**APBDes Perubahan Desa Teluk Haur Tahun Anggaran 2026 Disampaikan kepada Masyarakat** Pada tanggal 4 Maret 2026, pukul 08:52:58 di Kantor Desa Teluk Haur, sebuah acara penting berlangsung untuk menyampaikan APBDes Perubahan Desa Teluk Haur Tahun Anggaran 2026 kepada masyarakat setempat. Penduduk Desa Teluk Haur berkumpul dalam kegiatan yang bertujuan untuk memberi informasi terkait alokasi dana desa dan rencana kegiatan yang akan dilaksanakan. Dalam APBDes Perubahan ini, terdapat perubahan-perubahan signifikan dalam alokasi dana untuk berbagai sektor seperti infrastruktur, pendidikan, kesehatan, serta pengembangan ekonomi lokal. Keterbukaan dan transparansi menjadi fokus utama dalam penyusunan dan penyampaian APBDes ini guna memastikan partisipasi aktif dari seluruh warga desa. Kepala Desa Teluk Haur beserta jajaran pemerintahan turut hadir untuk menjelaskan detail perubahan yang terjadi, serta mengajak masyarakat untuk memberikan masukan dan saran guna peningkatan program-program yang direncanakan. Diskusi pun terbuka untuk memastikan bahwa kebutuhan dan aspirasi masyarakat dapat tercermin dalam setiap keputusan yang diambil. Momentum penyampaian APBDes Perubahan Desa Teluk Haur Tahun Anggaran 2026 ini tidak hanya menjadi ajang informasi, namun juga sebagai wadah partisipasi aktif bagi seluruh warga desa. Diharapkan dengan adanya transparansi dan keterlibatan langsung masyarakat, pembangunan di Desa Teluk Haur dapat semakin berkembang secara inklusif dan berkelanjutan. Acara ditutup dengan kesepakatan bersama untuk terus meningkatkan komunikasi antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga setiap langkah pembangunan yang diambil dapat memberikan dampak positif yang nyata bagi kemajuan Desa Teluk Haur.
Kabar Berita
APBDes Perubahan Desa Teluk Haur Tahun Anggaran 2026
Kamis, 02 Juli 2026
Diposting oleh: Desa Teluk Haur
Berita Terkait
Musyawarah Pembentukan Tim Penyusun Rencana Kerja Pemerintahan Desa (RKP Desa)tahu 2027
Jumat, 03 Juli 2026
Pada tanggal 2 Juli 2026 jam 12:30:20, Balai Desa Papagan Makmur menjadi saksi musyawarah vital dalam pembentukan Tim Penyusun Rencana Kerja Pemerintahan Desa (RKP Desa) tahun 2027. Kegiatan ini bertujuan menyusun rencana kerja pemerintahan desa untuk kegiatan tahun 2027. Dengan semangat dan dedikasi, pemangku kepentingan dari masyarakat setempat, perwakilan pemerintah desa, tokoh adat, dan unsur terkait lainnya berkumpul untuk merumuskan langkah-langkah strategis yang akan membimbing arah pembangunan desa pada tahun mendatang. Dalam suasana kolaboratif dan dialog, para peserta musyawarah saling berbagi gagasan, aspirasi, dan harapan untuk kemajuan Desa Papagan Makmur. Setiap suara dihargai dan dipertimbangkan dalam proses pengambilan keputusan, mencerminkan semangat demokrasi dan partisipasi aktif dalam penyusunan rencana pembangunan. Musyawarah tersebut menghasilkan kesepakatan mengenai prioritas-prioritas pembangunan yang akan menjadi fokus utama dalam RKP Desa tahun 2027. Langkah-langkah konkret dirumuskan dengan cermat demi mencapai visi bersama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat infrastruktur, dan sumber daya lokal. Dengan semangat gotong-royong dan komitmen tinggi, Tim Penyusun RKP Desa siap melangkah maju untuk mewujudkan visi pembangunan inklusif dan berkelanjutan bagi Desa Papagan Makmur, sebagai cermin kebersamaan dan kesatuan dalam upaya membangun masa depan yang lebih baik untuk seluruh warga desa.
Rembug Stunting Serta Komitmen Kader Kesehatan dalam kepesertaan pengentasan stunting
Jumat, 03 Juli 2026
### Rembug Stunting: Komitmen Kader Kesehatan dalam Pengentasan Stunting di Desa Papagan Makmur Pada tanggal 2 Juli 2026, jam 09:37:52, di Desa Papagan Makmur, sebuah acara penting bertajuk "Rembug Stunting" digelar untuk mengatasi masalah stunting. Desa ini, berlokasi di wilayah pedesaan yang subur namun dihadapkan pada tantangan kesehatan masyarakat, kini memusatkan perhatian pada upaya pengentasan stunting. Stunting, kondisi kronis akibat kekurangan gizi yang memengaruhi pertumbuhan fisik dan perkembangan anak-anak, menjadi fokus dalam rembug ini. Para kader kesehatan setempat bersatu dalam tekad kuat untuk memberikan pendekatan holistik guna mengurangi angka stunting di desa mereka. Â Â Mereka tidak hanya berdiskusi tentang strategi pencegahan, tetapi juga merumuskan langkah-langkah konkret yang dapat dilakukan secara kolektif. Salah satu aspek utama dari komitmen yang diungkapkan adalah peningkatan edukasi kepada ibu hamil dan balita tentang pentingnya nutrisi seimbang serta perawatan kesehatan yang baik. Â Â Â Â Selain itu, para kader sepakat untuk meningkatkan pemantauan tumbuh kembang anak-anak secara berkala guna mendeteksi potensi masalah kesehatan lebih dini. Kolaborasi dengan dinas kesehatan dan pemerintah desa juga menjadi fokus dalam upaya ini, diharapkan dapat menjadikan program pengentasan stunting di Desa Papagan Makmur lebih terstruktur dan berkelanjutan. Â Dengan semangat dan komitmen yang teguh, kader kesehatan di Desa Papagan Makmur telah menetapkan dasar yang kokoh untuk melawan stunting. Langkah-langkah konkret dalam "Rembug Stunting" ini menunjukkan betapa pentingnya peran aktif masyarakat dalam menciptakan generasi yang sehat dan tangguh di masa depan.
Sosialisasi Dan Pembentukan Tim Pendataan Indeks Desa(ID) Tahun 2026
Jumat, 03 Juli 2026
Sosialisasi dan Pembentukan Tim Pendataan Indeks Desa (ID) 2026: Meningkatkan Akurasi Data Demi Kemajuan Desa Balai Desa menjadi saksi penting dalam upaya meningkatkan kualitas data yang diserahkan kepada pihak kecamatan atau kabupaten. Pada tanggal 2 Juli 2026, tepat pukul 11:02:17, suara riuh rendah menggema di sekitar Balai Desa, menandai dimulainya acara sosialisasi dan pembentukan tim pendataan Indeks Desa (ID). Dengan tujuan murni untuk memastikan bahwa data yang diteruskan ke otoritas setempat sejalan dengan standar Kementerian Desa, serangkaian kegiatan hari ini bertujuan untuk membentuk tim yang solid, terlatih, dan bertanggung jawab atas integritas data. Para peserta terdiri dari beragam tokoh masyarakat, perwakilan pemuda, ibu-ibu PKK, hingga aparat desa yang hadir dengan semangat membara. Dalam suasana akrab, mereka diajak memahami pentingnya peran mereka dalam proses pengumpulan data yang akurat demi kemajuan desa secara menyeluruh. Materi sosialisasi mencakup teknis pengumpulan data, klasifikasi informasi, hingga etika dalam penanganan sensif data masyarakat. Para narasumber yang ahli di bidangnya memberikan wawasan mendalam serta contoh kasus nyata yang menggugah kesadaran akan urgensi keakuratan informasi. Setelah sesi sosialisasi, momentum berlanjut dengan pembentukan tim pendataan ID. Melalui diskusi yang intens, para peserta dipilah-pilah untuk membentuk tim yang terdiri dari individu-individu berkompeten, memiliki kepekaan sosial tinggi, dan dedikasi tinggi terhadap perubahan positif di desa mereka. Diharapkan dengan terbentuknya tim ini, proses pendataan Indeks Desa (ID) dapat dilaksanakan dengan lebih efisien, akurat, dan transparan. Data-data yang dihasilkan diharapkan bukan hanya sekadar angka, melainkan cerminan nyata dari potensi, kebutuhan, dan capaian masyarakat desa yang akan menjadi landasan strategis bagi pembangunan di masa depan. Seiring matahari menjelang tenggelam, langkah pertama telah diambil. Semangat gotong royong dan kesadaran kolektif tumbuh subur di antara peserta, membangun optimisme akan masa depan cerah yang bisa diciptakan bersama melalui kerjasama yang kokoh dan data yang berkualitas. Semoga upaya ini menjadi tonggak awal bagi perubahan yang berarti bagi Desa kita.
MUSDES PEMBENTUKAN TIM PENYUSUN RKPDES TAHUN ANGGARAN 2027 DESA SUNGAI SALAI
Jumat, 03 Juli 2026
**MUSDES Pembentukan Tim Penyusun RKPDES Tahun Anggaran 2027 Desa Sungai Salai** Pada tanggal 2 Juli 2026, pukul 09.10 pagi, di Kantor Desa Sungai Salai, sebuah acara penting digelar untuk membahas pembentukan tim penyusun Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDES) tahun anggaran 2027. Desa Sungai Salai memandang perlu adanya langkah konkret dalam menyusun dokumen perencanaan tahunan desa yang efektif, partisipatif, dan akuntabel. Tujuan utama dari pembentukan tim ini adalah untuk merumuskan rencana kerja yang tidak hanya sesuai dengan kebutuhan riil warga, tetapi juga sejalan dengan visi misi serta arah kebijakan pembangunan, pembinaan, dan pemberdayaan masyarakat Desa Sungai Salai. Partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat setempat diharapkan dapat menjadi landasan dalam proses perumusan RKPDES. Dengan melibatkan beragam pemangku kepentingan, diharapkan hasil akhirnya akan mencerminkan kebutuhan nyata dan aspirasi bersama seluruh warga Desa Sungai Salai. Dalam suasana kantor Desa yang hangat, perwakilan dari berbagai lapisan masyarakat, tokoh adat, pemuda, dan perempuan nampak duduk berdampingan, siap memberikan kontribusi positif bagi pembentukan tim penyusun RKPDES. Diskusi-diskusi produktif pun berlangsung, menghasilkan gagasan-gagasan segar yang akan menjadi pondasi perencanaan pembangunan di tahun-tahun mendatang. Komitmen kuat untuk membangun Desa Sungai Salai sebagai entitas yang inklusif, progresif, dan berkelanjutan begitu kental terasa dalam acara tersebut. Harapan besar menyelimuti ruangan itu, bahwa melalui kesepakatan bersama yang dihasilkan, Desa Sungai Salai akan semakin maju dan sejahtera. Demikianlah upaya yang dilakukan oleh Desa Sungai Salai dalam rangka pembentukan tim penyusun RKPDES tahun anggaran 2027. Semoga dengan langkah-langkah ini, mampu mewujudkan perkembangan yang signifikan bagi kesejahteraan dan kemajuan Desa Sungai Salai ke depannya.
Penyerahan Simbolis Santunan Kematian BPJS Ketenagakerjaan kepada Ahli Waris Warga Desa Murung Kenanga Disertai Sosialisasi Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi Pedagang Pasar Martapura
Jumat, 03 Juli 2026
Martapura, Kamis (2/7/2026) â Pemerintah Desa Murung Kenanga menghadiri kegiatan penyerahan santunan Jaminan Kematian (JKM) BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris peserta yang berasal dari Desa Murung Kenanga. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 2 Juli 2026, pukul 09.00 WITA bertempat di Aula PD Pasar Bauntung Batuah Martapura. Acara ini menjadi salah satu bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi masyarakat, khususnya pekerja di sektor formal maupun informal. Kegiatan ini dihadiri oleh Perwakilan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Banjar, Direktur PD Pasar Bauntung Batuah Martapura, Perwakilan Kecamatan Martapura, Kepala Desa Murung Kenanga, jajaran BPJS Ketenagakerjaan, ahli waris penerima santunan BPJS Ketenagakerjaan dari warga Desa Murung Kenanga, serta para pengurus dan anggota Asosiasi Pedagang Pasar Martapura yang turut mengikuti kegiatan hingga selesai. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa bersama, serta sambutan dari para tamu undangan. Dalam sambutannya, para narasumber menyampaikan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, BPJS Ketenagakerjaan, dan berbagai unsur masyarakat dalam memperluas cakupan kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan. Perlindungan bagi para pekerja dinilai menjadi kebutuhan yang sangat penting mengingat setiap pekerja memiliki risiko yang dapat terjadi kapan saja selama menjalankan aktivitasnya. Momentum utama dalam kegiatan ini adalah penyerahan santunan kematian BPJS Ketenagakerjaan secara simbolis kepada ahli waris warga Desa Murung Kenanga yang telah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Penyerahan santunan tersebut merupakan bentuk pelaksanaan hak peserta sesuai dengan ketentuan program Jaminan Kematian yang dikelola oleh BPJS Ketenagakerjaan. Melalui manfaat program tersebut, keluarga peserta yang ditinggalkan memperoleh bantuan finansial yang diharapkan mampu meringankan beban ekonomi serta memberikan dukungan pada masa-masa sulit setelah kehilangan anggota keluarga. Prosesi penyerahan santunan berlangsung dengan penuh rasa haru. Kehadiran para pejabat pemerintah, pihak BPJS Ketenagakerjaan, serta keluarga penerima santunan menjadi simbol kepedulian bersama terhadap pentingnya perlindungan sosial bagi seluruh pekerja. Bantuan yang diberikan bukan hanya memiliki nilai materi, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa negara hadir melalui program jaminan sosial untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat dan keluarganya. Selain penyerahan santunan, kegiatan ini juga diisi dengan sosialisasi mengenai program-program BPJS Ketenagakerjaan yang ditujukan kepada anggota Asosiasi Pedagang Pasar Martapura. Sosialisasi tersebut bertujuan memberikan pemahaman yang lebih luas kepada para pedagang mengenai manfaat menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, terutama bagi pekerja sektor informal yang selama ini masih belum seluruhnya memperoleh perlindungan jaminan sosial. Dalam pemaparannya, narasumber dari BPJS Ketenagakerjaan menjelaskan berbagai program yang dapat diikuti masyarakat, antara lain Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), dan Jaminan Pensiun (JP). Masyarakat juga diberikan penjelasan mengenai tata cara pendaftaran, besaran iuran yang relatif terjangkau, mekanisme pembayaran, hingga prosedur pengajuan klaim apabila peserta mengalami risiko kerja maupun risiko lainnya sesuai dengan ketentuan program. Para peserta sosialisasi terlihat antusias mengikuti seluruh materi yang disampaikan. Hal tersebut terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan terkait manfaat kepesertaan, persyaratan administrasi, serta prosedur pendaftaran bagi pedagang pasar dan pekerja mandiri. Diskusi yang berlangsung secara interaktif menunjukkan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya memiliki perlindungan jaminan sosial sebagai bentuk antisipasi terhadap berbagai risiko yang dapat terjadi di masa mendatang. Perwakilan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Banjar dalam kesempatan tersebut juga mengajak seluruh pekerja, khususnya para pedagang pasar, untuk segera mendaftarkan diri sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Menurutnya, perlindungan jaminan sosial merupakan investasi jangka panjang yang memberikan rasa aman bagi pekerja maupun keluarganya. Dengan iuran yang relatif ringan, peserta dapat memperoleh berbagai manfaat yang sangat besar apabila terjadi risiko kecelakaan kerja, meninggal dunia, maupun saat memasuki usia pensiun. Direktur PD Pasar Bauntung Batuah Martapura turut menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan program BPJS Ketenagakerjaan. Beliau berharap semakin banyak pedagang pasar yang menjadi peserta sehingga seluruh pelaku usaha di lingkungan pasar dapat bekerja dengan rasa aman karena memiliki perlindungan dari berbagai risiko yang mungkin terjadi selama menjalankan aktivitas usahanya. Kepala Desa Murung Kenanga menyampaikan apresiasi kepada BPJS Ketenagakerjaan atas terselenggaranya kegiatan tersebut serta atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat Desa Murung Kenanga. Beliau berharap santunan yang diterima ahli waris dapat memberikan manfaat dan membantu memenuhi kebutuhan keluarga yang ditinggalkan. Selain itu, sosialisasi yang dilaksanakan diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat desa untuk menjadi peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan sehingga semakin banyak warga yang memperoleh perlindungan jaminan sosial. Melalui kegiatan ini diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara BPJS Ketenagakerjaan, Pemerintah Kabupaten Banjar, Pemerintah Kecamatan Martapura, Pemerintah Desa Murung Kenanga, PD Pasar Bauntung Batuah Martapura, serta Asosiasi Pedagang Pasar Martapura dalam memperluas cakupan kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan. Kolaborasi tersebut menjadi langkah strategis untuk mewujudkan perlindungan sosial yang inklusif bagi seluruh pekerja tanpa memandang jenis pekerjaan maupun sektor usahanya. Kegiatan berakhir dengan sesi foto bersama antara para tamu undangan, ahli waris penerima santunan, serta seluruh peserta sosialisasi. Suasana kebersamaan yang terjalin mencerminkan komitmen seluruh pihak dalam mendukung keberlangsungan program BPJS Ketenagakerjaan sebagai salah satu instrumen penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Diharapkan melalui kegiatan seperti ini, semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan sehingga mampu memberikan rasa aman, perlindungan, dan kepastian bagi pekerja beserta keluarganya dalam menghadapi berbagai risiko kehidupan.
MUSDES PENYUSUNAN RKP TA. 2027
Kamis, 02 Juli 2026
A PHP Error was encountered
Severity: Warning
Message: DOMDocument::loadHTML(): htmlParseEntityRef: no name in Entity, line: 1
Filename: helpers/function_helper.php
Line Number: 8
Backtrace:
File: /var/www/html/application/helpers/function_helper.php
Line: 8
Function: loadHTML
File: /var/www/html/application/views/berita.php
Line: 244
Function: extract_text
File: /var/www/html/application/controllers/Welcome.php
Line: 106
Function: view
File: /var/www/html/index.php
Line: 289
Function: require_once
