatan ekonomi yang lebih luas, dan konektivitas yang merata di seluruh desa. Proyek ini bukan sekadar pembangunan material, melainkan investasi dalam masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang. Dengan adanya pembangunan jalan paving ini, diharapkan Desa Bawahan Pasar akan semakin berkembang, terkoneksi dengan lebih baik, dan masyarakatnya dapat merasakan manfaatnya secara langsung. Setiap lapisan paving yang diletakkan bukan hanya sebuah inovasi teknis, tetapi juga tanda kebersamaan dan kemajuan bersama menuju masa depan yang lebih cerah.
Penutupan Turnamen Cup 2025
Penutupan Turnamen Cup 2025: Menginspirasi Generasi Muda Menuju Prestasi Tanpa Narkoba Di tengah gemerlapnya Lampu sorot dan suara hiruk-pikuk penonton yang bergemuruh, Turnamen Cup 2025 akhirnya ditutup dengan penuh semangat di Lapangan Bumi Selamat. Yang ditutup oleh Camat Mataraman (Bapak Heryanto,S.STP.,M.A), serta dihadiri Bapak Kapolesek Mataraman dan jajaran, Pembakal desa Mataraman, dan Masyarakat serta pemain yang berhadir. Event prestisius ini bertujuan mendorong generasi muda untuk mengejar prestasi tanpa terjerumus dalam pengaruh negatif narkoba. Sejak awal turnamen, aura kebersamaan dan persaingan sehat telah meliputi setiap sudut lapangan, menggugah semangat kompetitif para peserta. Kompetisi ini tidak hanya sekadar ajang pertandingan, melainkan juga sebagai wahana pembelajaran bagi atlet muda tentang pentingnya mencapai prestasi secara sehat dan bermartabat. Melalui olahraga, generasi penerus diharapkan dapat membangun karakter, disiplin, serta kerja keras untuk meraih impian tanpa harus terpengaruh oleh narkoba. Dalam upacara penutupan yang penuh haru, para juara diberikan penghargaan yang layak atas dedikasi dan usaha keras mereka selama turnamen berlangsung. Para penonton pun turut memberikan tepuk tangan meriah sebagai bentuk apresiasi atas semangat dan sportivitas yang diperlihatkan oleh setiap peserta. Melalui event-event olahraga seperti Turnamen Cup 2025, diharapkan semangat positif ini akan terus berkobar dalam diri generasi muda, menginspirasi mereka untuk terus berprestasi dan menjauhi segala bentuk godaan negatif yang dapat merusak masa depan mereka. Dengan demikian, olahraga bukan hanya menjadi ajang kompetisi, namun juga sarana untuk membangun karakter dan mental yang kuat bagi pemimpin masa depan.
Penyaluran Bansos Beras di Rumah Sekdes Berlangsung Tertib dan Lancar
Penyaluran Bantuan Beras Pangan Dilaksanakan di Rumah Sekdes, Warga Antusias Hadiri Kegiatan Kamis, 24 Juli 2025, warga tampak memadati halaman rumah Sekretaris Desa (Sekdes) sejak pukul 16.00 WIB. Mereka datang untuk mengikuti kegiatan Salur Bansos Banpang (Bantuan Sosial Beras Pangan) yang diselenggarakan sebagai bentuk bantuan dari pemerintah untuk keluarga penerima manfaat (KPM). Kegiatan ini menjadi salah satu upaya pemerintah desa dalam mendistribusikan program bantuan ketahanan pangan nasional secara tepat sasaran. Kegiatan yang berlangsung hingga sore hari itu dipusatkan di rumah Sekdes sebagai lokasi strategis dan mudah dijangkau oleh warga. Penyaluran bantuan dilaksanakan dengan tertib, mengikuti daftar nama KPM yang telah diverifikasi sebelumnya oleh petugas desa. Setiap keluarga penerima mendapatkan jatah 10 kilogram beras berkualitas baik, yang merupakan hasil kerja sama antara pemerintah pusat dan Badan Pangan Nasional. Menurut keterangan dari Sekretaris Desa, Bapak Rudi Hartono, kegiatan ini adalah bentuk kepedulian pemerintah terhadap kondisi ekonomi masyarakat, terutama pasca fluktuasi harga bahan pokok di pasaran. “Bantuan beras ini diharapkan bisa membantu meringankan beban warga, terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari,” ujarnya saat diwawancarai di lokasi kegiatan. Penyaluran bantuan dilakukan secara sistematis oleh petugas yang dibantu oleh para relawan dan perangkat desa. Setiap warga yang datang membawa undangan resmi dan identitas diri untuk proses pencocokan data. Setelah dinyatakan sesuai, mereka langsung diarahkan ke titik distribusi untuk mengambil bantuan. Proses ini berlangsung lancar dan tertib berkat koordinasi yang matang antara panitia dan masyarakat. Selain distribusi beras, petugas desa juga memanfaatkan momentum ini untuk memberikan edukasi singkat mengenai pemanfaatan bantuan pangan secara bijak. Warga diajak untuk menggunakan bantuan sesuai kebutuhan dan menghindari pemborosan atau penimbunan. Hal ini penting agar tujuan program, yaitu menjamin ketahanan pangan keluarga, dapat tercapai secara maksimal. Suasana kegiatan berlangsung dengan penuh rasa kekeluargaan. Beberapa warga tampak mengobrol santai sembari menunggu giliran mereka. Bagi sebagian penerima manfaat, kegiatan seperti ini juga menjadi ajang silaturahmi dan saling bertukar kabar antarwarga. Tak sedikit dari mereka yang menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang telah diterima. Salah satu warga penerima bantuan, Ibu Rukiyah, mengaku sangat terbantu dengan program ini. “Beras ini sangat bermanfaat untuk kami di rumah. Sekarang harga sembako sedang naik, jadi bantuan ini benar-benar terasa,” ungkapnya dengan mata berkaca-kaca. Ia juga berharap agar program serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin. Di akhir kegiatan, perangkat desa bersama tim distribusi melakukan pengecekan ulang untuk memastikan semua bantuan telah diterima oleh pihak yang berhak. Petugas juga mencatat jika ada warga yang tidak bisa hadir, untuk kemudian dijadwalkan penyaluran susulan dengan sistem jemput bola. Hal ini dilakukan untuk menjamin tidak ada bantuan yang tertinggal atau tidak tersalurkan. Kegiatan Salur Bansos Banpang pada Kamis sore itu ditutup sekitar pukul 18.30 WIB setelah seluruh bantuan tersalurkan dengan baik. Pihak desa mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam menyukseskan kegiatan, termasuk warga yang hadir dengan tertib. Kolaborasi antara pemerintah desa dan masyarakat menjadi kunci sukses program ini. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial terus tumbuh di tengah masyarakat. Program bantuan pangan bukan hanya tentang distribusi beras, tetapi juga menjadi simbol kehadiran negara dalam memenuhi kebutuhan dasar warganya. Kegiatan seperti ini membuktikan bahwa perhatian terhadap kesejahteraan masyarakat tetap menjadi prioritas utama dalam pembangunan desa yang berkelanjutan.
Kegiatan Padat Karya Tunai Desa Margasari Hilir
Desa Margasari Hilir Meriah dengan Kegiatan Padat Karya Tunai Desa Margasari Hilir, sebuah Desa kecil yang terletak di pinggir sungai, semakin hidup dan penuh semangat dengan adanya program padat karya tunai yang dilaksanakan secara berkala. Pada tanggal 27 Juli 2025, tepat pukul 07:00 pagi, warga Desa Margasari Hilir berkumpul untuk melaksanakan kegiatan ini dengan tujuan utama meningkatkan kebersihan lingkungan dan kesehatan masyarakat. Dengan antusiasme yang menggebu-gebu, para peserta padat karya mulai bekerja membersihkan area sekitar sungai yang menjadi sumber air bagi desa mereka. Sampah-sampah yang berserakan segera dikumpulkan, dan semak-semak liar yang mengganggu dipangkas bersama. Sambil bekerja bahu membahu, terdengar tawa riang dari anak-anak yang ikut serta dalam kegiatan ini. Mereka belajar betapa pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sejak usia dini. Para orang tua turut berperan aktif dalam memberikan contoh yang baik kepada generasi penerus. Selain membersihkan lingkungan, kegiatan ini juga mencakup penyuluhan tentang pentingnya menjaga kesehatan. Tim medis dari puskesmas setempat memberikan informasi tentang upaya pencegahan penyakit dan pentingnya pola hidup sehat. Warga Desa Margasari Hilir diajak untuk lebih peduli terhadap kondisi kesehatan pribadi maupun lingkungan sekitar. Setelah beberapa jam berlalu, kegiatan padat karya tunai selesai dilaksanakan. Meskipun lelah, senyum kepuasan terpancar dari wajah seluruh peserta. Mereka tidak hanya telah berhasil membersihkan lingkungan tempat tinggal mereka, tetapi juga telah memperkuat rasa persatuan dan gotong royong di antara sesama warga desa. Kegiatan padat karya tunai di Desa Margasari Hilir bukan hanya sekedar rutinitas, melainkan simbol dari kepedulian dan kesadaran kolektif untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Semoga semangat gotong royong ini terus berkobar dan menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di seluruh Indonesia. Kegiatan ini baru dilaksanakan untuk wilayah RT. 3 sampai dengan 6, sedangkan RT 1,2 dan 7 akan dilaksanakan nanti setelah di jadwalkan oleh Dinas PMD dalam kegiatan Bulan Bhakti Gotong Royong yang rencananya akan dihadiri oleh Bapak Bupati Tapin
Pentingnya Perawatan Kehamilan, Poskesdes Adakan Kelas Ibu Hamil
Poskesdes Gelar Kelas Ibu Hamil, Edukasi Kesehatan Ibu dan Janin Jadi Fokus Utama Sabtu, 26 Juli 2025, Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) menjadi pusat perhatian warga dengan diselenggarakannya kegiatan "Kelas Ibu Hamil" yang berlangsung sejak pukul 10.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kesehatan ibu dan anak yang rutin diadakan oleh tenaga kesehatan di wilayah tersebut. Kelas ini tidak hanya bertujuan memberikan pengetahuan dasar mengenai kehamilan, tetapi juga mendorong ibu hamil untuk lebih sadar akan pentingnya menjaga kesehatan selama masa kehamilan. Dalam kegiatan yang digelar di aula Poskesdes itu, puluhan ibu hamil dari berbagai dusun diundang untuk mengikuti serangkaian materi edukatif yang disampaikan oleh bidan desa, tenaga gizi, dan kader kesehatan masyarakat. Para peserta terlihat antusias mengikuti setiap sesi yang dikemas dalam format interaktif. Beberapa topik utama yang dibahas meliputi tanda-tanda bahaya kehamilan, gizi seimbang bagi ibu hamil, pentingnya pemeriksaan kehamilan secara rutin, serta persiapan menghadapi persalinan. Bidan pelaksana kegiatan, Ibu Siti Nurjanah, menjelaskan bahwa Kelas Ibu Hamil ini adalah sarana penting dalam mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat, terutama bagi ibu hamil yang mungkin belum memiliki akses penuh terhadap informasi medis. "Dengan kelas ini, kami ingin memastikan setiap ibu hamil paham bagaimana merawat diri dan kandungannya. Ini penting untuk mencegah komplikasi," ujarnya di sela kegiatan. Para peserta juga diberikan kesempatan untuk bertanya langsung mengenai keluhan-keluhan yang mereka alami selama masa kehamilan. Misalnya, ada yang menanyakan seputar cara mengatasi mual berlebih, cara tidur yang aman bagi ibu hamil, hingga bagaimana mengatur pola makan agar tetap sehat namun tidak berlebihan. Setiap pertanyaan dijawab secara rinci oleh tenaga kesehatan, yang juga memberikan contoh langsung melalui alat peraga. Tidak hanya teori, kegiatan ini juga dilengkapi dengan sesi praktik, seperti senam ibu hamil yang dipandu oleh instruktur kesehatan. Senam ini bertujuan untuk menjaga kebugaran tubuh dan membantu posisi janin tetap optimal. Peserta tampak semangat mengikuti gerakan demi gerakan yang diajarkan. Menurut salah satu ibu hamil yang ikut, senam tersebut membuat tubuhnya terasa lebih rileks dan segar. Kelas Ibu Hamil ini juga menjadi ajang silaturahmi antar warga, khususnya sesama ibu hamil. Mereka saling bertukar pengalaman, berbagi cerita seputar perjalanan kehamilan, hingga membentuk komunitas kecil yang saling mendukung. Kegiatan ini secara tidak langsung juga membangun rasa percaya diri dan mengurangi kecemasan ibu terhadap proses kehamilan dan persalinan. Sebagai bagian dari kegiatan, pihak Poskesdes juga membagikan leaflet dan buku saku berisi informasi penting mengenai kehamilan sehat. Informasi tersebut meliputi jadwal imunisasi ibu hamil, tips mengatur asupan nutrisi, panduan olahraga ringan, dan daftar fasilitas rujukan jika terjadi kondisi darurat. Materi ini diharapkan bisa menjadi panduan harian bagi para peserta setelah kembali ke rumah. Kepala desa yang turut hadir dalam acara tersebut menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini. Menurutnya, peningkatan kualitas hidup masyarakat dimulai dari keluarga yang sehat, dan ibu hamil adalah fondasi utama dalam proses tersebut. Ia juga menyatakan komitmennya untuk terus mendukung program-program kesehatan di desa, baik dari sisi pendanaan maupun penyediaan sarana prasarana. Kegiatan "Kelas Ibu Hamil" di Poskesdes hari itu ditutup dengan sesi pemeriksaan kesehatan gratis, seperti pengukuran tekanan darah, pemeriksaan detak jantung janin, serta pemberian suplemen zat besi untuk ibu hamil. Seluruh peserta pulang dengan membawa ilmu baru dan semangat untuk menjalani kehamilan yang sehat dan aman. Beberapa di antaranya bahkan berharap kegiatan serupa dapat dilakukan lebih sering. Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan angka komplikasi dan kematian ibu serta bayi dapat ditekan. Kelas Ibu Hamil menjadi bentuk nyata dari pelayanan kesehatan promotif dan preventif yang dibutuhkan masyarakat pedesaan. Dengan edukasi yang tepat dan berkelanjutan, masa kehamilan tidak lagi menjadi momen penuh kekhawatiran, melainkan perjalanan yang penuh persiapan dan keyakinan menuju kelahiran generasi yang sehat dan kuat.
