Penyerahan Simbolis Santunan Kematian BPJS Ketenagakerjaan kepada Ahli Waris Warga Desa Murung Kenanga Disertai Sosialisasi Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi Pedagang Pasar Martapura
Jumat, 03 Juli 2026
Martapura, Kamis (2/7/2026) â Pemerintah Desa Murung Kenanga menghadiri kegiatan penyerahan santunan Jaminan Kematian (JKM) BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris peserta yang berasal dari Desa Murung Kenanga. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 2 Juli 2026, pukul 09.00 WITA bertempat di Aula PD Pasar Bauntung Batuah Martapura. Acara ini menjadi salah satu bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi masyarakat, khususnya pekerja di sektor formal maupun informal.
Kegiatan ini dihadiri oleh Perwakilan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Banjar, Direktur PD Pasar Bauntung Batuah Martapura, Perwakilan Kecamatan Martapura, Kepala Desa Murung Kenanga, jajaran BPJS Ketenagakerjaan, ahli waris penerima santunan BPJS Ketenagakerjaan dari warga Desa Murung Kenanga, serta para pengurus dan anggota Asosiasi Pedagang Pasar Martapura yang turut mengikuti kegiatan hingga selesai.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa bersama, serta sambutan dari para tamu undangan. Dalam sambutannya, para narasumber menyampaikan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, BPJS Ketenagakerjaan, dan berbagai unsur masyarakat dalam memperluas cakupan kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan. Perlindungan bagi para pekerja dinilai menjadi kebutuhan yang sangat penting mengingat setiap pekerja memiliki risiko yang dapat terjadi kapan saja selama menjalankan aktivitasnya.
Momentum utama dalam kegiatan ini adalah penyerahan santunan kematian BPJS Ketenagakerjaan secara simbolis kepada ahli waris warga Desa Murung Kenanga yang telah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Penyerahan santunan tersebut merupakan bentuk pelaksanaan hak peserta sesuai dengan ketentuan program Jaminan Kematian yang dikelola oleh BPJS Ketenagakerjaan. Melalui manfaat program tersebut, keluarga peserta yang ditinggalkan memperoleh bantuan finansial yang diharapkan mampu meringankan beban ekonomi serta memberikan dukungan pada masa-masa sulit setelah kehilangan anggota keluarga.
Prosesi penyerahan santunan berlangsung dengan penuh rasa haru. Kehadiran para pejabat pemerintah, pihak BPJS Ketenagakerjaan, serta keluarga penerima santunan menjadi simbol kepedulian bersama terhadap pentingnya perlindungan sosial bagi seluruh pekerja. Bantuan yang diberikan bukan hanya memiliki nilai materi, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa negara hadir melalui program jaminan sosial untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat dan keluarganya.
Selain penyerahan santunan, kegiatan ini juga diisi dengan sosialisasi mengenai program-program BPJS Ketenagakerjaan yang ditujukan kepada anggota Asosiasi Pedagang Pasar Martapura. Sosialisasi tersebut bertujuan memberikan pemahaman yang lebih luas kepada para pedagang mengenai manfaat menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, terutama bagi pekerja sektor informal yang selama ini masih belum seluruhnya memperoleh perlindungan jaminan sosial.
Dalam pemaparannya, narasumber dari BPJS Ketenagakerjaan menjelaskan berbagai program yang dapat diikuti masyarakat, antara lain Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), dan Jaminan Pensiun (JP). Masyarakat juga diberikan penjelasan mengenai tata cara pendaftaran, besaran iuran yang relatif terjangkau, mekanisme pembayaran, hingga prosedur pengajuan klaim apabila peserta mengalami risiko kerja maupun risiko lainnya sesuai dengan ketentuan program.
Para peserta sosialisasi terlihat antusias mengikuti seluruh materi yang disampaikan. Hal tersebut terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan terkait manfaat kepesertaan, persyaratan administrasi, serta prosedur pendaftaran bagi pedagang pasar dan pekerja mandiri. Diskusi yang berlangsung secara interaktif menunjukkan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya memiliki perlindungan jaminan sosial sebagai bentuk antisipasi terhadap berbagai risiko yang dapat terjadi di masa mendatang.
Perwakilan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Banjar dalam kesempatan tersebut juga mengajak seluruh pekerja, khususnya para pedagang pasar, untuk segera mendaftarkan diri sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Menurutnya, perlindungan jaminan sosial merupakan investasi jangka panjang yang memberikan rasa aman bagi pekerja maupun keluarganya. Dengan iuran yang relatif ringan, peserta dapat memperoleh berbagai manfaat yang sangat besar apabila terjadi risiko kecelakaan kerja, meninggal dunia, maupun saat memasuki usia pensiun.
Direktur PD Pasar Bauntung Batuah Martapura turut menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan program BPJS Ketenagakerjaan. Beliau berharap semakin banyak pedagang pasar yang menjadi peserta sehingga seluruh pelaku usaha di lingkungan pasar dapat bekerja dengan rasa aman karena memiliki perlindungan dari berbagai risiko yang mungkin terjadi selama menjalankan aktivitas usahanya.
Kepala Desa Murung Kenanga menyampaikan apresiasi kepada BPJS Ketenagakerjaan atas terselenggaranya kegiatan tersebut serta atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat Desa Murung Kenanga. Beliau berharap santunan yang diterima ahli waris dapat memberikan manfaat dan membantu memenuhi kebutuhan keluarga yang ditinggalkan. Selain itu, sosialisasi yang dilaksanakan diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat desa untuk menjadi peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan sehingga semakin banyak warga yang memperoleh perlindungan jaminan sosial.
Melalui kegiatan ini diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara BPJS Ketenagakerjaan, Pemerintah Kabupaten Banjar, Pemerintah Kecamatan Martapura, Pemerintah Desa Murung Kenanga, PD Pasar Bauntung Batuah Martapura, serta Asosiasi Pedagang Pasar Martapura dalam memperluas cakupan kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan. Kolaborasi tersebut menjadi langkah strategis untuk mewujudkan perlindungan sosial yang inklusif bagi seluruh pekerja tanpa memandang jenis pekerjaan maupun sektor usahanya.
Kegiatan berakhir dengan sesi foto bersama antara para tamu undangan, ahli waris penerima santunan, serta seluruh peserta sosialisasi. Suasana kebersamaan yang terjalin mencerminkan komitmen seluruh pihak dalam mendukung keberlangsungan program BPJS Ketenagakerjaan sebagai salah satu instrumen penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Diharapkan melalui kegiatan seperti ini, semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan sehingga mampu memberikan rasa aman, perlindungan, dan kepastian bagi pekerja beserta keluarganya dalam menghadapi berbagai risiko kehidupan.