BERITA RESMI PANITIA PEMILIHAN KEPALA DESA ANTAR WAKTU (PAW) DESA KELADAN

Desa Keladan, 23 Juni 2026 – Panitia Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu (PAW) Desa Keladan secara resmi mengumumkan dimulainya tahapan pengambilan berkas pendaftaran bagi calon Kepala Desa PAW. Pengumuman ini disampaikan kepada seluruh masyarakat Desa Keladan yang berminat untuk mencalonkan diri sebagai pemimpin desa dalam periode sisa masa jabatan. Berdasarkan jadwal yang ditetapkan, pengambilan berkas pendaftaran dibuka mulai Jumat, 12 Juni 2026 hingga Jumat, 3 Juli 2026, bertempat di Kantor Desa Keladan, pada jam kerja sesuai ketentuan pelayanan panitia. Panitia mengimbau kepada seluruh warga yang memenuhi syarat dan berkeinginan untuk maju sebagai calon Kepala Desa PAW agar segera mengambil formulir pendaftaran di loket panitia yang telah disediakan. Setiap calon diwajibkan membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) sebagai identitas diri dan melengkapi seluruh persyaratan administrasi sesuai aturan yang berlaku. Perkembangan Pengambilan Formulir Pendaftaran Hingga hari ini, tercatat dua orang telah mengambil formulir pendaftaran

Musyawarah Desa Pembentukan TIM Penyusun RKP Desa Tahun 2027 Desa Margasari Hulu

Pada tanggal 22 Juni 2026 pukul 09:00, Desa Margasari Hulu menggelar Musyawarah Desa untuk membentuk Tim Penyusun Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Desa tahun 2027. Acara penting ini diselenggarakan di Aula Kantor Desa Margasari Hulu dengan tujuan utama mewujudkan proses pembentukan tim yang partisipatif, transparan, dan demokratis. Kehadiran berbagai unsur masyarakat dari beragam lapisan dan profesi diharapkan dapat memastikan bahwa tim yang terbentuk nantinya benar-benar mewakili aspirasi serta kebutuhan masyarakat secara objektif. Proses musyawarah yang dilakukan tidak hanya sebagai formalitas belaka, melainkan sebagai wahana untuk merumuskan langkah-langkah strategis yang dapat memberikan dampak positif bagi kemajuan Desa Margasari Hulu ke depan. Dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat dalam pembentukan tim ini, diharapkan output yang dihasilkan juga akan lebih responsif terhadap kebutuhan riil masyarakat setempat. Langkah-langkah konkret dapat dirancang dengan cermat berdasarkan masukan langsung dari warga, sehingga implementasinya pun dapat lebih efektif dan relevan. Dalam konteks pengembangan desa, aspek partisipatif, transparan, dan demokratis sangatlah krusial. Hal ini membantu menciptakan kebijakan publik yang lebih inklusif dan berkualitas, sekaligus memperkuat legitimasi serta dukungan masyarakat terhadap segala upaya pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah desa. Dengan demikian, pembentukan Tim Penyusun RKP Desa tahun 2027 di Desa Margasari Hulu bukan hanya sekadar proses teknis, tetapi juga merupakan langkah nyata menuju pemerintahan yang lebih responsif dan berkeadilan.

Sosialisasi Indeks Desa Membangun Desa Margasari Hulu Tahun2026

Pada tanggal 22 Juni 2026, tepat pukul 10:00 pagi, Aula Kantor Desa Margasari Hulu menjadi saksi dari kegiatan sosialisasi yang digelar dengan antusias. Acara bertujuan untuk mendalami dan memahami indeks Desa Membangun Desa (IDD) sebagai tonggak penting dalam upaya kemajuan wilayah. Sosialisasi ini merangkul perangkat desa dan masyarakat setempat, memberikan wawasan mendalam mengenai status perkembangan desa. Dengan pemahaman yang matang, diharapkan perencanaan pembangunan akan menjadi lebih akurat dan berdaya guna. Kolaborasi antara stakeholder lokal diharapkan meningkat, sementara kebijakan yang terbentuk diharapkan mampu menciptakan desa yang mandiri secara ekonomi maupun sosial. Para peserta yang hadir tak lain adalah tokoh-tokoh kunci di wilayah ini. Camat Kecamatan Candi Laras Selatan, Ibu Hj. Rusmiati, turut serta dengan jajaran lengkapnya. Suara kepolisian juga hadir melalui kehadiran Bapak Kapolsek Kecamatan Candi Laras Selatan. Perwakilan dari sektor kesehatan, Ibu Bidan Desa Siti Napisah, A.Md.Keb, ikut serta memberikan kontribusi berharga. Kepala Desa dan seluruh Perangkat Desa Margasari Hulu turut menghadiri acara tersebut dengan semangat yang tinggi. Tak lupa ketua RT dan RW setempat juga memberikan dukungan penuh dalam upaya menjadikan desa ini sebagai contoh keberhasilan dalam pembangunan lokal. Dalam suasana yang penuh semangat dan harapan, sosialisasi IDD tahun 2026 ini diharapkan menjadi titik balik bagi kemajuan Desa Margasari Hulu. Dengan kolaborasi yang kuat, pemahaman yang mendalam, serta tekad yang bulat, diharapkan desa ini nantinya akan menjadi mandiri dan sejahtera.

Tingkatkan Kesehatan Ibu, Anak, dan Lansia, Posyandu Teratai II Desa Tanah Abang Berjalan Lancar

Jumat, 19 Juni 2026. Posyandu Teratai II Desa Tanah Abang kembali melaksanakan kegiatan pelayanan kesehatan rutin bulanan yang diikuti oleh balita, ibu hamil, ibu menyusui, serta lansia. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sekaligus memantau kondisi kesehatan warga secara berkala. Dalam pelaksanaannya, para kader posyandu bersama tenaga kesehatan memberikan berbagai layanan, di antaranya penimbangan dan pengukuran balita, pemantauan status gizi, imunisasi, pemberian vitamin, serta penyuluhan kesehatan bagi para orang tua. Selain itu, lansia juga mendapatkan pemeriksaan kesehatan dasar seperti pengecekan tekanan darah dan konsultasi kesehatan. Kader Posyandu Teratai II bersama tenaga kesehatan bekerja sama memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kehadiran posyandu menjadi sarana penting untuk mendeteksi dini berbagai permasalahan kesehatan, sekaligus memberikan edukasi mengenai pola hidup bersih dan sehat. Pemerintah Desa Tanah Abang mengapresiasi dedikasi para kader posyandu yang terus aktif melayani masyarakat. Keberadaan posyandu diharapkan dapat menjadi sarana penting dalam mendukung pencegahan stunting, meningkatkan kesehatan ibu dan anak, serta menjaga kesehatan lansia agar tetap produktif dan mandiri.

DESA SUNGKAI MENYALURKAN BANTUAN DARI KEMENSOS BERUPA BERAS DAN MINYAK

Pada tanggal 18 Juni 2026, Desa Sungkai telah meksanakan kegiatan mulia yang dilakukan oleh pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos). Di aula Balai Desa Sungkai, bantuan berupa beras dan minyak disalurkan kepada warga yang membutuhkan sebagai upaya untuk meringankan beban hidup mereka. Dengan penuh kehangatan dan keramahan, para petugas  serta perangkat desa turut serta dalam proses distribusi bantuan tersebut. Warga yang hadir dengan rasa haru menerima bantuan tersebut, menunjukkan betapa pentingnya solidaritas dan gotong royong di tengah-tengah masyarakat. Bantuan yang disalurkan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi keluarga penerima, terutama di masa sulit seperti saat ini. Melalui kegiatan ini, Desa Sungkai sekali lagi membuktikan bahwa kebersamaan dan kepedulian adalah pondasi utama dalam membangun kesinambungan hidup bersama. Semoga bantuan ini dapat memberikan secercah harapan dan kehangatan bagi setiap keluarga penerima, serta semakin memperkuat ikatan antarwarga dalam menjalani kehidupan yang lebih baik. Terima kasih kepada Kemensos dan seluruh pihak yang telah menyelenggarakan kegiatan ini, semoga kebaikan selalu mengalir dan mencerahkan setiap sudut desa kita.

DESA SUNGKAI MELAKSANKAN KEGIATAN REMBUK STUNTING TINGKAT DESA TAHUN 2026

**Desa Sungkai Melaksanakan Kegiatan Rembuk Stunting Tingkat Desa Tahun 2026** Pada tanggal 19 Juni 2026, Desa Sungkai menggelar kegiatan Rembuk Stunting di Aula Balai Desa Sungkai. Acara ini merupakan bagian dari upaya komprehensif desa dalam menangani masalah stunting di tingkat lokal. Kegiatan ini dihadiri oleh para tokoh masyarakat, perwakilan ibu hamil dan menyusui, petugas kesehatan setempat, serta berbagai pihak terkait lainnya. Tujuan utamanya adalah untuk membahas strategi penanggulangan stunting dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat. Dalam sambutannya, Kepala Desa Sungkai menekankan pentingnya kolaborasi dan kerjasama semua pihak dalam mengatasi masalah stunting yang masih menjadi perhatian serius di desa tersebut. Beliau juga menegaskan perlunya edukasi tentang gizi seimbang dan pola hidup sehat bagi ibu hamil dan balita sebagai langkah preventif. Diskusi dalam acara Rembuk Stunting ini meliputi beragam topik, mulai dari pemahaman tentang stunting, dampak negatifnya terhadap pertumbuhan anak, hingga solusi konkrit yang dapat dilakukan oleh masyarakat setempat. Ide-ide kreatif pun dihasilkan, seperti program pemberian makanan tambahan bagi balita kurang gizi, pelatihan parenting bagi orangtua, serta kampanye kesadaran gizi di lingkungan sekitar. Melalui kegiatan ini, Desa Sungkai menunjukkan komitmen yang kuat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya, khususnya dalam hal kesehatan anak-anak. Semoga hasil dari Rembuk Stunting ini bisa memberikan dampak positif yang nyata dalam menurunkan angka stunting di Desa Sungkai dan menjadi contoh inspiratif bagi desa-desa lainnya.

DESA SUNGKAI MELAKSANKAN KEGIATAN PADAT KARYA TUNAI DESA (PKTD) TAHUN 2026

**Desa Sungkai Menggelar Program Padat Karya Tunai Desa (PKTD) Tahun 2026** Pada tanggal 22 Juni 2026, Desa Sungkai dengan penuh semangat melaksanakan kegiatan Padat Karya Tunai Desa (PKTD) sebagai bagian dari upaya pengembangan dan kesejahteraan masyarakat setempat. PKTD tahun ini diadakan dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan warga desa melalui partisipasi aktif dalam proyek-proyek pembangunan lokal. Dengan matahari yang baru mulai bersinar,warga Desa Sungkai sudah berkumpul di tempat kegiatan. Mereka nampak antusias dan siap memulai hari yang penuh makna ini. Para peserta PKTD terdiri dari berbagai kalangan,semua bergotong-royong untuk kemajuan bersama. Salah satu proyek utama dalam PKTD tahun ini adalah pembangunan  lingkungan yang penduduk desa. Selain itu, ada juga kegiatan pembersihan  yang dilakukan secara gotong royong. Semangat gotong royong terpancar dari setiap individu yang turut serta, menciptakan suasana kebersamaan yang luar biasa. Melalui program ini, bukan hanya infrastruktur yang dibangun, tetapi juga rasa persatuan dan kebersamaan di antara warga Desa Sungkai semakin terjalin erat. Semoga kegiatan Padat Karya Tunai Desa (PKTD) tahun ini memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat Desa Sungkai dan menjadi tonggak awal menuju perkembangan yang lebih baik di masa depan.

REMBUG STUNTING PEMDES BAWAHAN PASAR KEC. MATARAMAN TA 2026

Pada tanggal 19 Juni 2026, pukul 08:00, sebuah kegiatan penting dilaksanakan di Halaman Kantor Desa Bawahan Pasar. Acara ini merupakan REMBUG STUNTING PEMDES BAWAHAN PASAR KEC. MATARAMAN TA 2026 yang bertujuan sebagai forum musyawarah terkait langkah-langkah pencegahan dan penanganan stunting di wilayah Bawahan Pasar. Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Sekcam, Pambakal Desa Bawahan Pasar, Danramil, Puskesmas, Ketua dan anggota BPD, Ketua RT, Bidan Desa, Kader PKK, pendamping Desa, serta KUA Mataraman. REMBUG STUNTING menjadi wadah bagi pemerintah, tenaga kesehatan, kader, dan masyarakat untuk bersama-sama mengidentifikasi masalah stunting secara tepat. Beberapa manfaat dari kegiatan REMBUG STUNTING antara lain adalah: 1. Mengidentifikasi masalah stunting dengan akurat untuk mengetahui jumlah balita dan ibu hamil berisiko stunting beserta faktor penyebabnya. 2. Menyusun rencana aksi bersama untuk mencegah dan mengatasi stunting sesuai dengan kebutuhan daerah. 3. Meningkatkan koordinasi antar sektor guna memperkuat kerja sama antara berbagai pihak terkait. 4. Menentukan prioritas penggunaan anggaran untuk mendukung upaya percepatan penurunan stunting. 5. Meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pemenuhan gizi, kesehatan ibu dan anak, sanitasi, dan pola asuh yang baik. 6. Mempercepat penurunan angka stunting melalui komitmen dan tindakan bersama. 7. Meningkatkan pemantauan dan evaluasi untuk memastikan efektivitas program yang telah dirancang. Dengan adanya forum REMBUG STUNTING ini, diharapkan upaya pencegahan dan penanganan stunting dapat dilakukan secara lebih terarah dan efektif demi kesejahteraan masyarakat Desa Bawahan Pasar, Kecamatan Mataraman.

BIMTEK IMPLEMENTASI SISKEUDES TRANSAKSI NON TUNAI DENGAN CMSP BANK KALSEL

Banjarmasin, 16–18 Juni 2026 Dalam rangka meningkatkan kapasitas aparatur pemerintah desa di bidang pengelolaan keuangan desa yang modern, transparan, dan akuntabel, telah dilaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi Siskeudes Transaksi Non Tunai dengan Cash Management System Pemerintah Daerah (CMSP) Bank Kalsel. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai Selasa, 16 Juni 2026 hingga Kamis, 18 Juni 2026, bertempat di Hotel Rodhita Banjarmasin, dengan waktu pelaksanaan dimulai pukul 08.00 WITA hingga selesai. Kegiatan Bimbingan Teknis ini diselenggarakan sebagai bentuk komitmen dalam mendukung percepatan transformasi digital di lingkungan pemerintahan desa, khususnya dalam pengelolaan keuangan desa melalui penerapan Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) yang terintegrasi dengan Cash Management System Pemerintah Daerah (CMSP) Bank Kalsel. Melalui sistem tersebut, setiap transaksi keuangan desa diharapkan dapat dilakukan secara non tunai, sehingga proses pengelolaan anggaran menjadi lebih efektif, efisien, aman, serta terdokumentasi dengan baik. Penerapan transaksi non tunai merupakan salah satu langkah strategis pemerintah dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik (good governance). Sistem ini memberikan kemudahan dalam proses pembayaran, pencairan dana, monitoring transaksi, hingga pelaporan keuangan secara elektronik. Dengan demikian, seluruh transaksi dapat ditelusuri secara jelas sehingga meningkatkan transparansi serta mempermudah proses pengawasan oleh pemerintah maupun aparat pengawas internal. Selama pelaksanaan Bimtek, para peserta memperoleh pemahaman secara komprehensif mengenai kebijakan transaksi non tunai dalam pengelolaan keuangan desa, mekanisme penggunaan aplikasi Siskeudes yang terintegrasi dengan CMSP Bank Kalsel, tata cara pelaksanaan pembayaran secara elektronik, prosedur administrasi keuangan desa, hingga simulasi langsung penggunaan sistem dalam berbagai transaksi pemerintahan desa. Kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi, tanya jawab, serta praktik yang bertujuan agar seluruh peserta mampu mengimplementasikan materi secara optimal di desa masing-masing. Tujuan utama dari pelaksanaan Bimtek ini adalah mewujudkan tata kelola keuangan desa yang transparan, akuntabel, efektif, efisien, serta bebas dari penyalahgunaan wewenang maupun praktik korupsi. Selain itu, implementasi transaksi non tunai diharapkan mampu meminimalisir penggunaan dan peredaran uang tunai dalam jumlah besar sehingga dapat mengurangi berbagai risiko, seperti kesalahan pencatatan, kehilangan uang, maupun potensi penyimpangan dalam pengelolaan keuangan desa. Penerapan CMSP Bank Kalsel yang terintegrasi dengan aplikasi Siskeudes juga memberikan berbagai manfaat bagi pemerintah desa. Di antaranya adalah kemudahan dalam melakukan transaksi kapan saja sesuai ketentuan, percepatan proses pembayaran kepada pihak ketiga, peningkatan ketepatan administrasi keuangan, tersedianya riwayat transaksi secara digital, serta penyajian laporan keuangan yang lebih akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Hal ini menjadi bagian penting dalam mendukung digitalisasi pelayanan publik sekaligus meningkatkan kualitas pengelolaan pemerintahan desa. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh aparatur desa memiliki kompetensi yang memadai dalam mengoperasikan Siskeudes dan CMSP Bank Kalsel sehingga mampu mengimplementasikan sistem transaksi non tunai secara optimal sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Keberhasilan implementasi sistem ini juga diharapkan mampu memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan Dana Desa dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes), karena setiap transaksi dilakukan secara transparan, terdokumentasi, dan dapat diawasi secara berkelanjutan. Bimbingan Teknis Implementasi Siskeudes Transaksi Non Tunai dengan CMSP Bank Kalsel ini menjadi momentum penting dalam mendukung percepatan digitalisasi pemerintahan desa di Kalimantan Selatan. Dengan sinergi antara pemerintah daerah, Bank Kalsel, serta seluruh pemerintah desa, diharapkan pengelolaan keuangan desa ke depan semakin profesional, akuntabel, transparan, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Transformasi digital dalam pengelolaan keuangan desa bukan hanya menjadi tuntutan perkembangan zaman, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam mewujudkan pemerintahan desa yang bersih, modern, berintegritas, serta berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Rembug Stunting Tingkat Desa Sungai Salai Tahun 2026

**Rembug Stunting Desa Sungai Salai Tahun 2026: Mengatasi Stunting dengan Langkah Bersama** Desa Sungai Salai, telah lama berjuang melawan masalah stunting yang menghantui pertumbuhan dan perkembangan anak-anaknya. Untuk menanggulangi tantangan ini, warga Desa Sungai Salai bersatu dalam "Rembug Stunting" yang diselenggarakan di kantor desa pada tanggal 18 Juni 2026 pukul 13:00. Kegiatan ini bertujuan untuk mempercepat penurunan angka stunting serta mencegah kasus-kasus baru yang terjadi di masa mendatang. Dengan fokus pada pola makan seimbang, akses terhadap layanan kesehatan yang berkualitas, dan pengetahuan tentang perawatan anak yang baik, masyarakat berharap dapat memberikan dasar yang lebih kuat bagi generasi mendatang. Dalam Rembug Stunting tersebut, para tokoh masyarakat, petugas kesehatan, kader posyandu, dan unsur-unsur penting lainnya berkumpul untuk berdiskusi, berbagi pengalaman, dan merumuskan langkah-langkah konkrit dalam menangani stunting. Melalui pendekatan kolaboratif ini, diharapkan solusi yang dihasilkan akan lebih berkelanjutan dan dapat diimplementasikan secara efektif di tingkat rumah tangga dan masyarakat. Kepedulian dan semangat gotong royong terpancar jelas dalam acara tersebut, menciptakan suasana yang membangkitkan harapan baru bagi Desa Sungai Salai. Dengan tekad yang bulat dan kesadaran akan pentingnya nutrisi yang baik bagi pertumbuhan anak-anak, langkah-langkah kecil namun signifikan diyakini akan membawa perubahan positif dalam upaya menjadikan desa ini sebagai lingkungan yang bebas dari stunting. Melalui kegiatan seperti Rembug Stunting ini, Desa Sungai Salai menunjukkan bahwa tantangan sebesar apapun dapat diatasi melalui kerjasama dan komitmen bersama. Semoga langkah-langkah yang diambil hari ini dapat menjadi benih yang tumbuh menjadi solusi berkelanjutan dalam memerangi stunting dan menciptakan masa depan yang lebih cerah bagi anak-anak desa ini.

Dukungan Penuh Pendidikan: Kepala Desa Bandar Raya Hadiri Acara Perpisahan Kelas VI dan Kenaikan Kelas Siswa SDN Bandar Raya

Bandar Raya- Pada hari Kamis, 18 Juni 2026, sebuah momen penuh haru dan kebahagiaan menyelimuti lingkungan sekolah Sekolah Dasar Negeri (SDN) Bandar Raya. Kepala Desa Bandar Raya, Bapak Albar, S.Pd., secara langsung menghadiri undangan agenda resmi sekolah berupa acara perpisahan untuk siswa-siswi kelas VI sekaligus perayaan kenaikan kelas bagi seluruh murid dari kelas I hingga kelas V. Kehadiran pemimpin nomor satu di desa ini menjadi bukti konkret dan cerminan nyata bahwa sektor pendidikan senantiasa menjadi salah satu fokus utama serta prioritas penting dalam program pembangunan kemasyarakatan oleh Pemerintah Desa Bandar Raya demi mencetak generasi penerus bangsa yang unggul. Dalam kesempatan yang berharga ini, Bapak Albar, S.Pd. tidak hanya duduk sebagai tamu undangan saja, melainkan juga maju untuk memberikan sambutan hangat di depan para guru, orang tua wali murid, dan seluruh siswa yang hadir. Dalam pidatonya, beliau menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran tenaga pendidik di SDN Bandar Raya yang telah berdedikasi penuh dengan sabar dalam membimbing dan mendidik anak-anak desa. Selain itu, beliau memberikan motivasi serta suntikan semangat yang besar kepada para siswa agar tidak pernah lelah dalam menuntut ilmu, terus giat belajar, menjaga akhlak mulia, dan selalu optimis dalam berjuang meraih cita-cita setinggi langit demi masa depan yang gemilang. Sebagai bentuk apresiasi nyata terhadap prestasi belajar, Bapak Kepala Desa juga turut serta menyerahkan rapor, piagam penghargaan, serta piala secara simbolis kepada para siswa berprestasi yang berhasil meraih peringkat terbaik di kelasnya. Suasana penuh kebanggaan terpancar jelas dari wajah para siswa dan orang tua saat menerima penghargaan tersebut langsung dari tangan kepala desa. Melalui rilis dokumentasi kegiatan resmi ini, Pemerintah Desa Bandar Raya mengucapkan selamat yang sebesar-besarnya kepada seluruh siswa yang berhasil naik kelas, serta memberikan ucapan selamat berjuang di jenjang pendidikan yang lebih tinggi, yaitu Sekolah Menengah Pertama (SMP), bagi adik-adik alumni kelas VI yang baru saja lulus.

Sinergi Tiga Desa: Aksi Gotong Royong Aparat Desa Bandar Raya, Bangun Rejo, dan Tata Mekar Menyambut Tabligh Akbar Hari Bhayangkara ke-80

Bandar Raya- Pada hari Rabu, 17 Juni 2026, sebuah momentum kebersamaan yang luar biasa ditunjukkan oleh perwakilan aparat pemerintahan dari tiga desa di wilayah Lontar. Aparat Desa Bandar Raya secara kompak bahu-membahu bersama rekan-rekan perwakilan dari Desa Bangun Rejo dan Desa Tata Mekar dalam sebuah aksi sosial yang diberi tajuk "Rabu Produktif". Kegiatan kolaboratif ini diwujudkan dalam bentuk aksi gotong royong membersihkan seluruh area lingkungan Markas Kepolisian Sektor (Mapolsek) PLB - PLTS. Dengan membawa peralatan kebersihan dan kantong sampah besar, para pamong desa ini menyisir area halaman, pinggir jalan, serta fasilitas umum di sekitar lingkungan Polsek untuk memastikan kebersihan dan kerapian lingkungan terjaga dengan optimal. Aksi bersih-bersih massal ini bukan sekadar agenda rutin biasa, melainkan sebuah langkah nyata dalam rangka persiapan dan dukungan penuh untuk menyambut acara keagamaan besar, yaitu Tabligh Akbar. Acara Tabligh Akbar tersebut diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, sebuah hari bersejarah bagi institusi Kepolisian Republik Indonesia. Berdasarkan rencana yang telah matang, acara keagamaan yang dinantikan oleh masyarakat luas ini akan digelar di lapangan Mako Kapolsek PLB-PLTS pada hari Kamis malam Jumat, 18 Juni 2026. Mengingat estimasi massa dan jamaah yang hadir akan sangat banyak, kebersihan dan kesiapan lokasi menjadi prioritas utama demi menjamin kelancaran, kekhusyukan, serta kenyamanan seluruh tamu undangan dan warga yang hadir. Melalui rilis resmi Info Desa Bandar Raya, pemerintah desa memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya dan mengucapkan terima kasih yang mendalam atas semangat kebersamaan serta solidaritas yang ditunjukkan oleh seluruh elemen yang terlibat. Sinergitas yang terjalin erat antara pihak Kepolisian Sektor PLB-PLTS dengan tiga pemerintahan desa ini menjadi bukti nyata bahwa semangat kemitraan dan gotong royong di kancah lokal masih sangat kental dan terjaga dengan baik. Hubungan harmonis lintas sektoral seperti ini diharapkan dapat terus dipertahankan bahkan ditingkatkan di masa depan demi mendukung kelancaran berbagai program pembangunan dan agenda kemasyarakatan bersama di wilayah Kecamatan Pulau Laut Barat dan sekitarnya.