INFO GRAFIC REALISASI APBDES 2022

Haur Kuning,14 Maret 2023 - Laporan keuangan desa adalah salah satu bentuk pertanggungjawaban pengelolaan keuangan desa. Laporan Keuangan Desa juga dapat diartikan sebagai catatan informasi atas posisi suatu keuangan desa pada semester tertentu yang dapat digunakan sebagai acuan atau rujukan untuk menggambarkan keberhasilan desa dalam hal penyelenggaraan pemerintah desa. Dalam Undang-Undang Nomor 6 tahun 2014 Tentang Desa, Pasal 103 di jelaskan bahwa kepala desa wajib menyampaikan laporan keuangan desa berupa Laporan Realiasi APB Desa kepada bupati/walikota setiap semester tahun berjalan. Laporan keuangan semester pertama di sampaikan paling lambat pada akhir bulan Juli tahun berjalan dan untuk laporan semester kedua disampaikan paling lambat pada akhir bulan Januari tahun berikutnya. Berikut kami sampaikan Laporan Realisasi Pelaksanaan APB Desa Tahun Anggaran 2022 Semester Kedua.

SAAT NYA MENUJU ERA DIGITAL DI DESA SALAT MAKMUR

Pada Tanggal 11 Maret 2023, pemberian Set Top Box oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika RI kepada salah satu warga desa Salat Makmur. mendapatkan bantuan perangkat atau alat berupa Set Top Box. Set Top Box merupakan perangkat elektronik yang digunakan untuk menangkap siaran televisi digital. Dengan menggunakan Set Top Box, pengguna dapat menerima siaran televisi yang lebih jernih dan berkualitas tinggi. Kementerian Komunikasi dan Informatika RI seringkali memberikan bantuan dan dukungan dalam pengembangan teknologi informasi dan komunikasi di Indonesia, terutama untuk daerah-daerah yang masih terkendala dalam akses informasi dan teknologi. Salah satu bentuk dukungan tersebut dapat berupa bantuan perangkat teknologi, seperti Set Top Box, yang bertujuan untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap informasi dan hiburan.

Pembagian BLT Tahap 1, 2, dan 3 di Desa Kertak Hanyar, Langkah Tepat Pemerintah Cegah Kemiskinan

Program Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa diganti menjadi BLT Kemiskinan Ekstrem mulai 2023. Meski nilai bantuannya masih sama, tapi jumlah penerimanya akan berkurang.  Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar menjelaskan, BLT Dana Desa ditiadakan karena landasan pembuatan program itu sudah tidak ada lagi, yakni pandemi Covid-19. Karena itu, landasan penyaluran BLT harus disesuaikan dengan prioritas pembangunan nasional 2023. Senin tanggal 13 Maret 2023 Desa Kertak Hanyar II membagikan BLT Kemiskinan Ekstrem Tahap 1 2 dan 3 Kepada seluruh warga desa penerima. Di harap kan bantuan yang sudah di bagikan ini bisa bermanfaat dan dapat meringankan beban para penerima BLT Kemiskinan Ekstrem. Pambakal Desa Kertak Hanyar II Bapak Mardani, S.H, M.H dalam arahan nya menyampaikan bahwa pemerintah desa wajib mengalokasikan minimal 10 persen dan maksimal 25 persen dari total Dana Desa (DD) yang diterima di tahun 2023 untuk kemiskinan ekstrem berbeda dengan BLT tahun sebelumnya.  terdapat dua kategori warga miskin ektrem. Pertama, warga miskin ekstrem yang memiliki hampir seluruh kompleksitas multidimensi kemiskinan. Yaitu warga miskin ekstrem yang sekaligus memiliki ciri lansia, tinggal sendirian, tidak bekerja, difabel, memiliki penyakit kronis/menahun, rumah tidak layak huni, tidak memiliki fasilitas air bersih dan sanitasi yang memadai. Kedua, warga miskin ekstrem yang masih dimungkinkan dapat melakukan aktualisasi diri untuk bertahan hidup, yaitu warga miskin ekstrem produktif (usia 15-64 tahun), tidak memiliki penyakit menahun, bukan golongan difabel.  

Banjir Kembali Terjang Rumah Warga dan Fasilitas Umum di Desa Lobang Baru

Tanggal 26 Februari 2023 Desa Kami Lobang Baru Kecamatan Pengaron kedatangan tamu yang tidak di undang dan tamunya ini terbilang meresahkan dan berdampak buruk bagi warga kami. Tamu tersebut adalah banjir yang mana ditahun ini sudah hadir 2 x dalam 1 bulan. Banjir kali ini merendam 51 perumahan warga dengan 115 KK, 315 jiwa,dan fasilitas umum desa baik itu Kantor Desa, Poskesdes, Masjid, Mushola, Madrasah dan SDN1 Lobang Baru. Dampak Banjir bagi Kesehatan di Lingkungan Manusia Salah satu dampak banjir bagi lingkungan manusia yang paling penting adalah persoalan kesehatan. Banjir memiliki risiko yang mengancam nyawa manusia, dimulai dari penyakit hingga kematian. Dampak banjir terhadap lingkungan kesehatan manusia memang cukup bervariasi, tergantung dari beberapa faktor, misalnya lokasi, topografi, hingga penanganan medis yang tepat dari berbagai pihak. Beberapa dampak banjir bagi lingkungan kesehatan yang wajib menjadi perhatian antara lain: Bahaya tenggelam atau terluka. Penyakit hipotermia atau penurunan suhu tubuh di bawah 35 derajat Celcius. Gigitan hewan dan kuman bakteri. Infeksi, keracunan, dan beberapa penyakit bawaan akibat air banjir. Risiko kematian atau luka karena kontak listrik. Risiko kesehatan lain yang muncul akibat evakuasi pasien. Selain itu, dampak banjir bagi lingkungan infrastruktur media yang tersedia juga menjadi pertimbangan, misalnya rumah sakit yang terendam, produk dan suplai medis yang rusak, hingga kesulitan mengakses pelayanan kesehatan akibat banjir. Jika dampak banjir bagi lingkungan tidak segera diatasi, dampak lanjutan pada kesehatan juga bisa berkaitan dengan penurunan kesehatan mental, kesulitan pangan yang berakibat malnutrisi, juga risiko jangka panjang yang tidak boleh disepelekan. Dampak Banjir bagi Sosio-Ekonomi di Lingkungan Manusia Beberapa dampak banjir terhadap lingkungan di aspek sosio-ekonomi antara lain: Kerusakan daerah tempat tinggal, termasuk lahan, ternak, dan fasilitas lain yang termasuk di dalamnya. Terganggunya kelancaran komunikasi antar manusia, terutama jika dampak banjir bagi lingkungan cukup serius yang melumpuhkan infrastruktur telekomunikasi atau aktivitas umum manusia. Pengurangan atau hilangnya akses terhadap air bersih, listrik, transportasi, komunikasi, edukasi dan pelayanan kesehatan.  Penurunan kemampuan produksi dan produktivitas manusia, yang bisa memiliki dampak lanjutan seperti kekurangan bahan makanan dan obat-obatan.Kita juga wajib memperhatikan dampak banjir terhadap kondisi lingkungan itu sendiri. Bahan kimia atau substansi berbahaya lain bisa terbawa pada genangan air hujan. Potensi kontaminasi akan semakin tinggi jika pengolahan limbah di sekitar lingkungan tidak sesuai standar. Ini juga bisa diakibatkan kesadaran masyarakat yang rendah tentang tata cara mengelola sampah yang benar. Mengantisipasi Dampak Banjir bagi Lingkungan Langkah-langkah antisipasi terhadap dampak banjir bagi lingkungan harus dijadikan sebagai bagian dari pola hidup sehari-hari. Ini demi memastikan dampak banjir tersebut tidak sampai mengganggu rutinitas dan yang terpenting, kesehatan kita, dan anggota keluarga. Selain dari kinerja pemerintah yang harus giat untuk melakukan tindakan pencegahan, kita juga bisa melakukan beberapa kiat sederhana untuk meminimalkan dampak banjir bagi lingkungan sekitar kita, antara lain: Membuang sampah pada tempatnya, termasuk melakukan pengolahan limbah yang benar untuk industri rumah. Mengupayakan konstruksi penghalang untuk mencegah banjir parah. Berusaha menghindari genangan air hujan. Senantiasa menjaga kesehatan tubuh, seperti memastikan tidak ada luka atau terkena gigitan serangga terutama pada musim hujan. Memastikan kondisi rumah yang aman dari genangan air, misalnya benda-benda berharga, stok obat dan makanan secukupnya, dan sumber listrik. Meski langganan banjir, kebersihan lingkungan rumah tentu tetap harus dijaga untuk menunjang kesehatan keluarga. Selalu siapkan sabun mandi Lifebuoy yang mengandung antiseptik. Pastikan Anda juga membawa Lifebuoy Hand Sanitizer saat keluar rumah. Jaga kebersihan diri di mana pun sebagai upaya menerapkan gaya hidup sehat.

Pemerintah Desa Bakambat, Salurkan Bantuan Langsung Tunai untuk bulan Januari, Februari, Maret

Bakambat 13 Maret 2023, Pemerintah Desa Bakambat melaksanakan kegiatan Penyaluran BLT Dana Desa Tahap I,II, III untuk Bulan Januari, Februari & Maret Tahun 2023. Diserahkan langsung oleh Pambakal Bakambat. Dalam kesempatan tersebut turut hadir Pihak dari Kecamatan Aluh-Aluh, Pendamping Kecamatan, Pendamping Lokal Desa, Bhabinsa & Bhabinkamtibmas.    Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa tersebut langsung dibagikan Tiga Tahap   terhitung dari Bulan Januari, Februari dan Maret, dimana sebanyak 28 KPM menerima BLT Dana Desa tersebut Di Desa Bakambat, dengan nominal yang diterima yaitu Rp. 300.000,- Perbulan Per KPM.   Acara tersebut berjalan dengan lancar dan tertib diharapkan dengan bantuan tersebut dapat memberikan dampak baik untuk warga Desa Bakambat, adapun warga yang berkebutuhan khusus dalam hal fisik ataupun sebagainya Pemerintah Desa Bakambat langsung ke tempat untuk membagikan bantuan tersebut pembagian kelapangan langsung di dampingi oleh Pendamping Lokal Desa, Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa.

Woww... Ada Lohh Pengganti Nasi dari Tumbuhan Dan di sampaikan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Banjar

Pertama-tama, pengganti nasi dari tumbuhan adalah bahan pangan yang bisa digunakan sebagai alternatif pengganti nasi. Pengganti nasi dari tumbuhan ini memiliki kandungan gizi yang cukup tinggi dan dapat memberikan rasa kenyang yang cukup, sehingga bisa digunakan sebagai alternatif nasi bagi orang yang membutuhkan. Beberapa contoh pengganti nasi dari tumbuhan yang disosialisasikan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Banjar antara lain: Singkong: Singkong merupakan salah satu sumber karbohidrat yang kaya akan serat, vitamin, dan mineral. Singkong dapat diolah menjadi berbagai jenis makanan seperti puding, kue, atau keripik. Singkong juga dapat dijadikan pengganti nasi dengan cara diparut dan diolah menjadi nasi singkong. Jagung: Jagung juga merupakan salah satu sumber karbohidrat yang kaya akan serat, vitamin, dan mineral. Jagung dapat diolah menjadi berbagai jenis makanan seperti jagung bakar, jagung rebus, atau popcorn. Jagung juga dapat dijadikan pengganti nasi dengan cara menggiling bijinya menjadi tepung jagung. Ubi: Ubi merupakan sumber karbohidrat yang kaya akan serat, vitamin, dan mineral. Ubi dapat diolah menjadi berbagai jenis makanan seperti dodol ubi, ubi goreng, atau es krim ubi. Ubi juga dapat dijadikan pengganti nasi dengan cara diparut dan diolah menjadi nasi ubi. Dengan adanya pengganti nasi dari tumbuhan, diharapkan dapat membantu mengatasi masalah ketersediaan bahan pangan, terutama pada saat musim paceklik. Selain itu, pengganti nasi dari tumbuhan juga dapat membantu mengurangi penggunaan beras yang berlebihan, sehingga dapat membantu mengurangi tekanan pada harga beras di pasar.

Sosialisasi Sekaligus FGD Penerapan Aplikasi E-TPP di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapin

Dalam rangka percepatan penerapan aplikasi e-TPP ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapin, Tim pelaksanaan TPP ASN Pemerintah Kabupaten Tapin menggelar acara sosialisasi sekaligus Focus Group Discussion (FGD). Acara ini dilaksanakan di aula Tamasa Sekretariat Daerah Kabupaten Tapin dan ikuti oleh seluruh SKPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapin dengan jadwal yang telah ditetapkan per SKPD. Kelurahan Rangda Malingkung mengikuti sosialisasi dan FGD pada Rabu (9/3/23) diwakili oleh 3 orang, yaitu 2 orang kepala seksi dan 1 orang staf. Sosialisasi dan FGD dimaksudkan untuk penyamaan pemahaman aplikasi yang akan digunakan. Acara ini di pimpin oleh perwakilan dari Dinas Komunikasi dan Informatika  (Diskominfo) Kabupaten Tapin. Aplikasi e-TPP yang akan digunakan bernama govem yang juga diluncurkan oleh Diskominfo Kabupaten Tapin.  Dengan diterapkannya aplikasi ini diharapkan dapat meningkatkan disiplin waktu dan disiplin kinerja seluruh ASN yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapin. 

Sinkronisasi Pengelolaan dan Penyediaan Sarana Prasarana Penanganan Sampah, Kelurahan Rangda Malingkung Adakan Rapat Koordinasi Bersama Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tapin

Selasa (14/2/23) Kelurahan Rangda Malingkung mengadakan rapat koordinasi mengenai penanganan serta penyediaan sarana dan prasarana pembuangan sampah yang ada di wilayah Kelurahan Rangda Malingkung. Rapat di hadiri oleh semua ketua RW dan ketua RT Kelurahan Rangda Malingkung, perwakilan dari Kecamatan Tapin Utara, serta perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tapin. Saat ini penanganan sampah di wilayah Kelurahan Rangda Malingkung masih melalui tahapan paling sederhana, yaitu kumpul, angkut, dan buang. Masyarakat masih mengandalkan Pemerintah Daerah Kabupaten Tapin melalui Dinas Lingkungan Hidup untuk melakukan pengelolaan sampah yang dihasilkan. Sementara hal itupun menurut DLH mereka juga menghadapi kendala dalam alokasi dana untuk menyelesaikan atau memberikan layanan sampah karena Sumber Daya Manusia (SDM) dan sarana prasarana yang masih terbatas,  sehingga sampah masih menjadi masalah yang belum terselesaikan dengan baik. Sementara ini hanya bisa mengoptimalkan sistem kumpul, angkut, dan buang yang sudah dijalankan. Diharapkan masa yang akan datang akan diadakan pembinaan-pembinaan tentang pengelolaan sampah di masyarakat. Sehingga perlahan masyarakat dapat mengubah pola pikir "sampah adalah sesuatu yang tidak berguna jadi harus dibuang", masyarakat dapat mengelola sampah sebagai bahan baku ekonomi melalui prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Tentunya agar pengelolaan sampah memperoleh hasil yang optimal dan berkelanjutan juga harus didukung dan di fasilitasi oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Tapin atau Dinas yang terkait.

Bimbingan Teknis Gides Manis

Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan di desa Mekar Sari, Aparat Pemerintah Desa Mekar Sari melakukan bimbingan teknis Gides Manis di Delima Hotel Jl. Ahmad Yani KM. 7 Kecamatan Kertak Hanyar Kabupaten Banjar, acara dilaksanakan pada tanggal 11 Maret 2023, di harapkan Desa Mekar Sari dapat meningkatkan kualitas pelayanan informasi desa sekaligus meningkatkan pelayanan publik kepada masyarakat desa khususnya untuk surat menyurat bagi warga yang ingin lebih cepat dan efektif dalam pelayanan. Menurut Jarkani selaku Pambakal Desa Mekar Sari.    Dan diharapkan program ini dapat berjalan dengan lancar, baik dan bisa membantu warga/masyarakat di desa, dalam kegiatan ini dilakukan seluruh Perangkat Desa di lima Kecamatan se Kabupaten Banjar yaitu Kecamatan Tatah Makmur, Aluh-Aluh, Beruntung Baru, Martapura Barat Dan Pengaron. Khususnya di Kecamatan Tatah Makmur ada 13 Desa mengikuti Bimbingan Teknis yang mana setiap desa mengirim 2 orang Operator.  

APBDES DESA HAUR KUNING TAHUN ANGGARAN 2023

Pemerintah Desa Haur Kuning telah menyusun APBDes untuk Tahun Anggaran 2023 yang dimulai dari bulan Oktober hingga akhir Desember 2022, namun karena adanya kebijakan dari Pemerintah berupa terbitnya Peraturan Presiden Nomor 104 Tahun 2021 tentang Rincian Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2022, Pemerintah Desa Haur Kuning kembali melakukan Pembahasan APBDes Tahun Anggaran 2022 yang disesuaikan dengan isi Peraturan Presiden tersebut. Pelaksanaan Pembahasan APBDes tersebut bertempat di Balai Desa Haur Kuning yang dihadiri oleh Muspika Kecamatan Beruntung Baru Kabupaten Banjar, Kepala Desa Haur Kuning,  Perangkat Desa Haur Kuning, BPD, LPM, Pendamping Desa, TP PKK, Bumdes, Ketua Kelompok dan Tokoh Masyarakat, Jum'at (24/12). Sebagai wujud transparansi anggaran, maka setelah penetapan APBDes Desa wajib sosialisaikan Anggaran dan Kegiatan yang akan dilaksanakan. Salah satunya adalah dengan memasang Banner Transparansi APBDes yang dipasang didepan Kantor Desa dan tempat-tempat yang mudah diakses oleh masyarakat. Banner transparansi ...

Desa Pamangkih Baru Salurkan Bantuan Langsung Tunai Tahap Pertama, Kedua, dan Ketiga Tahun 2023

Jum'at, 10 Maret 2023 Pambakal Desa Pemangkih Baru beserta Aparat Membagikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa Tahun Anggaran 2023 tahap I, II, Dan III. Bantuan Langsung Tunai (BLT) adalah program pemerintah yang memberikan bantuan langsung berupa uang tunai kepada masyarakat yang membutuhkan. Program BLT ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang kurang mampu dalam memenuhi kebutuhan dasar, seperti makanan, pakaian, dan kebutuhan sehari-hari lainnya. Program BLT ini biasanya dilaksanakan dalam bentuk tunai yang diberikan langsung kepada penerima manfaat. Penerima manfaat BLT dipilih berdasarkan kriteria tertentu, seperti keluarga miskin, keluarga terdampak bencana, atau keluarga yang terkena dampak pandemi. Program BLT ini merupakan salah satu bentuk intervensi pemerintah untuk mengurangi kesenjangan sosial dan memperkuat perlindungan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan. Dalam pelaksanaannya, program BLT seringkali dibarengi dengan program-program lain yang bertujuan untuk membantu masyarakat miskin dan rentan, seperti program bantuan pangan, program kesehatan, dan program pelatihan kerja.  

PENYALURAN BANTUAN LANGSUNG TUNAI DANA DESA ( BLT-DD )

Jum'at tanggal 10 maret 2023 bertempat di kantor desa Tatah Bangkal Kecamatan Tatah Makmur Kabupaten Banjar, Pemerintah Desa Tatah Bangkal melaksanakan pendistribusian Bantuan Langsung Tunai ( BLT-DD ) kegiatan dimulai pukul 08.00 WITA sampai dengan selesai dan Kegiatan ini dihadiri oleh : 1. Bapak Hilmi Basyir selaku wakil ketua BPD Desa Tatah Bangkal beserta anggota 2. Bapak Muhammad Baiturrahim selaku Pendamping Desa 3. Bhabinkamtibmas Desa Tatah Bangkal 3. Bapak Bayu selaku Babinsa Desa Tatah Bangkal 4. Perwakilan Rt dan Rw 5. Keluarga Penerima Manfaat BLT Pada agenda penyaluran BLT dana Desa (DD) kali ini Kepala Desa Tatah Bangkal Bapak Haderi berpesan saling menginformasikan bahwasanya untuk tahun ini memang penerima BLT 25 orang, jadi 25 orang yang mendapatkan ini benar benar lebih membutuhkan daripada yang lain, Kepala desa juga berharap kepada penerima tahun lalu yang saat ini tidak mendapatkan bisa memahami kondisi saat ini Beliau juga menambahkan gunakan bantuan ini untuk kebutuhan primer, yang benar benar dibutuhkan seperti membeli beras, lauk pauk dan lain lain. semoga ini bermanfaat dan bisa membantu bagi Bapak Ibu sekalian ujarnya.